Articles
Pola Bermain Anak Usia Dini di Era Gadget Siswa Paud Mutiara Bunda Sukodono Sidoarjo
Sucipto, Sucipto;
Huda, Nuril;
Huda, Nuril
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 3 No 6 (2016)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1208.468 KB)
|
DOI: 10.25139/fn.v3i6.257
Ativities Children’s playground has develop over time, which is reflected in the pattern of paly and type of play equipment used. One form of technology that is very popular these days is the gadget. The use of these can be found everywhere, both in adults to children in early age including children in Mutiara Bunda Palgroup, SUkodono Sidoarjo. It raises question to do research including: (1) How do the patterns of early chilboad play in the era of Gadged? (2) how far early chilboad have been using gadgeds? (3) what positive and negative impact of the use of gadgets? While empirical studies done by canducting research on 36 children in in Mutiara Bunda Palgroup, SUkodono Sidoarjo. Data obtained from the parents by using questionaires and the data has been analysed. The finding of the studi states that 50% of the 36 children chose to play a pssive form and 44% of active and passive play. The use of gadgets have positive and negative effect for children ins early chilbood
Kajian Dialektologi Bahasa Madura Dialek Bangkalan
Dewi, Fitria;
Widayati, Wahyu;
Sucipto, Sucipto
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2017)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (468.381 KB)
|
DOI: 10.25139/fn.v4i2.759
Adanya variasi bahasa yang terdapat di Kecamatan Arosbaya dan Geger serta daerah tersebut memungkinkan untuk pengambilan data dikarenakan daerah tersebut termasuk daerah pesisir dan pegunungan menjadikan faktor adanya suatu dialek. Rumusan masalah yang muncul ialah bagaimana pemakaian Bahasa Madura dialek Bangkalan di Kecamatan Arosbaya dan Kecamatan Geger Kabupaten Bangkalan? Dengan tujuan menganalisis pemakaian Bahasa Madura dialek Bangkalan di Kecamatan Arosbaya dan Kecamatan Geger Kabupaten Bangkalan. Penelitian ini termasuk penelitian kualitatif deskriptif dengan data mentah berupa ujaran percakapan yang kemudian di transkripsikan ke bentuk tulisan yang berupa kalimat dan kata. Data tersebut diperoleh dari sumber penduduk asli daerah penelitian sesuai dengan criteria sumber data. informan dari penelitian ini peneliti itu sendiri yang di bantu oleh alat perekam suara berupa recorder/handphone. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu metode simak dengan teknik dasarnya teknik sadap dan teknik lanjutannya menggunakan teknik simak bebas libat cakap, teknik catat, teknik rekam, teknik transkripsi data, dan teknik translate data. Selanjutnya, peneliti menganalisis data yang telah dikumpulkan dengan metode analisis data yakni metode padan. Metode ini memiliki teknik dasar sebagai teknik pilah unsur penentu (PUP), sedangkan teknik lanjutannya berupa teknik hubung banding membedakan (HBB). Peneliti juga menggunakan teknik keabsahan data berupa teknik pemeriksaan keabsahan data, yaitu 1) perpanjangan keikutsertaan, ketekunan, pengamatan; 2) triangulasi; 3) pengecekan sejawat, 4) kecukupan referensial; 5) kajian khusus negative; dan 6) pengecekan anggota.Kata kunci:Â Dialek Bangkalan, Dialektologi, dan Bahasa Madura
Kajian Interaksionisme Simbolik Kidung Jula Juli pada Pementasan Ludruk Irama Budaya Surabaya
Rismahareni, Ayu;
Sucipto, Sucipto;
Haerussaleh, Haerussaleh
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2017)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (201.428 KB)
|
DOI: 10.25139/fn.v4i2.760
Dalam penelitian ini, peneliti menganalisis interaksionisme simbolik pada kidung Jula Juli. Adapun yang termasuk dalam interaksionisme simbolik adalah (1) konsep pikiran, (2) konsep diri, (3) hubungan antara individu dengan masyarakat. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan interaksionisme simbolik yang terdapat pada kidung Jula Juli yang dibawakan saat pementasan Ludruk. Oleh sebab itu, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, sehingga dalam hasil penelitian dipaparkan konsep pikiran, konsep diri, dan hubungan antara individu dengan masyarakat berdasarkan teori George Herbert Mead. Hasil penelitian ini diharapkan memberi manfaat pemahaman dan menjadi bahan pengembangan yang lebih baik terhadap kajian interaksionisme simbolik yang ada di masyarakat melalui kesenian. Bermanfaat di bidang kesenian yaitu membantu dalam pengenalan kesenian khususnya Ludruk sebagai budaya daerah yang harus dilestarikan. Hasil penelitian ini adalah konsep pikiran yang terdiri atas indikator aksi meliputi pengabdian, sikap, dan tuntutan. Indikator reaksi meliputi penolakan dan peneriman. Konsep diri yang dipengaruhi oleh faktor peran orang tua, faktor sosial, dan faktor belajar. Serta hubungan individu dengan masyarakat yang terdiri dari indikator kerukunan dan taat norma. Kata Kunci :Â kesenian, kidung, interaksionisme simbolik
Diksi Dan Gaya Bahasa pada Naskah Pidato Presiden Soekarno
Hardianto, Musa;
Widayati, Wahyu;
Sucipto, Sucipto
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2017)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (223.028 KB)
|
DOI: 10.25139/fn.v4i2.761
Dalam penelitian ini, peneliti menganalisis diksi dan gaya bahasa pada pidato Presiden Soekarno. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penggunaan diksi dan gaya bahasa pada pidato Presiden Soekarno. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Metode yang digunakan adalah analisis isi. Sumber data berupa dokumen berupa pidato Presiden Soekarno. , yaitu: (1) reduksi data; (2) penyajian data; (3) menarik kesimpulan. Hasil yang didapat adalah jenis diksi dan gaya bahasa yang terjadi dalam pidato Presiden Soekarno. Pilihan kata-kata dan gaya bahasa dalam iklan kampanye digunakan untuk menarik pendengar / simpati masyarakat untuk mewujudkan gagasan kebangsaan. Dalam penelitian ini, diksi yang paling banyak digunakan adalah kata abstrak dan kata konkret. Ini karena dalam pidato Presiden Soekarno banyak yang mengungkapkan program, visi, misi berupa gagasan atau gagasan yang menjadi indikator kata abstrak Sedangkan penggunaan kata-kata konkret terjadi karena dalam teks pidato juga menyampaikan fakta-fakta di bentuk benda yang diamati. Gaya bahasa yang terkandung dalam naskah pidato berdasarkan pilihan kata meliputi gaya bahasa formal, gaya bahasa tidak resmi, dan gaya percakapan bahasa. Gaya bahasa berbasis nada mencakup gaya sederhana, gaya mulia dan kuat.Kata kunci:Â Kamus, Gaya Bahasa, naskah pidato
Penguasaan Kosakata Bahasa Indonesia Anak Usia 4-5 Tahun
Markus, Nengsih;
Kusmiyati, Kusmiyati;
Sucipto, Sucipto
Jurnal Ilmiah FONEMA : Jurnal Edukasi Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 4 No 2 (2017)
Publisher : FKIP - Universitas Dr. Soetomo Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (245.822 KB)
|
DOI: 10.25139/fn.v4i2.762
Bahasa digunakan untuk berkomunikasi dengan orang lain, manusia membutuhkan bahasa sebagai media. Dengan kata lain, bahasa adalah alat komunikasi antar anggota masyarakat dalam bentuk simbol suara yang dihasilkan oleh alat ucapan manusia untuk menyampaikan atau menerima pesan, gagasan, gagasan dan informasi. Berbicara tidak lepas dari kosakata. Kosakata adalah bagian penting dari bahasa tersebut. Penguasaan kosakata dapat mempengaruhi kemampuan bahasa seseorang. Demikian juga, kemampuan seseorang untuk menggunakan dan belajar bahasa dipengaruhi banyak oleh kosa kata yang dimiliki anak tersebut. Permasalahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah: Bagaimana menguasai kelas bahasa Indonesia yang dikuasai anak usia 4-5 tahun di TK Kasih Ibu Desa Kuala Lapang, Kecamatan Malinau Kabupaten Malinau Barat. Tujuan dari penelitian ini adalah: Jelaskan penguasaan kelas kata bahasa Indonesia yang dikontrol oleh anak usia 4-5 tahun di TK Kasih Ibu Desa Kuala Lapang, Kecamatan Malinau Kabupaten Malinau Barat. Penelitian ini memiliki manfaat, yaitu (1) hasil penelitian ini diharapkan dapat dimanfaatkan oleh pengguna bahasa, terutama penggunaan tingkat bahasa daerah dan bahkan tingkat nasional. (2) dapat bermanfaat untuk mengetahui seberapa besar penguasaan kosakata di TK khususnya penguasaan bahasa Indonesia dan merupakan bentuk usaha untuk memperluas pengetahuan dan wawasan tentang bahasa khususnya bahasa kosa kata anak.Kata kunci:Â Penguasaan kosakata, bahasa indonesia, usia anak 4-5 tahun
Aplikasi Proximity Sensor Pada Mesin Rajut Datar Semi Otomatis Berbasis Komputer
Hananto, Agus;
Wahidin, Didin
Texere Vol 19, No 2 (2021): Texere Volume 19 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Politeknik STTT Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53298/texere.v19i2.04
Perkembangan teknologi semakin pesat dengan adanya alih teknologi 4.0 pada industri tekstil khususnya pada produksi kain rajut. Kain rajut diproduksi menggunakan mesin rajut salah satunya adalah mesin rajut datar semi otomatis. mesin rajut datar semi otomatis yang ada di politeknik sttt bandung, dapat memproduksi kain rajut dengan lebar 80 - 100 cm. Pada produksi kain rajut yang menggunakan mesin rajut datar, sering terjadi cacat bolong yang disebabkan oleh benang putus pada jarum rajut. Hal ini akan mengakibatkan produksi kain rajut menjadi tidak maksimal, karena mesin sering berhenti tiap kali benang putus. Oleh karena itu pada penelitian ini akan dilakukan perancangan dan pembuatan sensor cacat bolong pada kain rajut pada mesin rajut datar semi otomatis. Pendeteksi cacat bolong kain rajut menggunakan sensor LDR, kemudian variable nilai output sensor diolah menggunakan mikrokontroler, dari mikrokontroler menghasilkan trigger untuk menyalakan alarm, menghitung jumlah cacat, serta menghentikan mesin. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas atau mutu kain rajut, mengetahui efisiensi mesin serta dapat mengaplikasikan salah satu penerapan dari teknologi 4.0 dalam hal sistem kontrol otomatis berbasis komputer pada proses pembuatan kain rajut pada mesin rajut datar semi otomatis.
Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat terhadap Masyarakat Buta Huruf Masa Pandemi Covid-19 di Dusun Pacinan RT01/RW01 Desa Sedarum kec. Nguling Kab. Pasuruan
Indrawatiningsih, Nonik;
Mutmainah, Mutmainah
Jurnal Abdimas Vol 24, No 1 (2020): June 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/abdimas.v24i1.26225
Covid-19 membawa perubahan besar yang tidak di rencanakan hingga hampir seluruh aspek kehidupan penjuru dunia. Perilaku hidup bersih dan sehat sangat penting masa pandemi covid-19. Pada kenyataannya masih banyak belum mengetahui pentingnya pola hidup yang sehat pada masa pademi Covid-19. Oleh karena itu dilakukannya program KKN penyuluhan edukasi dan sosialisasi tentang perilaku hidup bersih dan sehat Dusun Pacinan RT01/RW01, Desa Sedarum, Kec. Nguling, Kab. Pasuruan dengan di bimbing oleh dosen pembimbing lapangan untuk dapat berkontribusi langsung dalam pencegahan Covid-19. Tujuannya agar masyarakat mengerti dan paham akan bahanya Covid-19 untuk menjaga kesehatan dan pemutusan rantai penularan Covid-19. Pelaksanaan kegiatan ini kurang lebih 2 minggu meliputi observasi, analisi masalah, pembuatan sarana yang dibutuhkan dan kegiatan inti penyuluhan. Adapun teknisnya pelaksanaan secara door to door untuk menghindari kerumunan warga yang sesuai dengan ajuran dari pemerintah. Masyarakat Dusun Pacianan RT01/RW01, Desa Sedarum, Kec. Nguling, Kabupaten Pasuruan orangnya sangat ramah dan langsung menyambut saya dengan baik membuat saya bersemangat dalam pelaksanaan KKN. Kegiatan di akhiri dengan foto dokumentasi dengan masyarakat.
Penguatan Kepercyaan Publik Terhdap Unnes Melalui Citizen Journalism
Amin, Syaiful;
Kurniawan, Edi;
Lusianto, Junaidi Fery
Jurnal Abdimas Vol 25, No 2 (2021): December 2021
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/abdimas.v25i2.33254
As an agency that has direct contact with the media and public attention, UNNES pays special attention to how to strengthen public trust. Efforts started from internal campus parties to invite relevant partners to support the realization of the effort to produce a reliable and competent journalist. This service aims to educate how important it is to present correct data and balanced news. The method of this activity is online and offline training. This training takes place in 4 stages of training. The participants of this activity are students. Stage 1 takes place online, and stages 2-4 take place offline with a limited number of participants and implementing strict Health protocols. This training activity went smoothly and well. Participants were very enthusiastic during the training activities. Based on the results of the evaluation using a questionnaire and participants as respondents, the training process which includes the preparation of material and the suitability of the answers during the QA process is also considered good.
Dare to be Different: Life Experience Narrative of BTEC Best Graduate
Jang, Johan;
Pramono, Rudy;
Purnamasari, Dian;
Akuba, Stefy Falentino
Dinamika Pendidikan Vol 15, No 1 (2020): June 2020
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/dp.v15i1.23580
The aims of this research explained how the past, present, and future thoughts help to form the decision of an alumnus is still nineteen years old in explored a hobby and dreamed of becoming an entrepreneur. From interviews and analyses made, information gathered shows that the interviewee's past has generated confidence, independence and a sense of responsibility that contribute to the decision. The current situation experienced by the interviewee which is full support from parents and the ability to think rationality about her plan, enables her to make this decision. The interviewee also viewed her future with an acceptable plan supported by her family business as the last resort if her plan cannot be fruitful. This research opens an opportunity for stakeholders in the education field to understand and interpret this unorthodox life story wisely.
PENGARUH KECEPATAN ALIRAN TERHADAP GERUSAN LOKAL PADA PILAR JEMBATAN DENGAN PERLINDUNGAN GROUNDSILL
Sucipto, Sucipto
Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan Vol 13, No 1 (2011): Jurnal Teknik Sipil & Perencanaan
Publisher : Semarang State University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/jtsp.v13i1.1326
Abstract: Local scouring which occurred on a bridge pillar at the bottom of rivers that are granular (sand) can cause degradation of construction that result in instability of the bridge construction itself. Along with the influence liquifaction due to vibration from construction vehicles crossing thebridge, local scour will cause damage and the collapse of the bridge. The process of scouring characterized by the migration of sediment that covers the basic pillars of the bridge and river erosion that occurred would follow the pattern of flow. Effect of flow velocity will be more dominant so that the cause of exit and entry occurs elementary particles into the scour hole, but the depth is fixed or constant. In an equilibrium state the maximum depth will be greater than the mean depth of scour. Research the influence of flow velocity on local scour at bridge pier with groundsill protection is done in clear-water-Scour. The result showed that the maximum scour depth at cylindrical pillar for running the model (M1) occurred at a speed of 0.267 m / s is equal to 42 mm while the minimum scour depth occurs at a speed of 0.157 m / s is equal to 3 mm. At the same flow rate, placement on the downstream groundsill pillar causes the depth of the flow around a cylinder pillar is higher than the model (M1) so that the depth of scour around cylindrical pillar is smaller than the model (M1) with an average reduction rate of the overall running on various velocity variation of 61.49%.Keywords: the flow velocity, local mashed, pillar bridge, groundsill Abstrak: Gerusan lokal yang terjadi pada pilar jembatan yang berada pada dasar sungai yang yang bersifat granuler (pasir) dapat menyebabkan terjadinya degradasi konstruksi yang berakibat pada ketidakstabilan konstruksi jembatan itu sendiri. Bersamaan dengan pengaruh  liquifactionakibat getaran dari kendaraan yang melintasi konstruksi jembatan, gerusan lokal akan dapat menyebabkan kerusakan dan keruntuhan jembatan. Proses terjadinya gerusan ditandai dengan berpindahnya sedimen yang menutupi pilar jembatan serta erosi dasar sungai yang terjadi akan mengikuti pola aliran. Pengaruh kecepatan aliran akan lebih dominan sehingga menjadi penyebab terjadi keluar dan masuknya partikel dasar ke dalam lubang gerusan, namun kedalaman tetap atau konstan. Dalam keadaan setimbang kedalaman maksimum akan lebih besar dari rerata kedalaman gerusan. Penelitian pengaruh kecepatan aliran terhadap  gerusan lokal pada pilar jembatan dengan perlindungan groundsill ini dilakukan pada clear-water-scour. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa kedalaman gerusan maksimum pada pilar silinder untuk model running (M1) terjadi pada kecepatan 0,267 m/s yaitu sebesar 42 mm sedangkan kedalaman gerusan minimum terjadi pada kecepatan 0,157 m/s yaitu sebesar 3 mm. Pada kecepatan aliran yang sama, penempatan groundsill pada hilir pilar menyebabkan kedalaman aliran di sekitar pilar silinder lebih tinggi dari model (M1) sehingga kedalaman gerusan di sekitar pilar silinder lebih kecil dari model (M1) dengan angka reduksi rata6rata dari keseluruhan running pada berbagai variasi kecepatan sebesar 61,49 %.Kata Kunci: kecepatan aliran, gerusan lokal, pilar jembatan, groundsill.