Articles
Hubungan Minat Belajar Siswa Dengan Prestasi Belajar Siswa Kelas V Segugus IV Sekabupaten Dompu
Muhammad Andi Zulfikar;
Heri Setiawan;
Safruddin
Journal of Classroom Action Research Vol. 4 No. 1 (2022): February
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jcar.v4i1.1742
Tujuan penelitian ini adalah umtuk melihat adanya hubungan minat belajar dengan prestasi belajar siswa kelas V Segugus IV Se Kabupaten Dompu Tahun Ajaran 2021 / 2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif berjenis korelasi. Dalam penelitian ini terdapat populasi yaitu seluruh sekolah yang ada di segugus IV kabupaten dompu yang dimana sekolahnya adalah SDN 16 Dompu, SDN 05 Dompu, SDN 04 Dompu, dan SDN 06 Dompu. Dalam sampel yaitu seluruh kelas V yang berada disegugus IV tersebut dan SDN 16 Dompu yang adakan dijadikan sampel sebanyak 36 orang. Hasil penelitian menunjukan bahwa atau taraf signifikan sebesar 5% atau 0,05 dengan demikian 6,300 maka dinyatakan normal. dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan Minat belajar siswa denga prestasi belajar siswa kelas V segugus IV se Kabupaten Dompu tahun pelajaran 2021/2022. Hal ini ditunjukan berdasarkan hasil deskripsi variabel minat belajar siswa dan prestasi belajar siswa dengan jumlah 36 responden dapat diketahui bahwa pada variabel minat belajar siswa memiliki nilai nimimum 69 dan maksimum 154 dengan rata – rata 115,57 dan termaksud kategori “Baik” selanjutnya pada variabel prestasi belajar siswa dapat diketahui nilai minimum sebesar 70 dan nilai maksimum 94 dengan rata – rata 85,2 termaksud kategori “kurang” hal ini dapat diartikan bahwa minat belajar siswa dilakukan dengan “baik”. Sehingga Hipotesis Alternatif ( Ha ) diterima dan Hipotesis Nol ( Ho ) ditolak. Jadi, Hipotesis Alternatif ( Ha ) yang berbunyi “ adanya hubungan minat belajar siswa dengan prestasi belajar siswa kelas V segugus IV se Kabupaten Dompu tahun ajaran 2021/2022” ‘ diterima’
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik Berbentuk Cerita Bergambar
Giri Rahma Hairani;
Safruddin;
Heri Setiawan
Journal of Classroom Action Research Vol. 4 No. 1 (2022): February
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jcar.v4i1.1805
Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) adalah kumpulan dari lembaran yang berisi tentang kegiatan yang memungkinkan peserta didik untuk melakukan suatu aktivitas nyata dengan objek dan persoalan yang dipelajari. LKPD merupakan bahan ajar cetak berupa beberapa lembar kertas yang berisikan materi, ringkasan, dan petunjuk dalam pelaksanaan tugas yang akan dikerjakan oleh peserta didik yang mengacu kepada kompetensi dasar yang akan dicapainya. Cerita bergambar adalah bahan ajar grafis yang digunakan dalam proses pembelajaran yang memiliki pengertian praktis yaitu dapat mengkomunikasikan fakta-fakta dan gagasan-gagasan tertentu secara jelas dan kuat melalui perpaduan antara pengungkapan kata-kata dan gambar. Guru hendaknya mampu merancang dan mempersiapkan LKPD dengan matang serta selalu memperhatikan kebutuhan setiap siswa. Hasil observasi menunjukan Guru belum merancang sendiri LKPD yang mampu membantu kebutuhan peserta didik untuk belajar lebih aktif dan kreatif, guru memberikan lembar kerja yang materi dan soalnya diambil dari buku paket sehingga peserta didik kurang aktif dalam melasanakan pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui langkah-langkah LKPD berbentuk cerita bergambar efektif dan efisien dari segi isi dan tampilan, mengetahui kelayakan LKPD, mengetahui respon peserta didik terhadap LKPD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. teknik pengumpulan data yang digunakan adalah kuisioner atau angket. Hasil penelitian pengembangan LKPD dimulai dari analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Uji validasi ahli materi dan ahli bahan ajar menunjukan rata-rata 4 dan 5 yang merupakan kategori sangat valid. Presentase hasil uji kelompok kecil adalah 93,6% dan kelompok besar 95% dengan kriteria sangat baik.
Sperm DNA Fragmentation Index: A Comparison Study of Success Rates among Natural, Intrauterine Insemination (IUI) and In Vitro Fertilization (IVF)-Intra Cytoplasmic Sperm Injection (ICSI) Pregnancy Programs
Silvia Werdhy Lestari;
Eva Zakiyah;
Gita Pratama
Bioscientia Medicina : Journal of Biomedicine and Translational Research Vol. 6 No. 9 (2022): Bioscientia Medicina: Journal of Biomedicine & Translational Research
Publisher : HM Publisher
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37275/bsm.v6i9.559
Background: Some studies have reported a relationship between the sperm DNA fragmentation index (DFI) and the rate of fertilization and pregnancy. This study was designed to assess the mean sperm DNA fragmentation in pregnancies that occur in infertile couples, whether in natural pregnancy, intrauterine insemination (IUI), and in vitro fertilization (IVF) – intra cytoplasmic injection (ICSI). Methods: This research is an observational analytic study with a cross-sectional design. The sample taken in this study were infertile patients that underwent natural pregnancy or IUI or IVF-ICSI at Yasmin Infertility Clinic of Dr. Ciptomangunkusumo Hospital period 2018-2020 with a consecutive sampling technique. The research data was processed and analyzed by the Mann-Whitney test using the SPSS application. Results: The mean DFI of sperm in men with infertile couples who successfully conceived naturally was 10.7% (mild), while IUI was 20.4% (moderate), and IVF-ICSI was 30.5% (poor). The mean DFI in semen samples of men from infertile couples who underwent a natural program was significantly lower in those who successfully conceived compared to those who did not. Similar results were also shown in the IUI and IVF-ICSI programs, which showed a significantly lower DFI compared to non-pregnant women. Conclusion: DFI can be applied as a marker for selecting the type of pregnancy program in infertility management.
ANALISIS PERILAKU ETIK KEPALA RUANGAN PADA RUMAH SAKIT DI JAKARTA: STUDI KASUS
Nurhayati Nurhayati;
Hanny Handiyani;
Krisna Yetti;
Nurdiana Nurdiana
Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal) Vol. 6 No. 1 (2020): JURNAL KEPERAWATAN KOMPREHENSIF (COMPEREHENSIVE NURSING JOURNAL)
Publisher : STIKep PPNI Jawa Barat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (3578.054 KB)
|
DOI: 10.33755/jkk.v6i1.163
Keperawatan dalam menjalankan praktek keperawatan harus berdasarkan kode etik, standar pelayanan, standar profesi dan standar prosedur operasional.. Perilaku merupakan sikap yang ditampilakan atas keputusn nilai yang di anut, pengetaahuan dan ketrmpilan yang dimiliki. Etika profesional mengacu pada penggunaan komunikasi yang logis dan konsisten, pengetahuan, keterampilan klinis, emosi dan nilai-nilai dalam praktik keperawatan. Tujuan studi kasus ini untuk melakukan analisis perilaku etik kepala ruangan dalam melaksanakan peran dan fungsinya di pelayanan keperawatan rumah sakit di Jakarta. Metode yang dilakukan dengan survei menggunakan kuesioner, observasi, wawancara dan focus group discusion. Sample yang digunakan adalah seluruh kepal ruangan dan perawat primer dan pelaksana sesuai dengan rumus estimasi proporsio. Hasil yang didapat bahwa kepela ruangan membutuhkan pembekalan sebelum menjabat dengan peningkatan pengetahuan, keterampilan sebagai pemimpin dan pembentukan perilaku etik melalui pendampingan senior, adanya forum FGD antar kepala ruangan dan adanya panduan perilaku etik bagi kepala ruangan sebagai dasar acuan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Determinants of Islamic Social Responsibility Disclosure the Case of Islamic Bank: Cross Country Analysis
Agus Maulana;
Evony Silvino Violita
Ihtifaz: Journal of Islamic Economics, Finance, and Banking Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/ijiefb.v4i1.2123
Introduction to The Problem: The rapid growth of Islamic financial institutions around the world attracts a lot of attention, but its growing is not supported by adequate accountability. Several evidence show that accountability of Islamic banks is still very low. The lack of accountability may causes low public trust, so it is important to study the determinant of Islamic Social Responsibility Disclosure by Islamic Bank.Objective Study: This study intends to examine the determinants of Islamic Social Responsibility disclosure (ISR). So practitioners and academics can get a clear view of Islamic Bank's accountability through ISR disclosure.Methodology: This paper applies some theories such as stakeholder theories, agency theory, and legitimacy theory to developed hypotheses linking ISR disclosure and its determinants (internationality, Islamic Corporate Governance, and Socio-Political Context). This paper uses the content analysis method to assess the ISR disclosure of Islamic banks from 13 countries spanning from 2014 to 2016. The ISR index consists of 72 items developed based on AAOIFI. Finally, OLS Regression Analysis is used to test the hypotheses.Findings: The paper find that the level of ISR disclosure is still very low (44%). From the internationality aspect, we found that the proportion of foreign ownership and the status of the multinational corporation influenced the level of ISR disclosure, but we did not find evidence that the CEO's overseas experience affected the level of disclosure. This paper also confirm that Islamic Corporate Governance and Socio-Political context are the main determinant of ISR disclosure by Islamic Bank.
EFEKTIVITAS STRATEGI DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KOTA PARIAMAN TERHADAP KEPUASAN PENGUNJUNG DI PANTAI GANDORIAH
Mesa Widya Maharani;
Aldri Frinaldi;
Adil Mubarak
Spirit Publik: Jurnal Administrasi Publik Vol 14, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (375.607 KB)
|
DOI: 10.20961/sp.v14i1.34006
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas strategi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pariaman terhadap kepuasan pengunjung di Pantai Gandoriah. Latar belakang penelitian ini adalah karena ditemukannya permasalahan-permasalahan pada efektivitas strategi yang kurang baik terhadap kepuasan pengunjung di Pantai Gandoriah. Rumusan masalah penelitian ini adalah apakah efektif strategi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pariaman terhadap kepuasan pengunjung di Pantai Gandoriah. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah pengunjung yang berwisata ke Pantai Gandoriah. Pengambilan sampel yaitu dengan menggunakan rumus Slovin dan teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu Simple Random Sampling. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 255 orang. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket dan pengukuran skala likert serta didukung studi dokumentasi. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif menggunakan bantuan software SPSS versi 16. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas strategi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pariaman terhadap kepuasan pengunjung di Pantai Gandoriah dengan nilai efektivitas 71.67 yang berada pada rentang nilai 60-79,99 dan dinyatakan cukup efektif. Sementara kepuasan pengujung di Pantai Gandoriah pada efektivitas strategi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Pariaman berada dalam kategori sedang karena berada pada rentang 41%-60% yaitu sebanyak 143 responden 56,1 % dari 255 responden menyatakan bahwa kepuasan pengunjung dalam kategori cukup/sedang.
Pengaruh Budaya Kerja Pengemudi Angkutan Umum Kota Terhadap Kepuasan Penumpang di Kota Padang
Digna Kasandra;
Aldri Frinaldi;
Dasman Lanin
Spirit Publik: Jurnal Administrasi Publik Vol 13, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Sebelas Maret
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (690.464 KB)
|
DOI: 10.20961/sp.v13i1.22896
Keluhan yang lazim diungkapkan oleh masyarakat pengguna layanan angkutan kota berkaitan dengan budaya kerja pengemudi angkutan kota antara lain pengemudi angkutan kota yang mengambil dan menurunkan penumpang di luar pangkalan dan suka ngetem, memutar musik dengan volume tinggi, ugal-ugalan dan mengemudikan angkutan kota dengan kecepatan tinggi dan kebut-kebutan di jalan raya dan rem mendadak jika melihat ada calon penumpang di pinggir jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya kerja pengemudi angkutan kota terhadap kepuasan penumpang di Kota Padang. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Sampel dalam penelitian ini adalah 400 penumpang angkutan kota di Kota Padang. Pengambilan sampel menggunakan rumus slovin dan teknik Simple Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket dengan pengukuran skala likert dan wawancara. Data dianalisis menggunakan teknik analisis uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terbukti adanya pengaruh yang signifikan budaya kerja pengemudi angkutan kota terhadap kepuasan penumpang di Kota Padang sebesar 19,1%. Berdasarkan hasil ini perlu upaya pemerintah kota Padang merumuskan suatu bimbingan teknis kepada para pengemudi angkutan kota tentang nilai-nilai budaya kerja yang dapat meningkatkan kepuasan penumpang.Keywords: Budaya Kerja; Kepuasan Penumpang ; Angkutan Kota
Terapi laparoskopi niche dan asimptomatik niche: laporan dua kasus
Taufik Akbar;
Herbert Situmorang;
Wulan Ardhana Iswari;
Tiarma Uli Pardede;
Febriansyah Darus;
Bintari Puspitasari -;
Sanny Santana;
Finekri Abidin;
Judi J Endjun
Cermin Dunia Kedokteran Vol 44, No 8 (2017): Obstetri-Ginekologi
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55175/cdk.v44i8.737
Niche adalah gambaran hipoekoik di antara myometrium segmen bawah uterus yang menggambarkan diskontuinitas myometrium di tempat bekas operasi sesar. Angka kejadian niche meningkat seiring meningkatnya angka seksio sesarea, menimbulkan gejala ginekologi seperti perdarahan, chronic pain, dismenorea, dan disparenea. Niche dapat diterapi secara konservatif maupun operatif. Kami melaporkan dua kasus niche dengan gejala berbeda. Kasus pertama dengan gejala perdarahan pasca menstruasi selama 3 tahun dan kasus kedua terdeteksi tanpa gejala. Pada kasus pertama dilakukan perbaikan dengan laparoskopi sedangkan pada kasus kedua tidak dilakukan intervensi. Tidak semua niche harus menjalani tindakan intervensi.A niche is a hypoechoic image between the myometrium in the lower uterine segment, illustrating myometrial discontinuity after a caesarean section. Niche incidence increases along with increasing caesarean section procedure, causing gynecological symptoms such as hemorrhage, chronic pain, dysmenorrhea, and dyspareunia. Niche is treatable, conservatively or surgery. We report two niche cases with different symptoms. The first was a woman with post-menstrual bleeding for three years, the second presented without any symptoms. The first patient was treated with laparoscopic surgery whereas the second did not receive any interventions. Not all niche cases need intervention.
Masalah Kanker Paru pada Usia Lanjut
Andika Chandra Putra;
Fariz Nurwidya;
Sita Andarini;
Jamal Zaini;
Elisna Syahruddin;
Ahmad Hudoyo;
Anwar Jusuf
Cermin Dunia Kedokteran Vol 42, No 11 (2015): Kanker
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55175/cdk.v42i11.948
Kanker paru masih menjadi masalah kesehatan yang sulit diatasi bukan saja karena meningkatnya jumlah perokok di Indonesia tetapi juga disebabkan tingginya mortalitas dan morbiditas penderita. Beberapa panduan pengobatan merekomendasikan penanganan multimodalitas. Tatalaksana kanker paru cenderung tidak optimal pada usia lanjut padahal hampir separuh penderita kanker paru berusia di atas 65 tahun. Pasien kanker paru berusia lanjut sering memiliki penyakit komorbid, status tampilan buruk serta risiko toksisitas terapi tinggi. Tulisan ini merupakan tinjauan pustaka tatalaksana kanker paru pada usia lanjut.Lung cancer remains a health problem in Indonesia because of increase of young smokers and its high mortality and morbidity. There is a tendency of inadequate management of lung cancer among elderly patients despite fact that almost half of lung cancer patients aged over 65 years. Lung cancer management is still challenging and need comprehensive approach since older patients are more likely to have decreased functional reserve which limit their ability to undergo surgery or receive chemotherapy. Several guidelines recommended multimodality treatment. Ageing is also associated with increased co-morbid medical conditions that could exacerbate and influence outcome. This article will discuss treatment of lung cancer in elderlies.
Tatalaksana Tuberkulosis Resistensi Ganda (MDR-TB) pada Anak.
Wiendo Syah Putra Yahya;
Heidy Agustin;
Faisal Yunus;
Darmawan B Setyanto
Cermin Dunia Kedokteran Vol 43, No 5 (2016): Infeksi
Publisher : PT. Kalbe Farma Tbk.
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55175/cdk.v43i5.54
Prevalensi MDR-TB pada anak meningkat cepat dibandingkan dengan dekade sebelumnya. Regimen pengobatan MDR-TB pada anak menggunakan OAT lini kedua yang kurang efektif, lebih banyak efek samping, rasio toksisitas dengan terapeutik yang lebih sempit dan waktu pengobatan yang lebih lama. Pemantauan pasien MDR-TB anak dilakukan secara ketat terhadap gejala klinis, foto toraks, biakan M.tb, sputum BTA dan pemeriksaan darah secara teratur.