Articles
TINGKAT KONDISI FISIK SISWA SSB UIR SOCCER SCHOOL KELOMPOK UMUR 13-14 TAHUN
Andrianto, Noven;
Yani, Ahmad
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.27869
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kondisi fisik Siswa SSB Uir Soccer School Kelompok Umur 13-14 Tahun. Adapun jenis penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah Siswa SSB Uir Soccer School Kelompok Umur 13-14 Tahun yang berjumlah 20 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kondisi fisik untuk pemain sepakbola yaitu tes leg dynamometer, tes lari 30 meter, kelenturan sit and reach, tes kelincahan shuttle run, tes standing broadjump, dan tes lari 15 menit. Teknik analisa data yang digunakan adalah menghitung kategori nilai kondisi fisik. Berdasarkan hasil perhitungan nilai rata-rata nilai kondisi fisik yang telah dilakukan terhadap siswa diketahui bahwa tingkat kondisi fisik Siswa SSB Uir Soccer School Kelompok Umur 13-14 Tahun yang dimiliki adalah 3.9 yang tergolong dalam kategori Kurang Sekali.
TINGKAT KONDISI FISIK ATLET BOLA TANGAN PUTRI RIAU UNTUK PERSIAPAN PON KE XXI ACEH – SUMUT 2024
Madya , Muhammad;
Yani, Ahmad
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 2 (2024): Volume 7 No. 2 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jrpp.v7i2.28388
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kondisi fisik atlet bola tangan putri riau untuk persiapan PON XXI Aceh – Sumut 2024. Adapun jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah atlet bola tangan putri Riau Untuk Persiapan PON XXI Aceh – Sumut 2024 yang berjumlah 14 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kondisi fisik untuk atlet bola tangan yaitu tes hand dynamometer, tes daya tahan otot lengan dan bahu, tes lari 50 meter, tes kelincahan shuttle run, dan tes lari 15 menit. Teknik analisa data yang digunakan adalah menghitung kategori nilai kondisi fisik. Berdasarkan hasil perhitungan nilai rata-rata nilai kondisi fisik yang telah dilakukan terhadap atlet diketahui bahwa tingkat kondisi fisik atlet bola tangan Putri Riau untuk persiapan PON XXI Aceh – Sumut 2024 yang dimiliki adalah 4.9 yang tergolong dalam kategori Cukup.
TINGKAT KONDISI FISIK ATLET PB JELANG FAJAR BADMINTON CLASS PEKANBARU
Alfajri, Rully Yandra;
Yani, Ahmad
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.34660
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Tingkat Kondisi Fisik Atlet PB Jelang Fajar Badminton Class Pekanbaru. adapun jenis penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah Atlet PB Jelang Fajar Badminton Class Pekanbaru yang berjumlah 15 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kondisi fisik untuk Atlet Badminton yaitu tes daya tahan jantung paru dengan tes balke atau tes lari 15 Menit (VO2Max), tes kecepatan dengan menggunakan tes lari 30 meter, tes kelincahan dengan menggunakan tes hexagonal obstacle dan tes kelentukan dengan menggunakan tes sit and rich. Teknik analisa data yang digunakan adalah menghitung kategori nilai kondisi fisik. Berdasarkan hasil perhitungan nilai rata-rata nilai kondisi fisik yang telah dilakukan terhadap Atlet PB Jelang Fajar Badminton Class Pekanbaru
EVALUASI KINERJA TIM PENJUALAN: PENDEKATAN FUZZY AHP DALAM MODEL MCDM
Indriani, Karlena;
Saputra, Irwansyah;
Nurmalasari;
Yani, Ahmad;
Christian, Ade
Jurnal Teknologika Vol 14 No 1 (2024): Jurnal Teknologika
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Wastukancana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51132/teknologika.v14i1.379
Tenaga penjualan adalah aset paling penting bagi sebuah perusahaan. Pengembangan kompetensi tenaga penjualan tidak dapat sepenuhnya dievaluasi karena kompleksitas keterampilan yang langsung diperoleh dan digunakan. Kesulitan dalam menentukan kriteria penilaian yang sesuai untuk mengevaluasi kinerja tenaga penjualan di perusahaan tidak cukup hanya menggunakan persepsi manusia oleh manajemen. Hal tersebut karena penilaian dan persepsi manusia terhadap kriteria kualitatif selalu subjektif dan tidak tepat. Dalam menentukan beberapa kategori kriteria, diperlukan teknik kuantitatif dan kualitatif sebagai sarana pengambilan keputusan dalam organisasi. Penelitian kuantitatif menghasilkan data dalam bentuk angka, sedangkan penelitian kualitatif cenderung menghasilkan data yang disajikan dalam bentuk narasi dan teks. Dalam penelitian ini, diusulkan model MCDM menggunakan metode Fuzzy AHP untuk mengevaluasi kinerja tenaga penjualan di departemen pemasaran perusahaan guna menentukan prioritas dan peringkat objektif dari alternatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsistensi rasio validasi menggunakan metode Fuzzy AHP pada kriteria kuantitatif diperoleh nilai 0,016 dan 0,015 untuk kriteria kualitatif. Kemudian analisis sensitivitas digunakan untuk mengidentifikasi dampak dari perubahan pada bobot relatif kategori kriteria kuantitatif yang nilainya diturunkan sebesar 3,85%, sehingga mempengaruhi penilaian secara keseluruhan. Secara spesifik pada pre-test dengan nilai akurasi sebesar 85%, sedangkan pada post-test menghasilkan akurasi yang lebih besar dengan nilai 95%, dapat diinterpretasikan bahwa evaluasi kinerja tenaga penjualan menggunakan metode Fuzzy AHP menghasilkan prioritas dan peringkat alternatif yang lebih objektif dan sangat sesuai untuk diimplementasikan di perusahaan. Analisis uji t-produksi nilai p adalah 0,000494 yang lebih kecil dari nilai alpha (0,05), menunjukkan bahwa hasilnya efektif.
PKM PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL BERBASIS DIGITAL BAGI GURU TK/PAUD BUNGA ASYA MAKASSAR
Irwan;
Sanusi, Wahidah;
Side, Syafruddin;
Pratama, Muhammad Isbar;
Yani, Ahmad
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): Volume 01 Nomor 02 (Oktober 2023)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/ininnawa.v1i2.540
Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dilaksanakan di Taman Kanak-Kanak Bunga Asya di Kelurahan Tamalanrea Kota Makassar. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan menggunakan media pembelajaran dari permainan tradisional berbasis digital sebagai media bagi guru TK/PAUD Bunga Asya kota Makassar; dan meningkatkan pengetahuan dan kemampuan mitra melalui Penyuluhan kepada kelompok guru TK/PAUD Bunga Asya tentang media pembelajaran matematika dari permainan tradisional berbasis digital. Metode yang digunakan adalah pelatihan, pendampingan, dan diskusi antara pelaksana dengan mitra. Metode ini dilaksanakan kepada kelompok mitra meliputi diskusi dan praktik langsung oleh peserta yang berjumlah 6 orang guru. Hasil dari kegiatan ini adalah semua peserta mengalami peningkatan pengetahuan dan keterampilan guru dalam menggunakan aplikasi worksheet dan canva pada pembelajaran anak didik TK/PAUD Bunga Asya. Selain itu, semua peserta juga memperoleh pengetahuan mengenai pemanfaaatan media pembelajaran menggunakan canva dengan aplikasi worksheet. Kesimpulan dari kegiatan ini yakni adalah guru TK/PAUD Bunga Asya memiliki pegetahuan dan pemahaman menggunakan canva dan aplikasi live worksheet sebagai literasi digital yang digunakan sebagai media pembelajaran matematika yang edukatif. Selanjutnya, evaluasi dan monitoring kegiatan ini dilakukan secara berkala selama 2 bulan.
PKM Kelompok Usaha Barang Bekas Orang Tua Murid TK Bunga Asya Kota Makassar
Side, Syafruddin;
Pratama, Muhammad Isbar;
Sanusi, Wahidah;
Yani, Ahmad;
Irwan
Ininnawa : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Volume 02 Nomor 01 (April 2024)
Publisher : Program Studi Manajemen FEB UNM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/ininnawa.v2i1.2174
Hasil observasi yang dilakukan di Taman Kanak-Kanak Bunga Asya dengan melakukan wawancara kepada kepala TK, guru dan orang tua anak didik, diketahui bahwa mereka mempunyai kelompok orangtua siswa dan orangtua alumni murid TK Bunga Asya yang melakukan kegiatan pertemuan rutin setiap bulan dalam bentuk arisan. Kelompok orang tua dan alumni menjadi mitra kegiatan PKM. Hasil wawancara juga diperoleh informasi bahwa kelompok ini mengeluhkan banyaknya waktu lowong bagi mereka tetapi mereka tergolong masih passif padahal peluang membuka usaha dengan memanfaatkan waktu luang yang cukup besar. Solusi yang dilakukan oleh tim PKM antara lain: (a)Kegiatan penyuluhan dan diskusi yang berfokus untuk memotivasi kedua kelompok mitra dalam memanfaatkan waktu luang; (b) Kegiatan pelatihan dan pendampingan praktek pembuatan berbagai produk dari barang-barang bekas seperti bros, tempat pensil, tempat tissu dan lain-lain. Kegiatan ini diikuti oleh kedua kelompok Mitra yang dilakukan dengan ceramah, diskusi dan demonstrasi cara membuat berbagai kerajinan tangan; (c) Kegiatan pelatihan pemasaran dan pengelolaan keuangan kepada kedua kelompok Mitra yang diawali dengan ceramah, diskusi dan demonstrasi tentang cara menginventarisasi keuangan sehingga mitra dapat mengetahui untung atau rugi; dan (d) Peran mitra dalam kegiatan diatas adalah menyediakan bahan dan tempat pelatihan untuk kegiatan demonstrasi dan praktek pembuatan berbagai produk bernilai ekonomis dari barang-barang bekas. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan bahwa 100% atau 14 Orang Tua Murid dan Alumni TK Bunga Asya Kota Makassar yang mengikuti kegiatan ini sudah dapat merancang dan membuka usaha baru dengan produk seperti bros, jepitan rambut, tempat pensil dan tisudari barang-barang bekas.
Penegakan Hukum Terhadap Perbuatan Tidak Melapor Terjadinya Tindak Pidana Psikotropika Menurut Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 Tentang Psikotropika
Yani, Ahmad;
Susilawati, Ika Yuliana;
Zain, Irma Istihara
Unizar Recht Journal (URJ) Vol. 2 No. 1 (2023): Unizar Recht Journal (URJ)
Publisher : Fakultas Hukum, Universitas Islam Al-Azhar Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36679/urj.v2i1.75
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana bentuk penegak hukum terhadap perbuatan tidak melapor terjadinya tindak pidana psikotropika menurut undang-undang Republik Indonesia Nomor 5 tahun 1997 Tentang psikotropika, serta mengetahui apa saja faktor-faktor penyalahgunaan psikotropika serta penyimpangan sosial yang terjadi di masyarakat terutama pada remaja. Metode yang digunakan dalam penlitian ini adalah normatif, yaitu metode penelitian yang mengacu pada norma hukum yang terdapat dalam berbagai peraturan perundang-undangan (Statute Approach), pendekatan konseptual (Conceptual Approach) dan studi kasus (Case Approach). hasil penelitian ini adalah (1) mengetahui upaya penegakan hukum terhadap perbuatan tidak melapor terjadinya tindak pidana psikotropika menurut undang-undang Republik Indonesia nomor 5 tahun 1997 tentang psikotropika (2) mengetahui akibat terhadap perbuatan tidak melapor terjadinya tindak pidana psikotropika menurut undang-undang Republik Indonesia nomor 5 tahun 1997 tentang psikotropika. Dari penelitian hukum yang telah dilakukan dengan menggunakan penelitian yang disebutkan diatas dapat disimpulkan bahwa, upaya Penegakan Hukum Terhadap Perbuatan Tidak Melapor Terjadinya Tindak Pidana Psikotropika Menurut Undang-undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1997 Tentang Psikotropika yaitu adanya keterlibatan semua pihak, baik dari pemerintah, aparatur penegak hukum, hingga masyarakat. Kemudian akibat terhadap perbuatan tidak melapor terjadinya tindak pidana psikotropika menurut Undang-undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1997 Tentang Psikotropika, sebagaimana yang tertuang di dalam Pasal 65 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika menegaskan bahwa “Barangsiapa tidak melaporkan adanya penyalahgunaan dan/atau pemilikan psikotropika secara tidak sah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 54 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp. 20.000.000.00 (dua puluh juta rupiah)”.
Boosting Service Performance of Halal Restaurants: An Indonesian Experience
Aripin, Aripin;
Yani, Ahmad;
Jayadi, Jayadi
Share: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam Vol. 12 No. 2 (2023)
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22373/share.v12i2.17544
This research is primarily aimed at enhancing service performance in the halal restaurant industry. It specifically investigates the role of emotional intelligence as an independent variable, and organizational citizenship behavior as a variable that serves both mediating and moderating functions. The study was conducted among 260 employees of Padang restaurants in South Jakarta, employing a quantitative approach. Data was collected through questionnaires and subsequently analyzed using path analysis with SmartPLS-3. The research reveals that emotional intelligence significantly influences service performance and that this relationship is partially mediated and moderated by organizational citizenship behavior. The findings underscore the importance of emotional intelligence and organizational citizenship behavior in enhancing service quality. Furthermore, the results reinforce the theory of dynamic capabilities (DCs), suggesting that reconfiguring internal resources, such as employees, can enhance a company’s competitive advantage in a dynamic environment. The study also offers practical implications for restaurant owners, providing insights into formulating effective strategies to improve service quality.============================================================================================================ABSTRAK - Optimalisasi Kinerja Layanan Restoran Halal: Pengalaman Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menguji variabel peningkatan kinerja layanan di industri restoran halal dengan fokus pada peran kecerdasan emosional sebagai variabel independen dan organizational citizenship behavior sebagai variabel mediator sekaligus moderator. Kajian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dimana data-data dikumpulkan melalui sebaran kuesioner kepada 260 karyawan restoran Padang di Jakarta Selatan. Hasil analisis jalur dengan SmartPLS-3 menunjukkan bahwa kecerdasan emosional berdampak signifikan terhadap kinerja layanan dan organizational citizenship behavior yang kemudian mempengaruhi kinerja layanan. Organizational citizenship behavior terbukti tidak hanya memediasi hubungan antara kecerdasan emosional dan kinerja layanan tetapi juga dapat memoderasi hubungan keduanya. Temuan ini menunjukkan pola hubungan kecerdasan emosional dalam meningkatkan kinerja layanan melalui mediasi dan moderasi organizational citizenship behavior. Studi ini menggarisbawahi pentingnya komponen kecerdasan emosional dan organizational citizenship behavior dalam meningkatkan kualitas layanan pada industri restoran halal. Kajian ini berimplikasi dalam memperkuat teori kemampuan dinamis (DCs) dimana rekonfigurasi sumber daya internal, seperti karyawan, dapat meningkatkan keunggulan kompetitif dalam lingkungan yang dinamis. Hasil ini juga memberikan implikasi praktis bagi pemilik restoran dalam merumuskan strategi yang efektif dalam meningkatkan kualitas layanan.
Legal Status of Wasteland and Government Control and Use of Wasteland
Yani, Ahmad
Interdisciplinary Social Studies Vol. 2 No. 12 (2023): Special Issue
Publisher : International Journal Labs
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55324/iss.v2i12.548
Background: Abandonment of land is an act that is unwise, uneconomical, unfair, and also a violation of the obligations that must be carried out by the right holders. The problem of abandoned land is one of the problems that needs to be quickly addressed in the land sector because it has many negative impacts. Aim: This study aims to analyze the Legal Position of Abandoned Land Based on the Regulation of the Minister of Agrarian Affairs and Spatial Planning/Head of the National Land Agency Number 20 of 2021 and the Control and Utilization of Abandoned Land by the Government. Method: The normative juridical research approach was adopted for this study. The researcher examined legal sources, including books, journals, and laws, that dealt with the legal issue of wasteland. The descriptive qualitative technique was then used by the researcher to analyze them. Findings: After the evaluation results come out and declare the land identified as abandoned, the Head of the Regional Office will give a warning to the rights holder. If after the third warning is given but the right holder still does not comply with the warning, the Head of the Regional Office may propose to the Head of the Agency to designate the land as wasteland.
Efforts to Improve Students' Understanding of Addition and Subtraction Operations through Demonstration Method in Mathematics Subject
Dewi, Pinta;
Yani, Ahmad
Panicgogy International Journal Vol. 2 No. 1 (2024): pij
Publisher : Nashir Al-Kutub Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59965/pij.v2i1.81
This action research aimed to improve students' understanding of addition and subtraction operations through the demonstration method in Mathematics for Grade 1 students at SDN Tamansari 07 Pagi, West Jakarta. The initial assessment revealed challenges faced by students in comprehending these fundamental mathematical concepts. The study utilized a Classroom Action Research approach with 32 students as participants. Data collection methods included documentation studies, observations, field notes, and tests. The research process involved two cycles, each comprising planning, action implementation, observation, and reflection stages. The implementation of the demonstration method in teaching addition and subtraction operations led to significant improvements in students' comprehension levels. The study showed a progressive increase in students' average scores from pre-test to post-test in each cycle, indicating enhanced learning outcomes. Students exhibited increased enthusiasm, better differentiation of addition and subtraction operations, and improved concentration during the lessons. Based on the research findings, it is recommended that educators consider incorporating the demonstration method into their teaching practices to enhance students' understanding of mathematical concepts. Continuous professional development on innovative teaching strategies, such as demonstrations, can benefit both teachers and students in achieving better academic outcomes in Mathematics. Further research could explore the long-term effects of the demonstration method on students' mathematical proficiency and investigate its applicability across different grade levels.