Articles
ASINKRONISASITRANSFORMASI PRODUKSI DI KABUPATEN SUKOHARJO
Agung Riyardi
Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Masalah Ekonomi dan Pembangunan Vol 2, No 1 (2001) : JEP Juni 2001
Publisher : Muhammadiyah University Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/jep.v2i1.3906
The best economic development is appropriate economical development to community self-identity. The experience of Sukoharjo regency which follow capitalistic national development pattern precisely causes agricultural self-identity of Sukoharjo regency decrease and in the future it will possibly disappear.The strategic and short term solution in overcoming capitalistic development and in returning self identity of Sukoharjo regency are local governmental one-sidedness with agricultural sector. The real implementations of the one-sidedness are agricultural intensification policy, agricultural extensification policy, and product focus policy. From agricultural intensification policy, it is hoped that local government develops the distribution system of welfare agricultural intensification product. From Agricultural extensification policy, local government is hoped make local regulation of lied-idle field using, and from production policy focus of local government of Sukoharjo Regency, it has to focus on outstanding agricultural product so that it creates agroindustry.
Reduksi Udema Kaki Mencit (Mus musculus) Terinduksi Karagenan Setelah Pemberian Ekstrak Daruju (Acanthus ilicifolius L.)
Darul Ikhwan;
Octavian Rachmadi;
Annisa Dyah Astari Putri;
Ari Widiyantoro
Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia Vol 17, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/pharmacon.v17i2.10762
Acanthus ilicifolius L. is one of the mangrove plants that contain a lot of potential secondary metabolites of medicinal raw materials. People of Sambas Regency of West Kalimantan Province uses leaves extract daruju to overcome the pain in the stiff and swollen. The objective of this study was to know the antiinflammatory activity of leaves extract of daruju, in the form of edema reduction of mices feet induced carrageenan. The method used in the form of maceration and partition extraction followed by phytochemical test of crude extract and the fraction of result of partition. Furthermore, the crude extract and the fraction of the result of the partition were tested for the reduction of edema mices feet induced carrageenan. The results showed that ethyl acetate fraction had the best antiinflammatory activity because it was able to decrease the edema of mices feet by 75% at 750 mg / kg BW. Ethyl acetate fraction has the ability to reduce edema because it contains group compounds of flavonoid and terpenoid.
ANALISIS KURANG BERFUNGSINYA PERAN GURU DAN ORANG TUA DALAM MENGATASI PENYIMPANGAN SOSIAL SISWA DI SMA NEGERI 1 TURATEA
Nurlaelah .
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 3, Edisi 2, Juli 2016
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v3i2.2379
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Analisis Kurang Berfungsinya Peran Guru Dan Orang Tua Dalam Mengatasi Penyimpangan Sosial Siswa SMA Negeri 1 Turatea. Jenis penelitian ini kualitatif dengan penentuan informan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu siswa yang pernah yang melakukan penyimpangan 5 orang, guru 10 orang, orang tua siswa 5 orang dan tokoh masyarakat Turatea 2 orang. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analsis deskriptif kualitatif dengan tahapan mereduksi data, mendisiplaykan data dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data yaitu member check.Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Gambaran penyimpangan sosial siswa di SMA Negeri 1 Turatea yaitu merokok, membolos, memalak, berkelahi terlambat masuk sekolah, meminum-minuman keras dan konsumsi obat-obatan. 2) Faktor penyebab kurang berfungsinya peran guru dan orang tua dalam mengatasi penyimpangan sosial siswa yaitu karena faktor internal guru yang tidak memahami latar belakang orang tua siswa dan karakter psikologis siswanya, dan faktor eksternal yang dilihat dari aspek tindakan guru yang lebih cenderung pada tindakan represif atau penanganan sesaat pasca terjadinya penyimpangan siswa di SMA Negeri 1 Turatea. serta dipengaruhi juga dari lingkungan keluarga yaitu orang tua yang otoriter, memanjakan anaknya, dan acuh tak acuh terhadap anaknya.Kata Kunci: Penyimpangan Sosial Siswa
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA SEKOLAH BERASRAMA (BOARDING SCHOOL) DI MAN JENEPONTO
Kurniati Kurniati;
M. Ridwan Said Ahmad
Jurnal Sosialisasi: Jurnal Hasil Pemikiran, Penelitian dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan Volume 4 Edisi 3 November 2017
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (33.647 KB)
|
DOI: 10.26858/sosialisasi.v0i0.12073
Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui cara mengimplementasikan pendidikan karakter pada sekolah berasrama (Boarding School)di MAN Jeneponto dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam mengimplementasikan pendidikan karakter. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pemilihan informan menggunakan purposive sampling. Jumlah informan sebanyak 10 orang. Adapun kriteria informan yaitu kepala asrama MAN Jeneponto selaku penanggung jawab, pembina Asrama putra dan putri dan siswa MAN Jeneponto yang tinggal di Asrama. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data diperoleh melalui tahap yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pengabsahan data dengan menggunakan member check. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa 1) cara mengimplementasikan pendidikan karakter pada sekolah berasrama (boarding school) di MAN Jeneponto yaitu menggunakan metode percakapan, pembiasaan dan keteladanan. 2) Faktor pendukung dan penghambat dalam mengimplementasikan pendidikan karakter pada sekolah berasrama (boarding school) di MAN Jeneponto yaitu (a) Faktor pendukungnya yakni faktor kebiasaan dan pendidikan. (b) Faktor penghambatnya yakni fasilitas di lingkungan asrama dan peserta didik.
EKSPLORASI PERKULIAHAN PROGRAM LINEAR BERBASIS BUDAYA BUGIS MAKASSAR PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA
Ma'rup Ma'rup;
Nurwahyuni Nurwahyuni
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 7, No 2: Desember 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (368.714 KB)
|
DOI: 10.26618/sigma.v7i2.7213
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi aktivitas dari interaksi yang terjadi dalam perkuliahan program linear matematika berbasis budaya Bugis-Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif bersifat eksplorasi yang mengungkap secara mendalam aktivitas mahasiswa dalam perkuliahan program linear dengan menerapkan model perkuliahan berbasis Budaya Bugis Makassar (Model BBM). Penelitian ini dilaksanakan pada Mahasiswa Semester IV Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Unismuh Makassar yang memprogramkan mata kuliah program linear. Fokus penelitian dalam penelitian ini berfungsi mengarahkan peneliti sehingga dapat menetapkan secara jelas apa yang semestinya diteliti. Adapun fokus penelitian ini diarahkan untuk mengeksplorasi aktivitas dalam perkuliahan berbasis budaya Bugis-Makassar pada aspek: nilai budaya siri’, nilai budaya pacce’/pesse’, nilai budaya abbulosibatang, serta nilai budaya sipakatau dalam perkuliahan berbasis budaya Bugis Makassar. Instrumen utama dalam penelitian ini adalah peneliti sendiri, karena peneliti merupakan pengumpul data melalui pengamatan dan wawancara. Sedangkan instrumen pendukung dalam penelitian yaitu observasi, dan wawancara. Dalam penelitian ini, data diperoleh dari berbagai sumber, dengan menggunakan teknik pengumpulan data yang bemacam-macam (triangulasi), dan dilakukan secara terus menerus sampai datanya jenuh. Analisis data kualitatif berlangsung selama proses pengumpulan data. Hasil penelitian memberikan gambaran bahwa pada prinsipnya nilai-nilai Budaya Bugis-Makassar pada mahasiswa semester IV Program Studi Pendidikan Matematika FKIP Unismuh Makassar mata kuliah Program Linear telah nampak dalam perkuliahan. Hanya saja, khusus untuk aspek sipakatau, masih perlu mendapatkan perhatian lebih dalam perkuliahan sebagai dasar dalam pembentukan karakter.
STATUS HEMOGLOBIN, KEBIASAAN MEROKOK DAN DAYA TAHAN KARDIORESPIRASI (VO2 MAX) PADA ATLET UNIT KEGIATAN MAHASISWA BOLA BASKET [Haemoglobin Status, Smoking Habits and Cardiorespiratory Endurance (Vo2 max) among Basketball Student Activity Units]
Lidya Anggraeni;
R. Bambang Wirjatmadi
Media Gizi Indonesia Vol. 14 No. 1 (2019): JURNAL MEDIA GIZI INDONESIA
Publisher : Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (474.641 KB)
|
DOI: 10.20473/mgi.v14i1.27-34
Basketball athlete require maximum oxygen capacity to maintain their endurance during physical activity for long time. Good cardio respiratory endurance for athlete can slower fatigue so they can reach a peak performance optimally. Many factors affect cardio respiratory endurance such as haemoglobin status and smoking habits. The purpose of this study was to analyze the correlations between haemoglobin status and smoking habits with cardio respiratory endurance among basketball student activity unit. This research was an observational analytic with case control study design. The sample in this research were 50 people and divided into case (25 people) and control (25 people) groups. Data collections included cooper test, blood sampling with cyanmethemoglobin method and smoking habits. The result showed that there were correlation between haemoglobin status p=0.014 (OR = 6.78; 95% CI: 1.6-28.54), smoking habits p=0.020 (OR = 7.67; 95% CI: 1.47-39.98) with cardio respiratory endurance. Non anemia and non-smoking Athletes have a better cardio respiratory endurance than anemia and smoking athletes. It is recommend to maintain haemoglobin status in the normal range to avoids anemia and quit smoking to increase their optimal cardio respiratory endurance
MENEGUHKAN ISLAM NUSANTARA UNTUK ISLAM BERKEMAJUAN: Melacak Akar Epistemologis dan Historis Islam (di) Nusantara
Saiful Mustofa
Epistemé: Jurnal Pengembangan Ilmu Keislaman Vol 10 No 2 (2015)
Publisher : IAIN Tulungagung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21274/epis.2015.10.2.405-434
Sejatinya, Islam Nusantara bukanlah sesuatu yang baru. Penebalan kata “Nusantara” yang dikawinkan dengan “Islam” bukan hanya menegaskan nama, melainkan juga karakter untuk menunjukkan corak atau warna dari sebuah entitas yang heterogen. Keragaman sebagai salah satu tipologi Islam Nusantara adalah buah dari pergumulan panjang antara agama dan budaya; antara teks dengan konteks yang saling melengkapi satu sama lain sehingga menelurkan Islam yang ramah, inklusif dan fleksibel. Berangkat dari pijakan epistemologis dan historis, artikel ini coba menyuguhkan diskursus lama yang kembali mencuat di seputaran pertengahan tahun 2015 seiring dengan dihelatnya Muktamar dua ormas besar: NU dan Muhammadiyah. Hadirnya artikel ini sebetulnya juga ingin menjawab kasak-kusuk yang menuding bahwa Islam Nusantara hanya identik dengan kaum Nahdliyin. Sehingga term Islam Nusantara tidak lain dianggap sebagai nama baru dariIslam tradisionalis.Essentially, Islam Nusantara isn’t a new phenomenon. Bolding of both “Nusantara” with “Islam” not only affirmation about name but also character to show type or colour from the heterogenous entity. Diversity as one of Islam Nusantara typology is the result of a long struggle between religionand culture; between text and context that complement each other so that Islam spawned a friendly, inclusive and flexible. Start from the historical and epistemological approach, this article try to presents a classical discourse the back sticking around mid-2015 in line with the holding of the congress two major organizations: NU and Muhammadiyah. Actually, the presence o fthis article is also want to answer the rumors that accuse Islam Nusantara only synonymous with the Nahdliyin. Thus, Islam Nusantara considered as the new name of traditionalism Islam.
SUMBANGSIH ISLAM DALAM MENANGGULANGI KEHAMPAAN SPIRITUAL MASYARAKAT MODERN; TELAAH ATAS PEMIKIRAN TASAWUF SAYED HUSEIN NASR
Muh - Rusli;
Rakhmawati Rakhmawati
Farabi Vol 11 No 1 (2014): AL-Farabi
Publisher : LPPM IAIN Sultan Amai Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
World of Sufism has sometimes been underestimated because of it away from world and even hostile.Sayed Hussein Nasr stated that Sufism is the one of alternative solution to meet the challenges of the modern era. Western and Moslems havebeen affectedby Western modernism, theyare materially established, but they sufferspiritual emptiness due to the apotheosis of material and science. Therefore, one must have the equilibrium between science and charity, and between contemplation and action. Furthermore, the problem of interfaith can be resolved through sufistic approach in which Islam is not only about religion revealed through the Qur'an to the Prophet Muhammad, but also Islam is for all of authentic religions.
Persepsi followers @perpuseru terhadap akun instagram PerpuSeru menggunakan teori decoding-encoding
Lasenta Adriyana;
Kuncoro Darumoyo
Jurnal Kajian Informasi dan Perpustakaan Vol 6, No 2 (2018): 2018
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (326.835 KB)
|
DOI: 10.24198/jkip.v6i2.19336
Libraries have used media development as part of the culture to influence people to use the library. An example of the use of media as a means of mediation is the PerpuSeru program. Previously, this program partnered with 34 libraries, but currently, the PerpuSeru program has partnered with more than 400 libraries and reading parks in Indonesia. One of the media used in transferring information is Instagram; PerpuSeru has an Instagram account namely @perpuseru in which various information about the PerpuSeru program is available and the extent to which the program is running. The purpose of this study was to determine the extent of the followers’ perceptions in receiving information provided on the @ perpuseru Instagram by decoding-encoding theory, to examine the extent this theory developed in a media in the present era, and the role the theory played in the media. This study used the descriptive qualitative research method by interviewing some followers of the @perpuseru account. The result found two different views from followers, namely followers with a hegemonic dominant point of view who accepted all the content of information conveyed, and others with a negative perspective who had other considerations in receiving information on the posts of @perpuseru account. However, there were no followers with optional viewpoints. It can be concluded that the two perspectives of @perpuseru Instagram followers are the hegemonic and negative perspective.