Bulu babi (Diadema setosum) merupakan hewan yang sangat penting bagi perairan, hingga hewan ini disebut sebagai kunci bagi daur materi dan aliran energi diperairan dan juga bulu babi dapat digunakan sebagai bioindikator untuk mengetahui apakah perairan tersebut tercemar atau tidak. Pengolahan sumber daya bulu babi di Indonesia perlu dikelola secara optimal dikarenakan bulu babi merupakan salah satu komoditas perikanan yang memiliki nilai komersil yang tinggi. Sehingga, dapat mengurangi terjadinya overfishing yang membuat penurunan populasi bulu babi pada sejumlah daerah di Indonesia. Diadema setosum memiliki kandungan gizi yang tinggi baik cangkang, gonad, dan intensine. Hasil review dari beberapa penelitian menunjukkan bahwa Diadema setosum pada gonad banyak digunakan sebagai antioksidan. Aplikasi ke depan untuk produk berbasis bulu babi dapat dikembangkan menjadi produk kosmetik.