Articles
KEANEKARAGAMAN GASTROPODA PADA DAERAH PASANG SURUT KAWASAN KONSERVASI HUTAN MANGROVE KOTA TARAKAN
Ibrahim, Ibrahim;
Nugroho, Endik Deni
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 2, No 2 (2020): Oktober
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (785.792 KB)
|
DOI: 10.35334/bjbe.v2i2.1747
Kajian tentang keragaman, karakteristik populasi Gastropoda dalam melestarikan kawasan pasang surut di kawasan konservasi hutan Mangrove. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, untuk mendeskripsikan keanekaragaman gastropoda, karakteristik populasi gastropoda, dan rancangan deskriptif komparatif digunakan untuk mendeskripsikan perbedaan varietas dan karakteristik populasi gastropoda pada substrat yang didominasi pasir. daerah pasang surut. Analisis data dilakukan dengan menggunakan SPSS 16 for Windows. Hasil penelitian berdasarkan analisis data menunjukkan bahwa variasi dan karakteristik populasi Gastropoda di daerah pasang surut substrat dominan lumpur adalah 15 jenis dengan indeks keragaman (H ') = 2.003. Pola sebaran Gastropoda pada daerah pasang surut substrat yang didominasi lumpur sebanyak 11 jenis dengan pola sebaran merata dan 4 jenis dengan pola sebaran berkelompok. Sedangkan karakteristik keragaman dan populasi Gastropoda berdasarkan analisis data menunjukkan bahwa Gastropoda yang terdapat pada daerah pasang surut substrat yang didominasi pasir berjumlah 12 jenis dengan indeks ragam (H ') = 1.465. Pola sebaran jenis Gastropoda pada daerah pasang surut substrat yang didominasi lumpur sebanyak 6 jenis dengan pola sebaran merata dan 6 jenis dengan pola sebaran berkelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan perbedaan varietas, karakteristik populasi menunjukkan: (1) terdapat signifikansi Perbedaan indeks keragaman Gastropoda antara daerah pasang surut substrat yang didominasi lumpur dengan daerah pasut substrat yang didominasi pasir, (2) terdapat perbedaan pola sebaran Gastropoda antara daerah pasang surut substrat yang didominasi lumpur dengan daerah pasang surut yang didominasi pasir.Kata kunci varietas gastropoda, mangrove, kawasan pasang surut
PENGARUH PENERAPAN PENDEKATAN SETS (SCIENCE, ENVIRONMENT, TECHNOLOGY AND SOCIETY) PADA MATA PELAJARAN IPA TERHADAP LITERASI SAINS SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 2 TARAKAN
Ulfah, Nurul;
Ibrahim, Ibrahim;
Vlorensius, Vlorensius
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 2, No 1 (2020): April
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35334/bjbe.v2i1.1737
Kemampuan siswa dalam menguasai dan mempelajari ilmu pengetahuan berkaitan erat dengan perkembangan sains dan teknologi yang saat ini semakin pesat sehingga siswa dituntut agar memiliki kemampuan literasi sains yang baik. Salah satu pendekatan pembelajaran yang memungkinkan untuk digunakan di kelas dalam usaha meningkatkan literasi sains siswa ialah melalui pendekatan SETS (Science, Environment, Technology and Society). Titik pusat pembelajaran sains berwawasan SETS ialah penggabungan antara konsep sains yang dipelajari dan implikasinya terhadap lingkungan, teknologi dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan pendekatan SETS terhadap literasi sains siswa. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain penelitian time series. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 2 Tarakan dan sampel penelitian adalah kelas VII J. Hasil penelitian uji homogenitas dan uji normalitas didapatkan hasil bahwa data homogeny dan normal. Analisis uji T sampel berpasangan diperoleh hasil dengan nilai signifikasi 0,000. Jika sig(2-tailed) 0,05 maka Ha diterima, kesimpulannya bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara pretes dan postes. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Pendekatan SETS berpengaruh dan terdapat perbedaan yang signifikan antara pretes pertama hingga keempat dengan postes pertama hingga keempat, 2) Grafik hasil penelitian menunjukkan hasil nilai rata-rata pretes stabil dan konsisten kemudian setelah diberikan perlakuan keadaannya meningkat secara konsisten pula. Kata kunci: Literasi Sains, Pembelajaran IPA, Pendekatan SETS.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBING-PROMPTING TERHADAP SIKAP SOSIAL PADA MATA PELAJARAN SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 TARAKAN
Nurasiah, Nurasiah;
Ibrahim, Ibrahim;
Maradhy, Ermawaty
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 1, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (373.092 KB)
|
DOI: 10.35334/bjbe.v1i2.1732
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran probing-prompting terhadap sikap sosial. Penelitian ini dilakukan pada bulan September-Desember 2015 di SMPN 2 Tarakan.  Penelitian ini adalah eksperimen semu dengan populasi siswa kelas VIII dan sampel sebanyak 2 kelas. Pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar penilai diri.  Data dianalisis menggunakan uji Independent Sample T-Test dan uji regresi linear sederhana dengan menggunakan sofiware SPSS 16 for Windows. Hasil uji-t sikap sosial diperoleh thitung 2,045 lebih besar dari ttable (1,671). Hasil uji regresi linear sederhana menunjukan bahwa aktivitas probing-prompting berpengaruh positif terhadap sikap sosial siswa dengan kontribusi sebesar 12,0%.  Kata kunciProbing-Prompting, Sikap SosialÂ
EFEKTIVITAS MEDIA PEMBELAJARAN QUIPPER SCHOOL TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA DI SMP NEGERI 4 TARAKAN
Dayu, Exnoni Sri;
Wijarini, Fitri;
Ibrahim, Ibrahim
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 5, No 2 (2023): Oktober
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35334/bjbe.v5i2.4882
Penelitian ini merupakan penelitian pre-experimental design yaitu experiment semu yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas media pembelajaran Quipper School terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA Serta Respon Siswa Terkait penggunaan Media pembelajaran Quipper School di SMPN 4 Tarakan. Desain penelitian yang digunakan adalah One Grorup Pretest-Posttest Design. Penelitian ini dilaksanakan di SPMN 4 Tarakan. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMPN 4 Tarakan, dengan jumlah sampel 30 siswa yang dipilih dengan menggunakan teknik Cluster random sampling. Instrument penelitian ini yaitu soal tes hasil belajar sistem pernapasan dan angket respon siswa dengan skala likert. Teknik analisis data hasil belajar yang digunakan yaitu analisis statistik inferansial parametris menggunakan paired sample t-test. Berdasarkan analisis statistik inferensial menggunakan SPSS diperoleh nilai signifikan 0.000 0.05 yang berarti Ha diterima, yakni penggunaan media pembelajaran Quipper School efektif terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di SMPN 4 Tarakan. Berdasarkan analisis angket respon siswa diperoleh nilai rata-rata persentase yaitu 80,29% yang berarti siswa memiliki respon positif terkait penggunaan media pembelajaran Quipper School.
IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS PENDIDIKAN DI INDONESIA (KAJIAN PROSES PEMBELAJARAN K-13 DI KOTA TARAKAN DAN KABUPATEN BULUNGAN KALIMANTAN UTARA)
Ibrahim, Ibrahim;
Ridwan, Ridwan;
Arifin, Arifin
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 1, No 2 (2019): Oktober
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (263.111 KB)
|
DOI: 10.35334/bjbe.v1i2.1727
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman guru di Tarakan dan Bulungan terkait Kurikulum 2013. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan jenis penelitian deskriptif. Terdapat 3 hal yang diukur, yaitu pemahaman terkait proses, materi dan penilaian. Hal yang cukup menarik, terdapat persentase yang besar terkait pemahaman guru dalam proses pembelajaran. Persentase guru SD yang kurang paham sebesar 52,63%, guru SMP sebesar 26,08%, dan guru SMA sebesar 40,62%. Kata kunciKurikulum 2013, Pemahaman Guru
ANALISIS HASIL BELAJAR KOGNITIF MAHASISWA JURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI PADA MATA KULIAH GENETIKA DASAR
Retnaningati, Dewi;
Ibrahim, Ibrahim;
Ilma, Silfia
Borneo Journal of Biology Education (BJBE) Vol 5, No 1 (2023): April
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education Biology Education Departement
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35334/bjbe.v5i1.3892
Hasil belajar merupakan salah satu hal penting dari proses pembelajaran, sehingga untuk mencapai hasil belajar yang baik diperlukan kemampuan kognitif yang baik pula. Hal ini memberikan tantangan kepada pendidik untuk berinovasi dalam menentukan model/metode pembelajaran dan pemanfaatan media pembelajaran yang sesuai sehingga dapat membantu meningkatkan kemampuan kognitif peserta didik. Hasil belajar kognitif peserta didik perlu dievaluasi sehingga pada proses pembelajaran berikutnya dapat dikembangkan model/metode pembelajaran serta penggunaan media yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hasil belajar kognitif mahasiswa jurusan Pendidikan Biologi di Universitas Borneo Tarakan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan tes kognitif. Data nilai mahasiswa diperoleh dari hasil evaluasi materi pada mata kuliah Genetika Dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki hasil belajar kognitif “sangat baik†sebesar 16,67%, “baik†sebesar 50%, dan “cukup†sebesar 33,33%.
PROBLEMATIKA NORMATIF PERMENAKER RI NO 28 TAHUN 2014 TENTANG TATA CARA PEMBUATAN DAN PENGESAHAN PERATURAN PERUSAHAAN (PP) SERTA PEMBUATAN DAN PENDAFTARAN PERJANJIAN KERJA BERSAMA (PKB) DI PT PK MANUFACTURING INDONESIA
Ibrahim, Ibrahim;
Santoso, Imam Budi;
Agusmidah, Agusmidah;
Khakim, Abdul
Badamai Law Journal Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Program Magister Hukum Universitas Lambung Mangkurat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32801/damai.v8i2.16975
Abstrak: Peran karyawan dalam pembangunan nasional sangat besar dengan berbagai tantangan yang dihadapi. Oleh karenanya kepada mereka sangat perlu untuk diberikan perlindungan, pemeliharaan, dan peningkatan kesejahteraan. Dimana saat ini Peraturan Perusahaan di PT PK Manufacturing Indonesia akan segera berakhir, sehingga perlu dilakukan perpanjangan kembali ke Disnakertransnas Kabupaten Karawang. Dengan adanya serikat pekerja di perusahaan maka pengusaha dapat mengajukan permohonan perpanjangan masa berlaku PP dengan pertimbangan perusahaan merubah status dari PP ke PKB. Pendekatan penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian hukum yuridis empiris. Sumber data penelitian berasal dari data primer dan data sekunder. Teknik pengambilan data yaitu wawancara dan dokumentasi kepada Kepala Bidang Hubungan Industrrial, Karyawan HRD, Serikat Pekerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pengusaha selalu mengajak Serikat Pekerja untuk melanjutkan peraturan perusahaan saat akan berakhir masa berlakunya dan Serikat Pekerja menyetujui hal tersebut mengingat saat penyusunan Peraturan Perusahaan dalam menentukan isinya terkait hak dan kewajiban kedua belah pihak diadakan secara berunding atas kepentingan para pihak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. (2) Prosedur Penyusunan Peraturan Perusahaan antara pengusaha dengan Serikat Pekerja yaitu (a) Pengusaha membuat draft perubahan PP; (b) Pengusaha memberikan draft perubahan PP kepada Serikat Pekerja agar didapatkan saran dan pertimbangan; (c) Pelaksanaan Perundingan PP antara Pengusaha dengan Serikat Pekerja; (d) Kesepakatan Hasil Perundingan; (e) Pengesahan PP oleh Pimpinan Perusahaan; (f) Pendaftaran PP di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Semarang; dan (g) Pelaksanaan PP oleh pihak-pihak terkait. (3) Faktor pendukung dalam proses penyusunan PP adanya sosialisasi/pengarahan dari Serikat Pekerja kepada anggotanya terkait dengan penyusunan PP; dan adanya dukungan penuh dari Disnakertrans Kota Karawang dalam pendaftaran PP.
Analisis Kondisi Fisik Atlet Atletik Putra di Pusat Pendidikan Latihan Pelajar Provinsi Bengkulu
Nopiyanto, Yahya Eko;
Insanistyo, Bayu;
Indriani, Tria;
Kardi, Ipa Sari;
Ibrahim, Ibrahim;
Syafrial, Syafrial
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Vol 7, No 3 (2023): Journal of S.P.O.R.T
Publisher : Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37058/sport.v7i3.7971
Kondisi fisik menjadi prasyarat utama bagi tercapainya prestasi optimal bagi atlet pada setiap cabang olahraga tanpa terkecuali atletik. Tujuan utama dari penulisan artikel ini adalah menganalisis tingkat kondisi fisik atlet atletik putra di PPLP Provinsi Bengkulu. Untuk mencapai tujuan penelitian yang telah ditetapkan maka dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian merupakan seluruh atlet atletik putra dengan jumlah 7 atlet. Teknik dan instrumen pengumpulan data menggunakan wawancara, tes, dan dokumentasi. Teknik analisis data meggunakan triangulasi data. Kondisi fisik atlet atletik putra pada setiap indikator disajikan pada tabel dikethaui bahwa secara umum berada pada kategori baik. Secara sistematis komponen daya tahan, kekuatan otot perut, power otot tungkai, kecepatan, dan kelentukan berada pada kategori baik. Sementara itu dua aspek lainnya yaitu kekuatan otot lengan dan keseimbangan berada pada kategori sangat baik. Merujuk pada hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kondisi fisik kondisi fisik atlet atletik putra di PPLP Provinsi Bengkulu berada pada kategori baik
Analisis kebugaran jasmani atlet basket putra federasi olahraga keguruan dan ilmu pendidikan Universitas Bengkulu
Insanistyo, Bayu;
Eko Nopiyanto, Yahya;
Yonata, Marex;
Ibrahim, Ibrahim;
Sari Kardi, Ipa;
Rasyono, Rasyono
Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training) Vol 7, No 3 (2023): Journal of S.P.O.R.T
Publisher : Pendidikan Jasmani Universitas Siliwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37058/sport.v7i3.8236
Kebugaran jasmani menjadi prasyarat yang harus dimiliki oleh atlet. Namun, tidak semua atlet berupaya untuk menjaga dan mengoptimalkan kebugaran jasmani yang dimilikinya. Penelitian ini berupaya untuk mengungkapkan kebugaran jasmani yang dimiliki oleh atlet basket putra federasi olahraga keguruan dan ilmu pendidikan Universitas Bengkulu pada tahun 2023. Untuk mencapai tujuan tersebut maka digunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sebanyak 10 atlet putra menjadi populasi dalam penelitian ini. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sehingga 10 atlet ditetapkan menjadi sampel penelitian. Data yang dibutuhkan dalam penelitian dikumpulkan menggunakan tes kebugaran jasmani. Analsisi data menggunakan deskriptif kuantitatif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen kecepatan, kekuatan otot perut, dan daya tahan berada pada level baik. Sedangkan komponen kekuatan otot lengan, dan power otot tungkai berada pada kategori sedang. Berlandaskan pada hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa level kebugaran jasmani atlet basket putra dalam level baik. Dari hasil penelitian ini direkomendasikan kepada pelatih fisik federasi olahraga keguruan dan ilmu pendidikan Universitas Bengkulu untuk meningkatkan kebugaran jasmani atlet pada komponen kekuatan otot lengan dan power otot tungkai.   Â
DARI EKONOMI KE EKONOMI POLITIK: TRANSFORMASI SETENGAH HATI SEKTOR EKOWISATA DI BANGKA BELITUNG
Ibrahim, Ibrahim;
Zukhri, Nizwan;
Rendy, Rendy
JWP (Jurnal Wacana Politik) Vol 5, No 2 (2020): JWP (Jurnal Wacana Politik) Oktober
Publisher : Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24198/jwp.v5i2.30631
Bangka Belitung adalah daerah yang sedang mencoba beralih dari sektor utama perkebunan dan pertambangan ke sektor pariwisata. Pemerintah daerah dan berbagai komunitas setempat sedang aktif mendorong peningkatan ekonomi alternatif ini menjadi sebuah sumber pendapatan baru. Pertanyaan kritis terkait bagaimana sejatinya dimensi ekonomi dari perspektif para pelaku bisnis pariwisata dan intervensi pemerintah menjadi sangat menarik untuk dikaji. Studi ini fokus pada alasan para pelaku wisata terlibat, khususnya pedagang dan pengelola kawasan wisata, serta mencermati bagaimana dimensi ekonomi politik dalam pengambilan keputusan politik untuk pengembangan ekowisata diperankan oleh pemerintah daerah. Melalui studi kualitatif deskriptif, studi ini menemukan bahwa para pedagang dan pengelola ekowisata memandang adanya prospek yang cerah dalam industri pariwisata. Secara umum pemerintah daerah belum optimal memainkan peran dalam fungsi motivator, fasilitator, dan dinamisator. Dari tiga aspek tersebut, pemerintah daerah kurang optimal dalam memberikan dukungan sarana dan prasarana serta perijinan kawasan, baru optimal dalam memberikan dukungan pengembangan kapasitas. Pengembangan ekowisata masih dipandang sebagai aktivitas ekonomi yang basisnya secara umum adalah inisiatif komunitas, dan belum ditempatkan sebagai aktivitas dimana pengambilan keputusan politik dianggap menentukan arah pengembangan ekowisata ke masa yang akan datang.