Skripsi ini membahas tentang analisis model layanan bimbingan dan konseling dalam mewujudkan karakter profil pelajar pancasila di SMP Negeri 2 Burau. Penelitian ini bertujuan: Untuk Mengidentifikasi model layanan bimbingan dan konseling yang diterapkan di SMP Negeri 2 Burau; Untuk Menganalisis model layanan bimbingan dan konseling dalam membentuk karakter profil pelajar pancasila di SMP Negeri 2 Burau. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari kepala sekolah dan guru BK. Teknik analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) Model layanan bimbingan dan konseling yang diterapkan meliputi model perkembangan dan model berbasis solusi. Model perkembangan berperan dalam membentuk karakter dan mencegah timbulnya masalah, sedangkan model berbasis solusi membantu siswa menyelesaikan permasalahan yang dihadapi. Dukungan kepala sekolah terhadap penerapan kedua model ini menjadikannya bagian penting dari strategi pendidikan yang menyeluruh, yang mampu meningkatkan motivasi belajar serta membentuk kemandirian dan sikap positif siswa. (2) Model layanan bimbingan dan konseling di SMP Negeri 2 Burau berperan penting dalam membentuk karakter Profil Pelajar Pancasila melalui penerapan model perkembangan dan model berbasis solusi. Kedua model ini diimplementasikan melalui layanan klasikal, kelompok, maupun individu, yang dirancang untuk menanamkan nilai religiusitas, kemandirian, gotong royong, berpikir kritis, kreatif, dan menghargai keberagaman. Dalam prosesnya, guru BK berperan sebagai fasilitator sekaligus penggagas yang mendorong pengembangan karakter, sehingga layanan BK tidak hanya berfungsi untuk penyelesaian masalah, tetapi juga menjadi bagian strategis dalam menciptakan pendidikan yang menyeimbangkan aspek akademik dan pembentukan karakter, guna menyiapkan siswa menghadapi tantangan global.