Articles
THE ROLE OF SHARIA FINANCING ON SECTORAL GDP IN CENTRAL SULAWESI: MACROECONOMIC ANALYSIS WITH THE VAR/VECM APPROACH
Yunus, Rita;
Tuty, Farida Millias;
Syatir, Ahmad;
Sari, Novita;
Akbar, Muhammad
JURNAL PROFIT Vol 9, No 2 (2025): Economic And Financial Institutions
Publisher : Nurul Jadid University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33650/profit.v9i2.13078
Islamic financing in Indonesia is experiencing rapid growth and has the potential to become a key instrument in encouraging regional economic growth based on inclusive and sustainable principles. However, its effect on sectoral performance at the provincial level has not been studied empirically using a dynamic approach. This study aims to analyze the role of sharia financing and gross fixed capital formation (PMTB) on sectoral Gross Regional Domestic Product (GDP) in Central Sulawesi, covering the primary, secondary, and tertiary sectors. The analysis was conducted using quarterly data for the period 2022–2024 with the Vector Error Correction Model (VECM) approach for sectors showing long-term relationships and Vector Autoregression (VAR) for sectors without cointegration. Tests of stationarity, optimal lag, and Johansen cointegration were used to ensure the validity of the model. The results show that there is a difference in influence between sectors. In the primary sector, PMTB has a negative effect in the long term but positively in the short term. In the secondary sector, PMTB has a significant positive effect on both time horizons. In the tertiary sector, sharia financing has a significant positive effect in the short term without long-term relationships. This research offers novelty as the first post-pandemic sectoral study with a province-level dynamic model, which affirms the strategic role of Islamic finance in regional economic transformation. The implications of the research results show the need for sharia financing policies that are adjusted to sectoral characteristics to encourage inclusive, productive, and harmonized regional economic growth in line with Islamic economic principles.
Development of an Ethnomathematics-Based LKPD on Local Cultural of Jihat Ninek Depati Intan Kemalo Sari on the Material Flat Shapes
Sari, Novita;
Gunawan, Rilla Gina
Jurnal Pendidikan Matematika Universitas Lampung Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Pendidikan Matematika Universitas Lampung
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23960/mtk/v14i1.pp1-19
This study aims to develop an ethnomathematics-based LKPD (student worksheet) based on the local culture of Jihat Ninek Depati Intan Kemalo Sari on the material flat shapes and to determine its level of validity and practicality. The method used in this study was Research and Development with the Plomp development model, which consists of the stages of initial investigation, development, and evaluation. A limited trial was conducted with 26 ninth-grade students at State Junior High School 14 Kerinci in the 2025/2026 academic year. The instruments used in this study included a validation sheet prepared by experts and a practicality questionnaire for teachers and students. The data were analyzed using the Aiken index to measure validity and percentage analysis to assess practicality. The results of this study indicate that the developed LKPD demonstrated a high level of validity, with an average score of 0.84, and a practicality level of 81%. However, this study is limited to the validity and practicality evaluation stages and does not include effectiveness testing. This limitation is due to time constraints and the scope of the research, which focuses on product development. Therefore, further research is recommended to examine the effectiveness of the developed LKPD in improving students’ learning outcomes and mathematical understanding through broader implementation. The findings of this study suggest that ethnomathematics-based LKPD can serve as an alternative teaching material that is relevant and meaningful, as it integrates mathematical concepts with local cultural values, while also supporting the strengthening of the Pancasila Student Profile in mathematics learning.
Eksplorasi Kreativitas Siswa melalui Proyek Poster Digital Berbasis Media Canva di Sekolah Dasar
sari, Novita;
Shoimah, Retno Nuzilatus;
Rahmawati, Zuli Dwi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2026 (2)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53299/jppi.v6i2.4063
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kreativitas siswa kelas VI SDN Balungtawun melalui proyek poster digital berbasis media Canva pada mata pelajaran Seni Budaya dan Prakarya materi reklame. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari satu guru kelas VI dan 21 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Canva dalam pembelajaran berbasis proyek dilakukan melalui tiga tahapan sistematis yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil penilaian kreativitas siswa menunjukkan bahwa 71,4% siswa berada pada kategori baik dan baik sekali. Bentuk kreativitas yang muncul meliputi kelancaran dalam berpikir, keluwesan, keunikan dan kemampuan untuk mengembangkan ide. Kendala yang dihadapi antara lain keterbatasan infrastruktur, memori smartphone penuh, dan akses yang terbatas pada fitur Canva Pro. Upaya untuk mengatasi kendala dilakukan melalui pemanfaatan computer sekolah dan usulan untuk pemasangan wifi tambahan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi canva dalam pembelajaran berbasis proyek efektif untuk mengeksplorasi kreativitas siswa sekolah dasar.
KONSEP DESAIN ECO-SHELTER ANGKUTAN UMUM
P, Sumantri;
Rilly P, Rianto;
Sari, Novita;
Fitrianingsih, Aryanti
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 6 No 2 (2015): December 2015
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Keberadaan halte yang merupakan salah dari rangkaian moda sarana dan prasarana pelayanan transportasi tentunya harus mempunyai fungsi yang optimal, dalam arti mempunyai nilai kemanfaatan bagi pengguna yang maksimal. Kelancaran, kenyamanan, dan keamanan pengguna menjadi prioritas utama dalam perencanaan lokasi dan desain fisiknya. Di kota besar seperti Bekasi sebagai penyangga ibu kota negara masih banyak dijumpai beberapa halte yang tidak berfungsi secara maksimal atau beralih fungsi menjadi tempat berdagang bahkan banyak juga yang rusak terbengkelai. Hampir selalu menjadi alasan bila terjadi diskusi untuk mencari solusi kemacetan di sebuah kota. Selain fasilitas dan angkutan umum di kota Bekasi yang dinilai kurang nyaman, juga tidak adanya perhatian bagi calon pengguna, sarana dan prasarana untuk mendukung angkutan umum masih jauh dari kelayakan. Penelitian ini dilakukan untuk menerapkan konsep bangunan ramah lingkungan yang sudah menjadi perhatian khusus di berbagai negara dan mulai diterapkan di Indonesia. Untuk mendukung program go green dari pemerintah terkait isu pemanasan global, sehingga diperlukan desain halte angkutan umum yang ramah lingkungan. Desain Ecosol-shelter yang diambil dari kata Eco-Solar cell-shelter. Eco di sini merujuk kepada eco desain yang berarti adalah desain yang mengarah kepada desain go-green dan materialnya sendiri merupakan terbuat dari material yang memiliki nilai daur ulang yang tinggi, dengan kata lain bahwa produk ini merupakan produk yang ramah lingkungan. Lalu Solar cell yang di maksud adalah teknologi sumber energi tenaga surya atau akrab disebut solar cell. Solar cell disini mewakili berbagai teknologi ramah lingkungan yang berkembang saat ini, dan didalam produk halte ini sebenarnya juga di tanamkan berbagai jenis teknologi ramah lingkungan seperti water energy, dan wind turbulancer. Sedangkan pengertian shelter sendiri adalah istilah lain untuk sebutan halte. Dengan begitu pengertian dari Ecosol-shelter adalah sebuah halte yang memiliki nilai go-green dan nilai daur-ulang yang tepat dengan teknologi surya sebagai energi utamanya.
KALIBRASI MODEL SIMULASI VISSIM
Raharjo, Effendhi Prih;
Guntur, M.;
Umiyati, Siti;
Sari, Novita;
Hardianto, Dani;
Angga, Dessy;
Handayani, Sabrina
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 8 No 1 (2017): June 2017
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Dalam menganalisa transportasi suatu jaringan jalan, banyak ditemui keterbatasan dan kesulitan. Banyak waktu, tenaga dan biaya yang digunakan untuk menganalisa dan mengetahui kinerja lalu lintas. Salah satu perangkat lunak yang dapat digunakan adalah aplikasi PTV Vissim 9. Model Vissim itu sendiri pada dasarnya merupakan given atau terdapat pengaturan yang telah di atur oleh penciptanya dengan karakteristik negara asalnya, yakni negara Jerman dan negara maju lainnya dimana negara tersebut mempunyai karakteristik yang berbeda, dilihat dari kebijakan lalu lintas, pengaturan, manajemen dan rekayasa lalu lintas, moda transportasi dan perilaku pengguna jalan yang didalamnya terdapat pejalan kaki dan pengendara kendaraan. Model simulasi Vissim merupakan permodelan dengan analisa microscopis yang didalamnya merumuskan variabel dan alogaritma berkaitan dengan Driving Behaviour atau perilaku pengguna jalan. Hal ini dimaksudkan untuk mengetahui indikasi dari perilaku pengguna jalan terhadap kinerja lalu lintas secara komprehensif namun dalam lingkup mikro.
PENGARUH BEBAN LALU LINTAS TERHADAP UMUR PERKERASAN JALAN RIGID
Salim, Santausa Purnama;
Hidayat, Budiharso;
Sari, Novita;
Praja, Sumantri W;
S, Kusnendi
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 9 No 1 (2018): June 2018
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perkerasan jalan adalah campuran antara agregat dan bahan ikat yangdigunakan untuk melayani beban lalu lintas. Sedangkan bahan ikat pada perkerasan jalan yang biasa digunakan dalam perencanaan perkerasan jalan antara lain semen dan aspal. Perkerasan kaku atau Rigid Pavement adalah jenis perkerasan yang banyak digunakan di Negara Indonesia terutama jalan-jalan yang mempunyai volume lalu lintas yang tinggi. Struktur perkerasan kaku di desain untuk dapat menerima beban lalu lintas dimana perkerasan ini harus terjamin kekuatan dan ketebalannya sehingga mampu menahan beban lalu lintas yang ada diatasnya. Pada umumnya umur perkerasan jalan ditetapkan berdasarkan jumlah komulatif lintasan kendaraan standar CESA (Cummulative Equivalent Standar Axle) yang diperkirakan akan melalui perkerasan tersebut, diperhitungkan dari mulai perkerasan tersebut dibuat dan dipakai umum sampai dengan perkerasan tersebut dikategorikan rusak (habis nilai pelayanannya).
PENGARUH PENGGUNAAN FILTER PADA KNALPOT SEPEDA MOTOR UNTUK MENGURANGI TINGKAT EMISI GAS BUANG KENDARAAN
Sari, Novita;
Hardianto, Dani;
Suraharta, Made;
Hermawan, Bobby Agung
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 10 No 1 (2019): June 2019
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55511/jpsttd.v10i1.71
Emisi gas buang kendaraan bermotor merupakan faktor penyebab polusi udara yang paling dominan, terutama di kotakota besar. Emisi gas buang yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor ini mengakibatkan polusi udara sekitar 70-80 persen. Dari data Badan Pusat Statistik pada tahun 2017, proporsi sepeda motor sebesar 86% dari total jenis kendaraan, 12% mobil penumpangg dan 2% Bis. Usaha untuk menanggulangi bertambahnya bahan polutan yaitu dengan menggunakan filter gas buang pada semua kendaraan bermotor. Penggunaan filter gas buang kendaraan bermotor di Indonesia belum begitu banyak karena masih terbatas pada mobil penumpaang sedangkan proporsi sepeda motor di jalan tertinggidibandingkan kendaraan lainnya. Penelitian ini merupakan penelitian laboratorium dengan metode kuantitatif, dimana analisis data yang digunakan dalam penelitian ini untuk mencari berapa besar pengaruh penggunaan filter pada knalpot kendaraan untuk mengurangi tingkat emisi gas buang sepeda motor. Untuk mengetahui nilai emisi gas buang sepeda motor, alat yang digunakan adalah gas analyzer. Bahan filter yang digunakan adalah zeolite dengan variasi ketebalan 5cm, 10cm dan 13cm, filter ini dipasang pada klanpot kendaraan.Dari analisis rata-rata nilai HC dan CO, filter dengan ketebalan 10 cm lebih efektif dibandingkan dengan filter dengan ketebalan 5 cm dan 13 cm, dengan nilai penurunan rata-rata kadar CO sebesar 33% dan HC sebesar 44%.
PENATAAN PARKIR DI LINGKUNGAN SEKOLAH TINGGI TRANSPORTASI DARAT
Rilly P, Rianto;
P, Sumantri;
Sari, Novita;
Fitrianingsih, Aryanti
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 6 No 1 (2015): June 2015
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Sekolah Tinggi Transportasi Darat merupakan sekolah kedinasan yang dikelola di bawah BadanPengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Kementerian Perhubungan. Saat ini penataanlahan parkir di STTD belum optimal penggunaannya, karena para pegawai cenderungmemarkirkan kendaraannya dekat dengan tempat tujuan, padahal pada gedung-gedung tempattujuan itu ada beberapa yang belum memiliki tempat parkir kendaraan. Penyediaan ruang parkir diLingkungan STTD menjadi bagian yang penting untuk penataan transportasi dimana parkirmerupakan suatu kebutuhan bagi pemilik kendaraan untuk memarkirkan kendaraannya disuatutempat yang aman dan mudah dicapai.Pengumpulan data dalam penataan Parkir di Lingkungan STTD meliputi survei inventarisasi,survei Statis dan survei wawancara. Dalam teknik analisa data yang diperoleh meliputikarakteristik responden, desain ruang parkir, dan manajemen parkir di Lingkungan STTD.Dari hasil analisis ruang parkir dilakukan pembagian lima zona parkir di lingkungan STTD,dimana total SRP dari lima zona tersebut didapat SRP untuk motor sebanyak 547 dan SRP untukmobil sebanyak 476. Desain area parkir lebih diutamakan aspek ramah lingkungan , dimanakonsep ramah lingkungan yang mengacu pada GBCI (Green Building Council Indonesia) dan padaarea parkir di lingkungan STTD dilengkapi fasilitas parkir seperti rambu parkir, marka parkir danstopper parkir
Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas pada Jalan Bunga Raya-Raden Patah Kota Batam
Rahayu, Puput Famela;
Nomin, Nomin;
Sari, Novita
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 11 No 2 (2020): December 2020
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55511/jpsttd.v11i2.555
Ruas jalan Bunga Raya-Raden Patah merupakan jalan yang menghubungkan antara pusat-pusat kegiatan utama perkantoran dan perdagangan yang berada di Kota Batam. Ruas jalan tersebut juga merupakan jalan satu-satunya yang menghubungkan dua pusat kegiatan utama di Kota Batam sehingga akan berdampak pada kinerja lalu lintas. Dengan adanya masalah ini perlu adanya pengkajian ulang untuk meningkatkan kinerja lalu lintas di ruas Bunga Raya-Raden Patah Kota Batam. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja lalu lintas (ruas, simpang dan jaringan) dan merumuskan konsep Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas di daerah lintas pada Jalan Bunga Raya-Raden Patah Kota Batam. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan menganalisa pembebanan jaringan pada sistem jaringan jalan di wilayah studi dengan menggunakan bantuan software Vissim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja lalu lintas pada Jalan Bunga Raya-Raden Patah Kota Batam memiliki nilai tundaan rata-rata 109 detik, dengan kecepatan jaringan 37 km/jam, total jarak perjalanan 12,90 km dan total waktu yang dibutuhkan 1.254 detik. Setelah dilakukan usulan penanganan Manajemen dan Rekayasa Lalu lintas dalam mengatasi permasalahan lalu lintas tersebut terdapat 2 rekomendasi penangananan yang dilakukan yaitu; 1) melakukan peningkatan kapasitas ruas dan memperbaiki waktu apill di simpang indomobil dan simpang baloi; dan 2) melakukan peningkatan ruas, memperbaiki waktu apill di simpang indomobil dan simpang baloi, menutup fasilitas putar balik arah di ruas yos sudarso 1 dan bunga raya 1, melakukan perekayasaan simpang prioritas di simpang polsek lubuk baja dengan membuka median pada ruas bunga raya 1 serta merubah fase apill di simpang baloi.
PEMELIHARAAN JALAN DAN BANGUNAN PELENGKAP JALAN PADA DAERAH TRANSMIGRASI
Nuryanti, Pingkan;
Sari, Novita
Jurnal Penelitian Sekolah Tinggi Transportasi Darat Vol 12 No 1 (2021): June 2021
Publisher : Politeknik Transportasi Darat Indonesia - STTD Bekasi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55511/jpsttd.v12i1.562
Kalimantan Tengah merupakan salah satu daerah penerima transmigrasi yang cukup besar di Indonesia, dimana salah satunya ada daerah Kumai Seberang Kabupaten Kotawaringin Barat. Keterbatasan anggaran untuk pembangunan prasarana permukiman transmigrasi memberi dampak pada kondisi prasarana transportasi pada wilayah tersebut. Sementara itu keberadaan prasarana transporasi ini menjadi urat nadi dalam pertumbuhan ekonomi dan perkembangan suatu wilayah. Pada wilayah ini banyak ditemukan jalan dan bangunan pelengkap jalan yang mengalami kerusakan. Hal tersebut bisa disebabkan oleh perencanaan badan jalan yang kurang memenuhi syarat maupun kualitas perkerasan jalan yang masih dibawah standar. Berdasarkan permasalahan tersebut maka perlu dilakukan evaluasi ke lapangan untuk mengetahui permasalahan yang ada dilapangan. Selain itu memberikan rekomendasi kepada masyarakat untuk menangani masalah di lapangan tersebut secara mandiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode observasi dan wawancara kepada pihak masyarakat. Dari hasil observasi lapangan diperoleh data mengenai kondisi jalan, jembatan dan bangunan pelengkap jalan yang masih dalam kondisi yang baik hanya perlu perawatan agar penggunaan lebih optimal, sedangkan pada saluran drainase terdapat erosi pada tebing dan terdapat banyak endapan sedimen sehingga terjadi pendangkalan. Untuk mengatasi permasalahan yang ada di lapangan tersebut masyarakat dapat menggunakan sumber daya alam lokal yang mudah didapat seperti kayu. Masyarakat juga perlu belajar mengenai proses dan teknik pemeliharaan jalan dalam penyelesaian masalah khususnya dalam bidang jalan. Pemerintah juga harus memberikan pembinaan serta bantuan berupa dana pada masyarakat Kumai Seberang.