Pengelolaan Data Kuantitatif Program Studi (DKPS) pada lembaga pendidikan tinggi menjadi determinan penting dalam keberhasilan akreditasi dan efisiensi operasional. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan manajemen informasi DKPS LAMDIK di Pascasarjana Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari yang masih bersifat terfragmentasi, baik dalam format manual maupun digital yang tersebar. Kondisi tersebut berimplikasi pada tingginya risiko kehilangan dokumen, duplikasi data, dan rendahnya aksesibilitas informasi yang menghambat proses pengambilan keputusan strategis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kendala manajemen data eksisting serta merumuskan strategi optimal melalui digitalisasi dan integrasi sistem informasi. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis sistem Waterfall. Hasil penelitian merumuskan sebuah kerangka kerja manajemen informasi terintegrasi yang mampu mengonsolidasikan dokumen DKPS ke dalam satu repositori digital. Implementasi strategi ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi tata kelola administrasi, menjamin keamanan data, serta mempercepat pemenuhan instrumen akreditasi LAMDIK di lingkungan Pascasarjana UNISKA MAB.