Articles
Peran Pendidikan Karakter terhadap Kecerdasan Emosional dan Kecerdasan Sosial pada Siswa SMP Negeri 1 Sungai Geringging
Linda, Roza;
Rusdinal, Rusdinal;
Firman, Firman
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (90.392 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i1.902
Penelitian ini yang penulis buat didasarkan pada banyaknya siswa yang memiliki perilaku karakter menyimpang pada saat belajar di sekolah ataupun pada lingkungan di sekitarnya. Adapun tujuan dalam penelitian ini untuk melakukan analisa pada Peran pendidikan berkarakter dalam mata pelajaran IPS. Pengimplementasian pendidikan karakter dalam pembelajaran IPS. Beberapa kendala pendidikan karakter dalam mata belajar IPS. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Narasumber yang diangkat sebagai sumber data primer sebanyak 3 orang, terdiri dari kepala sekolah 1 orang dan 2 orang guru bidang studi IPS. Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Analisis data pada penelitian ini mencakup empat alur kegiatan, seperti proses pengumpulan data,reduksi data, kemudian penyajian data, dan terakhir dilakukan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa program pendidikan yang berkarakter sudah diprogramkan, baik secara umum atapun secara khusus pada mata pelajaran IPS. Sementara itu jumlah implementasi nilai karakter sebanyak 5 jenis, yakni nilai disiplin, nilai rasa hormat dan perhatian, nilai tekun, nilai tanggung jawab dan selanjutnya adalah nilai ketelitian. Program ini sudah diimplementasikan melalui pembelajaran IPS. Penanaman dari nilai karakter yang dituju disesuaikan dengan pembelajaran setiap pertemuan materi pembelajaran, sehingga implementasi dari 5 nilai-nilai karakter tidak pada semua pertemuan pembelajaran IPS
Implementasi Nilai Karakter pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dapat Meningkatkan Sikap Nasionalisme Siswa MAN di Kota Padang
Rinawati, Rinawati;
Firman, Firman;
Rusdinal, Rusdinal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (47.389 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i1.904
Penelitian ini di latar belakangi maraknya fenomena perilaku-perilaku yang disebabkan rendahnya sikap nasionalisme siswa seperti siswa kurang menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar, banyak ditemukan siswa tidak mau mengikuti pelaksanaan upacara bendera dengan baik dan benar. Pada akhirnya menimbulkan pertanyaan apakah pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan telah dilaksanakan dengan baik, lalu kenapa sikap nasionalisme siswa masih rendah. oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mendefinisikan bagaimana implementasi nilai karakter dalam perencanaan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan, bagaimana implementasi nilai karakter meningkatkan sikap Nasionalisme siswa melalui pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dan Hambatan-hambatan apa yang muncul melalui penanaman nilai-nilai karakter dalam meningkatkan sikap Nasionalisme siswa di MAN di Kota Padang. Penelitian ini adalah penelitian berjenis kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Informan ditentukan dengan menggunakan Purposive Sampling (memilih dengan sengaja) yaitu menentukan informan dengan pertimbangan tertentu bisa memberikan data yang lebih baik mengenai pendidikan karakter pada mata pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan untuk meningkatkan sikap nasionalisme di MAN di Kota Padang Berdasarkan hasil penelitian diperoleh temuan bahwa (1) Implementasi nilai karakter pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan melalui perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan kegiatan ekstrakurikuler dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di MAN di Kota Padang (2) Implementasi nilai karakter meningkatkan sikap Nasionalisme siswa melalui pelaksanaan pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan di MAN di Kota Padang menggunakan lima item karakter dalam pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yaitu semangat kebangsaan (nasionalisme), religius, kepedulian terhadap lingkungan, cinta damai dan Mandiri. Untuk mengeahui keberhasilan implementasi nilai karakter dilihat dari interaksi yang dilakukan siswa baik didalam kelas maupun di luar kelas.(3) Hambatan-hambatan yang muncul melalui penanaman nilai-nilai karakter diantaranya kurangnya ketidakjelasan penetuan tujuan dalam pendidikan karkater, kurangnya kemampuan guru dalam menyusun pertanyaan formati aspek afektif dalam mengimplementasikan nilai karakter dari materi yang diberikan dengan perkembangan teknologi ikut berpengaruh pada pola pikir siswa, guru kurang diberi kesempatan untuk mengikuti pelatihan pengembangan nilai karakter (workshop) dan kurangnya fasilitas yang memadai.
Pandangan Masyarakat terhadap Waria (Studi Kasus Padang Barat)
Lenggogeni, Putri;
Firman, Firman;
Rusdinal, Rusdinal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (34.395 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i1.906
Waria merupakan kelompok masyarakat yang minoritas kenyataannya jumlah waria semakin lama semakin bertambah, terutama di kota-kota besar. mengatakan bahwa seorang waria secara psikis merasa dirinya tidak cocok denngan alat kelamin didiknya sehingga merasa memakai pakaian atau atribut lain dari jenis kelamin yang lain. Dari permasalahan ini bertujuan untuk melihat sudut pandang masyarakat terhadap waria di Kota Padang. Metode yang digunakan penulis adalah kualitatif deskriptif dengan studi wawancara, yang tujuan dari studi ini nantinya dapat menggambarkan berbagai sikap atau perlakuan masyarakat terhadap waria yang berada dilingkungan tempat mereka tinggal. Hasil dari penelitian ini yang dilihat dari aspek pengetahuan bahwa masyarakat dominan tidak mengetahui bagaimana soerang waria, serta sikap masyarakat terhadap waria ialah mereka sering melihat waria sebagai masalah dan cenderung dijauhi.
Analisis Faktor-Faktor Kesulitan Guru PL dalam Pembelajaran Daring di SMP N 1 Kecamatan Gunuang Omeh
Karmala, Fauziah Sri;
Firman, Firman;
Rusdinal, Rusdinal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (99.823 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i1.907
Pandemi covid-19 menjadi permasalahan bagi semua kalangan di dunia dan ini juga merupakan krisis kesehatan bagi manusia. Indonesia menjadi negara kelima belas tertinggi di dunia. Akibat penyebaran covid-19 yang tinggi di Indonesia, sekolah maupun universitas atau perguruan tinggi ditutup.Maka dari itu keputusan pemerintah selanjutnya yaitu pembelajaran tetap berlangsung tapi tidak dengan tatap muka melainkan secara daring. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor kesulitan Guru PL dalam Pembelajaran Daring di SMP N 1 Kecamatan Gunuang Omeh. Penelitian kualitatif dilakukan untuk memahami faktor-faktor kesulitan Guru PL dalam Pembelajaran Daring. Pengambilan informan dalam penelitian ini dilakukan dengan purposive sampling. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kesulitan guru PL dalam pembelajaran daring di SMP N 1 Kecamatan Gunuang Omeh yaitu: a) jaringan susah dijangkau, b) siswa kurang memahami materi pembelajaran, 3) siswa tidak memiliki telepon, 4) siswa tidak mengerjakan tugas, 5) siswa tidak bisa melakukan praktek
Pembentukan Karakter Peduli Sosial pada Siswa di SMAN 3 Payakumbuh
Astamal, Astamal;
Firman, Firman;
Rusdinal, Rusdinal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (97.501 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i1.908
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana cara yang dilakukan oleh pihak sekolah untuk membentuk karakter peduli sosial siswa di SMAN 3 payakumbuh. Penelitian ini dilatarbelakangi bahwa penerus generasi muda indonsia sedang mengalami krisis rasa peduli sosial terhadap lingkunganya, pola interaksi antara teman sejawat serta orang lain sudah mulai berkurang akibat dari kesibukan dengan gadget. Penelitian ini berupa Deskriptif Kualitataif dengan teknik pengumpulan data berupa Observasi, Wawancara, Studi Dokumentasi. Hasil penelitian ditemukan beberapa cara yang dilakukan oleh pihak sekolah guna membentuk karakter peduli sosial seperti bentuk kegiatan Rutin berupa upacara bendera, pengumpulan infak, setoran ayat, kegiatan pramuka, dan gotong royong. Kegiatan Spontan berupa penggalangan dana, Kunjungan takziah, menjenguk teman, teguran dari pihak sekolah. Kepribadian guru dengan cara memberikan contoh yang baik terhadap siswa dan terintegrasinya pembentukan karakter dalam proses belajar mengajar yang tertuang dalam bentuk silabus dan RPP.
Pembentukan Karakter Siswa dalam pembelajaran sejarah melalui nilai kearifan lokal tradisi kenduri sko kabupaten kerinci
Nugraha, Dwi Wandari Purwa;
Firman, Firman;
Rusdinal, Rusdinal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (84.009 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i1.911
Ilmu Pengetahuan Sosial berperan penting untuk pembentukan karakter bangsa yaitu karakter dengan prinsip dan semangat nasional. Pada lembaga pendidikan penerapan pendidikan karakter dimasukkan kedalam mata pelajaran yang memiliki muatan nilai kearifan lokal sebagai bagian dari pembentuk karakter bangsa. Mata pelajaran sejarah merupakan salah satu mata pelajaran yang memiliki nilai-nilai kearifan lokal. Nilai-nilai kearifan lokal bersejarah yang terdapat pada lingkungan sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran sejarah di sekolah. Dengan disatukannya nilai-nilai kearifan lokal dalam mata pelajaran sejarah, diharapkan siswa akan memiliki pemahaman tentang nilai kearifan lokalnya sendiri, sehingga dapat menimbulkan kecintaan peserta didik terhadap budayanya sendiri. Maka, dengan cara ini peserta didik dapat belajar dari peristiwa sejarah yang terdapat di lingkungan mereka dengan mengambil contoh nyata nilai-nilai karakter dari lingkungan terdekat mereka.
Peningkatan Hasil Belajar Siswa pada Materi Organ Pernapasan Manusia Menggunakan Model Problem Based Learning (PBL) di Kelas V SD Negeri 08 Puncak Lawang
Chandra, Asnul;
Firman, Firman;
Desyandri, Desyandri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (104.059 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i1.919
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan hasil pembelajaran IPA tentang organ pernapasan manusia dengan menerapkan model Problem Based Learning pada siswa kelas V SD Negeri 08 Puncak Lawang. Hasil penelitian pada siklus I penilaian terhadap RPP memperoleh persentase nilai 75% (baik), dan pada siklus II meningkat menjadi 90% (amat baik). Penilaian terhadap aktivitas guru pada siklus I memperoleh persentase 72% (cukup) dan pada siklus 2 memperoleh persentase 90% (amat baik) Penilaian terhadap siswa pada siklus I diperoleh nilai rata-rata kelas 67,19 dengan persentase ketuntasan 44% (kurang) dan meningkat pada siklus II, yaitu 84,31 dengan persentase ketuntasan 88% (baik). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil pembelajaran IPA tentang organ pernapasan manusa pada siswa kelas V SD Negeri 08 Puncak Lawang khususnya dalam kegiatan memecahkan permasalahan.
Hubungan Motivasi Belajar dengan Hasil Belajar Siswa di Sekolah Dasar
Fimala, Yosi;
Firman, Firman;
Desyandri, Desyandri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (220.809 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i1.923
Penelitian ini dilatar belakangi karena rendahnya motivasi belajar siswa di sekolah dasar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian korelasional yang menggunakan pendekatan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD dengan jumlah 30 orang siswa kelas V SD Negeri Gugus II Kecamatan Baso Kabupaten Agam. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan, hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara motivasi belajar dengan hasil belajar siswa di kelas V SD Negeri Gugus II Kecamatan Baso Kabupaten Agam. Hal ini dibuktikan dengan nilai rhitung > rtabel = 0,971>0,361 dengan taraf signifikansi 5% yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima, sehingga hipotesis yang menyatakan “terdapat hubungan antara motivasi belajar dengan hasil belajar siswa di kelas V SD Negeri Gugus II Kecamatan Baso Kabupaten Agam†diterima.
Peningkatan Proses Pembelajaran Tematik Terpadu dengan Strategi Card Sort di Sekolah Dasar
C, Marsen;
Firman, Firman;
Desyandri, Desyandri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (84.859 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i1.924
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peningkatan proses pembelajaran tematik terpadu dengan menggunakan strategi card sort di Kelas IV SD. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) yang menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV SD dengan jumlah 26 orang. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pada : a) Rata-rata pelaksanaan aspek guru 83% (baik) dan siklus II 92% (sangat baik), b) Rata-rata pelaksanaan aspek siswa siklus I 81% (baik), dan siklus II 88% (sangat baik), c) penilaian sikap pada siklus I memperoleh sikap baik dan siklus II memperoleh sikap sangat baik d) Penilaian terhadap aspek pengetahuan pada siklus I diperoleh 75 (cukup) dan siklus II 85 (Baik). e) penilaian terhadap aspek keterampilan pada siklus I memperoleh 80 (cukup) dan siklus II ini adalah 87 (baik).
Efektifitas Penggunaan Media Video pada Pembelajaran Tematik Terpadu di Sekolah Dasar Saat Pandemi Covid-19
Ridha, Mhd.;
Firman, Firman;
Desyandri, Desyandri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 1 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (305.823 KB)
|
DOI: 10.31004/jptam.v5i1.925
Learning media is an important factor in learning activities. Media becomes an intermediary between educators and students in delivering learning material.The outbreak of the Covid-19 pandemic in Indonesia has had a significant impact on Indonesian education. Educational activities carried out online from home. One of the learning media that is an alternative for educators during the Covid-19 pandemic is the use of video media. The purpose of this study was to see the extent to which video media was implemented in elementary schools during the Covid-19 pandemic based on the perspective of educators. The methodology used in this research is quantitative descriptive with an instrument in the form of a questionnaire distributed to elementary school educators in West Sumatra in December 2020. The results show that the implementation of learning during the Covid-19 pandemic using video learning media in elementary schools has been running smoothly. good. Learning video media was effectively implemented during the Covid-19 pandemic, because it made it easier for educators to teach material and made it easier for students to understand learning material.