Articles
Dampak Problem Based Learning terhadap Pemahaman Konsep Ditinjau dari Gaya Berpikir Siswa pada Mata Pelajaran Fisika
A. Halim;
Suriana Suriana;
Mursal Mursal
Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika Vol 3 No 1 (2017): JPPPF - Jurnal Penelitian & Pengembangan Pendidikan Fisika, Volume 3 Nomor 1, Jun
Publisher : Program Studi Pendidikan Fisika Universitas Negeri Jakarta, LPPM Universitas Negeri Jakarta, HFI Jakarta, HFI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (374.471 KB)
|
DOI: 10.21009/1.03101
Abstract This study aims to determine students's increased understanding of the concept in terms of thinking style after the implementation of the model-based PBL experiments on matter and energy. This study uses quasi-experimental methods, the shape of nonequivalent control group design involving two study groups namely experimental and control classes were held in MAN Rukoh Banda Aceh class XI the first semester of academic year 2015/2016 consisting of 24 students experiment class and 25 students control class. Data collection instruments; 1) Tests to see increased understanding of the concept; 2) Test thinking style questionnaire to determine the type of thinking style the students to absorb information. The results showed that: 1) There is an increased understanding the concept of students with the application of model PBL learning based experiment than higher conventional learning seen from N-Gain both classes, reaching 71% higher category for experimental class and 32% for control class. 2) On this kind of thinking style random abstract experimental class is better than the control class. On this kind of thinking style concrete sequential increase understanding concept of experimental class is better than the control class. On this kind of thinking style abstract sequential increase understanding of the concept experimental class is better than the control class. On this kind of thinking style concrete random improved understanding concept of control class reached (4.00) while the experimental group (0.00) for the experimental class did not have a concrete random thinking styles. Keywords: Model PBL Based Experiment, Concept Undertanding, Thinking Style. Abstrak Terdapat empat jenis gaya berpikir siswa yang digunakan dalam penelitian, yaitu Sekuensial Konkret (SK), Sekuensial Abstrak (SA), Acak Konkret (AK), dan Acak Abstrak (AA). Berdasarkan empat jenis gaya berpikir tersebut, jenis gaya berpikir yang paling tinggi terjadi peningkatan pemahaman konsep fisika dan indikator pemahaman manakah paling tinggi peningkatannya. Inilah tujuan yang ingin diketahui dari hasil penelitian yang dilakukan pada 24 siswa MAN Rukoh Banda Aceh kelas XI sebanyak 24 siswa untuk kelas eksperimen dan 25 siswa kelas kontrol setelah dilakukan perlakuan dengan model PBL berbasis eksperimen. Penelitian ini menggunakan metode quasi experimental, dengan desain nonequivalent control group design dan pengumpulan data menggunakan; tes untuk melihat peningkatan pemahaman konsep; dan angket untuk melihat jenis gaya berpikir yang dimiliki siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator pemahaman konsep “Translasi†terjadi peningkatan tertinggi pada siswa yang memiliki jenis gaya berpikir “Sekuensial Konkret (SK)†pada kelompok eksperimen, sebaliknya untuk siswa yang memiliki jenis gaya berpikir “Sekuensial Abstrak (SA)†indikator pemahaman konsep tertinggi adalah “Translasiâ€, ini terjadi pada kelas kontrol. Kata Kunci: Model Pembelajaran PBL Berbasis Eksperimen, Pemahaman Konsep, Gaya Berpikir.
Primer Design For Identification Of Beta-Carotene Encoding Genes In Cassava
mutia anika;
Dwi Hilda Putri;
Wahyuni Wahyuni
Serambi Biologi Vol 4 (2019): Bio Sains
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/5320RF00
Primers are oligonucleotides which have an important role in the PCR process. To get the primer can be done by doing a primary design. Beta-carotene encoding genes are genes that play a role in the formation of beta-carotene in carotenoid biosynthetic pathways in several plants including cassava. This study aims to obtain primers who can identify beta-carotene encoding genes in cassava plants. Primers are designed using primary 3 plus software online. The results obtained were five specific primers, namely PSY, CRTISO, LCY α, LCY β, and BCH primers which could identify beta-carotene coding genes such as PSY, CRTISO, LCY α, LCY β, and BCH on cassava. Primers designed according to the criteria for primary length, GC content and temperature melting for beta-carotene encoding genes in cassava.
PENGARUH PENGGUNAAN SENGKANG DIAMOND DENGAN JARAK 100 MM TERHADAP KAPASITAS AKSIAL KOLOM BETON BERTULANG
Wahyuni Wahyuni
Jurnal Teknik Sipil Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Teknik Sipil
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
ABSTRAK Sebagai elemen struktur yang dominan menerima beban tekan aksial, maka kolom sangat menentukan kekuatan dari suatu konstruksi bangunan. Secara umum perilaku kehancuran kolom yang terjadi akibat beban aksial. Tulangan lateral atau sengkang sangat diperlukan untuk mencegah terkelupasnya (spalling) penutup beton dan terjadinya tekuk lokal (local buckling) pada batang-batang longitudinal akibat beban aksial, sehingga sengkang sangat efektif untuk meningkatkan kekuatan dan memperlambat proses keruntuhan kolom beton terkekang agar menjadi lebih dektail. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kuat tekan aksial kolom beton bertulang dengan kombinasi sengkang tertutup dan sengkang diamond. Benda uji yang digunakan untuk perbandingan yaitu benda uji kolom beton polos sebanyak 3 (tiga) unit, benda uji kolom beton bertulang yang menggunakan sengkang normal sebanyak 3 (tiga) unit dan benda uji kolom beton bertulang yang menggunakan sengkang tambahan dalam bentuk diamond sebanyak 3 (tiga) unit. Semua benda uji direncanakan dengan penampang persegi ukuran 100 mm x 100 mm dan tinggi 300 mm. Untuk tulangan longitudinal digunakan tulangan 8D8 mm dengan tegangan leleh (fy) 298,57 MPa dan tulangan sengkang Ø5,8 mm dengan tegangan leleh (fy) 378,68 MPa dengan jarak sengakang 100 mm. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa benda uji kolom dengan penambahan sengkang exstra diamond (B3) dapat menerima kuat tekan aksial yang lebih besar dibandingkan dengan benda uji kolom yang lainnya. Nilai kuat tekan yang diterima benda uji kolom B1 sebesar 190 kN, benda uji kolom B2 sebesar 246,67 MPa dan benda uji kolom B3 sebesar 260 kN. Dari hasil perhitungan persentase nilai kuat tekan yang diterima benda uji kolom B1 sebesar 27,27 %, sedangkan untuk benda uji kolom B2 mengalami peningkatan nilai kuat tekan sebesar 35,41 % dan untuk benda uji kolom B3 mengalami peningkatan sebesar 37,32 %. Kata Kunci : Sengkang Diamond, Kuat Tekan Aksial, Beton Bertulang.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERCERITA DENGAN MEDIA GAMBAR BERSERI PADA SISWA KELAS VII MTs PADURESO
Dian Fitriani
SURYA BAHTERA Vol 1, No 06 (2013): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (25.166 KB)
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mendeskripsikan: (1) langkah-langkah pembelajaran keterampilan bercerita dengan media gambar berseri; (2) pengaruh media gambar berseri dalam pembelajaran keterampilan berbicara terhadap aktivitas belajar siswa; dan (3) pening-katan keterampilan bercerita siswa kelas VII MTs Padureso Tahun Pelajaran 2012/2013 setelah memperoleh pembelajaran dengan media gambar ber-seri. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes dan nontes. Teknik analisis data yang digunakan adalah kualitatif dan kuantitatif. Teknik pe-nyajian hasil analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik penyajian informal. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bah-wa (1) langkah-langkah pembelajaran keterampilan bercerita dengan media gambar berseri, yaitu (a) siswa menganalisis gambar; (b) siswa merangkai pokok-pokok cerita menjadi urutan cerita yang baik; dan (c) siswa bercerita di depan kelas; (2) aktivitas belajar siswa mengalami perubahan perilaku positif terhadap pembelajaran keterampilan bercerita dengan media gam-bar berseri. Hasil observasi menunjukkan perubahan perilaku positif siswa dengan hasil prasiklus sebesar 48, 25%; siklus I 74%; dan siklus II 82,25%; (3) hasil pembelajaran keterampilan bercerita dengan media gambar berseri mengalami peningkatan dengan hasil rata-rata prasiklus sebesar 55,7; siklus I sebesar 65,15; dan siklus II sebesar 77,6. Kata kunci: bercerita, media gambar berseri.
Kemampuan Bahan Aktif Ekstrak Daun Mojo (Aegle marmelos L.) dalam Mengendalikan Nyamuk Aedes aegypti, dengan Metode Elektrik
Inayah Inayah;
Hidayat Hidayat;
Wahyuni Wahyuni
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 1 No 1 (2015): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (830.856 KB)
Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang ditularkan oleh nyamukAedes aegypti. Penggunaan insektisida yang berasal dari tumbuhan mojo (Aegle marmelos L.)mengandung senyawa tanin, saponin, alkaloid, flavonoid, terpenoid, dan steroid, yang berfungsi sebagai larvasida. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan ekstrak daun mojo (Aeglemarmelos L.) dalam mengendalikan nyamuk Aedes aegypti dengan metode elektrik denganmenggunakan 2 konsentrasi yaitu 60% dan 70%. Berdasarkan hasil penelitian diketahui kematian nyamuk rata-rata pada konsentrasi 60% ekstrak daun mojo (Aegle marmelos L.) sebesar 16%, dari 30ekor sampel nyamuk, pada 240 menit waktu pengamatan, dan konsentrasi 70% ekstrak daun mojo(Aegle marmelos L.) sebesar 18%, dari 30 ekor sampel nyamuk, pada 240 menit waktu pengamatan.memenuhi Lethal Consentration 50 (LC50) dimana nyamuk Aedes aegypti yang mati rata-rata mencapai 16 ekor (53%) dan 18 ekor (56%). Sedangkan pada kontrol tidak terdapat nyamuk yang mati.Kesimpulan yang di peroleh dalam penelitian ini yaitu Pada konsetrasi 60 % dan 70 % ekstrak daunmojo (Aegle marmelos L.) mampu pada 240 menit dengan 240 menit waktu pengamatan, dimana rata-rata kematian nyamuk Aedes aegypti sebanyak 16 ekor (53%) dan 17 ekor (56%) dan telah mencapaiLC50Kata Kunci : Daun Mojo, Aedes aegypti, Metode Elektrik
PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI UNIT PELAKSANA TEKNIS AEROGASDINAMIKA DAN GETARAN BADAN PENGKAJIAN DAN PENGKAJIAN DAN PENERAPAN TEKNOLOGI (UPT LAGG BPPT) DI KAWASAN PUSPIPTEK SERPONG TANGERANG BANTEN
Didi Sunardi
Jurnal Ekonomi Efektif Vol 1, No 1 (2018): JURNAL EKONOMI EFEKTIF
Publisher : Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/JEE.v1i1.1981
Kepemimpinan mengambil peranan yang sangat penting dalam sebuah kelompok atau organisasi. Dapat dikatakan sangat menentukan, dalam usaha pencapaian tujuan yang ditetapkan sebelumnya. Implikasi dari kepemimpinan dalam melakukan tugas-tugasnya adalah kemampuan pimpinan untuk mempengaruhi, menggerakan dan mengarahkan karyawannya yang akan berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Kinerja adalah hasil pelaksanaan suatu pekerjaan, baik bersifat fisik/material ataupun non fisik/non material (Hadari Nawawi, 2012:234). Karena kinerja yang baik akan dapat menunjang pencapaian sasaran dan tujuan perusahaan. Namun seringkali banyak didapat bahwa pimpinan gagal untuk mempengaruhi orang-orangnya untuk dapat meningkatkan kinerjanya. Hasil yang peneliti temukan menunjukan bahwa pimpinan yang ada merupakan tipe kepemimpinan administratif birokrasi, yaitu kepemimpinan yang tunduk dan patuh terhadap peraturan-peraturan yang telah ditentukan oleh pemerintah, sehingga sangat sedikit improvisasi kebijakan. Dalam menjalankan tugasnya kepemimpinan ini menekankan pada sistem administrasi dan birokrasi yang efisien untuk penyelesaian tugas-tugas yang diberikan kepada bawahannya.
Aplikasi Susun Gambar Pada TK Pertiwi Tembilahan
Firti Yunita;
Bayu Rianto
JTIS: Journal of Technopreneurship and Information System Vol. 1 No. 2 (2018): Journal Techoprenership and Information System
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36085/jtis.v1i2.29
Perkembangan teknoogi pada era saat ini sangat berkembang dengan pesatnya. Teknologi saat ini sudah dapat digunakan diberbagai disiplin ilmu untuk enerapannya, baik di dunia kesehatan, militer atau bahkan didunia pendidikan. Game merupakan salah satu perkembangan suatu teknologi, dimana game adalah salah satu sarana teknologi yang dapat membantu dalam perkembangan serta kreatifitas seseorang. Game dalam perkembangannya pada era saat ini dapat pula dipergunakan pada didunia pendidikan sebagai sarana untuk membantu perkembangan motorik anak yang dimaksudkan untuk mempermudah dan membuat suatu simulasi pembelajaran yang lebih menarik. Dengan adanya suatu game yang menarik untuk lebih menarik minat dan membuat anak lebih termotivasi serta anak memiliki ketertarikan yang lebih untuk lebih rajin lagi belajar.Â
SISTEM INFORMASI PENJUALAN KONVEKSI DI TOKO MAKMUR 2 TEMBILAHAN
Bayu Rianto;
Rino Rino
JTIS: Journal of Technopreneurship and Information System Vol. 3 No. 1 (2020): Journal Techoprenership and Information System
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Bengkulu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36085/jtis.v3i1.728
Teknologi saat ini telah menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat seperti pendidikan, kesehatan, administrasi, bisnis dan lain-lain. Salah satu pemanfaatan teknologi yang banyak digunakan saat ini adalah sistem penjualan, penjualan berbasis online sudah sangat banyak dilakukan oleh masyarakat, hanya dengan mengakses E-Commerce melalui Internet saja, pembeli dapat memilih barang yang diinginkan, mengetahui rincian barang, dan dapat melakukan transaksi dengan siapa saja tanpa dibatasi oleh waktu dan jarak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis masalah-masalah yang ada di Toko Makmur 2 Tembilahan yaitu belum adanya media penjualan online, sering terjadi kesalahan pelaporan penjualan dan pengelolaan stok barang masih manual. Tujuan dari penelitian ini adalah menerapkan Website E-Commerce pada toko Makmur 2 Tembilahan yang dapat menanggulangi kesalahan pelaporan dan pengelolaan stok barang dagangan. Metodologi penelitian yang digunakan adalah Observasi, Kepustakaan, Wawancara dan Analisis. Hasil dalam penelitian ini adalah dengan diimplementasikannya sistem penjualan berbasis online dapat membantu permasalahan yang selama ini terjadi pada Toko Makmur 2 Tembilahan yaitu melayani penjualan berbasis online, laporan penjualan dapat dengan cepat dan mudah serta pengelolaan stok barang juga lebih mudah.
PENGGUNAAN MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENT DENGAN TEKNIK FAMILY 100 TERHADAP MINAT BELAJAR FISIKA
Wahyuni Wahyuni;
Nuryamin Nuryamin;
Ali Umar Dani
JPF (Jurnal Pendidikan Fisika) Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar Vol 6 No 1 (2018): Vol 6, No 1, 2018
Publisher : Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1024.95 KB)
|
DOI: 10.24252/jpf.v6i1.3129
Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajaran Kooperatif Tipe Teams Games Tournament (TGT) dengan Teknik Famili 100 dapat digunakan sebagai alternatif dalam proses pembelajaran pada peserta didik kelas IX MTs Negeri Gowa. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Berdasarkan analisis deskriptif untuk minat belajar peserta didik terhadap model pembelajaran TGT menunjukkan rata-rata skor minat belajar dikelas eksperimen dan kelas kontrol setelah penelitian sebesar 79,33 dan 73,88 atau berada pada kategori tinggi. Berdasarkan hasil uji normalitas data minat belajar diperoleh nilai signifikan Sig < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa data minat belajar peserta didik tidak berdistribusi normal. Hasil uji Mann Whitney-U untuk minat belajar diperoleh nilai signifikannya 0,000 < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa minat belajar antara peserta didik kelas IX MTs Negeri Gowa yang mendapatkan pembelajaran dengan menggunakan Model Pembelajaran Koopeatif tipe TGT dengan Teknik Famili 100 lebih tinggi daripada yang menggunakan model pembelajaran konvensional.
Analisis Pengendalian Mutu pada Industri Kerudung
Upah Upah;
Sopyan Saori;
Mochamad Maulana Hasan Jaelani;
Wahyuni Wahyuni;
Ghivari Lughi Ghartiwa
Syntax Idea Vol 3 No 2 (2021): Syntax Idea
Publisher : Ridwan Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46799/syntax-idea.v3i2.1049
The purpose of this research is to analyze the defects of veil products by pareto diagram method and cause and effect, data analysis used is primary data analyzed based on check sheet and made pareto diagram and causal diagram. This research method uses primary data that is then analyzed based on check sheets and pareto diagrams and made causal diagrams, the results of this study showed that the production that failed in UMKM ANHA Store is an inappropriate color as much as 40% of the total number of failed products. After that followed by a wrinkled cloth by 60%. By using a causal diagram it can be concluded that the main factors that cause damage or incompatibility in the manufacture of the veil are people and methods.