Articles
Pengaruh IKIGAI Guru BK dan Iklim Kerja di Sekolah Terhadap Kinerja Guru BK
Leni Murni Hayati;
Firman Firman;
A Muri Yusuf
INDONESIAN COUNSELING AND PSYCHOLOGY Vol 2, No 1: INDONESIAN COUNSELING AND PSYCHOLOGY (DECEMBER)
Publisher : Medan State University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/icp.v2i1.31158
The purpose of this study was to examine the effect of Counselor Ikigai and the Teacher Counseling's work climate on the performance of Teacher Counselings. This type of research used a descriptive method with a quantitative approach. This study also uses the regression method which aims to examine the effect/value of the influence of two independent variables on one dependent variable. The research population is all Teacher Counselings in South Solok Regency. A sample of 39 respondents was Teacher Counselings. The results of data analysis and hypothesis testing indicate that the three hypotheses tested in this study are acceptable. The results show that Ikigai and work climate together can explain the performance of Teacher Counselings at SMA Solok Selatan Regency
Penerapan Strategi Love untuk Menemukan IKAGAI Guru Bimbingan dan Konseling Di Solok Selatan
Leni Murni Hayati;
Firman Firman;
Rizka Ahmad
INDONESIAN COUNSELING AND PSYCHOLOGY Vol 2, No 1: INDONESIAN COUNSELING AND PSYCHOLOGY (DECEMBER)
Publisher : Medan State University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/icp.v2i1.31011
Abstract: The low attendance of BK teachers to school, the low level of attendance of BK teachers at MGBK, initially there were face-to-face hours to enter class because they were considered not to have a positive effect on BK services in schools. The purpose of this study is to innovate through the LOVE strategy to find Ikagai in BK teachers. The research method used is literature study and field observation. The results of the innovation of coaching BK teachers through MGBK at SMKN 1 Solok Selatan, BK teachers began to find ikagai in themselves as BK teachers, this can be seen from having started wanting to take part in seminar activities to increase competence as BK teachers in order to provide the best service to students foster.
Implementasi Konseling Multikultur dalam Menanggulangi Bullying
Khairunisa Khairunisa;
Firman Firman;
Rizka Ahmad
INDONESIAN COUNSELING AND PSYCHOLOGY Vol 2, No 1: INDONESIAN COUNSELING AND PSYCHOLOGY (DECEMBER)
Publisher : Medan State University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24114/icp.v2i1.38367
Indonesia, sebagai negara multikultural dengan suku, agama, ajaran dan paham yang beragam berpeluang membuka kesempatan bagi berbagai paham untuk memengaruhinya. Dunia pendidikan menjadi salah satu target penyebaran benih bullying yang sangat potensial. Paham bullying cenderung mengabaikan aspek keragaman (uniformity) dan meniadakan kebhinekaan (plurality). Kondisi psikologis remaja merupakan masa yang rentan dan sensitif terhadap pengaruh lingkungan. Pada masa ini, remaja identik dengan masa pencarian jati diri dan adanya keinginan untuk memantapkan filsafat hidupnya. Layanan bimbingan konseling merupakan salah satu layanan dalam dunia pendidikan yang sangat strategis dalam menanggulangi penyebaran benih bullying. Layanan konseling melalui konsep multikultur dinilai sangat diperlukan dalam membentuk pribadi remaja yang mampu untuk saling menghormati dalam setiap perbedaan. Oleh karena itu, penelitian ini bermaksud untuk menunjukkan bahwa konseling multikultur merupakan salah satu cara menumbuhkan sikap beradab peserta didik sehingga tidak terjebak pada pemahaman yang salah terhadap perbedaan.Kata Kunci: konseling multikultur, bullying
Self-regulation ability dalam pencegahan pelanggaran lalu lintas pada remaja
Nurfarhanah, Nurfarhanah;
Hariko, Rezki;
Firman, Firman;
Ersya, Zikry Latupasjana;
Rachmi, Maya Mashita
JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia) Vol 7, No 2 (2022): JPGI
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29210/021485jpgi0005
Dewasa ini kasus pelanggaran lalu lintas meningkat setiap tahunnya, terutama dikalangan siswa. Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan regulasi diri siswa dalam pencegahan pelanggaran lalu lintas pada remaja. Jenis Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat motivasi mengatur diri siswa sekolah menengah kejuruan di Kota Padang. Dengan sampel penelitian siswa sekolah menengah kejuruan di Kota Padang yang berjumlah 65 siswa. Sampel penelitian diambil dengan cara simple random sampling.. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan mengatur diri dalam pencegahan pelanggaran lalu lintas pada remaja ada pada kategori rendah yaitu 55,4%. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai informasi bagi Guru bimbingan konseling atau Konselor sebagai dasar dalam upaya memberikan bantuan pada siswa untuk meningkatkan motivasi mengatur diri remaja dalam berlalu lintas agar dapat mencegah perilaku negatif salah satunya tingginya pelanggaran lalu lintas yang kerap terjadi khususnya pada remaja.
PENGARUH KOMPETENSI MANAJERIAL DAN GAYA KEPEMIMPINAN DEMOKRATIS KEPALA MADRASAH TERHADAP PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN MADRASAH IBTIDAIYAH NEGERI DI KABUPATEN SINJAI
Firman Firman;
Muh. Judrah;
Fatmawati
Jurnal Al-Ilmi: Jurnal Riset Pendidikan Islam Vol 1 No 1 (2020): Volume 01 Nomor 01 September 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat IAI Muhammadiyah Sinjai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47435/al-ilmi.v1i1.404
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi manajerial dan gayakepemimpinan demokratis terhadap peningkatan mutu pendidikan pada MIN di kabupaten Sinjai.Pendekatan penelitian dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Uji asumsi yang dilakukanadalah uji normalitas dan uji linearitas. Uji hipotesis menggunakan analisis regersi sederhana. Hasilpenelitian, (1) variabel kompetensi manajerial kepala madrasah berpengaruh terhadap peningkatanmutu pendidikan madrasah sebesar 83,4%, dan sisanya sebesar 16,6% disebabkan oleh faktor laindiluar model regresi. (2 Gaya kepemimpinan demokratis kepala madrasah berpengaruh terhadappeningkatan mutu pendidikan madrasah sebesar 63,9%, dan sisanya sebesar 36,1% disebabkan olehfaktor lain diluar model regresi. (3) Komptensi manajerial dan Gaya kepemimpinan demokratiskepala madrasah pada MIN di kabupaten Sinjai terhadap peningkatan mutu pendidikan, memperolehrata-rata 4,18. Hal ini menunjukkan sinerginya kompetensi manajerial dan gaya kepemimpinandemokratis kepala madrasah dan ditunjukkan oleh indikator standar proses yang merupakan kinciutama program pembelajaran. Kedua variabel berpengaruh positif terhadap peningkatan mutupendidikan di madrasah.
ANALISIS TINGKAT PENDAPATAN DAN KESEJAHTERAAN PETANI KELAPA KELAPA SAWIT DI DESA MERARAI SATU KECAMATAN SUNGAI TEBELIAN KABUPATEN SINTANG
Firman Firman;
Adi Suyatno;
Dewi Kurniati
Perkebunan dan Lahan Tropika Vol 8, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (336.123 KB)
|
DOI: 10.26418/plt.v8i2.29799
Kelapa kelapa sawit merupakan salah satu komoditas ekspor non migas yang mempunyai nilai ekonomi dalam perdagangan nasional maupun internasional. Pesatnya perkembangan perkebunan kelapa kelapa sawit di Kalimantan Barat tidak dipungkiri turut mendongkrak perekonomian di Kalimantan Barat. PT. SDK III (SDK III) yang beroperasi di Desa Merarai Satu kecamatan Sungai Tebelian Kabupaten Sintang. PT. SDK III adalah perusahaan yang mengacu pada pola pengembangan perkebunan inti rakyat dikaitkan dengan program pengembangan transmigrasi (PIR-Trans). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Tingkat pendaptan dan kesejahteraan petani kelapa kelapa sawit di Desa Merarai Satu Kecamatan Sungai Tebelian Kabupaten Sintang. Dari perhitungan uji t tingkat pendapatan petani kelapa kelapa sawit setelah lunas kredit lebih tinggi dibandingkan sebelum lunas kredit petani kelapa kelapa sawit terhadap PT. SDK III hal ini dapat dilihat pada uji-t diperoleh t hitung > t tabel yaitu sebesar 12,245 dan t tabel pada 0,05 sebesar 2,708 yang artinya tolak H0 dan terima H1.Tingkat kesejahteraan petani kelapa kelapa sawit sebelum dan setelah lunas kredit diukur dengan menggunakan indikator tingkat kesejahteraan setara beras (Sajogyo) dimana sebelum lunas kredit petani kelapa kelapa sawit di Desa Merarai Satu termasuk dalam kriteria cukup dimana terdapat 32 KK atau sebesar 80% KK petani kelapa kelapa sawit sedangkan setelah lunas kredit petani kelapa kelapa sawit Di Desa Merarai Satu termasuk dalam kriteria kaya yaitu sebanyak 28 kk atau 70% petani kelapa kelapa sawit. Dari pendapatan setara beras dapat disimpulkan bahwa petani kelapa kelapa sawit di Desa Merarai Satu dapat dikatakan sejahtera.Kata kunci : Tingkat Pendapatan, Kesejahteraan, Petani Kelapa Kelapa sawit
IMPLEMENTASI KONSEP FENOMENOLOGI , HERMENEUTIKA, BERPIKIR KRITIS DAN MULTIKULTURALISME DALAM PEMBELAJARAN SEJARAH
Yeni Asmara;
Firman Firman
Jurnal Perspektif Pendidikan Vol 17 No 2 (2023): Jurnal Perspektif Pendidikan
Publisher : LP4MK STKIP PGRI Lubuklinggau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31540/jpp.v17i2.2606
Munculnya persepsi bahwa pelajaran sejarah yang merupakan salah satu Pengetahuan Ilmu Sosial yang kurang diminati oleh siswa, mereka beranggapan bahwa pelajaran tersebut membosankan, menjenuhkan dan kurang bermanfaat karena matapelajaran ini merupakan pelajaran yang syarat dengan teks, konsep atau teori pada kurun waktu lampau, sehingga tujuan pembelajaran sejarah yang sesungguhnya seperti membangun kesadaran peserta didik tentang pentingnya waktu dan tempat yang merupakan sebuah proses dari masa lampau, masa kini dan masa depan belum dapat tercapai secara maksimal, oleh karena itu guru matapelajaran sejarah dituntut untuk dapat berpikir mencari suatu solusi yang kreatif dan inovatif dalam meramu, menyajikan dan menyampaikan materi sejarah agar apa yang menjadi tujuan pembelajaran khususnya dapat tercapai serta menghilangkan persepsi negatif dari pelajaran tersebut. Oleh karena itu artikel ini akan menelaah bagaimana implementasi konsep filosofi fenomenologi, hermenutika, teori kritis dan multikulturalisme dalam pembelajaran sejarah. Penulisan artikel ini dengan menggunakan metode literatur atau kepustakaan. Pada saat guru matapelajaran sejarah melihat suatu fakta dan data yang ada bahwa siswa yang dihadapinya adalah siswa dengan karakteristik dan kebutuhan belajar yang berbeda, maka dia akan melakukan suatu penafsiran yang akan berdampak pada guru tersebut akan melakukan suatu inovasi yang kreatif sebagai bentuk perwujudan berpikir kritisnya dengan menerapkan strategi pembelajaran yang bervariasi seperti pembelajaran dengan model problem based learning, ataupun dengan variasi model lainnya dalam proses pembelajaran sejarah disetiap pertemuannya. Pada saat guru sejarah telah melaksanakan hal tersebut artinya guru telah berupaya menghormati dan menghargai perbedaan dan keragaman siswa yang dihadapinya atau dengan kata lain guru telah mengimplementasikan nilai filosofi multikulturalisme yang diawali dengan adanya fenomenologi, hermeneutika dan berpikir kritis.
Hubungan Self-Management dengan Burnout Akademik Siswa dalam Pembelajaran di Era New Normal
Rahmawati, Alivia;
Firman, Firman
Counselia Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31943/counselia.v5i1.157
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya siswa yang merasa bosan dan jenuh dengan sistem pembelajaran yang diberlakukan saat ini yaitu pembelajaran peralihan yang disesuaikan dengan protokol covid-19 yang disebut era new normal. Salah satu faktor yang memengaruhi burnout akademik adalah self-management. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-korelasional. Penelitian ini menggunakan populasi siswa SMAS Adabiah Padang sebanyak 786 siswa dengan sampel penelitian sebanyak 266 siswa yang diambil menggunakan teknik stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan skala model Likert. Data dianalisis dengan teknik statistik deskriptif, korelasional Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS 23. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan negatif antara self-management dengan burnout akademik siswa dengan nilai koefisien korelasi sebesar -0,658 dan signifikansi 0,000. Implikasi hasil penelitian terhadap BK yaitu dengan memberikan layanan informasi, layanan konseling kelompok dan layanan bimbingan kelompok.
Boarding school strategy in Learning Tahfidz Al-Qur'an in Generation 4.0 Era
Huda M, Amril;
Rudiamon, Septika;
Firman, Firman;
Maja, Gergely
Journal International Inspire Education Technology Vol. 2 No. 3 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al-Hikmah Pariangan Batusangkar, West Sumatra, Indonesia.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55849/jiiet.v2i3.246
Boarding school was born simultaneously with the birth of the Indonesian nation, which has a vital role in national leadership. Boarding schools are unique and have a maturity that can pass through time, so they have a dual role, namely acting as a spectator in the face of Islam that is polite, peaceful and serene. Boarding school has a uniqueness which is model in education in Indonesia. Boarding school is also an asset owned by the state and even the world today in the 4.0 generation era, especially in learning the tahfidzul Quran. The challenge facing boarding schools in Generation 4.0 is the t learn the tahfidzul Quran, a sophisticated information and communication technology that can cause various life changes. With that, boarding schools can only carelessly use conventional methods such as the reading method, and the strategies used in learning tahfidz al-Qur'an are minimal, with that there needs to be a solution made to improve the techniques used in learning tahfidz al-q -Qur'an -Qur'an in this 4.0 generation era. The results of this study indicate that the strategy used by boarding schools in the learning process of tahfidzul Qur'an in the 4.0 generation era is the strategy used in learning a research learning strategy when choosing the proper and effective method with the right intention to join the tahfiz program.
The Influence of Knowledge Management and Motivation on Job Satisfaction and Employee Performance in the Population and Civil Registration Office of DKI Jakarta Province
Firman Firman
JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS EKONOMI Vol. 2 No. 2 (2024): April : JURNAL MANAJEMEN DAN BISNIS EKONOMI
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54066/jmbe-itb.v2i2.1678
This study aims to analyze the influence of Knowledge Management (KM) and motivation on employee job satisfaction and performance at the Population and Civil Registration Office of DKI Jakarta Province. The analytical method used is Partial Least Squares (PLS), a statistical approach capable of handling complex structural models with relatively small samples. Data collection method through a survey of 150 employees randomly selected from various work units at the Population and Civil Registration Office of DKI Jakarta Province. Using the Partial Least Squares (PLS) approach to test the relationships between variables, the survey instrument used has been validated and its reliability tested before distribution. The results of the analysis indicate that there is a positive and significant influence of Knowledge Management (KM) on employee motivation. Additionally, motivation also has a positive and significant effect on employee job satisfaction and performance. However, the direct influence of Knowledge Management (KM) on job satisfaction is not significant. The analysis also shows that there is a positive and significant indirect influence of Knowledge Management (KM) on employee performance through motivation. These findings provide practical implications for management at the Population and Civil Registration Office of DKI Jakarta Province in managing Knowledge Management (KM) and motivating employees to enhance their job satisfaction and performance. This study also contributes to the literature in the field of human resource management and Knowledge Management.