Articles
PENINGKATAN KETERAMPILAN GENERIK SAINS DAN PENGUASAAN KONSEP MELALUI LABORATORIUM VIRTUAL BEBASIS INKUIRI
Eki Yuliyanti;
Muhammad Hasan;
Muhammad Syukri
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 4, No 2 (2016): Oktober 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (484.76 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan generik sains dan penguasaan konsep pada materi arus listrik searah serta memperoleh gambaran respon mahasiswa terhadap penggunaan laboratorium virtual berbasis inkuiri. Penelitian ini dilakukan dengan metode pre-eksperimental design melalui one group pretest-posttest design yang dilaksanakan di Prodi Pendidikan Fisika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Sampel yang terpilih menggunakan teknik porposive sampling yaitu angkatan 2014 unit 2 yang dijadikan kelas eksperimen. Pengumpulan data dilakukan dengan pretest dan posttest untuk mengetahui peningkatan keterampilan generik sains dan penguasaan konsep, lembar observasi untuk mengamati aktivitas mahasiswa selama proses pembelajaran, serta angket untuk mengetahui tanggapan mahasiswa terhadap penggunaan laboratorium virtual berbasis inkuiri. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data N-gain berdistribusi normal. Persentase N-gain keterampilan generik sains tertinggi terjadi pada indikator kesadaran tentang skala sebesar 60% dengan kategori sedang dan terendah terjadi pada indikator pemodelan sebesar 27,81% dengan kategori rendah. Persentase rata-rata penguasaan konsep N-gain tertinggi pada sub konsep kuat arus dan beda potensial listrik sebesar 62,72% dan yang terendah pada sub konsep rangkaian hambatan listrik sebesar 33,33%. Mahasiswa memberikan tanggapan positif terhadap penggunaan laboratorium virtual berbasis inkuiri. Dapat disimpulkan penggunaan laboratorium virtual berbasis inkuiri dapat meningkatkan keterampilan generik sains dan penguasaan konsep.
PENGARUH PELAKSANAAN PRAKTIKUM INKUIRI BERBASIS LABORATORIUM VIRTUAL TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI DAN KREATIVITAS SISWA
Muzakkir Muzakkir;
Abdul Halim;
Muhammad Syukri
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 3, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (68.637 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan praktikum inkuiri berbasis virtual laboratiorium terhadap peningkatan motivasi belajar siswa dan kreativitas siswa pada materi gerak harmonic sederhana. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Eksperimen kontrol dengan desain control Group Pre-test post-test. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI-IA yang berjumlah 180 orang, dan yang menjadi sampel adalah siswa kelas XI-IA 4 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas XI-IA 1 sebagai kelas control pada sekolah SMAN 5 Banda Aceh tahun ajaran 2013/2014. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes tertulis berupa soal pilihan ganda sebanyak 20 soal dilakukan dengan pre-test dan post-test , lembar kerja siswa dan angket motivasi dan angket kreativitas siswa . Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran yang dilakukan dengan menggunakan praktikum inkuiri berbasis virtual laboaratorium. Dengan pelaksanaan praktikum inkuiri berbasis laboratorium virtual menunjukkan terjadinya peningkatan kreativitas siswa pada materi gerak harmonik sederhana dengan penguasaan konsep yang berkategorikan sedang sebesar 76.7% dan 23.3 % berkategorikan tinggi, Dengan pelaksanaan praktikum inkuiri berbasis laboratorium virtual menunujukkan terjadinya peningkatan motivasi siswa pada materi gerak harmonik sederhana. Dengan penguasaan konsep yang berkategorikan sedang, serta 66% motivasi siswa cukup tinggi serta sisanya 34 % motivasi sangat tinggi.
Implementasi Problem Based Learning Pada Tema Transformasi Energi Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar
Maulana Irsyad;
Astri Sutisnawati;
Luthfi Hamdani Maula
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/joe.v6i1.3828
This research is intended as an effort to explain the application of the Problem Based Learning (PBL) model on the theme of energy transformation in improving teacher teaching skills, student learning activities, and students' critical thinking skills. This research was carried out on grade IV students of SDN Sukamulya through the use of research subjects totaling 22 students, through two cycles. This study contains the independent variable, namely the Problem Based Learning model, then for the dependent variable, namely the ability to think critically. This research data was analyzed quantitatively, with data collection through test and non-test techniques through the use of measuring instruments in the form of criteria tables. The results of the research on teacher skills in cycle I got a score of 75 and cycle II with a score of 90. Results of research on student learning activities in cycle I got a score of 73 and cycle II with a score of 88. Meanwhile, the results of research on critical thinking skills in cycle I got an average classical 74 with less critical criteria and predicate need guidance and cycle II worth 87 with critical criteria and good predicate. In conclusion, The PBL learning model can be useful in improving students' critical thinking skills.
Penggunaan Media Gambar untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Bahasa Indonesia di Kelas 1 Sekolah Dasar
Imas Masitoh;
Astri Sutisnawati;
Luthfi Hamdani Maula
Jurnal Basicedu Vol 7, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5669
Membaca tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Kegiatan membaca sangat diperlukan dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi. Tujuan Penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan membaca permulaan menggunakan metode gambar pada siswa kelas 1 SD Negeri Campaka. PTK ini dilaksanakan melalui dua siklus. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas 1 yang berjumlah 10 siswa. Objek penelitiannya adalah proses pembelajaran membaca permulaan. Teknik pengumpulan data yaitu metode prosedural dan sistematis untuk mendapatkan data yang valid. Tekhnik pengumpulan data melalui metode observasi, dokumentasi, dan tes. Hasil penelitian menunjukan pada prasiklus nilai rata-rata yang diperoleh adalah 66,8, sedangkan yang telah mencapai ketuntasan sebanyak 5 orang peserta didik, sehingga kemampuan belajar siswa pada prasiklus masuk dalam kriteria kurang. Pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh adalah 74,5 dan masuk dalam kriteria baik. Siklus II nilai rata-ratanya adalah 83,1, yang telah mencapai ketuntasan sebanyak 9 orang peserta didik dan yang belum tuntas 1 orang, sehingga masuk dalam kriteria sangat baik. Karena telah mencapai KKM yang sudah di tentukan oleh sekolah yaitu 70. Berdasarkan hasil refleksi dan evaluasi dari prasiklus, siklus I, dan siklus II ,Penerapan media gambar ini dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa sehingga tercermin dalam indikator keberhasilan yang telah dicapai.
Penggunaan Media Gambar untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Bahasa Indonesia di Kelas 1 Sekolah Dasar
Imas Masitoh;
Astri Sutisnawati;
Luthfi Hamdani Maula
Jurnal Basicedu Vol 7, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5669
Membaca tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Kegiatan membaca sangat diperlukan dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi. Tujuan Penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan membaca permulaan menggunakan metode gambar pada siswa kelas 1 SD Negeri Campaka. PTK ini dilaksanakan melalui dua siklus. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas 1 yang berjumlah 10 siswa. Objek penelitiannya adalah proses pembelajaran membaca permulaan. Teknik pengumpulan data yaitu metode prosedural dan sistematis untuk mendapatkan data yang valid. Tekhnik pengumpulan data melalui metode observasi, dokumentasi, dan tes. Hasil penelitian menunjukan pada prasiklus nilai rata-rata yang diperoleh adalah 66,8, sedangkan yang telah mencapai ketuntasan sebanyak 5 orang peserta didik, sehingga kemampuan belajar siswa pada prasiklus masuk dalam kriteria kurang. Pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh adalah 74,5 dan masuk dalam kriteria baik. Siklus II nilai rata-ratanya adalah 83,1, yang telah mencapai ketuntasan sebanyak 9 orang peserta didik dan yang belum tuntas 1 orang, sehingga masuk dalam kriteria sangat baik. Karena telah mencapai KKM yang sudah di tentukan oleh sekolah yaitu 70. Berdasarkan hasil refleksi dan evaluasi dari prasiklus, siklus I, dan siklus II ,Penerapan media gambar ini dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa sehingga tercermin dalam indikator keberhasilan yang telah dicapai.
Gambaran Implementasi Program Kesehatan Reproduksi Remaja di Puskesmas Getasan
Paulete Esterlina Pesiwarissa;
Sanfia Tesabela Messakh;
Bagus Panuntun
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 6 No 2 (2019): MAY 2019
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35842/jkry.v6i2.314
Remaja rentan mengalami berbagai masalah terkait dengan kesehatan reproduksi. Peran Puskesmas sebagai pemberi layanan kesehatan adalahmeningkatkan keterampilan dan pengetahuan remaja terkait pencegahan masalah kesehatan reproduksi.Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan implementasi PKPR di Puskesmas Getasan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Partisipan yang dilibatkan dalam penelitian adalah pengelola program kesehatan remaja dan Kepala Puskesmas.Data diperoleh melalui wawancara mendalam, kemudian data yang diperoleh diolah dengan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini akan dilaksanakan pada bulan Februari hingga April 2018.Dari hasil penelitian didapatkan tiga tema yaitu program Puskesmas terkait kesehatan reproduksi remaja, kebijakan dan fasilitas Puskesmas terkait kesehatan reproduksi remaja dan kendala yang dialami dalam mengimplementasikan program. Kesimpulan dari penelitian ini adalahimplementasi program kesehatan reproduksi remaja di Puskesmas Getasan sudah terlaksanakan dengan baik melalui program-program yang ada didukung oleh kebijakan dan fasilitas yang tersedia demi memberikan pelayanan terbaik bagi para remaja yang ada di lingkup kerjanya, juga terdapat kendala dalam pelaksanaan program yaitu waktu sehingga untuk mengatasi kendala yang ada pihak Puskesmas melakukan negosiasi waktu agar program dapat terlaksanakan.
Dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Semarang Terhadap Peningkatan Kinerja Puskesmas Bancak Terkait Penurunan Angka Kematian Bayi (AKB)
Delyn Viona Tomilanton;
Sanfia Tesabela Messakh;
Bagus Panuntun
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 6 No 2 (2019): MAY 2019
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35842/jkry.v6i2.315
Pemerintah mempunyai tanggung jawab untuk mendukung kinerja puskesmas agar mencapai hasil yang optimal. Penurunan AKB merupakan salah satu aspek kesehatan yang terus menerus diupayakan. Data menunjukkan bahwa AKB tingkat Jawa Tengah belum mengalami penurunan yang signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Semarang terhadap peningkatan kinerja puskesmas bancak terkait AKB. Penelitian yang dilaksanakan menggunakan metode kualitatif deskriptif, teknik pengambilan data dengan melakukan wawancara semi terstruktur untuk melihat dukungan pemerintah daerah kabupaten semarang dan penurunan AKB di puskesmas. Subjek penelitiannya adalah kepala puskesmas, bidan koordinator anak, dan bidan koordinator ibu. Lokasi penelitian yaitu di Puskesmas Bancak, Kabupaten Semarang. Hasil penelitian, ditemukan tiga tema yaitu: penyebab kematian bayi, upaya-upaya yang dilakukan puskesmas dalam menurunkan AKB, dan dukungan-dukungan yang diberikan kepada puskesmas untuk menurunkan AKB. Kesimpulan dari penelitian ini adalah upaya-upaya yang dilakukan untuk menurunkan AKB di Puskesmas Bancak yang disebabkan oleh kematian bayi prematur dilakukan dalam 12 program kerja yang sudah dijalankan dengan beberapa dukungan yang diberikan baik dari pemerintah daerah kabupaten semarang maupun dari dinas kesehatan kabupaten semarang dan Puskesmas Bancak sendiri dalam upaya menurunkan AKB.
Discharge Planning of Stroke Patient in Regional General Hospital Ungaran
Rosiana Eva Rayanti;
Laudri J.L. Yoel
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 7 No 2 (2020): MAY 2020
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35842/jkry.v7i2.558
In 2011, the prevalence of stroke in Central Java was 0.03%, then increased significantly in 2012, which was 0.07%. In 2012, the prevalence in Semarang city was 11.9%. In 2015, Regional General Hospital Ungaran had 202 stroke cases, and 31 of the patients died. After the patients are hospitalized, they have discharge planning for preparing them to go home. The purpose of this study is tu describe the implementation of discharge planning for stroke patients at the Hospital. This research uses a qualitative method. There are two groups of research participants in this research, which are four nurses and four post-stroke patients. The data collection techniques used semi-structured interviews and observations. The results showed 1) patient's activities change after the stroke experience, caused by the physical weakness and the dietary habit. 2) Nurse educators provide information about the condition and prevention of the disease, which is taking the medication, exercising regularly, and a healthy diet. 3) Criteria for discharged patients based on a doctor visit and normal vital sign ranges of the patient. 4) Discharge planning started when first-time patients were admitted to the hospital until they returned home. 5) Obstacles in the discharge planning process were the patients who did not return home and the unsettled administration dues. The conclusion of this study is the nurse already conducted discharge planning to the stroke patients at the hospital, but nurses need to optimize their role in the implementation of discharge planning
Anxiety Of Children Who Have Mental Retardation at Bina Putra Special School
Desi Desi;
Dary Dary;
Ollyvia Vena Virgia
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 7 No 1 (2020): JANUARY 2020
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35842/jkry.v7i1.373
Anxiety is a psychological problem that has many types and can affect everyone from children to teenagers and parents. Prolonged anxiety will cause interference that will affect growth and development, both in normal children and children with special needs such as mental retardation. Mental retardation is someone who has limited intellectual functioning, intelligence functions, limitations in socializing and limited adaptive abilities that cause disrupting effects of the process of cognitive, psychomotor development and experience immature emotions which results in children being irritable, depressed, unable to hold back and experiencing anxiety excessive. The aim of this study was to obtain data related to the percentage of anxiety symptoms in girls and boys with mental retardation. This study uses a quantitative method with a descriptive approach and respondents in this study are students who experience mental retardation at the Bina Putra Special School. Data collection techniques used a measuring device based on the Glasgow Anxiety Scale by Midham J. and Espie, C. which has been adapted into Indonesian. The results of this study showed that 19 male students with mental retardation were identified 14 students had anxiety disorders and 18 female students with mental retardation were identified 16 students had anxiety disorders. This can be caused by several factors, including: problems in the family, the school environment, both stressors from school activities, teachers and schoolmates.
Riwayat Pemberian ASI dan Makanan Tambahan Terhadap Status Gizi Anak Usia 6 - 12 Bulan
Fyka Taberima;
Dary Dary;
R.L.N.K Retno Triandhini
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 6 No 3 (2019): SEPTEMBER 2019
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35842/jkry.v6i3.379
Status gizi merupakan keseimbangan antara kebutuhan dan asupan dari zat gizi. Upaya orang tua dalam meningkatkan status gizi anak yaitu dengan memberikan ASI dan MP ASI yang sesuai agar status gizi anak menjadi baik. Masalah gizi kurang sering terjadi pada bayi setelah berusia diatas 6 bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan riwayat pemberian ASI dan MP ASI terhadap status gizi anak usia 6 – 12 bulan. Penelitian dilakukan di Desa Tolokan, Dusun Bagongan, Kecamatan Getasan pada bulan April 2018. Metode penelitian menggunakan deskriptif-kualitatif. Teknik pengambilan data menggunakan wawancara mendalam. Analisa data dilakukan secara deskriptif menggunakan model teori Miles dan Huberman. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 5 orang yang ditentukan dengan purposive sampling, dengan kriteria ibu yang memiliki anak usia 6-12 bulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar (80%) ibu memberikan ASI Eksklusif dan MP ASI sesuai usia kepada anaknya. Riwayat pemberian ASI Eksklusif dan MP ASI memberikan pengaruh pada status gizi anak. Anak yang memiliki riwayat pemberian ASI Eksklusif dan MP ASI sesuai usia, menunjukkan status gizi yang lebih baik, dibandingkan status gizi anak yang tidak mendapat ASI Eksklusif dan MP ASI sesuai usia