Articles
The differences of blood type in relation to psoriasis and its onset: Cross sectional study
Dharmawan, Nugrohoaji;
Widhiati, Suci;
Oktavriana, Triasari;
Harahap, Irene Jessica Pinarsinta
Journal of General - Procedural Dermatology and Venereology Indonesia Vol. 5, No. 3
Publisher : UI Scholars Hub
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Background: Psoriasis is a chronic skin disease caused by inflammatory response and attacks 2% of population, with the prevalence influenced by age, geographical location, and genetic background. Until this day, there are several studies that discuss about the relationship between blood type with disease. However, discussion about the difference between blood type and the relationship with skin disease remains limited. The objective of this study is to know the relationship between blood type, psoriasis, and onset of psoriasis.Methods: This study adopted cross-sectional design of analytic observational study. The subjects of this study were patients in Department of Dermatology and Venereology at Dr. Moewardi General Hospital and UNS Hopital in Surakarta. The blood types were determined by two methods; by using ABD-Pad measurement tools that able to see the reaction of antigen and antibody in short time and by using the hospital’s laboratory facility where sample was taken. Anamnesis were done to collect data about the onset of psoriasis. Chi-square (X2) statistical test was used to analyze the data.Results: Total sample of this study were 62 people with 31 subjects (50%) were psoriasis patients and 31 others (50%) are non-psoriasis patients. Chi-square test (X2) between blood type with psoriasis and blood type with the onset of psoriasis are p = 0.269 and p = 0.188 respectively. Conclusion: The significance level used was p < 0.05, therefore there’s no significant correlation between blood type with psoriasis and the onset of psoriasis.
Impact of Microfinance on Fertilizer Use in the Ayeyarwady Region, Myanmar
Hnin Wut Yee;
Endrizal Ridwan;
Fajri Muharja;
Neng Kamarni
Jurnal Informatika Ekonomi Bisnis Vol. 5, No. 2 (June 2023)
Publisher : SAFE-Network
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37034/infeb.v5i2.553
This research aims to analyze the impact of microfinance on fertilizer use and the amount of loan in the Ayeyarwady area, Myanmar. This study uses a quantitative technique as an analytical approach, utilizing data from a farmers' household survey conducted in 2015 as secondary data. Secondary data from a village tract in Myanmar's Ayeyarwady area. The overall frequency of gender of the household, education level of the household, age of the household, percentages of loan amount from each family, and average cost of usage per acre are all survey data used in this study. The outcome revealed the microfinance institution, as well as the overall proportion of demographic respondents from the Ayeyarwady area. An assessment into how the money was utilized in agricultural output, on the other hand, revealed that the respondents from credit beneficial used at all of the loan for agricultural purpose. The findings of this study must reveal the impact of microfinance on fertilizer use, as well as the strengths and shortcomings of microfinance. The results indicated the microfinance institution as well as the general proportion of demographic respondents from Ayeyarwady. An examination of how the money was used in agricultural production, on the other hand, found that credit advantageous respondents used at all of the loan for agricultural purposes. This study's findings must indicate the impact of microfinance on farmers.
Evaluasi Respon Kelompok Tani dalam Kegiatan Introduksi Budidaya Gandum
Tinjung Mary Prihtanti
Warta LPM WARTA LPM, Vol. 25, No. 1, Januari 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (925.151 KB)
|
DOI: 10.23917/warta.v25i1.594
Kebijakan pengembangan gandum mulai dirintis pemerintah Indonesia sejak tahun 1980-an saat Kementerian Pertanian mulai melakukan penelitian uji adaptasi gandum. Meski 30 tahun upaya pengembangan telah dilakukan, tetapi budidaya gandum tidak pernah menjadi tanaman penting dalam sistem usaha tani petani di Indonesia. Pengabdian ini bertujuan mengetahui respon kelompok tani terhadap introduksi gandum di lapangan. Analisis respon mengambil kasus dari kegiatan pengabdian masyarakat yakni introduksi budidaya tanaman gandum dilakukan di Desa Ngadirojo, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali di tahun 2018 dan di Desa Wates, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang di tahun 2019. Analisis menggunakan pendekatan kualitatif dengan informan kunci yakni petani yang aktif dalam kegiatan pengabdian masyarakayt baik terlibat dalam budidaya gandum maupun tahap lain yang dilakukan. Hasil observasi kegiatan menunjukkan bahwa aspek relative advantage menjadi titik kritis dalam program introduksi gandum di tingkat kelompok tani, introduksi dengan pendekatan kelompok cukup efisien karena memungkinkan adanya umpan balik dari anggota kelompok tani dan memberi kesempatan bertukar pengalaman, dan faktor kepemimpinan ketua kelompok tani mempengaruhi respon positif dan keterlibatan anggota kelompok tani dalam kegiatan pengabdian masyarakat introduksi gandum.
PENGARUH PENERAPAN METODE EKSPERIMEN DAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINSDAN SIKAP ILMIAH SISWA
Kartika Sari;
Muhammad Syukri;
Abdul Halim
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 3, No 2 (2015): Oktober 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (58.799 KB)
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruhmetode eksperimen terhadap keterampilan proses sains dan sikap ilmiah siswa, pengaruh metode inkuiri terbimbing terhadap keterampilan proses sains dan sikap ilmiah siswa dan perbandingan metode eksperimen dan inkuiri terbimbing.Populasi penelitian ini seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Unggul Baitussalam dengan sampel sebanyak 45 orang siswa di mana diambil dengan teknik RandomSampling. Metode penelitian menggunakan eksperimen Pretest-PostestControl Group Design. Analisis datametode eksperimen dan inkuiri terbimbing diperoleh melalui soal tes keterampilan proses sains dan angket sikap ilmiah siswa.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode eksperimen tidak berpengaruh terhadap keterampilan proses sains dan sikap ilmiah siswa, dengan nilai N-Gain keterampilan proses sains sebesar 56% dan sikap ilmiah siswa sebesar 29%.Selanjutnya, metode inkuiri terbimbing berpengaruh terhadap keterampilan proses sains dan sikap ilmiah siswa, dengan nilai N-Gain keterampilan proses sains sebesar 71% dan sikap ilmiah siswa sebesar 52%.Hasil ini menunjukkan bahwa metode inkuiri terbimbing memiliki pengaruh yangsignifikan terhadap keterampilan proses sains dan sikap ilmiah siswa dibandingkan dengan metode eksperimen.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING PADA PEMBELAJARAN MATERI SISTEM TATA SURYA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA
Maaruf Fauzan;
Abdul Gani;
Muhammad Syukri
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 5, No 1 (2017): April 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (147.772 KB)
Hasil telaah nilai ujian nasional (UN) menunjukkan bahwa daya serap materi sistem tata surya di SMP Negeri 14 Banda Aceh masih rendah. Hasil observasi dan diskusi dengan guru-guru IPA didapat bahwa motivasi belajar peserta didik umumnya masih rendah dan pembelajaran lebih dominan dengan cara konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa setelah mengikuti pembelajaran dengan model problem based learning (PBL). Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experimental dengan desain control group pretest-posttest serta teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan pretest-posttest untuk mengetahui peningkatan hasil belajar kognitif, untuk sikap sosial dan ketrampilan peserta didik melalui observasi. Hasil analisis pada kelas eksperimen menunjukkan N-gain hasil belajar kognitif sebesar 53,18% sedangkan kelas kontrol sebesar 38,86%. Uji normalitas dan homogenitas menunjukkan data berdistribusi normal dan homogen. Uji hipotesis dilakukan dengan menggunakan uji t. Hasil uji t nilai N-gain menunjukkan t hitung t tabel atau ( 2,887 2,042), dapat disimpulkan signifikan. Hasil analisis data observasi sikap sosial peserta didik, pada kelas eksperimen rata-rata sebesar 76 dan kelas kontrol sebesar 70. Hasil analisis ketrampilan, rata-rata kelas eksperimen sebesar 73 dan kelas kontrol sebesar 68. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model PBL dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
DAMPAK PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK TERHADAP BERPIKIR KRITISDAN SIKAP SISWA PADA PEMBELAJARAN FISIKA
Santi Septiana Zarita;
Abdul Halim;
Muhammad Syukri
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 3, No 2 (2015): Oktober 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (102.581 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak model pembelajaran berbasis masalah (PBL) dengan pendekatan saintifik pada berpikir kritis dan sikap siswa terhadap hasil pembelajaran fisika. Penelitian ini dilakukan dengan rancangan nonequivalent control group design”. Dimana populasi nya siswa kelas X4 dan X5 SMA N 8 Banda Aceh pada tahun pelajaran 2014/2015. Sampling yang digunakan untuk menentukan sampel adalah teknik cluster random sampling dengan unit samplingnya adalah kelas. Pengumpulan data dilakukan dengan tes berpikir kritis dan angket sikap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Adanya dampak model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan saintifik terhadap berpikir kritis siswa (2) Adanya dampak model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan saintifik terhadap sikap siswa pada hasil pembelajaran Fisika. Hasil analisis data skor posttest dengan menggunakan uji-t menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis siswa antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Uji perbedaan ini juga diperkuat oleh rata-rata hasil N-gain kelas eksperimen, yaitu 0,75 hal ini menunjukkan bahwa model PBL dengan pendekatan saintifik memberi dampak yang baik dan menghasilkan peningkatan yang lebih baik dari pada sebelumnya.
PENINGKATAN KETERAMPILAN GENERIK SAINS DAN PENGUASAAN KONSEP MELALUI LABORATORIUM VIRTUAL BEBASIS INKUIRI
Eki Yuliyanti;
Muhammad Hasan;
Muhammad Syukri
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 4, No 2 (2016): Oktober 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (484.76 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan keterampilan generik sains dan penguasaan konsep pada materi arus listrik searah serta memperoleh gambaran respon mahasiswa terhadap penggunaan laboratorium virtual berbasis inkuiri. Penelitian ini dilakukan dengan metode pre-eksperimental design melalui one group pretest-posttest design yang dilaksanakan di Prodi Pendidikan Fisika Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Sampel yang terpilih menggunakan teknik porposive sampling yaitu angkatan 2014 unit 2 yang dijadikan kelas eksperimen. Pengumpulan data dilakukan dengan pretest dan posttest untuk mengetahui peningkatan keterampilan generik sains dan penguasaan konsep, lembar observasi untuk mengamati aktivitas mahasiswa selama proses pembelajaran, serta angket untuk mengetahui tanggapan mahasiswa terhadap penggunaan laboratorium virtual berbasis inkuiri. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data N-gain berdistribusi normal. Persentase N-gain keterampilan generik sains tertinggi terjadi pada indikator kesadaran tentang skala sebesar 60% dengan kategori sedang dan terendah terjadi pada indikator pemodelan sebesar 27,81% dengan kategori rendah. Persentase rata-rata penguasaan konsep N-gain tertinggi pada sub konsep kuat arus dan beda potensial listrik sebesar 62,72% dan yang terendah pada sub konsep rangkaian hambatan listrik sebesar 33,33%. Mahasiswa memberikan tanggapan positif terhadap penggunaan laboratorium virtual berbasis inkuiri. Dapat disimpulkan penggunaan laboratorium virtual berbasis inkuiri dapat meningkatkan keterampilan generik sains dan penguasaan konsep.
PENGARUH PELAKSANAAN PRAKTIKUM INKUIRI BERBASIS LABORATORIUM VIRTUAL TERHADAP PENINGKATAN MOTIVASI DAN KREATIVITAS SISWA
Muzakkir Muzakkir;
Abdul Halim;
Muhammad Syukri
Jurnal Pendidikan Sains Indonesia Vol 3, No 1 (2015): April 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (68.637 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelaksanaan praktikum inkuiri berbasis virtual laboratiorium terhadap peningkatan motivasi belajar siswa dan kreativitas siswa pada materi gerak harmonic sederhana. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Eksperimen kontrol dengan desain control Group Pre-test post-test. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI-IA yang berjumlah 180 orang, dan yang menjadi sampel adalah siswa kelas XI-IA 4 sebagai kelas eksperimen dan siswa kelas XI-IA 1 sebagai kelas control pada sekolah SMAN 5 Banda Aceh tahun ajaran 2013/2014. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes tertulis berupa soal pilihan ganda sebanyak 20 soal dilakukan dengan pre-test dan post-test , lembar kerja siswa dan angket motivasi dan angket kreativitas siswa . Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran yang dilakukan dengan menggunakan praktikum inkuiri berbasis virtual laboaratorium. Dengan pelaksanaan praktikum inkuiri berbasis laboratorium virtual menunjukkan terjadinya peningkatan kreativitas siswa pada materi gerak harmonik sederhana dengan penguasaan konsep yang berkategorikan sedang sebesar 76.7% dan 23.3 % berkategorikan tinggi, Dengan pelaksanaan praktikum inkuiri berbasis laboratorium virtual menunujukkan terjadinya peningkatan motivasi siswa pada materi gerak harmonik sederhana. Dengan penguasaan konsep yang berkategorikan sedang, serta 66% motivasi siswa cukup tinggi serta sisanya 34 % motivasi sangat tinggi.
Implementasi Problem Based Learning Pada Tema Transformasi Energi Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar
Maulana Irsyad;
Astri Sutisnawati;
Luthfi Hamdani Maula
Journal on Education Vol 6 No 1 (2023): Journal On Education: Volume 6 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/joe.v6i1.3828
This research is intended as an effort to explain the application of the Problem Based Learning (PBL) model on the theme of energy transformation in improving teacher teaching skills, student learning activities, and students' critical thinking skills. This research was carried out on grade IV students of SDN Sukamulya through the use of research subjects totaling 22 students, through two cycles. This study contains the independent variable, namely the Problem Based Learning model, then for the dependent variable, namely the ability to think critically. This research data was analyzed quantitatively, with data collection through test and non-test techniques through the use of measuring instruments in the form of criteria tables. The results of the research on teacher skills in cycle I got a score of 75 and cycle II with a score of 90. Results of research on student learning activities in cycle I got a score of 73 and cycle II with a score of 88. Meanwhile, the results of research on critical thinking skills in cycle I got an average classical 74 with less critical criteria and predicate need guidance and cycle II worth 87 with critical criteria and good predicate. In conclusion, The PBL learning model can be useful in improving students' critical thinking skills.
Penggunaan Media Gambar untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Bahasa Indonesia di Kelas 1 Sekolah Dasar
Imas Masitoh;
Astri Sutisnawati;
Luthfi Hamdani Maula
Jurnal Basicedu Vol 7, No 3 (2023): June
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i3.5669
Membaca tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Kegiatan membaca sangat diperlukan dalam perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi. Tujuan Penelitian ini untuk mendeskripsikan peningkatan kemampuan membaca permulaan menggunakan metode gambar pada siswa kelas 1 SD Negeri Campaka. PTK ini dilaksanakan melalui dua siklus. Subjek penelitiannya adalah siswa kelas 1 yang berjumlah 10 siswa. Objek penelitiannya adalah proses pembelajaran membaca permulaan. Teknik pengumpulan data yaitu metode prosedural dan sistematis untuk mendapatkan data yang valid. Tekhnik pengumpulan data melalui metode observasi, dokumentasi, dan tes. Hasil penelitian menunjukan pada prasiklus nilai rata-rata yang diperoleh adalah 66,8, sedangkan yang telah mencapai ketuntasan sebanyak 5 orang peserta didik, sehingga kemampuan belajar siswa pada prasiklus masuk dalam kriteria kurang. Pada siklus I nilai rata-rata yang diperoleh adalah 74,5 dan masuk dalam kriteria baik. Siklus II nilai rata-ratanya adalah 83,1, yang telah mencapai ketuntasan sebanyak 9 orang peserta didik dan yang belum tuntas 1 orang, sehingga masuk dalam kriteria sangat baik. Karena telah mencapai KKM yang sudah di tentukan oleh sekolah yaitu 70. Berdasarkan hasil refleksi dan evaluasi dari prasiklus, siklus I, dan siklus II ,Penerapan media gambar ini dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan siswa sehingga tercermin dalam indikator keberhasilan yang telah dicapai.