Articles
PENDAMPINGAN PERIZINAN BERUSAHA BAGI KELOMPOK WANITA PESISIR CUNGKENG KOTA BANDAR LAMPUNG
Hakim, Lukmanul;
Aprinisa, Aprinisa;
Anggalana, Anggalana;
Ansori, Ansori
Jurnal Pengabdian UMKM Vol. 2 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Pusat Studi UMKM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36448/jpu.v2i1.27
Tujuan kegiatan Pendampingan perizinan berusaha ini adalah untuk memberitahukan kepada pelaku usaha terutama kepada kelompok wanita pesisir untuk dapat membuat usaha yang semakin maju dan berkembang ke secara nasional maupun global. Mitra yang menjadi sasaran dari usulan kegiatan ini adalah Kelompok Wanita Pesisir Cungkeng, dan solidaritas perempuan. Target khusus dari program ini adalah terciptanya peningkatan perizinan bagi pelaku usaha khususnya kelompok wanita tani pesisir cungkeng. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan standarisaasi dalam penjualandan secara efisien. Metode yang akan digunakan dalam kegiatan ini adalah metode partisipatif. Bentuk kegiatan yang akan dilakukan diantaranya adalah Diskusi Kelompok Fokus (Focus Group Discussion – FGD), pelatihan, dan pendampingan.
The Extraction of Oxalate Acid from Porang Flour (Amorphophallus oncophyllus) using Microwave-Assisted Solvent Extraction
Ansori, Ansori;
Kusuma, Heri Septya;
Maula, Fikaputri Rohmatul;
Qadariyah, Lailatul;
Mahfud, Mahfud
Jurnal Kimia Valensi Jurnal Kimia VALENSI Volume 9, No. 2, November 2023
Publisher : Syarif Hidayatullah State Islamic University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/jkv.v9i2.34706
Porang (Amorphophallus oncophyllus) is one of the local annual plants that contain high levels of oxalate. Oxalates are undesirable compounds in porang flour, and their levels must be removed or reduced to obtain high quality porang flour as a food ingredient. In this research, the extraction of oxalate acid was conducted using microwave-assisted solvent extraction and mechanical separation methods. This study aims to analysis the parameters that influence the extraction of oxalate acid using microwave-assisted solvent extraction such as the effect of microwave power, extraction time, feed-to-solvent ratio (F/S) and material size. The mechanical separation process will be studied the effect of material size for extraction of oxalate acid. The optimum yield obtained for oxalate acid extraction with microwave-assisted solvent extraction was microwave power of 600 W, extraction time of 30 min, feed-to-solvent ratio of 0.05 g/mL and porang size of 100 mesh obtained by oxalate acid yield of 24.78%. Porang size of 100 mesh was the optimum yield obtained for extraction of oxalate acid using mechanical separation method. The result of physical properties test using SEM-EDX and FTIR shows that extraction of oxalate acid from porang using microwave extraction method could produce oxalic acid which has good quality. In addition, extraction using microwave offers an environment-friendly extraction method, which can accelerate and increase the oxalate acid extraction yield.
Upaya Peningkatan Hasil Belajar dengan Penerapan Pendekatan CRT pada Mata Pelajaran IPAS Kelas 4 SDN Kelun
Pratama, Rofiqi Hendra Yuda;
Hartini, Hartini;
Juwarmini, Siti
MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin Vol. 2 No. 3 (2024): MARAS : Jurnal Penelitian Multidisiplin, September 2024
Publisher : Lumbung Pare Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.60126/maras.v2i3.445
Hasil belajar merupakan komponen penting dalam kegiatan pembelajaran. Upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dapat ditempuh melalui peningkatan kualitas sistem penilaiannya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS siswa kelas V di SD Negeri Kelun pada materi Indonesiaku Kaya Budaya melalui pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT). Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, dengan masing-masing siklus terdiri dari satu kali pertemuan. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri Kelun pada semester ganjil tahun ajaran 2023/2024, dengan subjek penelitian yaitu siswa kelas V yang berjumlah 29 anak. Pada siklus I, hanya 58% siswa yang mencapai ketuntasan hasil belajar. Angka ini kemudian meningkat signifikan menjadi 86% pada siklus II. Berdasarkan temuan ini, dapat disimpulkan bahwa pendekatan CRT efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPAS siswa, khususnya untuk materi Indonesiaku Kaya Budaya.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Keluarga Dengan Kepatuhan Minum Obat Pasien Gangguan Jiwa Di Wilayah Kerja Puskemas Telaga Biru
Dhea Ananda Mokodongan;
Firmawati;
Rona Febriyona
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2023): Maret : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jikki.v3i1.1166
Gangguan Jiwa adalah penyimpangan dari keadaan ideal dari suatu kesehatan mental yang merupakan indikasi adanya gangguan jiwa. Tujuan dilakukan untuk mengetahui tingkat pengetahuan keluarga dengan kepatuhan minum obat pasien gangguan gangguan jiwa di wilayah kerja Puskesmas Telaga Biru. Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 54 orang menggunakan teknik sampling secara total sampling. Hasil penelitian ada hubungan tingkat pengetahuan keluarga dengan kepatuhan minum obat pasien skizofrenia di Puskesmas Telaga Biru dengan hasil yang memiliki tingkat pengetahuan keluarga baik dengan kepatuhan minum obat pasien gangguan jiwa kategori patuh sebanyak 26 (86.7%) responden, tidak patuh sebanyak 4 (13.3%) responden. Dan tingkat pengetahuan keluarga kurang baik dengan kepatuhan minum obat pasien gangguan jiwa kategori patuh sebanyak 5 (23,8%) responden, dan responden pengetahuan kurang baik kategori tidak patuh sebanyak 16 (76,2%) responden. Hasil uji statistic diperoleh nilai p=0,000 dengan dengan α<0,05. Kesimpulan bahwa semakin baik pengetahuan keluarga maka semakin patuh pula pasien dalam meminum obat karena pengetahuan yang dimiliki keluarga masih terbatas. Sehingga, Hasil penelitian ini dapat dipergunakan sebagai bahan masukan bagi institusi kesehatan mengenai hubungan tingkat pengetahuan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien jiwa.
Pengembangan Pariwisata Melalui Penggunaan dan Pengoptimalan Media Digital
Mahendra Galih Prasaja;
Endah Pri Ariningsih;
Fatah Pinanggih Arizki
Faedah : Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Hasil Kegiatan Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59024/faedah.v2i3.986
Knowledge and understanding about how to use and apply social media in promotional or business activities for tourism actors or the public is very important. Some of the main problems faced by service partners are related to the use and optimization of social media. If the community or tourism actors already have an understanding of these things, their business can grow more rapidly. The aim of implementing this community service is to provide strengthening and understanding of management concepts such as marketing, use of digital media, to develop business for the community or tourism actors in promoting tourist attractions in Tlogokotes Village as service partners. The activity mechanism uses lecture and discussion methods as well as practice or simulation. Each session ends with a question and answer session to find out how far the participants' level of understanding is in responding to the material that has been presented. This community service activity was carried out in three sessions by each team member, and it was carried out well. As a result, service partners can have better knowledge and understanding of management concepts, because the response and enthusiasm of service partners to understand the material presented is quite high. As a recommendation, community service with this theme can be carried out with other service partners such as home industry groups, street vendor groups, traditional market trader groups and so on, so as to expand understanding of management concepts such as Sharia marketing, product packaging and financial management. business better.
KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK ACCEPTANCE COMMITMENT THERAPY (ACT) DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN SPIRITUAL MAHASISWA
Jaya, Meigo Anugra;
Hartini, Hartini;
Puspitasari, Rini
Tarbiyatuna Kajian Pendidikan Islam Vol 8 No 1 (2024): (Februari 2024)
Publisher : LPPM Institut Agama Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.69552/tarbiyatuna.v8i1.2085
Spiritual well-being is a perspective that is felt in the quality of a person's relationship in four areas, namely the relationship with God, other people, nature and oneself. Students who have spiritual well-being and low spiritual experience experience a high level of distress. This can reduce concentration, reduce attention, hinder the decision-making process, and reduce students' ability to realize their goals, roles and functions as students. This study aims to determine the effect of group counseling services using the Acceptance and Commitment Therapy (ACT) technique on improving the spiritual welfare of Campus B Curup students at the Bengkulu Ministry of Health Polytechnic. This type of research is a quasi experimental design. The population in this study were students from Campus B Curup Poltekkes Bengkulu Ministry of Health with a sample of 60 people consisting of 30 people in the experimental group and 30 people in the control group with purposive sampling. The data collection technique uses the Spiritual Well-Being Scale (SWBS) instrument. Independent data analysis using the Mann Whitney Test. There was a significant difference in the group that received group counseling services using the ACT technique compared to the group that did not receive group counseling services (p = 0.040, α = 0.05). So it can be interpreted that there is an influence of group counseling with the ACT technique on improving the spiritual welfare of Campus B Curup students at the Bengkulu Ministry of Health Polytechnic.
The Effect of Vaname Shrimp Pond Waste Disposal (Litopenaeus van-namei) on The Environment and Environmental Law Perspective: a Literatur Review
Dewi, Dewi Fortuna Khairil;
Frinaldi, Aldri
Journal of Climate Change Society Vol. 1 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jccs/Vol1-iss2/13
As a result of observations regarding waste disposal that have been carried out, many shrimp farmers ignore the negative impact of excessive feeding on the environment. Including proper waste management practices, such as processing before discharge into the sea, is often ignored. This research uses a qualitative research method in the form of a literature review (document analysis). The data in this research is information regarding the impacts caused by vaname shrimp waste. The main data sources are obtained through observations and documents from journals or articles that have been published or published. The impact of shrimp pond waste disposal on the environment can cause damage to aquatic ecosystems and environmental pollution. The environmental law perspective regulates legal sanctions for perpetrators of waste disposal from vaname shrimp ponds that damage the environment, such as imprisonment and fines. Several efforts have been made to handle vaname shrimp pond waste for organic fertilizer, waste water treatment installations (IPAL), environmental impact analysis (AMDAL) and supervision from local governments. And the solution that needs to be implemented by business actors is to carry out waste management that meets quality standards, pay attention to AMDA and legal sanctions that can be imposed if you dispose of vaname shrimp pond waste which can damage the environment
MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERDIFERENSIASI UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU
Hartini, Hartini;
Herawati, Ratna;
Wahyuningsih, Hartati Dyah;
Haryanto, Haryanto
JICS : Journal Of International Community Service Vol 3 No 01 (2024): JICS : Journal Of International Community Service
Publisher : Pusat Studi Ekonomi, Publikasi Ilmiah dan Pengembangan SDM Azramedia Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62668/jics.v3i01.1174
Differentiated interactive learning media are innovative teaching aids that can be tailored to the individual needs of each student. By integrating technology and different teaching strategies, this media allows teachers to deliver subject matter in a way that is more interesting, effective, and in accordance with the learning styles and abilities of each student. This Community Service activity was organized in collaboration with SMK N 1 Musuk Boyolali and the Faculty of Computer Science, Dharma AUB University Surakarta. The results of community service where training is carried out, teachers prefer to create interactive learning materials using WordWall tools. Because there are many themes and choices, the form of making interesting material for students. Wordwall is a web-based platform that can be used to create learning media, the use of differentiated interactive learning media, teacher competence can be improved, so they can provide a more meaningful learning experience for students.
Hubungan Gaya Hidup Dengan Kejadian Hipertensi Pada Lansia Di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto Barat
Rona Febriyona;
Fadli Syamsuddin;
Oktaviani Dela K. Tantu
JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN Vol. 2 No. 1 (2023): April : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jurrikes.v2i1.968
Hipertensi merupakan masalah kesehatan yang penting di seluruh dunia karena prevalensinya yang cukup tinggi dan penyakit menular yang terus meningkat, gaya hidup pada lansia menjadi faktor penyebab hipertensi karena kurangnya aktivitas fisik, kebiasaan buruk seperti merokok, kebiasaan minum kopi dan stress, serta kurangnya pengontrolan tekanan darah secara rutin. Tujuan dari penelitian untuk mengetahui hubungan gaya hidup dengan kejadian hipertensi pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto Barat. Desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini lansia hipertensi yang terdata di Puskesmas Limboto Barat. Sampel berjumlah 76 orang dengan purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Uji statistik menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan responden yang gaya hidup baik mayoritas mengalami hipertensi derajat 2 sebesar 35,5% dan responden yang gaya hidup tidak baik mayoritas mengalami hipertensi derajat 2 sebesar 31,6%, serta nilai p-value yaitu 0,006 (<(<α 0,05) terdapat hubungan gaya hidup dengan kejadian hipertensi pada lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto Barat. Dapat disimpulkan bahwa semakin baik gaya hidup, maka tekanan darah lansia dengan hipertensi dapat terkontrol atau tidak tinggi.
Strategi Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat Dalam Pengelolaan Terminal Type B Sago Painan
Dwitica, Dina;
Frinaldi, Aldri
Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa Vol. 5 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : Indonesian Journal Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47134/villages.v5i2.143
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi yang dilaksanakan Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat dalam Pengelolaan Terminal Tipe B Sago Painan, Kendala dalam Pengelolaan Terminal Tipe B Sago Painan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat, Upaya Pengelolaan Terminal Tipe B Sago Painan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis data berupa analisis SWOT dan pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pengelolaan Terminal Tipe B Sago Painan oleh Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat belum sepenuhnya efektif. Kendala utama yang dialami antara lain keterbatasan anggaran yang menghambat perbaikan dan pemeliharaan fasilitas, masalah kebersihan dan pemeliharaan yang tidak konsisten, serta kurangnya fasilitas yang memadai. Hal tersebut berdampak pada menurunnya minat pengguna angkutan umum dan menyebabkan banyak operator bus yang memilih beroperasi di luar terminal. Evaluasi dan perencanaan yang kurang memadai juga memperburuk keadaan, ditambah dengan adanya angkutan liar di sekitar terminal. Upaya yang dilakukan antara lain pembinaan secara berkesinambungan, peningkatan kinerja petugas, perbaikan fasilitas, serta pengelolaan keuangan yang lebih baik. Namun demikian, pengelolaan terminal memerlukan penanganan yang lebih terkoordinasi dan tanggap terhadap kendala-kendala yang ada agar dapat mencapai efektivitas yang diharapkan.