Articles
Implementasi Sistem Pengukuran Suhu Pada Pemindahan Pola Gambar Ke Papan Tembaga Dalam Pembuatan PCB
Nur Alam;
Taufik Hidayat
SAINSTECH: JURNAL PENELITIAN DAN PENGKAJIAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 31 No 1 (2021): Sainstech : Jurnal Penelitian dan Pengkajian Sains dan Teknologi
Publisher : Institut Sains dan Teknologi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (508.286 KB)
|
DOI: 10.37277/stch.v31i1.1008
This research has succeeded in implementing a PLC-Based Temperature Control System for Transferring Image Patterns to Copper Boards in PCB (Printed Circuit Board) Manufacturing. This tool is made to simplify and speed up the process of transferring image patterns to copper boards in PCB manufacture. This Regulatory System consists of HMI, PLC, Thermocouple, Transmitter Thermocouple, Heater, as well as iron coating mechanics. HMI serves to display the settings received by the PLC as well as a second controller. While the PLC functions as a data processing center needed by the system and the main controller, the thermocouple functions to issue an output in the form of voltage. Heater as a heater and Mechanics of iron layer as pressure on the copper board. The results of the research on this system are image patterns that can be transferred to the copper board automatically with a measured temperature range of 400C - 1000C.
Belajar Calistung di Dusun Krajan Desa Klesem
Taufik Hidayat
Journal of Social Empowerment Vol. 1 No. 1 (2016): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (361.868 KB)
Tujuan dari kegiatan ini adalah 1) Mengenalkan pentingnya calistung 2).Belajar tentang calistung. Sasaran dari kegiatan ini adalah anak-anak maupun orangdewasa yang belum kenal calistung di Lingkungan Dusun Krajan Desa Klesem.Kegiatan ini dilaksanakn pada bulan Oktober 2016 dengan melalui beberapatahapan diantaranya: Tahap persiapan meliputi kegiatan survei, penetapan lokasi,dan sasaran kegiatan. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan September 2016 yangdilakukan oleh tim pengabdian masyarakat dengan melakukan kunjungan, observasi,dan koordinasi dengan kepala dusun setempat. Berdasarkan hasil wawancara danobservasi diperoleh hasil kesepakatan lokasi pelatihan dan waktu yang ditentukan.Tahap pelaksanaan berupa kegiatan pelatihan yang dilaksanakan di Balai DesaKlesem dengan pertimbangan balai desa terletak tepat di Dusun Krajan DesaKlesem serta sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan pelatihan. Tahap akhirmeliputi penyusunan laporan kegiatan, evaluasi, dan rencana tindak lanjut. Metode pelaksanaan pelatihan ini menggunakan model pembelajaran tutor sebaya. Simpulandari kegiatan ini adalah 1). Peningkatan kemampuan calistung ini merupakan halpenting yang harus dilakukan oleh semua pihak. Mengingat pentingnya calistung,proses belajar tidak harus selalu diserahkan kepada para guru di sekolah semata.2). Peran orang tua dirumah sangat dibutuhkan demi keberhasilan anak-anaknya.Orangtua bisa mencetak anaknya sesuai impiannya dan menjadi kebanggaan bagidiri dan bangsanya.
Penerapan Metode Fun Learning sebagai Media Penyuluhan Kebersihan dan Kesehatan Mulut
Taufik Hidayat;
Siti Mariyam
Journal of Social Empowerment Vol. 4 No. 1 (2019): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (502.42 KB)
Fokus penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pengetahuan siswa dalam memahami pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan mulut. Adapun tujuan dari diadakannya penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pengetahuan siswa kelas 1 SDN Worawari 2 terhadap pemahaman menjaga kebersihan dan kesehatan mulut menggunakan metode Fun Learning. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif, dengan menggunakan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Permasalahan yang diangkat yaitu bagaimana pengetahuan siswa kelas 1 SDN Worawari 2 dalam memahami pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan anggota tubuh khususnya kebersihan mulut menggunakan metode Fun Learning. Berdasarkan penelitian didapatkan sebuah data bahwa siswa kelas 1 SDN Worawari 2 lebih mudah memahami materi penyuluhan kebersihan dan kesehatan mulut menggunakan metode Fun Learning dibandingkan dengan metode demonstrasi. Kesimpulannya metode Fun Learning berhasil digunakan dalam kegiatan penyuluhan kebersihan dan kesehatan mulut siswa kelas 1 SDN Worawari 2.
Sosialisasi Genre Terhadap Pemahaman dan Motivasi Pendidikan Keluarga Berencana pada Remaja di Dusun Damas Desa Hadiwarno
Taufik Hidayat;
Lina Luayli;
Fitria Ningrum;
Edi Suryanto;
M Fachrudin
Journal of Social Empowerment Vol. 3 No. 2 (2018): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (394.454 KB)
Program kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana preferensi remajadalam mengikuti kegiatan yang berhubungan dengan KB (keluarga berencana) di masa depandan faktor yang mempengaruhinya, diantaranya faktor jenis kelamin, umur, pendidikan,pekerjaan, akses informasi, pengetahuan, dan sikap remaja terhadap kesehatan reproduksi danKB. Dalam penelitian ini, peneliti memfokuskan masalah pada dua hal yaitu sosialisasi GenResebagai media pemahaman dan motivasi remaja terhadap keluarga berencana. Pada penulisanartikel ini, peneliti menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilakukan didesa Hadiwarno kecamatan Ngadirojo Kabupaten Pacitan. Subjek penelitian ini adalah remajadesa Hadiwarno yang hadir dalam sosialisasi Genre.Teknik pengumpulan data pada penelitianini dilakukan dengan teknik observasi, dokumentasi, dan angket. Dari hasil penelitianmengenai pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan pada sosialisasi di nilai sangatbaik, dibuktikan dengan jawaban dari angket pengetahuan yang di isi oleh peserta. Dari analisisjawaban angket menunjukkan bahwa rata-rata 87,5% peserta menyatakan sangat setuju telahmemahami materi program berencana dan sisanya menyatakan setuju, dan 100% pesertameyatakan berminat terhadap program keluarga berencana.
Sharing Pengetahuan Analisis Butir Tes dan Praktiknya Menggunakan Program R
Hari Purnomo Susanto;
Koirul Qudsiyah;
Nely Indra Meifiani;
Dwi Cahyani Nur Apriyani;
Taufik Hidayat;
Mega Isvandiana Purnamasari
Journal of Social Empowerment Vol. 7 No. 2 (2022): Journal of Social Empowerment
Publisher : LPPM STKIP PGRI Pacitan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (205.113 KB)
Kalibrasi butir tes menggunakan konsep IRT masih dikuasai oleh beberapa pengajar di STKIP PGRI Pacitan. Konsep IRT memiliki banyak kelebihan jika dibandingkan dengan CTT. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu, 1) Melakukan sharing pengetahuan CTT dan IRT, 2) Pelatihan kalibrasi butir tes dengan menggunakan CTT dan IRT menggunakan program R untuk sintrumen unidimensi. sasaran dari kegiatan ini yaitu Pengajar Pendidikan program Pendidikan matematika, dan perwakilan dari setiap prodi di STKIP PGRI Pacitan. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu 1) Metode Ceramah untuk menyampaikan materi pengetahuan kalibrasi dengan CTT dan IRT. 2) Metode diskusi dilakukan pada setiap pertemuan setelah materi pegetahuan dan pelatihan dilaksanakan. 3) Metode Pelatihan, dilakukan dengn mempraktikan secara langsung Langkah-langkah dlam melakukan kalibrasi butir tes dengan CTT dan pada khsusunya dengan IRT. Hasil dari kegiatan ini yaitu 1) 100 % peserta merefresh pengetahuannya tetang konsep CTT dan memiliki pengetahuan baru terkait kalibrasi butir dengan IRT. 2) 100% peserta mampu mengaplikasikan kalibrasi butir dengan IRT menggunakan program R. 3) pesrta dapat membedakan CTT dan IRT, serta kapan harus menggunakan salah satu dari konsep tersebut.
EFEKTIFITAS PENINDAKAN TINDAK PIDANA PELANGGARAN LALU LINTAS MENGGUNAKAN E-TILANG (STUDI KASUS SATUAN LALU LINTAS POLRESTABES BANDUNG)
Taufik Hidayat;
Abdul Haris Semendawai;
Habloel Mawadi
VERITAS Vol 8 No 2 (2022): VERITAS
Publisher : Jurnal Program Pascasarjana Ilmu Hukum Universitas Islam As-Syafi'iyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34005/veritas.v8i2.2068
Salah satu tujuan dibentuknya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan yaitu untuk terwujudnya pelayanan lalu lintas dan angkutan jalan yang aman, selamat, tertib, lancar dan terpadu dengan moda angkutan lain untuk mendorong perekonomian nasional, memajukan kesejahteraan umum, memperkukuh persatuan dan kesatuan bangsa, serta mampu menjunjung tinggi martabat bangsa. Dalam upaya penegakan hukum lalu lintas di jalan raya, khususnya di wilayah perkotaan seperti di Kota Bandung terhadap pelanggar lalu lintas di jalan raya telah diterapkan Elektronik-Traffic Law Enforcement (E-TLE) yaitu sistem yang memotret pelanggaran di jalan raya melalui kamera CCTV, kamera pengintai tersebut tersambung langsung ke TMC. Permasalahan yang diteliti adalah : 1) bagaimana pengaturan E-TLE dan sanksinya dalam hukum positif Indonesia, 2) bagaimana pelaksanaan penegakan hukum pidana tilang elektronik (ETLE) terhadap pelanggar lalu lintas di Kota Bandung, 3) bagaimana kebijakan Poltabes Bandung merespon kendala yang di hadapi dalam penindakan e tilang. Metode penelitian ini menggunakan penelitian hukum secara yuridis empiris. Dalam penelitian ini penulis menjabarkan tentang Das Sollen Das Sein atau kesesuaian harapan penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas yang dikenakan sanksi pidana berdasarkan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan dengan kenyataan yang terjadi dalam penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas. Hasil penelitian menggambarkan bahwa pengaturan E-TLE yaitu Pasal 272 Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan dan Peraturan Pemerintah Nomor 80 Tahun 2012 tentang Tata Cara Pemeriksaan Kendaraan Bermotor Di Jalan Dan Penindakan Pelanggaran Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan. Pelaksanaan tilang elektronik (ETLE) terhadap pelanggar lalu lintas di wilayah hukum Polrestabes Bandung Kota Bandung belum efektif karena pelaksanaan tilang elektronik (ETLE) belum sesuai dengan tujuan yang diharapkan dari program E-Tilang. E-Tilang yang seharusnya dilakukan berbasis elektronik (tanpa menggunakan surat tilang) pada prakteknya masih menggunakan surat tilang. Selain itu masih banyak masyarakat yang belum tahu mengenai prosedur penyelesaian perkara pelanggaran lalu lintas dengan E-Tilang sehingga banyak masyarakat yang kesulitan ketika akan melakukan proses pembayaran denda maupun pengambilan barang yang disita sebelummnya. Kendala yang di hadapi dalam penindakan e tilang yaitu belum optimalnya koordinasi antara Kepolisian, Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri dan Bank Rakyat Indonrsia (BRI) selaku instansi yang berkaitan langsung dalam program E-Tilang, kurangnya sosialisasi kepada masyarakat sehingga masih banyak masyarakat yang belum mengerti E-Tilang baik itu program maupun alur pelaksanaannya, kurangnya keperdulian masyarakat untuk belajar dan mencari tahu mengenai program E-Tilang dalam proses penyelesaian perkara pelanggaran lalu lintas.
Perencanaan Penganggaran Kas dan Forecasting Era Pandemi di Rumah Sakit M ( Studi Kasus )
Dewi Damayanti;
Salamatun Asakdiyah;
Taufik Hidayat
JURNAL EKOBIS DEWANTARA Vol 5 No 3 (2022): JURNAL EKOBIS DEWANTARA
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi UST
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26460/ed_en.v1i1.3268
Penelitian ini dilaksanakan agar dapat diketahui cara dalam perencanaan, penganggaran kas, dan forecasting anggaran kas era pandemi di Rumah Sakit M karena anggaran kas berperan besar dalam menjaga kestabilan kas masuk dan kas keluar yag berdampak pada jalannya operasional rumah sakit. Bentuk penelitian ini yaitu perpaduan antara penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Penghimpunan data dilakukan dengan interviu, pendalaman, dan data penunjang yang dalam penelitian ini digunakan untuk menganalisis Perencanaan, Penganggaran Kas, dan Forecasting era Pandemi di Rumah Sakit M. Data dianalisa dengan dua tahap yaitu tahap pertama mengumpulkan data keuangan tahun lalu yang akan digunakan untuk menyusun anggaran kas. Dari data yang telah tersusun tersebut dilakukan Forecasting dengan menggunakan Metode Exponential Smoothing yang akan menghasilkan data untuk tahun mendatang. Tahap kedua adalah wawancara dengan pimpinanrumah sakit dan bagian penyusun anggaran. Hasil forecasting menggambarkan prediksi posisi kas, memperkirakan terjadinya surplus/defisit untuk mempersiapkan manajemen dalam mengambil keputusan penggunaan kas.
Survei Penilaian Mahasiswa pada Penentuan Sistem Pembelajaran Terbaik Setelah Pembelajaran Online Selama Covid 19
Nailis Sa'adah;
Taufik Hidayat
Jurnal Manajemen Informatika (JAMIKA) Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Manajemen Informatika (JAMIKA)
Publisher : Program Studi Manajemen Informatika, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34010/jamika.v12i2.8093
The Covid-19 pandemic began to hit Indonesia since 2020. As a result of the pandemic, almost all aspects and areas of life have been affected. One of them is in the field of education. The government enforces online learning for all levels of education, including universities. There are many differences that are felt by students when participating in online learning. This study aims to determine student assessments in deciding the best learning system after online learning was implemented during the COVID-19 pandemic based on learning quality criteria and learning outcomes. The survey involved 43 student respondents. The research was conducted by applying the descriptive method. Data analysis of survey results was carried out using the Analytic Hierarchy Process (AHP) method. The results showed that the learning outcomes criteria had a higher weight, namely 36.92% compared to the learning quality criteria of 33.86% with a consistency ratio of <10% so that they had a good consistent level. The best alternative learning system is the offline learning system which has a weight of 66.42% while the online learning system has a weight of 33.58%. Overall, the AHP method succeeded in producing a fairly good consistency score in determining the best learning system based on the data from the student assessment survey.
Resiliensi Sektor Jasa Pangkas Rambut Masa Pandemi Covid-19 di Kelurahan Air Tawar Barat
Taufik Hidayat;
Erianjoni Erianjoni
Jurnal Perspektif Vol 5 No 3 (2022): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/perspektif.v5i3.638
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan resiliensi sektor jasa pangkas rambut masa pandemi Covid-19 di Kelurahan Air Tawar Barat. Hal ini menarik karena di terdapat banyak pangkas rambut yang berada di kawasan UNP dimana terdapat 6 pangkas rambut yang masih buka di kawasan Air Tawar Barat saat pandemi Covid-19. Peneitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tipe penelitian studi kasus, lokasi penelitian ini dilakukan di kawasan UNP Air Tawar Barat Kota Padang. Teknik pemilihan informan yaitu purposive sampling teknik ini yaitu memilih informan berdasarkan kriteria yang ditentukan oleh peneliti dengan jumlah informan 6 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi non partisipatif, wawancara mendalam dan dokumentasi data dianalisis dengan teknik analisis interaktif Miles dan Huberman. Dalam menganalisis penelitian ini peneliti menggunakan teori Fungsionalisme Struktural yang dikembangkan oleh Talcott Parsons dalam kerangka teori AGIL. Teori ini menjelaskan masyarakat adalah suatu sistem sosial yang terdiri dari bagian-bagian atau unsur-unsur yang saling berkaitan dan bersatu secara seimbang. Perubahan yang terjadi pada satu bagian juga akan membawa perubahan pada bagian lainnya dan sebuah sistem harus menyesuaikan diri dengan lingkungan dan menyesuaikan lingkungan. Hasil penelitian di lapangan ditemukan bahwa resiliensi yang dilakukan oleh pemilik pangkas rambut di Kelurahan Air Tawar Barat pada masa pandemi Covid-19 terdiri dari 4 resiliensi. Pertama, Pelayanan dengan protokol kesehatan. Kedua, Meminimalisir kebutuhan pangkas rambut. Ketiga, Tidak buka tiap hari. Keempat, Melayani home service dan sistem booking.
PENDIDIKAN HOLISTIK DALAM PERSPEKTIF HADIST
Taufik Hidayat;
Nur Zakiyah;
Ibnu Ubay Dillah;
Zulkipli Lessy
PARAMUROBI: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 5 No 2 (2022): Paramurobi: Jurnal Pendidikan Agama Islam
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UNSIQ Jawa Tengah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32699/paramurobi.v5i2.2844
Nowadays, the implementation of Islamic education is considered unsuccessful so that evaluation and improvement are needed. One of the efforts that needs to be done is to improve the teaching and learning of pendidikan agama Islam (PAI) learning by implementing holistic education. This research is a literature-based research, which the researchers collect various data and sources from journals and books related to holistic education in the perspective of Hadith. The results of this study show that holistic education is an effort to develop all the potentials of students including intellectual, emotional, social, spiritual, creative, and physical. In the perspective of the Quran, holistic education refers to the Islamic concept of kaffah which means comprehensive where education should be carried out vertically and horizontally to form the rights of human being. From the perspective of the hadith, holistic education emphasizes good ethics and provides comfort to students in learning.