Articles
KHITAN PEREMPUAN DALAM PERSPEKTIF HUKUM ISLAM
Hakim, Lukman
Ar-Risalah: Media Keislaman, Pendidikan dan Hukum Islam Vol 15 No 1 (2017): (APRIL 2017)
Publisher : Institut Agama Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (131.984 KB)
Khitan perempuan telah menjadi wacana hangat dibicarakan. Khitan yang berarti memutus atau menghilangkan sebagian kulit kelamin bagi laki-laki dan perempuan merupakan amalan yang telah lama dipraktekkan. Tetapi, dewasa ini praktek khitan perempuan dipertanyakan karena menyebabkan dampak psikologis maupun medis. Dalam hukum Islam, terdapat hadis yang menyatakan perjntah khitan. Dalam teks tersehut dijelaskan bahwa khitan bagi perempuan digunakan untuk menghilangkan penyakit atau infeksi kuman yang mungkin terjadi di dalam klitoris. Oleh sebab itulah, menurut penulis khitan perempuan sangat dianjurkan karena maslahat yang besar dibalik anjuran mengkhitan perempuan.
MERUBAH PERUNTUKAN WAKAF DALAM PERSPEKTIF EMPAT MADZHAB
Hakim, Lukman
Ar-Risalah: Media Keislaman, Pendidikan dan Hukum Islam Vol 13 No 2 (2015): (OKTOBER 2015)
Publisher : Institut Agama Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (793.474 KB)
Waqf is commanded in Islam for the moslem's prosperity in tackling poverty. It is intended for families who need help. In various literatures, it can be found that in the early Islamic period, Waqf has been known in two forms. The first, Waqf that is dedicated to the particular person. The second,Waqf that is used for the public purpose. Waqf issues are typically associated with the unclear status of donated property .It is happened before the formal certificate or formal registration certificate of Waqf is made for obtaining Waqf certificate from the authority. Even, the certified property is usually still claimed by the heir. Based on Imam Mujtahid, there are some different opinions in changing the designation of Waqf objects. Imam Hambali allowed the sale and replacement of waqf but Imam Syafi'i banned the sale and replacement implicitly. Imam Maliki found that Waqf objects can be sold in three circumstances. The first, if the benefactor requires sale when he was donating. The second , if Waqf is not used anymore. The third, if the replacement will bring the greater benefits and results.
REKONTRUKSI FIQH HIJAB BERWAWASAN NUSANTARA KAJIAN PENAFSIRAN AYAT HUKUM DALAM QS. AL-AHZAB : 59
Hakim, Lukman
Ar-Risalah: Media Keislaman, Pendidikan dan Hukum Islam Vol 12 No 2 (2014): (Oktober 2014)
Publisher : Institut Agama Islam Ibrahimy Genteng Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (492.293 KB)
Pakaian atau Hijab menjadi perdebatan panjang dari masa kemasa. Fiqh al-Qur?an telah memperlihatkan bagaimanawacana pakaian / pakaian bukan hanya menelisik dari sisiakal tetapi juga doktrin teologi-politik. Ekplorasi tentang tubuhmerambah pada haiyang sensitif darimanusia disebabkanpakaian adalah identitas dari manusia. Artikel ini mencobamerekontruksi pemahaman ayat-ayat hukumtentang fiqh yangberwawasan nusantara. Hal ini menjadi penting, sebab didunia global pemahaman antar budaya saling berpagut danbertarung. Kontruksi pemikiran liberal semisal teori hudu alasyahrur bukan malah memperbaiki keadaan tetapimenimbulkan kekisruhan budaya. Projek rekontruksi fiqhhijab/pakaian berwawasan nusantara harus memaksimlakancendekiawan-cendikiawan nusantara yang tidak kalahkemampuannya. Quraish Syihab mendebat Syahrur tentangareal tubuh yang didefinisikan sebagai aurat dan jugapemahaman tentang juyub (lubang) apakah terkait dengantubuh atau alat untuk menutupi tubuh.
PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA KEUANGAN BERBASIS WEB RESPONSIVE PADA BUTIK NISA SYAR’I LUBUKLINGGAU
Hakim, Lukman
Jurnal Digital: Telnologi Informasi Vol 3, No 1 (2020): Jurnal Digial Teknologi informasi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palembang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32502/digital.v3i1.2498
Butik Nisa Syar’i adalah Sebuah toko yang bergerak dalam bidang penjualan pakaian yang khusus di tujukan kepada para kaum wanita. Sejauh ini semua kegiatan di butik ini dinilai belum maksimal, karena selama ini di Butik Nisa Syar’i sering kesulitan dalam membuat laporan transaksi, dan lambatnya proses pembuatan laporan data keuangan karena dalam mengelola datanya masih manual menggunakan buku, sehingga sering terjadi kesalahan atau kekeliruan dalam membuat laporan transaksi pada akhir bulan, serta susahnya mencari berkas atau bukti keuangan pada butik tersebut. Butik Nisa Syar’i ini membutuhkan suatu sistem untuk mengumpulkan data, mengolah data, menyimpan data, melihat kembali data dan menyalurkan informasi yang baik secara cepat, tepat, dan akurat. Dengan adanya sistem informasi pengolahan data keuangan berbasis web responsive ini yaitu untuk mempercepat proses pembuatan laporan keuangan pada Butik Nisa Syar’i serta untuk meminimalisirkan terjadinya kesalahan pada pembuatan laporan keuangan Butik Nisa Syar’i sehingga laporan tersebut menjadi lebih akurat dan efisien. Kata kunci : Web Responsive, Sistem Informasi Pengolahan Data Keuangan
PENGARUH PROBLEM BASED LEARNING ( PBL ) TERHADAP HASIL BELAJAR PADA SUB MATERI PENCEMARAN AIR DI SMP
Purwandi, Oktavianus Eduardo;
., Masriani;
Hakim, Lukman
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 6, No 10 (2017): Oktober 2017
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak : Penelitian ini bertujuan untuk menentukan perbedaan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah diajarkan pembelajaran menggunakan model pembelajaran Problem based learning. Bentuk penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah nonequivalent control group design.Alat pengumpul data dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar berbentuk essay.Hasil analisis data menggunakan uji U-mann whitney dengan α = 5% diperoleh niai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,001, artinya terdapat perbedaan keterampilan proses sains siswa yang diajarkan dengan menggunakan Problem Based Learning dengan yang diajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada sub materi pencemaran air. Hasil effect size menunjukan bahwa model pembelajaran Problem Based Learning memberi pengaruh sebesar 39,44 % terhadap hasil belajar siswa pada sub pencemaran air di SMPN 1 Seberuang, Kapuas Hulu. Kata kunci    : Problem based learning, Hasil belajar, pencemaran air. Abstrak : This study aims to determine the difference of student learning outcomes before and after learning using Problem Based learning learning model. The form of research done in this research is experimental research with the design used in this research is nonequivalent control group design.The data collection tool in this research is test result of study in form of essay.The data analysis result using U-mann whitney test with α = 5% Obtained by Asymp. Sig. (2-tailed) of 0.001, meaning that there are differences in the skills of the student science process taught by using Problem Based Learning with the conventional learning model on the water pollution sub-matter. Result of effect size shows that Problem Based Learning model gives 39.44% influence to students' learning outcomes in sub pollution in SMPN 1 Seberuang, Kapuas Hulu. Kata kunci    :  Problem based learning, Learning outcome, water pollution.Â
PENGARUH MODEL ADVANCE ORGANIZER TIPE COMPARATIVE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SMA MATERI LARUTAN PENYANGGA
Yulianti, .;
Melati, Husna Amalya;
Hakim, Lukman
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa Vol 5, No 9 (2016): September 2016
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan ada tidaknya perbedaan hasil belajar antara siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran advance organizer tipe comparative dan model pembelajaran konvensional serta besarnya pengaruh penerapan model advance organizer terhadap hasil belajar. Sampel dipilih berdasarkan teknik cluster random sampling. Sampel tersebut adalah  XI IPA 1 sebagai kelas kontrol dan XI IPA 2 sebagai kelas eksperimen. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah nonequivalent pretest-posstest group control design. Alat pengumpul data yang digunakan yaitu tes, lembar observasi dan pedoman wawancara. Berdasarkan hasil uji U-Mann Whitney diperoleh sig<0,05 (0,039<0,05) dapat disimpulkan bahwa perbedaan hasil belajar antara siswa yang diajar dengan menggunakan model advance organizer tipe comparative dengan menggunakan model konvensional pada materi larutan penyangga kelas XI IPA SMA Negeri 10 Pontianak. Perhitungan effect size dengan model ini memberikan pengaruh sebesar 14,43 % dalam peningkatan hasil belajar. Kata Kunci: advance organizer tipe comparative, hasil belajar, larutan penyangga Abstract: This research were aimed to determine the differences in test result among students taught using comparative type of advance organizer model and conventional model and to determine the effect of  comparative type of advance organizer model toward test result. Samples were taken by means of cluster random sampling. They were  XI IPA 1 as control class and XI IPA 2 as eksperimental class. Nonequivalent pretest posttest group control design was applied as form research. Test, observation sheet, and guidlines interview were used to collect data. U-Mann Whitney test showed sig<0.05 (0.039<0.05) could conclusion there’s a difference in test result between  students taught using comparative type of advance organizer model and conventional model on buffer solution materials in XI IPA class of SMA Negeri 10 Pontianak.  Result of calculation of effect size was 14.43% in increasing test result. Keywords: comparative type of advance organizer, result test, buffer solution
Kesadaran Hukum Konsumen atas Garam Beriodium Berstandar Nasional Indonesia
HAKIM, LUKMAN
NOVUM : JURNAL HUKUM Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.2674/novum.v4i1.21431
Garam konsumsi menurut ketentuan pemerintah harus mengandung zat iodium dan mencantumkan label SNI, jika kebutuhan iodium tidak terpenuhi oleh tubuh maka akan menyebabkan penyakit gondok. Pola hidup yang sehat dapat mencegah penyakit bagi seluruh anggota keluarga, setiap keluarga harus menerapkan perilaku gizi seimbang sesuai dengan Pasal 16 ayat (1) dan (2) Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 23 Tahun 2014 tentang Upaya perbaikan gizi. Demi terciptanya keamanan pada konsumen maka pemerintah menerbitkan peraturan Perundang-undangan Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan diperkuat dengan Peraturan Menteri Perindustrian Nomor 42/M-IND/PER/11/2005 tentang Pengolahan, Pengemasan, dan Pelabelan Garam Beriodium. Metode penelitian yang digunakan penulis yaitu penelitian hukum empiris. Kesadaran hukum konsumen atas garam beriodium ber-SNI berdasarkan hasil penelitian bahwa kesadaran hukum warga Desa Sumberejo Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang pada tingkat yang rendah. Saran yang diberikan ialah Badan Standarisasi Nasional dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan hendaknya memberi sosialisasi mengenai garam beriodium yang wajib ber-SNI pada konsumen garam beriodium khususnya warga Desa Sumberejo Kecamatan Wonosalam Kabupaten Jombang yang menderita gondok, Pusat Kesehatan Masyarakat hendaknya memberi informasi berupa penyuluhan mengenai pentingnya mengkonsumsi garam beriodium yang berlabel SNI, dan pelaku usaha garam beriodium agar memproduksi garam beriodium dengan menerapkan Standar Nasional Indonesia sesuai dengan peraturan yang berlaku.
PEMBELAJARAN ROBOTIK UNTUK MEMPERSIAPKAN GENERASI MUDA MENGHADAPI REVOLUSI INDUSTRI 4.0 DAN SOCIETY 5.0
Faridawati, F Faridawati;
Minarto, Eko;
Istiana Wati, Ika;
Sutrisno, Sutrisno;
Hakim, Lukman
SPEKTA (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat : Teknologi dan Aplikasi) Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12928/spekta.v1i2.2826
The basic difference between the Industrial revolution 4.0 and society 5.0 is that in the era of the industrial revolution 4.0 technology and computers are used in all human activities, while the era of society 5.0 is an era in which technology becomes a part of humans themselves. The internet is no longer a source of information, but is used to live life. To prepare the young generation to face all the challenges that arise in the era of industrial revolution 4.0 and society 5.0, it is necessary to work hard for educational institutions to educate their students to be ready to face the changing times, and this must start from the most basic level of education, namely at elementary school level (SD and SMP). For this reason, this community service program was arranged, namely improving the quality of education by providing robotic learning training for supervisory teachers and elementary school (SD) students so that they become a generation ready to face all the challenges of the industrial revolution era 4.0 and the society 5.0 era
Pengaruh Pendidikan Terhadap Prestasi Kerja Pegawai Aparat Desa Di Kantor Pemerintahan Desa Kencong Wilayah Kecamatan Kencong Kabupaten Jember
Hakim, Lukman;
Mardianto, Totok
JURNAL SOSIAL : Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 20, No 1 (2019): JURNAL SOSIAL, Edisi Maret 2019
Publisher : Universitas Merdeka Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33319/sos.v20i1.26
The problem that is background research this is in the doing his duty employee village officials often a rather slow and less mean it , that a thus not immediately straightened out will or could harm agency , where is village officials that is on duty and finally can harm a country . A aim research this a 1) The test in a manner empirical influence education village officials in office government village Kencong sub district area Kencong districts Jember. 2) The test in manner empirical influence in a manner partial education village officials in office government village officials in office government village Kencong subdistrict area Kencong districts Jember . 3) A analyze influence education village officials in office government village officials in office government village Kencong subdistrict area Kencong districts Jember.
Karakteristik Budaya Organisasi Unggul Berbasis Kearifan Lokal di Industri Batik Masaran Sragen Jateng
Hakim, Lukman;
Sugiyanto, Eko
Benefit: Jurnal Manajemen dan Bisnis Volume 5 No 1 Juni 2020
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/benefit.v5i1.9205
This study aims to: (1) identify the characteristics of superior organizational cultures in the Masaran Sragen Batik Industry in Central Java. (2) identifying the role of superior organizational culture in the Central Java Masaran Batik Industry. (3) analyzing the values that underlie the existence of superior organizational culture in the Masaran Batik Industry of Sragen, Central Java. The study used a qualitative descriptive method with a case study approach. Case study data were obtained from interviews, observations, and documentation or archives. To get data that is truly valid, then the validity of the data checking uses a triangulation technique that is checking or as a comparison of the data. The results of the study can be concluded that the characteristics of superior organizational culture in the Laweyan batik industry, as follows: (1) the nature of transparency, (2) There is the nature of accuracy (detaility) (3) There is a dynamic nature in managing the industry (4) There is a Proactive nature in addressing an ever changing environment. (5) The nature of Professionalism, (6) The existence of mutual cooperation, (7) There is a creative nature in managing the company.