Articles
Aplikasi Sistem Pendukung Keputusan Perhitungan Waris Berbasis Web
Adhuri, Didin Samsudin;
Aziz, Abdul
JIK: Jurnal Ilmu Komputer Vol 8, No 1 (2012)
Publisher : Lembaga Penerbitan Universitas Esa Unggul
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47007/komp.v8i1.478
Hukum kewarisan Islam ( faroidh ) adalah salah satu hukum yang ada didalam Alquran, QS. An Nisaa’ ayat 12 dan 176. Hukum waris menduduki posisi yang penting dalam hukum Islam. Hal ini dapat dimengerti sebab masalah kewarisan pasti dialami oleh setiap orang. Disamping itu hukum waris tersebut langsung menyangkut harta benda yang apabila tidak diberikan ketentuan yang pasti maka akan dapat menimbulkan sengketa diantara para ahli waris. Dalam hukum waris yang diatur adalah persoalan bagaimana harta peninggalan harus diperlakukan, kepada siapa saja harta itu dipindahkan dan bagaimana cara perpindahan harta peninggalan tersebut. Untuk membantu pengguna didalam mengetahui bagian dan menghitung harta waris, maka penulis mengembangkan sebuah perangkat lunak yang mampu membantu pengguna untuk mengetahui bagian-bagian berapakah yang akan diterima oleh ahli waris. Pengembangan perangkat lunak tersebut menggunakan metode Rational Unified Process (RUP), dengan bahasa permodelan Unified Modeling Language (UML). Pada tahap implementasi penulis menggunakan perangkat pemrograman berbasis web, PHP versi 5.1.2. Pengujian terhadap perangkat lunak dilakukan dengan metode forward chaining. Perangkat lunak yang dihasilkan mampu membantu pengguna dalam hal penghitungan faroidhKata kunci: sistem pendukung keputusan, faroidh (hukum waris), PHP
Uji fitokimia fraksi etil asetat dari propolis lebah kelulut Heterotrigona itama asal Kutai Kartanegara
Yuliawan, Veggy Nadia;
Aziz, Abdul;
Kustiawan, Paula Mariana
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 2, No 2 (2021): JULI
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31764/lf.v2i2.5322
ABSTRAKPropolis merupakan salah satu produk dikumpulkan lebah dari getah pohon dan pada umumnya memiliki warna coklat kehitaman yang digunakan pada permukaan luar sarang untuk menghindari predator luar. Produk lebah kelulut jenis Heterotrigona itama digunakan oleh masyarakat sebagai upaya preventif dan pengobatan. Jenis ini juga menghasilkan propolis dengan jumlah lebih banyak dibandingkan jenis lebah bersengat, namun potensinya masih belum banyak dieksplorasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan fitokimia fraksi etil asetat propolis lebah kelulut jenis H. itama asal Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Sampel propolis diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan etanol 96% dan diuapkan untuk menghasilkan ekstrak etanol propolis. Kemudian dilakukan partisi cair-cair mendapatkan fraksi etil asetat. Setelah mendapatkan fraksi etil asetat, penelitian dilanjutkan dengan uji fitokimia secara kualitatif dan pengukuran kandungan total fenolik. Hasil analisa fitokimia menunjukkan fraksi etil asetat dari propolis lebah kelulut mengandung alkaloid, triterpenoid, saponin dan senyawa fenol. Pengukuran kandungan total fenolik menunjukan fraksi etil asetat memiliki kandungan fenolik 406 mg GAE/100g. Dapat disimpulkan kandungan senyawa dan total fenolik pada fraksi etil asetat propolis H. itama dari Kutai Kartanegara dipengaruhi oleh lingkungan sekitar peternakan tersebut. Kata kunci : Fitokimia; Fraksi etil asetat; Heterotrigona itama; PropolisABSTRACTPropolis is one of the products collected by bees from tree sap and generally has a blackish brown color that is used on the outer surface of the hive to avoid outside predators. The product of Heterotrigona itama bee is used by the community as a preventive and treatment effort. This species also produces propolis more than stinging bees, but its potential has not been explored much. The purpose of this study was to determine the phytochemical content of the ethyl acetate fraction of the H. itama propolis from Kutai Kartanegara, East Kalimantan. The propolis sample was extracted with 96% ethanol and evaporated to produce propolis ethanol extract. Then the liquid-liquid partition was carried out to obtain the ethyl acetate fraction. This continued with qualitative phytochemical tests and measurements of total phenolics. The results of phytochemical analysis showed that the ethyl acetate fraction of propolis contained alkaloids, triterpenoids, saponins  and phenolic content. The ethyl acetate fraction had total phenolic content 406 mg GAE/100g, It can be concluded that the compound and total phenolic content in the ethyl acetate fraction of H. itama propolis from Kutai Kartanegara influenced by the environment around the apiary.Keywords : Phytochemical; Ethyl acetate fraction; Heterotrigona itama; Propolis.
AKAR MODERASI BERAGAMA DI PESANTREN (Studi Kasus di Ma’had Aly Sukorejo Situbondo dalam Terbentuknya Nilai-Nilai Moderasi Beragama)
Aziz, Abdul
Ar-Risalah: Media Keislaman, Pendidikan dan Hukum Islam Vol 18 No 1 (2020): (April 2020)
Publisher : Institut Agama Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29062/arrisalah.v18i1.348
Religious moderation is increasingly intensified to compensate some groups who continue to make the religious issues as object of conflict. The issue of religion is made as a commodity for political interests, even though Islam has been moderate since its inception. There is a lot of concrete evidence to show that Islam is a moderate religion. Become the mediator of religions that have been held before. Actually, when examined the moderation of Islam it has been built for a long time in Indonesia, especially in the world of islamic boarding school (pesantren). Including in Ma'had Aly (MA) Situbondo, as the institution that takes the Fiqh and Ushul Fiqh for its focus of learning studies, which is under the authority of the Salafiyah Syafi'iyah Islamic Boarding School Sukorejo Situbondo. Seeing the results of their discussion, which stated in Tanwirul Afkar Magazine, it can be seen that they are very moderate. The Fiqh that they convey is not only seen as a product, but also as a process, and that become the reason for their reasoning power of ushuly is always appears. The proposition is not only textual, but it is also contextual. Therefore from this good struggle with various kinds of fiqh madzhab and strengthened by the concept of ushul fiqh they had mastered make the moderate character formed by well.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM FILM “JILBAB TRAVELER : LOVE SPARK IN KOREA”
Nurlelasari, Siti;
Aziz, Abdul;
Daryaman, Daryaman
Bestari Vol 15 No 2 (2018): Studi Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Darussalam (UID) | Islamic University of Darussalam, Ciamis, Jawa Barat, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatar belakangi oleh banyak orang tua membiarkan anak-anaknya menonton tayangan sesuai keinginan anaknya agar tidak rewel tetapi banyak orang tua yang tidak mengetahui dampak dari menonton tayangan-tayangan yang tidak sesuai dengan usia anak. Oleh karena itu, orang tua harus pandai memilih tayangan-tayangan yang mendidik bagi putra-putrinya, supaya televisi dapat berperan penting dalam membina generasi muda menjadi lebih baik. Hasil penelitian film “Jilbab Traveler : Love Spark In Korea” terdapat: 1) Nilai-nilai pendidikan Islam yaitu nilai aqidah, nilai ibadah, nilai akhlak, nilai kemasyarakatan. 2) Nilai-nilai pendidikan Islam dalam film “Jilbab Traveler Love Spark In Korea” relevan dengan pendidikan Islam saat ini. Dalam nilai aqidah, mempertahankan aqidah keislamannya relevan bahwa aqidah Islam dalam al Qur’an disebut iman. Ia bukan hanya berarti percaya, melainkan keyakinan yang mendorong seorang muslim untuk berperilaku. Nilai ibadah, ibadah-ibadah yang dilakukan para tokoh termasuk kedalam ibadah ghair mahdhah relevan dengan pengertian ibadah ghair mahdhah adalah ibadah yang jenis dan macamnya tidak ditentukan, baik dalam al Qur’an maupun sunnah Rasul. Nilai akhlak dalam film ini relevan dengan pengertian akhlak yaitu pengetahuan yang menjelaskan tentang baik buruk, mengatur pergaulan manusia. Nilai kemasyarakatan relevan dengan pendapat Willis bahwa manusia diciptakan untuk hidup berdampingan, saling bergantung satu sama lain karena manusia merupakan makhluk sosial. Dalam film ini pun terdapat beberapa adegan yang mendeskripsikan bersosial dengan masyarakat.
Impulse Buying dan Post Purchase Regret pada Mahasiswa
Nurohman, Febri;
Aziz, Abdul
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 12, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/intuisi.v12i2.28612
Salah satu penyebab post purchase regret adalah karena kurangnya pertimbangan dalam membeli barang. Studi pendahuluan pada 74 mahasiswa akftif Unnes 2020, mendapatkan temuan bahwa sebanyak 48 responden mengaku menyesal telah membeli barang di luar rencana awal pembelian. Penelitian bertujuan untuk menguji ada tidaknya hubungan antara impulse buying dan post purchase regret pada mahasiswa Unnes, serta untuk mengetahui gambaran impulse buying dan post purchase regret pada mahasiswa Unnes. Penelitian kuantitatif korelasional menggunakan sampel 400 mahasiswa aktif Unnes 2020, dengan teknik cluster random sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala post purchase regret terdiri 23 aitem dan skala impulse buying terdiri 26 aitem. Koefisien reliabilitas (cronbach alpha) post purchase regret sebesar 0,854 dan koefisien reliabilitas (cronbach alpha) impulse buying sebesar 0,876. Uji hipotesis dengan Correlation Spearman’s Rho diperoleh koefisien korelasi sebesar 0,143 dengan taraf signifikansi 0,004. Dengan demikian bunyi hipotesis terdapat hubungan antara impulse buying dan post purchase regret pada mahasiswa Unnes diterima. Dengan hasil tingkat impulse buying dan post purchase regret pada mahasiswa Unnes berada pada kategori sedang.One of the causes of post purchase regret is because of the lack of consideration in buying goods. A preliminary study with 74 Unnes college students 2020, get that finding as much 48 respondents are admits regrets buying goods outside of the original purchase plan. This study aims to test wheter there is a relationship between impulse buying and post purchase regret of Unnes college students, as well as to find out the impulse buying and post purchase regret description in Unnes college students. Correlational quantitative is used with 400 active Unnes 2020 college students as sample of research, by cluster random sampling technique. The data were collected using post purchase regret scale consisting of 23 items and a scale of impulse buying consisting of 26 items. The reliability coefficient (cronbach’s alpha) of post purchase regret was 0,854 and the reliability coefficient (cronbach’s alpha) of impulse buying was 0,876. Hypothesis testing using Spearman's Rho Correlation obtained a correlation coefficient of 0,143 with a significance level of 0,004. Thus the sound of the hypothesis is that there is a relationship between impulse buying and post purchase regret for Unnes students accepted. With the results, the level of impulse buying and post purchase regret to Unnes students is in the medium category.© 2020 Universitas Negeri Semarang
PENDAMPINGAN SISWA TERDAMPAK COVID-19 MELALUI MEDIA ANIMASI SEBAGAI INOVASI PEMBELAJARAN ONLINE
Yudha, Firma;
Aziz, Abdul;
Tohir, Mohammad
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 3 (2021): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (31.837 KB)
|
DOI: 10.31764/jmm.v5i3.4555
Abstrak: Program pendampingan ini dilakukan pada objek salah satu siswa Madrasah Ibtida’iyah dengan tujuan untuk membantu peran guru dan orang tua dalam memberikan bimbingan dan pengawasan dalam kegiatan pembelajaran anak terdampak penyakit menular virus corona atau Covid-19 serta menciptakan inovasi kreatif dalam pembelajaran dengan berbasis media animasi. Secara umum, metode pendampingan ini menggunakan metode PAR (Participatory Action Research) hal ini dilakukan dengan tiga tahapan meliputi; persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Teknis prosedur laporan kegiatan disusun dalam bentuk naratif deskriptif. Ketercapaian dari pendampingan ini yaitu efektifitas penerapan media animasi dalam pembelajaran online berhasil, hal ini dapat diindikasi dengan berkembangnya habituasi pendidikan dan peningkatan motivasi belajar. Sehingga dapat menjadi solusi alternatif bagi siswa yang merasa jenuh dalam pembelajaran di rumah dan menginginkan sistem pembelajaran yang lebih menarik. Abstract: This assistance program is carried out on the object of one of the students of Madrasah Ibtida'iyah with the aim of assisting the role of teachers and parents in providing guidance and supervision in learning activities of children affected by a corona virus contagious disease or Covid-19 and creating creative innovations in learning based on animation media . In general, this mentoring method uses the PAR (Participatory Action Research) method this is done in three stages, including; preparation, implementation and evaluation. Technical procedures for reporting activities are arranged in a descriptive narrative form. The achievement of this assistance is the effectiveness of the application of animation media in online learning can be said to be successful, this can be indicated by the development of educational habituation and increased motivation to learn. So that it can be an alternative solution for students who feel bored in learning at home and want a more interesting learning system.
PENGABDIAN PENINGKATAN KETERAMPILAN MENYUSUN PROPOSAL KEGIATAN DAN KEUANGAN ORGANISASI PEMUDA DI ACEH TIMUR
Jamali, Jamali;
Jamil, Muhammad;
Refi, Teuku Muana;
Wiriani, Erni;
Aziz, Abdul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara (JPMN) Vol 1, No 2 (2021): Agustus 2021 - Januari 2022
Publisher : Lembaga Otonom Lembaga Informasi dan Riset Indonesia (KITA INFO dan RISET)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35870/jpmn.v1i2.404
The purpose of this community service is; 1) Disseminate the existence of youth organizations' roles in development, 2) Provide awareness for citizens to be able to participate in activities/become active members and administrators. 3) Provide skills training for administrators/members to determine feasible work programs to be implemented, and 4) Provide skills in making proposals and financial reports within the organization. The stages of implementing the activities consist of; 1) Lectures and questions and answers, 2) Provide technical training, and 3) Assistance in making activity proposals. The results of service activities include; 1) The PPM activity has succeeded in socializing the existence of the role of youth organizations in development, 2) The activity has succeeded in providing citizens' awareness to be able to participate in activities/become active members and administrators. 3) The training activities have succeeded in encouraging youth or organizational members to determine possible work programs to be implemented, 4) The training activities have provided skills to make proposals and financial reports in youth organizations, and 5) Established partnerships and cooperation between the youth of East Aceh Regency, PKBM Smart Mandiri Peureulak and Akademi Keuangan Perbankan Nusantara.
MEMPERTANYAKAN LEGALITAS POLIGAMI
Aziz, abdul;
Syafii, Imam
Ar-Risalah: Media Keislaman, Pendidikan dan Hukum Islam Vol 19 No 2 (2021): (Oktober 2021)
Publisher : Institut Agama Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29062/arrisalah.v19i2.741
When the issue of polygamy arises, it always be a public concern. For example, when PSI open the campaig for anti-polygamy. On another side, there are those who advocate polygamy because they consider it as a suggestion in Islam. Even tough they open a class to give tricks about how to be able to polygamy without any turmoil with the previous wife. As if the issue of polygamy is never over. So it is interesting to see the whole problem of polygamy in the poles, both in the fields of interpretation, hadith, or fiqh. By connecting with the issue of polygamy in the Indonesian context. The conclusion is that polygamy is regulated in Islam not to cause mafsadat, therefore polygamy needs fair attitude in treating all wives. Indonesia present on this issue to ensure a fair attitude so that permission from the first wife was required. And this requirement must be fulfilled, because it is a part of the obligation to obey the priest which is a religious command.
PENGGUNAAN E-LEARNING SEBAGAI MEDIA DALAM PROSES BELAJAR BAHASA INGGRIS DI UNIVERSITAS DARWAN ALI SAMPIT
Aziz, Abdul
Widya Wacana: Jurnal Ilmiah Vol. 15 No. 1 (2020): February: Jurnal Widya Wacana
Publisher : UNIVERSITAS SLAMET RIYADI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33061/j.w.wacana.v15i1.3514
The research aimed to determine the role, function and benefits for students in learning English by using E-learning at Darwan Ali University. This type of research is descriptive using a qualitative approach. Data collection techniques used are in-depth interviews, literature studies, documentation, and observation. The results showed that 1) E-learning at Darwan Ali University has a role for the lecture plan facilities in the process of learning English. 2) E-Learning makes it easy for students to understand learning process because it makes students more interested and can be accessed anytime and anywhere as long as there is internet access. 3) Students can get learning materials in various forms such as text, images and videos. 4) Students' abilities are developed in learning English such as vocabularies, writing and reading. 5) Students become more active and enthusiastic in the learning process.Keywords: E-learning; information and technology; English language.ABSTRAKPenelitian bertujuan untuk mengetahui peran,fungsi serta manfaat bagi mahasiswa dalam pembelajaran Bahasa Inggris dengan menggunakan E-learning di Universitas Darwan Ali. Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, studi literatur, dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) E-learning di Universitas Darwan Ali Sampit memiliki peran untuk fasilitas rencana perkuliahan dalam proses belajar bahasa Inggris. 2) E-Learning memudahkan mahasiwa dalam memahami pembelajaran karena membuat mahasiswa lebih tertarik dan bisa diakses kapanpun dan dimanapun selama ada akses internet. 3) Mahasiswa bisa mendapatkan materi dan bahan pembelajaran dalam berbagai bentuk seperti teks, gambar, dan video. 4) kemampuan mahasiswa berkembang dalam pembelajaran Bahasa Inggris seperti kosa kata, menulis dan membaca. 5) Mahasiswa menjadi  lebih aktif dan antusias dalam proses pembelajaran.Kata kunci: E-learning; Teknologi Informasi; Bahasa Inggris.
MICE sebagai Wadah Kreatifitas Supporter Bonek pada Rancangan Pusat Bisnis Gelora Bung Tomo
Aziz, Abdul;
Poedjioetami, Esty;
Hendra, Failasuf Herman
Tekstur (Jurnal Arsitektur) Vol 1, No 2 (2020): Tekstur
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31284/j.tekstur.2020.v1i2.1101
MICE (meeting, incentive, convention, and exhibition) dipertimbangkan dari beberapa aspek yang belum terpenuhi di Kawasan Gelora Bung Tomo, yaitu membeludaknya supporter di luar stadion yang kehabisan tiket, minimnya tenant penjual sehingga Pedagang berkeliaran di sepanjang jalan, dan agenda rutinan oleh Official Persebaya yang belum terwadahi sehingga meminjam tempat lain yang sangat jauh. Dengan adanya daya tarik Pusat Bisnis, supporter dapat memiliki tempat nobar dekat stadion walau kehabisan tiket, Tenants yang tertata demi kelangsungan ekonomi pedagang, serta wadah untuk berkreatifitas antara supporter dengan pihak Official Persebaya dalam bentuk MICE (meeting, incentive, convention, and exhibition). Metode penelitian kasus dan lapangan dengan pendekatan deskriptif digunakan untuk merencanakan wadah kreatifitas Pusat Bisnis di Kawasan Gelora Bung Tomo. MICE dirancang dengan makro konsep spirit sehingga dihasilkan ruh bangunanyang mendukung sustainable architecture. Makro-konsep Spirit memiliki 3 mikro-konsep, yakni; Interaktif sebagai tatanan lahan sehingga dihasilkan wadah banyak interaksi, Simbolis sebagai tatanan bentuk sehingga dihasilkan ikonik ekor buaya dan Komunikatif sebagai tatanan ruang sehingga dihasilkan lahan yang luas untuk mengkomunikasikan kratifitas supporter Bonek.