Diare merupakan masalah kesehatan yang sangat lazim terjadi pada anak dan menjadi penyebab utama angka kematian anak baik di dunia maupun di Indonesia. Kegiatan perencanaan pulang harus menjadi salah satu intervensi pada perawatan anak diare di rumah sakit karena denganpemberian perencanaan pulang, dapat mengurangi dampak dari suatu keadaan kesehatan, meningkatkan kepuasan sekaligus mencegah rehospitalisasi. Tujuan penelitian ini untuk mengeksplorasi kebutuhan pasien dan keluarga untuk perencanaan pulang anak diare ditinjau dariperspektif orang tua, dokter, perawat, dan ahli gizi di rumah sakit. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan exploratif single case study dengan holistic unit analysis. Penentuan responden dengan purposive sampling. Responden berjumlah 14 orang yang terdiri atas 6 orang tua, 2 dokter spesialis anak, 5 perawat dan 1 ahli gizi. Pengumpulan data dengan wawancara mendalam dan diskusi kelompok terarah. Analisis data dengan menggunakan analisis deskriptif terhadap kasus. Hasil: Kebutuhan yang teridentifikasi dalam penelitian ini terdiri atas tiga kategori utama yaitu kebutuhan terhadap informasi yang meliputi informasi tentang penyakit diare dan perawatannya, kebutuhan pelayanan oleh dokter, perawat dan ahli gizi serta kebutuhan metode pemberian perencanaan pulang yang meliputi waktu, tempat, metode dan media.Kata kunci: anak, diare, need assessment, perencanaan pulang