Articles
MAKNA UPACARA BATIMBANG DALAM TRADISI MASYARAKAT SUKU BANJAR KUALA TUNGKAL, PROVINSI JAMBI
Jailani, M. Syahran;
Nurhasanah, Nurhasanah
Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora Vol 16, No 2 (2018)
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (495.898 KB)
|
DOI: 10.18592/khazanah.v16i2.2339
This paper discusses an academic analysis of batimbang traditional ceremony which is one form of the human life cycle ceremony is conducted by urang Banjar Kuala Tungkal Jambi Province. This batimbang ceremony is only intended for baby (child) who born exactly the Safar month in the hijriyah month. Urang Banjar believing, baby (child) was born in the Safar month that is believed in the life ranging from baby to adult will be various experience calamities even some of the urang Banjar considers baby who born in the Safar month or bad month. Urang Banjar carry out this ceremony because they believe the Safar month as a bad month full of reinforcements and ways, and the misfortune of Safar month will befall the child?s life. Batimbang means weighting. Something is weighed to be balanced and sufficient. Therefore, in order to avoid inflicting misfortune and distress to the child, so the child must be weighed as a form of ritual refusing reinforcement and recovery from unlucky circumstances.
PENGARUH LATIHAN SIRKUIT TRAINING TERHADAP KECEPATAN TENDANGAN SABIT PADA SISWA EKSTRAKULIKULER PENCAK SILAT SMP NEGERI 2 PANGKALPINANG
Nurhasanah, Nurhasanah;
Ulfah, Widati Amalin;
Walton, Erick Prayogo
SPARTA Vol 1 No 2 (2019): SPARTA (Sport, Pedagogic, Recreation, and Technology)
Publisher : STKIP MBB Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (711.258 KB)
|
DOI: 10.35438/sparta.v1i2.163
Sirkuit training merupakan salah satu bentuk latihan yang dilakukan dalam satu putaran melewati beberapa pos, pada setiap pos siswa melakukan berbagai bentuk latihan yang bervariasi dan dilakukan secara berulang-ulang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil peningkatan kecepatan tendangan sabit pada siswa ekstrakulukuler pencak silat SMP Negeri 2 pangkalpinang. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Desain penelitian eksperimental yang digunakan adalah pretest dan posttest control group design. Populasi terdiri dari 28 siswa dengan teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan teknik total sampling. Setelah semua data dianalisis dengan berbagai tahapan yang dimulai dari uji statistika untuk menentukan mean, median, modus, standar deviasi, varian dan range. Kemudian dilakukan uji normalitas, uji homogenitas dan uji hipotesis dengan syarat lebih besar dari Berdasarkan perhitungan diketahui bahwa thitung = 3,483 > 2,056, maka dapat disimpulkan bahwa ha diterima, artinya bahwa terdapat pengaruh latihan sirkuit jump kick terhadap kecepatan tendangan sabit pencak silat.
JELAJAH SEJARAH MELALUI LUDO CARPET: UPAYA MEWUJUDKAN GENERASI NASIONALIS BAGI ANAK SEKOLAH DASAR
M, Nur Azmi;
Amalia Yusman, Andi Reski;
Nurhasanah, Nurhasanah
Indonesian Journal of Educational Studies Vol 20, No 2 (2017): Jurnal Penelitian Pendidikan INSANI
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (367.217 KB)
|
DOI: 10.26858/ijes.v20i2.4822
. Tulisan ini bersifat library research dan studi empiris yang disajikan secara deskriptif, ditunjang oleh beberapa literatur yang relevan dengan permasalahan yang dikaji, kemudian disusun dalam bentuk karya tulis ilmiah. Tekhnik pengumpulan data berasal dari berbagai sumber seperti jurnal, buku cetak, artikel dan web resmi. Data yang telah dikumpulkan diidentifikasi, dianalisis, sehingga disusun menjadi sebuah karya yang dapat dipertanggungjawabkan. Permainan ludo carp akan mendorong siswa untuk lebih aktif dalam kegiatan membaca sambil bermain terkait sejarah indonesia. Siswa akan dituntut untuk lebih memahami dan mencintai indonesia. Hal tersebut akan menciptakan rasa kepemilikan yang tinggi kepada Indonesia dan jiwa nasionalis peserta didik akan terbentuk.Â
Analisis Fraktal Untuk Identifikasi Kadar Gula Rambutan dengan Metode Box-Counting
Iman, Iman;
Nurhasanah, Nurhasanah;
Sampurno, Joko
PRISMA FISIKA Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/pf.v6i2.23912
Pada penelitian ini, pemodelan matematis yang menghubungkan antara dimensi fraktal dan kadar gula pada daging buah rambutan telah berhasil dilakukan. Penelitian ini terdiri dari 3 tahap: uji kadar gula, pengolahan citra dan analisis fraktal. Pengujian kadar gula dilakukan dengan menggunakan alat refraktometer brix. Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui persentase kadar gula dalam daging buah rambutan. Pengolahan citra dimulai dengan mengubah citra berwarna menjadi citra grayscale, kemudian dilanjutkan dengan proses deteksi tepi, dan proses thresholding untuk mendapatkan citra biner. Analisis fraktal bertujuan untuk menghitung dimensi fraktal dari tiap sampel dengan metode box-counting. Hasil pencocokan kurva antara kadar gula terhadap dimensi fraktal menghasilkan model matematis dengan nilai R-square 0.9867 dan RMSE 0.132 serta korelasi 0.9781. Berdasarkan hal tersebut, dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi dimensi fraktal kulit rambutan akan diikuti oleh semakin tinggi kadar gula buahnya. Kata Kunci : Rambutan, Dimensi fraktal, Box-counting, Kadar gula
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN DI PAUD MENGGUNAKAN PERMAINAN TRADISIONAL
Nurhasanah, Nurhasanah;
Rachmayani, Ika;
Habibi, A. Muazar
JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA Vol 4, No 2 (2018): JURNAL SOSIAL EKONOMI DAN HUMANIORA
Publisher : LPPM Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jseh.v4i2.17
Adapun Tujuan Umum penelitian ini adalah menghasilkan Model Pembelajaran Inovatif di PAUD yang mengggunakan permainan Tradisional sebagai Model Pembelajaran di PAUD. Adapun secara khusus, tujuan penelitain ini adalah untuk memetakan hal-hal sebagai berikut : 1. Untuk mengetahui teknik atau cara pengembangan model pembelajaran di PAUD menggunakan permainan tradisional? 2. Untuk mengetahui prosedur dan komponen pengembangan model pembelajaran di PAUD menggunakan permainan tradisional? 3.Hasil pengembangan model pembelajaran di PAUD menggunakan permainan tradisional sebagai acuan dalam menyusun pedoman penyusunan pembelajaran di PAUD sudah sesuai dengan tingkat capaian perkembangan anak?. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan, khususnya pengembangan model pembelajaran. Hasil yang diperoleh adalah pertama teknik yang digunakan dalam melakukan pengembangan model mengikuti langkah-langkah model pengembangan menurut bagan alur penelitian yang telah direncanakan. Selanjutnya komponen pengembangan model meliputi : 1. Mengidentifikasi permainan tradisional yang akan digunakan, 2. Merumuskan aturan permainan dan hal hal yang diperlukan dalam pelaksanaan model pembelajaran menggunakan permainan tradisional. 3. Melakukan pelaksanaan permainan sebagai uji coba pertama sampai ketiga. 4. Melakukan analisis hasil ujicoba dan 5. Menetapkan langkah langkah pembelajaran sebagai hasil dari model pembelajaran di PAUD menggunakan permainan tradisional. Berdasarkan hasil pelaksanaan penelitian maka hasil analisis kualitatif disimpulkan bahwa pengembangan model pembelajaran di PAUD menggunakan permainan tradisional dapat mengembangkan hampir semua aspek perkembangan melalui permainan tradisional dengklek, namun tidak semua indikator pada aspek perkembangan dapat dikembangkan. Implikasi hasil penelitian ini dapat menjadi salah satu model pembelajaran yang digunakan dalam proses pembelajaran di PAUD. Tindak lanjut penelitian ini adalah penelitian ini dapat dilanjutkan untuk melihat dampak permainan tradisional, khususnya permainan dengklek apabila menjadi model pembelajaran bagi anak anak berkebutuhan khusus.
Praktik Human Trafficking di Propinsi Jambi
Yenti, Zarfina;
Nurhasanah, Nurhasanah
Musawa Jurnal Studi Gender dan Islam Vol. 19 No. 1 (2020)
Publisher : Sunan Kalijaga State Islamic University & The Asia Foundation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14421/musawa.2020.191.71-84
Perdagangan manusia sudah merajalela ada semenjak lama. Namun, pola dan modus operandi berbeda-beda tergantung waktu dan tempat eksekusi praktik trafficking berjalan. Di Provinsi Jambi, perdagangan orang mengalami peningkatan dari waktu ke waktu. Pada saat masih marak lokalisasi prostitusi Payosigadung, para korban ditempatkan dan dilokalisasikan tetapi, setelah penutupan lokalisasi kecenderungan perdagangan orang melalui Online dan ditempatkan di salon-salon kecantikan yang menyediakan layanan plus-plus. Paper ini menunjukkan terdapat relasi kuasa yang signifikan antara pelaku dan korban terutama pada konsep kuasa pada perdagangan dalam jual beli. Relasi kuasa ini diikat sedemikian rupa sehingga korban tidak bisa menolak ketika dihadapkan pada pilihan untuk mengorbankan diri sebagai pemuas nafsu laki-laki hidung belang. Pembahasan Paper ini akan menjabarkan tiga hal penting dalam Human Trafficking. Hal-hal penting tersebut adalah Masalah ketimpangan ekonomi pada pelaku dan korban dari trafficking, relasi patriarki dalam hubungan sosial masyarakat dalam praktik trafficking, dan dominasi seksualitas yang tinggi pada hubungan patron-klien trafficking. Bentuk aktivitas trafficking bisa berjalan mulus karena tiga hal tersebut saling berkelindan.[Human trafficking has been rampant for a long time. However, the patterns and modus operandi vary depending on the time and place where the trafficking practice is being executed. In Jambi Province, trafficking in persons has increased from time to time. When the Payosigadung prostitution localization was still rife, the victims were placed and localized, however the closure of the localization of the tendency of trafficking in persons online and put in beauty salons that provide plus-plus services. This paper shows a significant power relationship between the perpetrator and the victim, especially in the concept of power in trade in buying and selling. This power relation is tied in such a way that the victim cannot refuse when faced with the choice to sacrifice herself as the satisfaction of the male masher. Discussion This paper will describe three essential things in Human Trafficking. These essential things are economic inequality among traffickers and victims of trafficking, patriarchal relations in community social relations in trafficking practices, and the high dominance of sexuality in trafficking patron-client relationships. The form of trafficking activity can run smoothly because these three things are intertwined.]
Penyuluhan Teknik Pengolahan Urea Mineral Mollases Blok di Kelompok Ternak Sumber Rezeki Karya Tani Kecamatan Landasan Ulin Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan
Wati, Siti Dharma;
Sugiarti, Sugiarti;
Nurhasanah, Nurhasanah
IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46549/igkojei.v1i1.120
ABSTRACT The partners involved in Community Service (P2M) is the Sumber Rezeki Karya Tani Farmer Groups based in the Landasan Ulin Timur Subdistrict, Landasan Ulin Subdistrict, Banjarbaru City, South Kalimantan. The problems faced by the farmers' group are: (1) Farmers are very dependent on the availability of forage feed, but the availability is restricted and not proportional to the amount of feed consumption per cow, which is a lot (10% of body weight). (2) Lack of dissemination and innovation by farmers to utilize and process local feed ingredients and waste feed. (3) In general, farmers do not provide supplements to cattle to promote growth. Due to these conditions, the beef cattle fattening period becomes longer (> 6 months). The purpose of this activity is to help cattle farmers to increase their productivity by utilizing the feed-materials and processed materials in the form of urea molasses mineral block. The method of activities includes the provision of materials and hands-on practice of making urea molasses mineral block (UMMB). At the end of the activity, an evaluation was conducted on the Farmer Group. Results of activities The evaluation showed that 90-100% of the members of the farmer group played an active role during the activity, 75-85% understood how to properly process the mineral urea block molasses, and 50% planned to continue implementing the UMMB technology. Keywords: Processing, Feed; Landasan Ulin Timur; Banjarbaru ABSTRAK Mitra yang dilibatkan pada Pengabdian Pada Masyarakat (P2M) adalah Kelompok Tani Sumber Rezeki Karya Tani berdomisili di Kelurahan Landasan Ulin Timur, Kecamatan Landasan Ulin, Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan. Permasalahan yang dihadapi adalah: (1) Peternak sangat tergantung dengan ketersediaan pakan hijauan namun ketersediaannya sangat terbatas dan tidak sebanding dengan jumlah konsumsi pakan per ekor sapi yang cukup tinggi (10% dari berat badan). (2) Kurangnya diseminasi dan inovasi peternak untuk memanfaatkan dan mengolah bahan-bahan pakan lokal dan pakan limbah. (3) Pada umumnya peternak tidak memberi suplemen pada sapi untuk pemacu pertumbuhan sehingga dengan kondisi tersebut masa penggemukkan sapi potong menjadi lebih lama (> 6 bulan). Tujuan kegiatan ini adalah membantu peternak untuk meningkatkan produktivitas sapi dengan memanfaatkan bahan–bahan pakan dan diolah dalam bentuk urea mineral molases blok (UMMB). Metode kegiatan meliputi pemberian materi dan praktek langsung pembuatan UMMB kemudian pada akhir kegiatan dilakukan evaluasi pada kelompok tani. Hasil kegiatan adalah 90-100% dari anggota kelompok tani berperan aktif selama kegiatan berlangsung, 75-85 % memahami cara pengolahan UMMB dengan baik dan 50% berencana melanjutkan penerapan teknologi UMMB tersebut. Kata Kunci: Pengolahan; Pakan; Landasan Ulin Timur; Banjarbaru
PENGEMBANGAN MODUL AKIDAH AKHLAK DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK SISWA MIN
Nurhasanah, Nurhasanah
El -Hekam Vol 4, No 2 (2019)
Publisher : State Institute for Islamic Studies Batusangkar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31958/jeh.v4i2.2018
The background of this study is that the learning steps in the module are not yet in accordance with the scientific approach, in the module there are no activities that can motivate students to learn actively and the module components have not been clearly described. The goal to be achieved is to produce a learning module that is valid and practical, so that it can be used by teachers and students in schools, as a guide in the learning process. This type of research is development research, which is a process used to develop and validate educational products. The model used is a 4-D model that is stage (define, design, develop and disseminate). This research only reaches the practicality and stage of develop. The data analysis technique uses the Miles and Huberman model for needs analysis, and uses a formula modified by Riduwan for validity and practicality. The results of the study show that the validity of the Akidah Akhlak module with the scientific approach obtained an average of 89% with a very valid category, namely its validity. The practical test results from the implementation of the Akidah Akhlak module with the scientific approach obtained an average of 92% with very practical categories (easy to use and understood by teachers and students). Based on the explanation above, it can be concluded that the Akidah Akhlak module with the scientific approach developed can be declared very valid and very practical so that it is feasible to be used by all Akidah Akhlak subjects in school.
Segmentasi Citra Sel Darah Serviks
Yulianti, Devi;
Nurhasanah, Nurhasanah;
Arman, Yudha
PRISMA FISIKA Vol 9, No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/pf.v9i1.44463
Penelitian ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas citra dan memisahkan antara citra dan latar belakang citra agar mudah diolah lebih lanjut. Data citra yang digunakan adalah citra serviks. Tahapan dalam pengolahan citra adalah pemotongan citra untuk mengubah ukuran citra agar ukurannya seragam, mengubah citra berwarna menjadi citra keabuan (grayscale), kemudian perhitungan histogram untuk mengetahui nilai ambang batas pada citra dan proses segmentasi citra bertujuan untuk memisahkan citra serviks dengan latar belakang citra. Hasil menunjukkan bahwa proses segmentasi citra berbeda untuk masing-masing citra. Segmentasi citra bersifat eksperimental dan bergantung dari karakteristik masing-masing citra.Kata Kunci: citra sel darah serviks, histogram, segmentasi
Perhitungan Panjang Garis Pantai Kota Singkawang Menggunakan Dimensi Fraktal
Fransiska, Butet;
Nurhasanah, Nurhasanah;
Adriat, Riza
PRISMA FISIKA Vol 8, No 3 (2020)
Publisher : Jurusan Fisika, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/pf.v8i3.43762
Kota Singkawang merupakan salah satu kota di Kalimantan Barat yang berada di kawasan pesisir pantai. Kondisi kawasan pantai di Kota Singkawang yang tidak memiliki penyangga keamanan menyebabkan pantai menjadi rusak, sehingga dapat menyebabkan perubahan panjang garis pantai yang terjadi secara terus-menurus. Penelitian ini bertujuan untuk mendigitasi citra landsat yang telah dikoreksi, menghitung dimensi fraktal dan panjang garis pantai Kota Singkawang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan data citra landsat Kota Singkawang pada tahun 2016. Data citra satelit hasil penginderaan jauh yang diperoleh diperbaiki melalui proses koreksi radiometrik dan geometrik. Citra yang sudah melalui proses perbaikan digunakan untuk mengidentifikasi garis pantai dan membedakan atau mengidentifikasi wilayah lautan dan daratan, sehingga proses digitasi dapat dilakukan. Hasil digitasi berupa garis yang dapat dihitung dimensi fraktalnya. Penggunaan metode box counting memperoleh nilai dimensi fraktal dari garis pantai Kota Singkawang yaitu 1,1762. Nilai dimensi fraktal dapat digunakan untuk menghitung panjang garis pantai Kota Singkawang pada tahun 2016 dan diperoleh hasil sebesar 26,609 km dengan nilai eror sebesar 0,99.