Articles
Pengaruh Penggunaan Strategi Hollywood Squares Dalam Meningkatkan Hasil Belajar IPS Materi Perjuangan Pada Masa Penjajahan Belanda
Haifatunnisa, Haifatunnisa;
Akrom, Akrom
Jurnal keilmuan dan Kependidikan dasar Vol 9 No 2 (2017): Desember 2017
Publisher : Jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (123.889 KB)
Proses pembelajaran yang kreatif dan inovatif tidak terlepas dari peran guru yang selalu membimbing siswa untuk mencapai hasil belajar yang optimal dan bermakna. Permasalahan yang terjadi sekarang ini adalah kurang maksimalnya dalam menerapakan strategi pembelajaran tertentu. Keadaan tersebut dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain: Penggunaan sumber belajar yang tidak efektif, materi pendidikan IPS hanya dikembangkan atas acuan apa yang terdapat di dalam buku teks, kurangnya pemanfaatan lingkungan sekitar anak dan pengalaman keseharian siswa dalam proses pembelajaran, serta penggunaan model atau strategi mengajar yang kurang mengarah kepada berpikir kreatif dan inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan strategi Hollywood Squares terhadap hasil belajar IPS siswa kelas V. Berdasarkan hasil analisis, tingkat penggunaan Strategi Hollywood Squares dengan langkah pertama dalam pengambilan data adalah melakukan tes awal (pretest). Setelah dilakukan tes awal, langkah selanjutnya yaitu memberikan perlakuan (treatment). Setelah perlakuan selesai dilakukan, selanjutnya dilakukan tes akhir (posttest), dengan nilai rata-rata pretest sebesar 55,59 sedangkan hasil belajar post test sebesar 77,30. Hasil uji statistik dengan menggunakan Paired Sample Test diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. Maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya terdapat pengaruh penggunaan strategi Hollywood Squares dalam meningkatkan hasil belajar untuk mata pelajaran IPS pada siswa kelas V.
UJI pH, KARAKTER FISIK DAN ORGANOLEPTIK PADA MANISAN BUAH MANGGA UDANG
Hasanah, Uswatun;
Hasanah, Uswatun;
Wirman, Shabri Putra;
Retnawaty, Sri Fitria;
Suroso, Aji
Sistem Informasi Vol 5 No 2 (2015): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (797.368 KB)
Buah mangga udang adalah salah satu varietas mangga yang merupakan buah musiman dengan rasa relatif lebih asam dibanding buah mangga jenis lain. Salah satu olahan mangga udang adalah manisan yang diawetkan menggunakan gula atau pemanis buatan. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui uji pH, karakteristik fisis dan organoleptik (rasa) manisan buah mangga udang dengan penambahan pemanis buatan. Uji karakteristik fisis berupa massa jenis, viskositas, Oxidation Reduction Potential (ORP), Total Disolve Solid (TDS), Salinitas, Konduktivitas, Resistivitas. Hasil penelitian menunjukkan nilai pH terbaik terdapat pada sampel tanpa penambahan pemanis buatan yaitu 3,75. Dan pada hasil uji fisis, penambahan pemanis buatan mempengaruhi nilai massa jenis, ORP, dan konduktivitas, dengan masing-masing nilai 1202 kg/m3, 187 Mv dan 376 Ohm. Kemudian untuk hasil uji rasa, smpel dengan penambahan pemanis buatan tidak disukai oleh para panelis.
UJI pH, KARAKTER FISIK DAN ORGANOLEPTIK PADA MANISAN BUAH MANGGA UDANG
Hasanah, Uswatun;
Hasanah, Uswatun;
Wirman, Shabri Putra;
Retnawaty, Sri Fitria;
Suroso, Aji
Sistem Informasi Vol 5 No 2 (2015): Jurnal Photon
Publisher : Fakultas MIPA dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (797.368 KB)
Buah mangga udang adalah salah satu varietas mangga yang merupakan buah musiman dengan rasa relatif lebih asam dibanding buah mangga jenis lain. Salah satu olahan mangga udang adalah manisan yang diawetkan menggunakan gula atau pemanis buatan. Oleh karena itu perlu dilakukan penelitian untuk mengetahui uji pH, karakteristik fisis dan organoleptik (rasa) manisan buah mangga udang dengan penambahan pemanis buatan. Uji karakteristik fisis berupa massa jenis, viskositas, Oxidation Reduction Potential (ORP), Total Disolve Solid (TDS), Salinitas, Konduktivitas, Resistivitas. Hasil penelitian menunjukkan nilai pH terbaik terdapat pada sampel tanpa penambahan pemanis buatan yaitu 3,75. Dan pada hasil uji fisis, penambahan pemanis buatan mempengaruhi nilai massa jenis, ORP, dan konduktivitas, dengan masing-masing nilai 1202 kg/m3, 187 Mv dan 376 Ohm. Kemudian untuk hasil uji rasa, smpel dengan penambahan pemanis buatan tidak disukai oleh para panelis.
Penerapan Permainan Pindah Kamar Dalam Menumbuh Kembangkan Kemampuan Mengenal Bentuk Geometri Pada Anak Usia Dini
Sumartini, Sri
Comm-Edu (Community Education Journal) Vol 1, No 2 (2018): Comm-Edu Journal Mei 2018
Publisher : IKIP Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (92.296 KB)
|
DOI: 10.22460/comm-edu.v1i2.640
Tujuan penelitian ini adalah 1. Untuk Mendeskripsikan perencanaan Penerapan Permainan Pindah Kamar dalam Menumbuhkam Kemampuan Mengenal Bentuk Geometri Anak Usia Dini di Pos Paud Dahlia Cibeber , 2. Untuk Mendeskripsikan Proses Penerapan Permainan Pindah Kamar dalam Menumbuhkam Kemampuan Mengenal Bentuk Geometri Anak Usia Dini di Pos Paud Dahlia Cibeber, 3. Untuk Mendeskripsikan hasil Penerapan Permainan Pindah Kamar dalam Menumbuhkam Kemampuan Mengenal Bentuk Geometri Anak Usia Dini di Pos Paud Dahlia Cibeber, 4. Untuk Mendeskripsikan faktor penghambat dan faktor pendukung Penerapan Permainan Pindah Kamar dalam Menumbuhkam Kemampuan Mengenal Bentuk Geometri Anak Usia Dini di Pos Paud Dahlia Cibeber. Bentuk penelitian pada pemilihan strategi data adalah penelitian lapangan dengan metode penelitian deskriptif kualitatif, Untuk memperoleh data-data yang diperlukan dalam penelitian ini dilakukan dengan metode sebagai berikut : observasi, wawancara, dokumentasi.  Hasil dari penelitian ini adalah ada  Peningkatan pada pengenalan bentuk geometri pada anak didik, bermula dari kondisi awal yang terdapat 2 anak didik, pada 5 sampel dengan kategori belum memahami kehiatan pembelajaran pengenalan bentuk geometri, tetapi pada pembelajaran berikutnya 3 anak peserta didik peningkatan. Kemudian dilanjutkan pada pembelajaran berikutnya  terdapat peningkatan yang memenuhi target yang diharapkan yaitu 5 orang  anak didik yang dijadikan sample sepenuhnya memahami pembelajaran pengenalan bentuk geometri melalui permaianan pindah kamar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Penerapan Permainan Pindah Kamar dalam Menumbuhkan Kemampuan Mengenal Bentuk Geometri Anak Usia Dini 5-6 Tahun di Pos Paud Dahlia 04 Cibeber Kota Cimahi dapat meningkatkan pengenalan bentuk geometri pada anak usia dini.
Studi Analisis Gording Baja pada Pembangunan Gedung Auto2000 Kabupaten Sukabumi
Wibowo, Hari;
Firmansyah, Deni;
Sofia, Dewi Ayu
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 1, No 1: December 2016
Publisher : Politeknik Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1224.315 KB)
|
DOI: 10.31544/jtera.v1.i1.2016.31-40
Gording merupakan salah satu bagian kontruksi vital untuk menopang rangka atap. Dalam perencanaan konstruksi atap, beban yang bekerja pada atap tersebut perlu dianalisis. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisis perhitungan pembebanan pada gording baja profil Light Lip Channel (LLC). Gedung yang digunakan sebagai objek penelitian adalah Gedung Auto2000 yang berlokasi di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Metode analisis yang digunakan yaitu distribusi momen. Hasil analisis gording dengan profil LLC 150 x 65 x 20 x 3,2 menunjukan bahwa diperoleh nilai lendutan sebesar 838,27 kg/cm² dan perhitungan tekuk sebesar 166,44 kg/cm². Kedua nilai ini dapat dikatakan aman karena nilainya lebih kecil dari tegangan ijin sebesar 1600 kg/cm².
Sistem Anti Maling Untuk Rumah Tinggal Menggunakan IoT Bluemix
Rahmatullah, Griffani Megiyanto;
Ayat, Muhammad;
Suteddy, Wirmanto
JTERA (Jurnal Teknologi Rekayasa) Vol 3, No 1: June 2018
Publisher : Politeknik Sukabumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (174.902 KB)
|
DOI: 10.31544/jtera.v3.i1.2018.55-62
Sistem keamanan rumah merupakan implementasi yang harus dilakukan untuk meningkatkan keamanan dari kejadian yang tidak diinginkan. Beberapa implementasi hanya memberikan notifikasi sederhana berupa alarm dan tidak menjadi bukti yang kuat apabila terjadi pencurian. Salah satu solusi yang dilakukan adalah penempatan kamera untuk memantau keamanan rumah secara real time diintegrasikan dengan penyimpanan cloud. Bluemix merupakan salah satu provider untuk aplikasi cloud yang memiliki layanan pengolahan dan penyimpanan data, akses aplikasi mobile, pengawasan serta Internet of Things (IoT). Sistem yang diimplementasikan adalah integrasi Raspberry Pi dengan layanan Bluemix untuk melakukan pengawasan keamanan rumah dan memberikan notifikasi kepada pengguna. Sistem mendeteksi jarak menggunakan sensor HC-SR04 terhadap objek dan apabila jarak melewati acuan, hal tersebut adalah indikasi terjadinya pencurian. Berikutnya sistem akan menyalakan buzzer sebagai keluaran suara dan mengaktifkan kamera untuk mengambil gambar lalu diunggah ke object storage Bluemix. Langkah berikutnya yaitu layanan IBM push notification memberikan notifikasi ke perangkat Android pengguna. Pengujian dilakukan dengan menghalangi pembacaan sensor sehingga terjadi indikasi pencurian. Hasilnya adalah sistem berhasil menyalakan buzzer, mengambil gambar lalu diunggah ke Bluemix, dan notifikasi berhasil masuk pada Android. Notifikasi diterima oleh file browser pada perangkat Android dan dilakukan sinkronisasi dengan object storage untuk melakukan pengunduhan berkas gambar yang telah diunggah sebelumnya.
DEVELOPING AN ARGUMENT-BASED SCIENCE TEXTBOOK FOR JUNIOR HIGH SCHOOL STUDENTS TO IMPROVE STUDENTâS CRITICAL THINKING DISPOSITION AND CRITICAL THINKING SKILL
Sudiana, I Ketut
Journal of Education Reseach and Evaluation Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : LPPM Undiksha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (918.489 KB)
|
DOI: 10.23887/jere.v2i1.13380
This study was aimed at producing an argument-based science teaching textbook for junior high school students to improve studentâs critical thinking disposition and critical thinking skill. This text book was produced by following Borg and Gallâs (1983). Research and development model for three years. The first year research collected information (need analysis) used to design the draft of the product in the form of argument-based science text book for junior high school to improve studentâs disposition and critical thinking skill. The product of the first year research was in the form of a draft of the argument-based science textbook. The second year research tried out the argument-based science text book for junior high school in a limited scope, conducted in three SMPâs in Bali province. This try-out used pretest-posttest one group design. The number of students involved in the second year research was 88 students. The result of the second year research showed that the argument-based science text book for junior high school could improve studentsâ disposition skill by 21.48% and critical thinking skill by 57.22%. The third year research tried out the argument-based science text book for junior high on a large scale in three SMPâs in Bali province. The study used the pretest--posttest one group design. The number of students involved was 194 students, the control group and experiment group had 97 students respectively. As the comparison the text book entitled Buku Ajar IPA SMP Kurikulum 2013 was used. The data obtained from this third year research were in the form of scores for critical thinking disposition and critical thinking skill. These data were analyzed using multivariate covariance analysis at 5% level of significance. The large scale tries out in the third year was aimed at determining the effectiveness of the argument-based science teaching textbook for junior high school to improve studentâs disposition and critical thinking skill. The results showed that there was a significant effect of the argument-based science teaching text book for junior high school students to improve studentâs disposition and critical thinking skill on the studentâs critical thinking disposition and critical thinking skill both simultaneously and partially or individually. Based on the test of means difference, the argument-based science teaching text book for junior high school students was better than Buku Ajar IPA SMP Kurikulum 2013 in improving the studentâs critical thinking disposition and critical thinking skill both simultaneously and partially.
Student’ Satisfaction Toward Chemistry Learning Process At SMA Laboratorium Undiksha
Astuti, Sekar;
Subagia, I Wayan;
Sudiana, I Ketut
JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia) Vol 6, No 2 (2017)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (502.125 KB)
|
DOI: 10.23887/jpi-undiksha.v6i2.11880
This research aimed to describe and explain the students’ satisfaction toward chemistry learning process and the factors influence at SMA Laboratorium Undiksha Singaraja in academic year 2016/2017. The type of this research was quantitative descriptive. The students’ grade X, XI IPA and XII IPA at SMA Laboratorium Undiksha Singaraja were used as the population of this research. Sample size was determined by Slovin formula with sampling error of 5%. Technique sampling in this research was multistage random sampling. Students interviewed were students had low and high percentage. The data were analyzed through descriptive statistics method. The results showed that the students’ satisfaction level in high category. The highest student’ satisfaction was on tangible dimension and the lowest was on empathy dimension. The satisfier factors toward chemistry learning are learning process, learning result, learning progress, teacher appreciation, and gift of the task. The dissatisfier factors toward chemistry learning are the learning atmosphere, the interaction of teacher with students, the interaction between students, and the return of task. Therefore, the teacher suggested to increase the sense of empathy and satisfier condition toward the students. Furthermore, the headmaster should be make a policy to overcome student satisfaction’ problems by paying attention to the sense of teachers’ empathy to students and the dissatisfier factors.
PENGUKURAN KINERJA RANTAI PASOK KOMODITAS IKAN BANDENG BEKU DENGAN PENDEKATAN SCOR
Ginantaka, Aditia
JURNAL PERTANIAN Vol 8, No 2 (2017): OCTOBER
Publisher : Universitas Djuanda Bogor
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (598.695 KB)
|
DOI: 10.30997/jp.v8i2.1054
Produk murah, berkualitas dan cepat merupakan harapan setiap konsumen. Mekanisme rantai pasok yang baik dapat menjamin kelancaran arus komoditas pertanian dan perikanan sejak dari unit budidaya (farm) hingga meja makan (table) konsumen. Sektor perikanan budidaya tambak seperti tambak ikan bandeng merupakan penyumbang ekspor perikanan indonesia. Pengelolaan sistem rantai pasok dilakukan dalam rangka memuaskan konsumen akhir, sehingga mampu menjaga daya tahan serta meningkatkan daya saing produk ikan bandeng beku. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan pengukuran kinerja rantai pasok ikan bandeng beku melalui pendekatan SCOR dengan menggunakan metrik kinerja yang telah ditetapkan dalam supply chain council. Disamping itu penelitian ini juga bertujuan untuk melakukan benchmarking berdasarkan target perbaikan perusahaan. Berdasarkan hasil pengukuran, diketahui bahwa kinerja rantai pasok produk bandeng beku saat ini masih sebesar 70, 36 %, dan sebagian besar masih berada dibawah nilai benchmark. Perbaikan kinerja dilakukan dengan mendefinisikan secara mendetail setiap proses pada level 1 hingga rangkaian proses pada level 3.Kata kunci: bandeng, kinerja, perikanan, rantai pasok. PERFORMANCE MEASUREMENT OF SUPPLY CHAIN COMMODITIES BANDENG FROZEN USING SCOR APPROACH ABSTRACTCheap, quality and fast products are every customers expectation. A good supply chain mechanism can ensure the smooth flow of agricultural and fishery commodities from farming units to consumer tables. Fishing aquaculture sectors such as milkfish ponds are the contributors of Indonesian fishery exports. Supply chain management system is done in order to satisfy the final consumer, so as to maintain endurance and improve the competitiveness of frozen milkfish products. This study aims to measure the performance of frozen milkfish supply chain through SCOR approach by using performance metrics that have been established in the supply chain council. Besides, this research also aims to perform benchmarking based on company improvement targets. Based on the measurement results, it is known that the performance of supply chain of frozen milkfish products is still 70, 36%, and most of them are still below the benchmark value. Performance improvements are made by defining in detail every process on level 1 to a series of processes at level 3.
PENGARUH KEDUDUKAN KELEMBAGAAN, AMBIGUITAS PERAN DAN KONFLIK PERAN TERHADAP INDEPENDENSI APARAT PENGAWASAN INTERN PEMERINTAH (APIP) DENGAN BUDAYA LOKAL SEBAGAI VARIABEL MODERATING
Surono Arief, Ilham;
Su’un, Muhammad;
Djunaid, Asriani
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 1, No 2 (2018): January-Juny
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (494.25 KB)
|
DOI: 10.6234/sejaman.v1i2.225
ABSTRAKPenulisan ini bertujuan untuk : (1) Menguji dan menganalisi pengaruh kedudukan kelembagaan terhadap independensi Aparat Pengawas Intern Pemerintah (2) Menguji dan menganalisis pengaruh ambiguitas peran terhadap independensi Aparat Pengawas Intern Pemerintah (3) Menguji dan menganalisis pengaruh konflik peran terhadap independensi Aparat Pengawas Intern Pemerintah (4) Menguji budaya lokal dalam memperkuat atau memperlemah pengaruh kedudukan kelembagaan, ambiguitas peran, dan konflik peran terhadap independensi Aparat Pengawas Intern Pemerintah.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Objek penelitian ini adalah Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui metode survey dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan secara langsung kepada pegawai Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan.           Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kedudukan kelembagaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap independensi APIP. (2) ambiguitas peran berpengaruh tidak signifikan terhadap Independensi APIP. (3) konflik peran berpengaruh tidak signifikan terhadap Independensi APIP. (4) Budaya lokal memoderasi kedudukan kelembagaan mempengaruhi Independensi APIP. (5) Budaya lokal tidak memoderasi hubungan antara ambiguitas peran terhadap independensi APIP. (6) Budaya lokal tidak dapat memoderasi hubungan antara konflik peran terhadap independensi APIP. Kata Kunci: kedudukan kelembagaan, ambiguitas peran, konflik peran, budaya lokal, independensi.   ABSTRACT This writing aims to: (1) Test and analyze the influence of institutional standing on the independence of the Government Internal Supervisor (2) Examine and analyze the influence of role ambiguity on the independence of the Government Internal Supervisor (3) Test and analyze the effect of role conflict on the independence of the Government Internal Supervisor (4) Testing local culture in strengthening or weakening the influence of institutional standing, role ambiguity, and role conflict on the independence of the Government Internal Supervisory Apparatus.This type of research is quantitative one. The object of this study is the institution of Inspectorate of South Sulawesi Province. The sampling technique used purposive sampling method. The data was collected through survey method by using questionnaires distributed directly to the staff of Inspectorate of South Sulawesi Province.The results of this study indicate that (1) the institutional position has a positive and significant influence on the independence of APIP. (2) the role ambiguity has no effect on the independence of APIP. (3) role conflict has no effect on the independence of APIP. (4) Local culture moderates the institutional position affecting the independence of APIP. (5) Local culture does not moderate the relationship between role ambiguity to the independence of APIP. (6) Local culture can not moderate the relationship between role conflict on the independence of APIP. Keywords:  institutional position, role ambiguity, role conflict, local culture, independency.