Articles
Pemberdayaan Perempuan Melalui Kelompok Wanita Tani
Sunanti, Titis;
Aviory, Koryna;
Kintoko, Kintoko;
Nuryani, Eva;
Gunawan, Gunawan;
Widyaningsih, Nina
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 1 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jh.v4i1.629
Kelompok tani di dusun Ngentak dianggap mampu berperan penting dalam kehidupan keluarga dan bermasyarakat. Pendampingan pada kelompok ini sangat diperlukan agar dapat memberikan pengetahuan dan menjaga motivasi kelompok untuk meningkatkan kapasitas usaha. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan peran kelompok wanita tani untuk mendorong para wanita tani mengelola sebuah organisasi dan meningkatkan kapasitas usaha dalam pertanian. Kegiatan ini sebagai sarana untuk belajar dan menyelesaikan permasalahan secara bersama-sama. Harapannya, kelompok ini dapat berkembang dan bertanggung jawab terhadap segala aktivitas sehingga dapat memberikan manfaat bagi para anggota dan lingkungan sekitar. Pendekatan yang digunakan dalam kegiatan ini adalah PRA (Parcitipatory Rural Appraisal). Pendekatan ini melibatkan seluruh anggota kelompok wanita tani untuk memahami masalah dan meningkatkan partisipasi anggota kelompok untuk menyelesaikan masalah mereka sendiri. Berdasarkan angket penilaian kebermanfaatan kegiatan menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian ini sangat bermanfaat bagi anggota kelompok sasaran. Kegiatan pengabdian ini diawali dengan kegiatan peningkatan kapastitas kelompok, kemudian pelatihan budidaya tanaman hortikultur, dan pelatihan pembuatan likat kuning serta pendampingan kelompok usaha.
PENGARUH METODE MENDONGENG TERHADAP KETERAMPILAN MENYIMAK PADA ANAK USIA PRASEKOLAH DI KECAMATAN JEBRES KOTA SURAKARTA
Wardatun, Wardatun;
Gunawan, Gunawan
Medical Journal of Nusantara Vol. 2 No. 2 (2023): Medical Journal of Nusantara (MJN)
Publisher : Tahta Media Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55080/mjn.v2i2.352
Keterampilan menyimak merupakan keterampilan pertama dari perkembangan bahasa (Bourdeaud, et al., 2018). Menyimak bagi anak merupakan dasar untuk belajar bahasa maupun yang lainnya. Keterampilan menyimak merupakan keterampilan bahasa reseptif karena dalam keterampilan ini makna bahasa diperoleh dan diproses melalui simbol visual dan verbal. Ketika anak menyimak, mereka memahami bahasa berdasarkan konsep pengetahuan dan pengalaman mereka. Sehingga hal ini penting karena jika anak memiliki keterampilan menyimak yang baik maka anak akan lebih memahami apa yang dijelaskan oleh guru ataupun orang dewasa lainnya dan dengan mudah juga untuk menginterpretasikannya pada kehidupan sehari-hari. Pengembangan keterampilan menyimak pada anak usia prasekolah memerlukan metode yang tepat, salah satunya adalah metode mendongeng. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh metode mendongeng terhadap keterampilan menyimak pada anak usia prasekolah di Kecamatan Jebres Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain “One-Group Pretest-Posttest Design”. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan mengambil 30 sampel anak usia prasekolah di beberapa Taman Kanak-Kanak di Kecamatan Jebres Surakarta. Data yang telah terkumpul akan dianalisis secara univariat dan bivariate. Hasil uji statistik Wilcoxon diperoleh nilai ⍴ sebesar 0,000 (nilai ⍴ < 0,05) yang artinya Hipotesis alternatif (Ha) diterima. Berdasarkan hasil analisis data tersebut dapat disimpulkan bahwa adanya pengaruh metode mendongeng terhadap keterampilan menyimak pada anak usia prasekolah di Kecamatan Jebres Surakarta.
HUBUNGAN ANTARA EARLY LITERACY SKILLS DENGAN KEMAMPUAN SEMANTIK PADA ANAK USIA 3-5 TAHUN DI TK PUTERA BERINGIN KAB. CIREBON
Chaerunissa, Destiane Yahya;
Gunawan, Gunawan
Medical Journal of Nusantara Vol. 3 No. 1 (2024): Medical Journal of Nusantara (MJN)
Publisher : Tahta Media Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55080/mjn.v3i1.714
Background: Early literacy skills are important skills for the expansion of vocabulary and language. Through literacy activities a person can improve language skills which include the ability to understand the meaning of words, listen, speak, write, and read. Semantic ability is the ability of children to understand speech, such as the ability to understand the meaning of words spoken by the interlocutor. Objectives: This study aims to analyze and provide an overview of the relationship between early literacy skills and semantic ability in children aged 3-5 years in TK Putera Beringin Kab. Cirebon. Methods: This study is a quantitative study using a cross-sectional study design. The sampling technique used by the researcher was purposive sampling and the number of samples used was 30 respondents. The research data were analyzed using univariate and bivariate. The statistical test used in this study used the Spearman rank test. Results: In the spearman rank test results, the result of ρ value of 0.006 and r value = 0.488 which means that it shows a relationship between early literacy skills and semantic ability in children aged 3-5 years in TK Putera Beringin Kab. Cirebon with the strength of the relationship between the two variables including the medium category and the positive direction value which means that it is increasing between the value of the free variable and the bound variable. Conclusion: This research can concluded that semantic ability in children aged 3-5 years in TK Putera Beringin Kab. Cirebon is related to early literacy skills.
HUBUNGAN AKTIFITAS BERNYANYI YANG DILAKUKAN SUPORTER FUTSAL DENGAN GANGGUAN SUARA DI SMAN 1 SURAKARTA
Aulia, Rezekika;
Gunawan, Gunawan
Medical Journal of Nusantara Vol. 3 No. 3 (2024): Medical Journal of Nusantara (MJN)
Publisher : Tahta Media Group
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55080/mjn.v3i3.953
Background: Voice disorder often occur due to misuse of the voice. Anyone, whether male or female, who uses their voice excessively can make their voice problems worse by shouting too much and talking too loundy. Some jobs are very susceptible to voice problems, including football coaches, singers, me, and supporters. However, supporters' understanding of sound disorders is very low. Objectives: This study aims to determine the relationship between singing activities and voice disorders in futsal supporters at SMAN 1 Surakarta. Methods: This research took futsal supporter respondents at SMAN 1 Surakarta. The number of respondents studied was 52 respondents with data collection using Purposive sampling and the respondents filled in the questionnaire provided. Results: The number of respondents who did not have voice problems was 67.3%. while those who experienced mild disorders were 32.7%. The results of the Kendall Tau test concluded that the value of p = 0.001, meaning that Ha (Alternative Hypothesis) was accepted because the value of ρ < 0.05 indicated that there was an active relationship between supporters of singing activities and noise disturbance at that time. SMAN 1 Surakarta. Meanwhile, the correlation coefficient (r) value obtained was 0.406, indicating that the strength of the relationship between supporters of singing activities and voice disorders was in the "Medium" category. The direction of correlation between variables is positive, meaning that the two variables have a unidirectional relationship, where the value of one variable increases as the value of the other variable increases. Conclusion: There is a relationship between the singing activities of futsal sapporters and voice disorders at SMAN 1 Surakarta.
Student Profile of Mathematical Communication Process of Prospective Mathematics Teachers Reviewed from Self-Confidence
Gunawan, Gunawan;
Ferdianto, Ferry;
Untarti, Reni;
Akhsani, Lukmanul
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 4 (2024): October
Publisher : Department of Mathematics Education Program IPI Garut
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31980/mosharafa.v13i4.1958
Abstrak Kepercayaan diri merupakan salah satu aspek afektif yang penting dalam meningkatkan komunikasi matematis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses komunikasi matematis calon guru matematika dalam memecahkan masalah berdasarkan kepercayaan diri. Metode yang digunakan adalah kualitatif. Subyek penelitian adalah mahasiswa Pendidikan Matematika, Universitas Muhammadiyah Purwokerto. Instrumen penelitian terdiri dari angket, tes, dan wawancara. Hasil angket kepercayaan diri dikategorikan dalam tinggi, sedang, dan rendah. Setiap kategori mengambil satu orang sebagai responden. Analisis data menggunakan tahap reduksi, penyajian, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan siswa kategori kepercayaan diri tinggi dan sedang memiliki karakteristik proses komunikasi yang baik. Siswa menggunakan simbol dengan tepat untuk menjelaskan informasi dan masalah yang diketahui serta menuliskan jawaban secara terperinci. Siswa kategori kepercayaan diri rendah membutuhkan bantuan untuk menerjemahkan informasi dan simbol matematika. Hal ini mengakibatkan kesulitan dalam menyelesaiakan masalah dengan tepat. Kondisi ini menunjukkan bahwa tahap identifikasi informasi dan representasi masalah sebagai kunci awal proses komunikasi matematika. Abstract Self-confidence is one of the important affective aspects in improving mathematical communication. This study aims to analyze the mathematical communication process of prospective mathematics teachers in solving problems based on confidence. The method used is qualitative. The subject of the study is a student of Mathematics Education, Universitas Muhammadiyah Purwokerto. The research instrument consisted of questionnaires, tests, and interviews. The results of the confidence questionnaire are categorized into high, medium, and low. Each category takes one person as a respondent. Data analysis uses reduction, presentation, and conclusion stages. The results showed that students in the high and medium confidence categories had the characteristics of a good communication process. Students use symbols appropriately to explain known information and problems and write down answers in detail. Students in the low confidence category need help translating mathematical information and symbols. This results in difficulties in solving problems appropriately. This condition shows that the stage of information identification and problem representation is the initial key to the mathematical communication process.
Pemberdayaan Masyarakat Melalui Literasi Digital Di Desa Tanjung Tiram Kecamatan Moramo Utara Kabupaten Konawe Selatan
larisu, zulfiah;
Kadir, Abdul;
Basri, Muhammad;
Gunawan, Gunawan;
Arifin, Arifin U
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55338/jpkmn.v4i4.2181
Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi seperti smartphone, komputer dan jaringan internet telah dirasakan oleh masyarakat Desa Tanjung Tiram. Teknologi digital tidak lagi sebatas untuk berkomunikasi satu dengan yang lain, tetapi juga digunakan untuk mencari dan mengirimkan berbagai informasi secara realistis, mudah serta cepat. Selain itu, teknologi informasi juga dapat mengakibatkan kerugian jika tidak digunakan secara baik dan benar. Kegiatan literasi digital ini untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menggunakan teknologi informasi. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan model penyuluhan dan pendampingan kepada kelompok masyarakat yang bertempat di Balai Desa Tanjung Tiram. Hasil kegiatan menunjukkan anggota masyarakat baik orang tua maupun anak sekolah mampu memeragakan aplikasi media sosial dengan baik dan benar; menggunakan facebook, instagram dan tiktok untuk menyebarkan dan mengupload berbagai informasi yang menarik serta mampu mengaktifkan menu dua langkah yang terdapat dalam smartphone untuk mencegah akun dari tindakan penipuan atau hacker. Dengan kegiatan literasi digital ini mampu menciptakan masyarakat yang sadar dan terampil menggunakan teknologi digital sehingga terhindar dari korban penipuan.
Implementasi Kontrol Temperatur Evaporator pada IRT VCO-Cocok Desa Jambo Timu Kota Lhokseumawe
Rahmawati, Rahmawati;
Kurniasih, Eka;
Indrawati, Indrawati;
Gunawan, Gunawan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55338/jpkmn.v4i4.2315
Kadar air Virgin Coconut Oil (VCO) industri rumah tangga (IRT) VCO-Cocok Ibu Zainah di Desa Jambo Timu Kecamatan Blang Mangat belum memenuhi Standar Nasional Indonesia SNI: 7381-2008. VCO mengalami perubahan aroma pada masa simpan ± 3 bulan pada ruangan temperatur kamar, hal ini dikarenakan adanya kandungan air. Tim Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) melakukan edukasi kepada mitra untuk meng-upgrade kualitas produk dengan mengimplementasikan teknologi penghilangan kadar air menggunakan vacum evaporator. Namun demikian, sistem pemanasan dengan temperatur terlalu tinggi pada mesin evaporator dapat menyebabkan kualitas VCO menurun seperti menjadi berbau tidak sedap, warna dan kejernihan yang buruk serta kehilangan nutrisi. Oleh karena itu diperlukan sistem kontrol otomatis untuk mencapai temperatur pada nilai yang diinginkan. Tujuan kegiatan PKM adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku usaha VCO-Cocok dalam penerapan teknologi vacum evaporator berbasis sistem kontrol otomatis. Proses evaporator VCO dilakukan selama 3 jam untuk kapasitas bahan 25 liter. Waktu yang dibutuhkan adalah 50 menit untuk mencapai temperatur stabil pada 50oC. Luaran yang diperoleh: 1) peningkatan level keberdayaan mitra dalam konsep dan metode pengurangan kadar air (91%), penerapan teknologi vacum evaporator berbasis sistem kontrol otomatis (85%); 2) mesin vacuum evaporator 1 set. Pentingnya hasil pengabdian adalah untuk menjaga konsistensi kualitas produk VCO karena sistem kontrol temperatur otomatis pada mesin vacum evaporator dapat meningkatkan akurasi dan kestabilan temperatur pemanasan. Kegiatan PKM telah berhasil dilaksanakan, dengan harapan produksi VCO IRT VCO-Cocok dapat meningkatkan kualitas produk sehingga mandiri secara ekonomi.
Rancang Bangun Alat Penyiram Tanaman Otomatis Menggunakan Sensor Kelembaban Tanah
Gunawan, Gunawan;
Sari, Marliana
JET (Journal of Electrical Technology) Vol 3, No 1 (2018): JET Edisi Februari
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30743/jet.v3i1.290
Swasembada pangan adalah program pemerintah yang saat ini sedang gencar digalakan, agar Indonesia bisa mandiri dalam penyediaan pangan pada akhir tahun 2019. Indonesia selain sebagai negara maritim juga merupakan negara agraris dengan lahan yang subur dengan 2 musim yaitu musim penghujan dan musim kemarau. Pada musim penghujan biasanya tanaman pangan tidak perlu dilakukan penyiraman karena telah mendapatkan air hujan yang cukup.Sedangkan pada musim kemarau tanaman harus disiram dengan teratur sesuai dengan kondisi kelembaban tanah. Para petani biasanya tidak menanam tanaman pangan pada musim kemarau karena takut tidak akan tumbuh dengan baik dan gagal panen. Ketergantungan petani dengan musim menyebabkan produksi petani menurun dan menjadi kendala dalam menyukseskan program swasembada pangan. Untuk mengatasi kendala musim kemarau dan agar petani tetap bisa bercocok tanam pada musim kemarau maka diperlukan suatu produk alat pertanian berbasis teknologi informasi dan komunikasi berupa chip mircrocontroller yang diprogram sehingga bisa mengontrol penyiraman tanaman secara otomatis berdasarkan kelembaban tanah yang dideteksi menggunakan sensor kelembaban tanah buatan dalam negeri. Alat ini akan mendeteksi apakah tanah tempat bercocok tanam itu kering sehingga alat dapat mengontrol penyiraman secara otomatis saat tanah kekurangan unsur air. Jadi petani tidak perlu melakukan penyiraman secara manual. Sehingga tanaman bisa tetap tumbuh dengan subur walau sedang musim kemarau. Selain membantu para petani alat ini bisa juga dipasang pada perkebunan, persemaian bibit, taman-taman di perkotaan, hotel, perkantoran, dan di rumah-rumah yang memiliki taman atau tanaman yang perlu penyiraman secara rutin.
Analisis Butir Soal Penilaian Tengah Semester (PTS) Matematika Kelas XI Berdasarkan Teori Klasik
Gunawan, Gunawan;
Asria, Lailatul
MATH LOCUS: Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Matematika Vol. 4 No. 1 (2023): MATH LOCUS: Jurnal Riset dan Inovasi Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Tidar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31002/mathlocus.v4i1.3177
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas butir soal Penilaian Tengah Semester (PTS) mata pelajaran matematika SMAN 1 Kota Mungkid. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI MIPA 4 dengan instrumen tes berupa soal pilihan ganda. Butir soal dianalisis berdasarkan teori klasik yaitu indeks kesukaran, daya pembeda, reliabilitas, dan efektivitas pengecoh. Hasil analisis indeks kesukaran terdapat 3 soal kategori sukar, 12 soal kategori sedang, dan 5 soal kategori mudah. Daya pembeda soal menunjukkan 16 soal kategori sangat baik, 1 soal kategori cukup baik, 2 soal kategori sedang, dan 1 soal kategori buruk. Analisis reliabilitas menunjukkan soal memenuhi kriteria reliabilitas dengan kategori baik. Efektivitas pengecoh pada soal menunjukkan 3 soal kategori sangat baik, 6 soal kategori baik, 8 soal kategori kurang baik, 2 soal kategori tidak baik, dan 1 soal kategori sangat tidak baik. Secara keseluruhan terdapat 8 butir soal memenuhi kriteria soal sangat baik dan dapat digunakan kembali.
The Influence of Problem Based Learning Model Assisted by Video on Student’s Problem-Solving Skills in Static Fluid Material
Al-Qoyyim, Thufail Mujaddid;
Wahyudi, Wahyudi;
Gunawan, Gunawan;
Doyan, Aris
Journal of Science and Science Education Vol. 5 No. 1 (2024): April
Publisher : Pascasarjana, Mataram University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jossed.v5i1.7382
This research aims to find out whether the problem-based learning (PBL) model, assisted by physics learning videos using static fluid material, influences students' problem-solving abilities. The population of this research was class XI students at SMAN 2 Mataram, with a sample of class 11 Science-Technology as the experimental class and class XI Science-Health as the control class. The data collection technique uses a problem-solving ability instrument in the form of 6-item description questions. The instruments used have been tested for their suitability through tests of validity, reliability, distinguishability and level of difficulty. Hypothesis testing uses an independent sample t-test with a significance level of 5% or 0.05 using the PSPP version 3 application. The results of the independent sample t-test show that a significance value of 0.002 is obtained. This means that the significance value is smaller than 0.005, so H0 is rejected, and Ha is accepted; in other words, the problem-based learning model assisted by physics learning videos using static fluid material influences students' problem-solving abilities.