Articles
Syukur dalam Perspektif Al-Qur’an
Firdaus firdaus
Jurnal Mimbar: Media Intelektual Muslim dan Bimbingan Rohani Vol 5 No 1 (2019): Jurnal Mimbar
Publisher : Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47435/mimbar.v5i1.378
Tulisan ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis makna-makna ayat al-Qur’an dan hakikat syukur dalam perspektif al-Qur’an, selain itu sasarannya terhadap umat Islam melalui implementasinya dalam kehidupan, mengingat konteks syukur adalah ungkapan dan tindakan manusia atas anugerah Allah Swt. yang terkadang sulit diimplementasikan. Tulisan ini turut menyajikan pentingnya rekonstruksi diri manusia sebagai makhluk pelupa (kufur nikmat) hingga layak dijadikan bacaan dalam khazanah keilmuan Islam. Metode penulisan ini adalah studi kepustakaan (library research) yakni menelaah sumber-sumber normatif yang dapat dijadikan sajian informatif dalam kmonteks kehidupan manusia (umat Islam) secara luas. Oleh karena itu, rekonstruksi diri manusia penting mewujudkan diri dalam bentuk syukur dengan hati, syukur dengan lidah, syukur melalui perbuatan atas segala bentuk pemberian (nikmat/anugerah) dalam setiap dimensi kehidupan seseorang/umat Islam.
KITAB TUHFAT AL-AHWADZÎ SYARH JÂMI’ AL-TIRMIDZÎ
Firdaus firdaus
Jurnal Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam & Pendidikan Vol 6 No 1 (2014): Volume 6 Nomor 1 Juni 2014
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47435/al-qalam.v6i1.114
Kitab Tuhfat al-Ahwadzî bukan hanya memuat syarah matan, melainkan memuat juga biografi periwayat hadis, terutama periwayat-periwayat dari al-Tirmîdzî. Sebelum mensyarah matan, diawali dengan penjelasan tentang periwayat-periwayat hadis yang akan disyarah, khususnya kredibilitasnya dalam periwayatan hadis, termasuk kritik ulama hadis terhadap mereka. Adapun syarah matannya ditinjau dari aspek bahasanya kemudian dikaitkan dengan dalil-dalil lain, ditambah dengan pendapat-pendapat ulama yang tidak disebutkan oleh al-Tirmîdzî dalam kitab Sunannya.
DZIKIR DALAM PERSPEKTIF HADIS
Firdaus firdaus
Jurnal Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam & Pendidikan Vol 6 No 2 (2014): Volume 6 Nomor 2 Desember 2014
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47435/al-qalam.v6i2.166
Dzikir dalam hadits Nabi memiliki keterkaitan dengan ajaran lainnya misalnya dzikir dan syukur. Perintah untuk bersyukur melahirkan amal shaleh atau akhlakul qarimah. Dengan dzikir dapat menyelamatkan manusia dan menghapus dosa terhadap Allah. Adanya informasi dzikir dalam hadits Nabi, kita termotivasi untuk melaksanakannya baik dengan cara dzikir lisan maupun dzikir qalbu yang pada akhirnya dapat membawa manusia sedekat mungkin dengan Tuhan nya.
PENELITIAN PERSAMBUNGAN SANAD HADIS
Firdaus firdaus
Jurnal Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam & Pendidikan Vol 7 No 1 (2015): Volume 7 Nomor 1 Juni 2015
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47435/al-qalam.v7i1.179
Berdasarkan kesepakatan ulama kritikus hadis bahwa criteria suatu hadis dengan kualitas shahih adalah : 1) persambungan sanad; 2) seluruh periwatnya bersifat adil; 3) seluruh periwayatnya bersifat dhabith; 4) terhindar dari syadz; dan 5) terhindar dari ‘illat. Pada setiap unsur tersebut memilki kaidah tersendiri. Pembahasan utama dalam tulisan ini mengacu kepada kaidah pertama yaitu tentang persambungan sanad. Hasil kajian menunjukkan, Hadis-hadis yang memiliki sanad bersambung biasa diistilahkan dengan hadis muttashil atau musnad. Untuk mengetahui bersambung atau terputusnya sanad dalam suatu hadis, ada beberapa langkah-langkah yang dapat ditempuh yaitu: 1) mencatat seleuruh nama periwayat dalam sanad hadis; 2) menelusuri sejarah, kualitas pribadi dan kapasitas intelektual masing-masing periwayat; dan 3) meneliti shighat al-tahammul wa al-ada’ yang menghubungkan antar periwayat hadis dalam satu sanad.
STUDI ANALISIS KITAB AL-SIRAJ AL-WAHHAJ MIN KASYF MATHALIB SHAHIH MUSLIM BIN AL-HAJJAJ
Firdaus firdaus
Jurnal Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam & Pendidikan Vol 7 No 2 (2015): Volume 7 Nomor 2 Desember 2015
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47435/al-qalam.v7i2.191
Kitab syarah Shahîh Muslim yang akan dikaji dalam tulisan ini adalah kitab syarah hadis yang disusun pada abad 13 H/19 M. Kitab yang dimaksud adalah kitab Al-Sirâj al-Wahhâj min Kasyf Mathâlib Shahîh Muslim bin al-Hajjâj, karya Al-Syaikh al-‘Allâmah Abû Thayib Shaddîq bin Hassan Khân. Tulisan ini akan menmenjelaskan tentang profil penulis kitab, metodologi yang ditempuh dalam mensyarah dan hal-hal lain yang terkait langsung dengan persoalan metodologi
SUNNAH DALAM PANDANGAN IMAM AL-SYAFI’I
Firdaus firdaus
Jurnal Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam & Pendidikan Vol 8 No 2 (2016): Volume 8 Nomor 2 Desember 2016
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47435/al-qalam.v8i2.230
Untuk kepentingan penelitian hadis, para Ulama telah menetapkan syarat-syarat atau kriteria yang harus dipenuhi oleh suatu sanad hadis yang berkualitas shahih. Syarat-syarat itu ada yang ketat (tasyaddud) dan ada yang longgar (tasâhul). Ulama Hadis yang menetapkan kriteria kesahihan sanad hadis yang ketat dinilai oleh para ulama lain memiliki kualitas kesahihan sanad hadis lebih tinggi dibandingkan dengan Ulama Hadis yang tasâhul. sunnah memiliki kedudukan yang sangat kuat dan merupakan hujjah yang kedua setelah al-Qur’an. Sunnah tidak pernah bertentangan dengan al-Qur’an, bahkan fungsinya dapat lebih menguatkan, menjelaskan secara rinci lagi. Secara periwayatan, sunnah dibagi atas sunnah ‘amm (mutawatir) dan sunnah khash (ahad). Sunnah ‘amm tidak perlu diteliti lagi karena keshahihannya sudah pasti dan wajib diperpegangi. Berbeda dengan sunnah khash, harus diteliti karena tidak semuanya shahih. Keshahihannya harus memenuhi beberapa kriteria, yaitu sanadnya bersambung sampai kepada Rasulullah Saw, tidak munqathi’, tidak mursal dan tidak mu’dhal, periwayatnya harus tsiqah dan dhabith dan riwayat tersebut harus selalu sesuai dengan riwayat para huffazh yang terpercaya serta syarat-syarat ini harus ada pada semua tingkatan sanad. Dan hadis yang shahih harus dijadikan landasan hukum.
MODERNISME
Firdaus firdaus
Jurnal Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam & Pendidikan Vol 10 No 2 (2018): Volume 10 Nomor 2 Desember 2018
Publisher : LP2M Institut Agama Islam Muhammadiyah Sinjai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47435/al-qalam.v10i1.261
Dalam berbagai hal kata modernisme sangat sering terpakai, baik masyarakat akademis maupun masyarakat awam tetapi sumber dasar modernisme dan latar belakang pemberian interpretasi tersebut sesuai pengalaman yang didapati dalam bentuk apapun. Penelitian ini berbentuk penelitian kepustakaan (Library Research). Dalam penenlitian ini, peneliti menggunakan metode analisis deskriptif, analisis deskriptif adalah suatu metode dengan mengumpulkan data, menyusun atau mengklasifikasi, menganalisis dan menginterpretasikannya. 1). Lahirnya modernism karena adanya tekanan dari pihak Gereja di Eropa barat untuk membatasi ruang kebebasan ilmu pengetahuan yang dominan menggunakan rasional. 2). Setelah runtuhnya peradaban Islam maka di Eropa barat digantikan oleh suatu peradaban modern di Eropa barat dengan berkembangnya berbagai ilmu pengetahuan saat itu. 3). Paradigma dasar suatu perkembangan tidak mesti itu yang permanen bahkan banyak sekali mengalami kelemahan sehingga timbul kritik dari ilmuan barat sendiri yang mengakui kelemahan modernisasi tersebut karena menghilangkan nilai transenden ilahiyah dalam dirinya sehingga melahirkan suatu kebudayaan yang disebut Garaudy dengan kebudayaan “putus asa”.
Pengaruh Media Loto Warna dan Bentuk terhadap Kemampuan Kognitif Anak Kelompok A di TK Khadijah Pandegiling Surabaya
Andini Hardiningrum;
Firdaus Firdaus
JEA (Jurnal Edukasi AUD) Vol 6, No 1 (2020): Juni
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Antasari Banjarmasin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18592/jea.v6i1.3511
Macam aspek-aspek perkembangan anak usia dini salah satunya adalah aspek perkembangan kognitif. Bidang kognitif pada anak usia 4-5 tahun sesuai dengan Kurikulum Taman Kanak-Kanak 2010 dibagi menjadi tiga bidang yaitu bidang pengetahuan umum dan sains, konsep bentuk, warna, ukuran dan pola, konsep bilangan, lambang bilangan dan huruf. Bidang pengembangan konsep bentuk, warna, ukuran dan pola merupakan bidang kemampuan dimana anak dapat mengklasifikasi benda berdasarkan bentuk, warna atau ukurannya berdasarkan fungsi, ciri-ciri, dan jenisnya. Pengenalan warna dan bentuk penting untuk anak usia dini karena membantu anak dalam pemahaman konsep berikutnya di jenjang dasar. Salah satu media yang dapat menstimulasi dengan cukup baik adalah media loto warna dan bentuk. Dimana media tersebut memberikan pemahaman tentang warna dan bentuk yang disajikan seperti puzzle. Loto warna dan bentuk merupakan media visual yang terlihat menarik. Desain Penelitian yang digunakan adalah Penelitian eksperimen. Subjek penelitian ini yaitu anak usia 4-5 tahun di TK Khadijah Pandegiling Surabaya. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa media loto warna dan bentuk berpengaruh terhadap kelompok eksperimen yang mendapat perlakuan dibandingkan kelompok kontrol yang tidak mendapatkan perlakuan. Teknik analisis data yang diperoleh yaitu T hitung=50 0 lebih besar dari T tabel= 30. Hal ini berarti penggunaan media loto warna dan bentuk memiliki pengaruh terhadap kemampuan mengenal kognitif anak dalam mengenal warna dan bentuk di TK Khadijah Pandegiling Surabaya. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa media loto warna dan bentuk berpengaruh terhadap kemampuan kognitif anak dalam mengenal warna dan bentuk.
Pengaruh Manajemen Kepemimpinan Dan Kebijakan Jadwal Berpola Teknologi dan Informasi Terhadap Pembelajaran Di Jurusan Teknik Elektronika
Andhika Herayono;
Elsa Sabrina;
Firdaus Firdaus;
Dedy Irfan;
Hansi Effendi
ALGORITMA : JURNAL ILMU KOMPUTER DAN INFORMATIKA Vol 5, No 2 (2021): November 2021
Publisher : UIN Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30829/algoritma.v5i2.10486
Management and leadership are two different things that are brought together to achieve the goals of a group of fields. Leadership management is a form of leadership skills as a form of skills to lead, direct and motivate effectively and efficiently. One of them is with a policy that is a method that can be used by almost every group. Electronic Engineering is one of the majors that participate in providing policies on learning schedules in teaching and learning activities. Schedule policies can affect productivity and learning outcomes. The study schedule is still adjusted to any existing conditions. A field survey has been conducted during the learning process carried out by the Department of Electronics Engineering. This is proven by conducting a survey of the condition of the students of the Department of Electronics Engineering when carrying out the learning process on campus during advance, and during the learning process using internet access (remotely).Keywords: "Leadership Management, Schedule Policy, Learning, Learning Activities, Learning Schedule".
PERAN ORANGTUA DALAM MENSTIMULASI PERKEMBANGAN SOSIAL ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK KHADIJAH PANDEGILING SURABAYA
Andini Hardiningrum;
Firdaus Firdaus
EARLY CHILDHOOD : JURNAL PENDIDIKAN Vol. 4 No. 2 (2020): Early Childhood: Jurnal Pendidikan
Publisher : Pendidikan Guru PAUD, FKIP, Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35568/earlychildhood.v4i2.924
Anak adalah individu yang aktif membentuk pengetahuan berdasarkan pengalaman yang diperoleh melalui lingkungan tempat bergaulnya. Kemampuan sosial anak akan berkembang ketika anak melakuka sosialisasi dengan teman sekitarnya. Kemampuan sosial ini tidak terlepas dari peran orangtua yang sangat berpengaruh.. Banyak sekali orangtua yang tidak memperhatikan hal ini karena mereka sibuk bekerja dan tidak punya waktu. Komunikasi dan pelayanan yang diberikan di di TK Khadijah Pandegiing Surabaya adalah orangtua diwajibkan selalu berperan aktif dalam proses pembelajaran di sekolah, maka orangtua selalu melakukan komunikasi dan aktif menyampaikan perkembangan anak dirumah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Peran orang tua dalam menstimulasi perkembangan sosial anak usia 4-5 tahun di TK Khadijah Pandegiling Surabaya. Metode penelitiannya menggunakan kualititatif deskriptif. Proses pengumpulan data menggunakan angket, observasi dan wawancara. Teknik analisis data menggunakan credibility, transferability, dependability, dan conformability. Hasil penellitiannya adalah Hasil analisis menunjukkan bahwa ada keterkaitan yang sangat signifikan mengenai peran orang tua dalam menstimulasi kemampuan sosial anak usia 4-5 tahun, yang berdampak pada kepribadian anak di perkembangan selanjutnya. Saran dari penelitian ini adalah perlu penelitian lebih lanjut untuk mengetahui lebih dalam tentang adanya keterkaitan antara stimulasi orang tua terhadap kemampuan bersosialisasi anak.