Abstrak: Penelitian berjudul Jenis Perubahan Makna dan Faktor-Faktor Perubahan Makna Nama Julukan Klub Sepakbola di Liga Super Indonesia dan Divisi Utama Liga Indonesia Musim Kompetisi 2013-2014 meneliti lebih lanjut mengenai nama-nama julukan klub sepakbola, khususnya yang ditinjau dari kajian semantik. Kajian semantik ini bertujuan mendeskripsikan jenis perubahan makna, dan faktor-faktor perubahan makna yang terkandung dalam nama-nama julukan klub sepakbola di Liga Super Indonesia dan Divisi Utama Liga Indonesia musim kompetisi 2013-2014. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa nama julukan klub sepakbola di Liga Super Indonesia musim kompetisi 2013-2014. Data dalam penelitian ini berjumlah 85 nama julukan klub sepakbola yang ada di Liga Super Indonesia dan Divisi Utama Liga Indonesia musim kompetisi 2013-2014 yang terbagi dalam dua wilayah yaitu wilayah barat dan wilayah timur untuk klub Liga Super Indonesia dan delapan grup untuk Divisi Utama Liga Indonesia dengan perincian; (1) Liga Super Indonesia wilayah barat berjumlah 11 nama julukan klub sepakbola, (2) Liga Super Indonesia wilayah timur berjumlah 11 nama julukan klub sepakbola, (3) Divisi Utama Liga Indonesia berjumlah 63 nama julukan klub sepakbola yang terbagi dalam delapan grup. Penelitian ini menggunakan tiga tahap penelitian yaitu tahap penyediaan data menggunakan metode simak dan menggunakan teknik baca dan catat. Tahap analisis data, dalam tahap ini digunakan metode padan referensial dengan teknik dasar Pilah Unsur Penentu (PUP), teknik lanjutan menggunakan teknik Hubungan Banding Menyamakan (HBS). Selain itu, digunakan metode agih dengan teknik dasar Bagi Unsur Langsung (BUL), kemudian teknik lanjutannya dengan menggunakan teknik perluas. Tahap penyajian hasil analisis data, dalam hal ini data disajikan dengan menggunakan metode penyajian informal. Dari hasil analisis data ditemukan adanya jenis perubahan makna dan faktor-faktor perubahan makna yang terkandung dalam nama julukan klub sepakbola. Jenis perubahan makna meliputi: (1) jenis perubahan makna dari bahasa daerah ke bahasa Indonesia 16 data (18,82%), (2) jenis perubahan makna akibat perubahan lingkungan 26 data (30,59%), (3) jenis perubahan makna akibat gabungan leksem atau kata 41 data (48,23%), (4) jenis perubahan makna tetap, lambang berubah 2 data (2,35%). Faktor-faktor perubahan makna meliputi: (1) sebab-sebab linguistik 11 data (12,94%), (2) sebab-sebab historis 15 data (17,65%), (3) sebab-sebab sosial 48 data (56,47%), (4) sebab-sebab psikologis 4 data (4,71%), (5) pengaruh asing 3 data (3,53%), dan (5) adanya perkembangan iptek dan pemakaian kata (kebutuhan baru) 4 data (4,71%). Kata kunci: jenis makna, perubahan makna, sepakbola, liga super indonesia