Articles
HUBUNGAN KARAKTERISTIK PENGETAHUAN DENGAN STIGMA MASYARAKAT TENTANG KOINFEKSI TUBERCOLOSIS HUMAN IMMUNODEFECIENCY VIRUS
Muh. Asmir A.S.;
Usman, Usman;
Muliati Muluki H
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31850/makes.v4i2.563
Tuberkulosis dan virus human immunodeficiency virus (HIV) merupakan dua masalah kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian didunia. Stigma mengenai HIV menjadi hambatan utama pengobatan. Banyak ditemukan HIV positif menimbulkan pernyataan dan bagaimana pandagan masyarakat di kota parepare. Penelitianini bertujuan untuk mngetahui hubungan karakteristik, pengtahuan dengan stigma masyarakat tentang koinfeksi TB-HIV di Kota Parepare. Metode penelitian ini adalah observasional analitik dengan rancagan penelitian cross sectional study yaitu suatu rancangan penelitian yang mempelajari hubungan antara variabel independen (karakteristik respnden dan tingkat pengetahuan) dengan varibel dependen (stigma masyarakat tentang koinfeksi TB-HIV) pada saat yang bersamaan. Analisis bivariat (chi-square) digunakan untuk menentukan hubungan karakteristik, pegetahuan degan stigma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stigma masih tinggi pada masyarakat. Uji chi-square menunjukkan terdapat hubungan (p<0,05) antara karakteristik berdasarkan umur dengan stigma, karakteristik berdasarkan pekerjaan degan stigma, karakteristik berdasarkan jenis kelamin dengan stigma, karakteristik berdasarkan pendidikan dengan stigma, karakteristik berdasarkan perkawinan dengan stigma serta pengtahuan dengan stigma.
ANALISIS FAKTOR RISIKO PENYAKIT JANTUNG KORENER PADA PENDERITA DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUD ANDI MAKKASAU KOTA PAREPARE
Suciana;
Henni Kumaladewi Hengky;
Usman, Usman
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31850/makes.v4i2.612
Penyakit Jantung Koroner pada tahun 2020 diperkirakan menjadi pembunuh pertama tersering yakni sebesar 36% dari seluruh kematian. Sedangkan Penderita DM untuk negara Indonesia menduduki peringkat ke-6 dengan jumlah 10,3 juta penderita. Tujuan penelitian ini untuk melihat faktor risiko penyakit jantung koroner pada penderita diabetes melitus tipe 2 di RSUD Andi Makkasau Parepare. Metode penelitian anlitik dengan desain pendekatan Case Control. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus Stanley Lameshow dan jumlah 48 orang terdiri dari 24 kasus dan 24 kontrol. Analisis data menggunakan uji Chi Square dan Odds Rasio (OR). Hasil penelitian yang didapatkan dari faktor risiko penyakit jantung koroner pada penderita diabetes melitus tipe 2 adalah umur (p= 0,002 : OR=2.6), Hipertensi (p =0,020 : OR = 4,048) dan Lama menderita DM ( p= 0.017 : OR = 4.491). Sedangkan yang bukan faktor risiko adalah obesitas (p= 0.003 : OR = 0.143) dan merokok ( p = 0.221 : OR=0.467). Faktor risiko penyakit jantung koroner pada penderita diabetes melitus tipe 2 adalah umur, hipertensi dan lama menderita DM. Saran untuk penelitian ialah, perlunya kesadaran diri serta pemeriksaan dan pengobatan secara rutin dan melakukan pola hidup yang lebih sehat lagi.
ANALISIS TINGKAT PENGETAHUAN KADER POSYANDU DALAM PENGUKURAN ANTROPOMETRI UNTUK MENCEGAH STUNTING DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LAPADDE KOTA PAREPARE
Mimi, Rahmi Tri Juniarti;
Haniarti;
Usman, Usman
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 4 No. 2 (2021): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31850/makes.v4i2.615
Tingkat pengetahuan kader posyandu dalam pengukuran antropometri meliputi tinggi badan (TB) dan berat badan (BB). Antropometri yaitu salah satu komponen kunci dalam menilai status nutrisi pada anak maupun dewasa. Dalammenilai status gizi pada bayiuntukmemprediksi komplikasi kesehatan jangka panjangbayi, sangatdiperlukanpemeriksaanantropometripada 24 jam pertamakelahiran.Penelitian inibertujuan mengetahui tingkat pengetahuan kader posyandu dalam pengukuran antropometri untuk mencegah stunting diwilayah kerja Puskesmas Lapadde Kota Parepare. Metode yang digunakan yaitu Survei deskriptif, sampel adalah kader posyandu pengukuran antropometri sebanyak 30, data analisis menggunakan SPSS Versi 22.Hasil penelitian tingkat pengetahuan kader posyandu dalam pengukuran antropometri untuk mencegah stunting yaitu tinggi (53,5%). Disarankan puskesmas untuk selalu memantau kerja kader posyandu dengan mengedukasi bagaimana pengukuran yang baik dan benar serta mendampingi ketika dilakukan pengukuran antropometri agar kader posyandu lebih memahami tata cara pengukuran tersebut.
GAMBARAN KUALITAS UDARA AMBIEN DAN KELUHAN GANGGUAN PERNAPASAN PADA MASYARAKAT KOTA PARE PARE
Andi Abdul Rahman;
Usman, Usman;
Ayu Dwi Putri Rusman
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2021): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31850/makes.v4i3.620
Faktor yang menyebabkan meningkatnya angka kasus gangguan pernapasan adalah pencemaran udara. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kualitas udara ambien dan keluhan gangguan pernapasan pada masyarakat di Kota Parepare.Jenis penelitian ini meggunakan metode survei dengan rancangan deskriptif. Waktu penelitian dilakukan selama 3 hari dengan menggunakan alat air quality monitoring dan koesioner, penarrikan smpel pada penelitian ini dilakukan dengan cara convenience sampling.Hasil penelitian menunjukkan bahwa baku mutu udara ambien di area Jalan Sultan Hasanuudin ( pasar malam senggol) dan di area Jalan Bau Massepe (sekitar Carlos) dibawa standar baku mutu udara Ambien Nasional konsentrasi SO2 900µg / Nm3, 400µg / Nm3 , dan TSP 90µg / Nm3. Petugas parkir dan penjaga toko yang mengalami keluhan gangguan pernapasan sebanyak 24 orang responden (37,5%).Diharapkan bagi instansi yang terkait untuk melakukan pemantauan rutin dan berkala kulaitas udara ambien di Kota Parepare khususnya di area public seperti pasar malam Senggoldan, diharapkan bagi masyarakat khususnya petugas parker sebaiknya menggunakan masker saat bekerja untuk meminimalisir polutan-polutan berbahaya di udara ambien yang dapat terhirup.
ANALISIS KERUGIAN EKONOMI AKIBAT RAWAT INAP PASIEN USIA PRODUKTIF PENGGUNA BPJS DI RSU ‘AISYIYAH ST.KHADIJAH KABUPATEN PINRANG
Sitti Khadijah;
Syarifuddin Yusuf;
Usman, Usman
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31850/makes.v5i1.634
Di Indonesia permasalahan yang sering dialami dikehidupan masyarakat adalah permasalahan ekonomi yaitu bagaimana dengan penghasilan yang masuk setiap hari atau setiap bulan dapat mencukupi kebutuhan keluarga. Jika seseorang menderita penyakit, hal tersebut dapat mempengaruhi hari produktif dan kerugian lainnya. Tujuan penelitian ini untuk melihat berapa besar kerugian ekonomi akibat sakit pasien pengguna bpjs di RSU ‘Aisyiyah St.Khadijah Pinrang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli – Agustus 2020. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kuantitatif dengan menghitung biaya langsung, biaya tidak langsung untuk mengetahui kerugian ekonomi pasien dari biaya selama dirawat inap. Untuk biaya langsung informannya yaitu petugas pelayanan kesehatan sedangkan untuk biaya tidak langsung informannya adalah pasien atau keluarga pasien rawat inap usia produktif pengguna bpjs yang dirawat di unit rawat inap perawatan interna sebanyak 93 orang responden. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa total kerugian ekonomi pasien rawat inap usia produktif pengguna BPJS di RSU ‘Aisyiyah St.Khadijah Pinrang bulan September 2019 sampai dengan bulan Agustus 2020 sebesar Rp.167.980.500, dari masing-masing biaya langsung sebesar Rp.150.050.500, dan biaya waktu produktif yang hilang (opportunity cost) sebesar Rp.4.478.000, dan biaya tidak langsung sebesar Rp.13.452.000. Untuk itu diharapkan kepada masyarakat agar dapat menjaga kesehatan dan kesebersihan lingkungan dengan menerapkan PHBS (Perilaku hidup bersih) dan tetap mengikuti protokol kesehatan yaitu jaga jarak untuk memutuskan mata rantai penularan Covid-19 dengan mengingat banyaknya kerugian ekonomi yang ditimbulkan akibat sakit
HUBUNGAN PERAN KELUARGA DENGAN KONSEP DIRI DAN LIFE STYLE LANSIA YANG MENGALAMI PENYAKIT KRONIS DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS MANGKOSO KABUPATEN BARRU
Juharna;
Usman, Usman;
Fitriani Umar
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2021): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31850/makes.v4i3.707
Dukungan keluarga sangat mempengaruhi pembentukan konsep diri dan life style lansia. Keluarga berperan penting untuk meningkatan kesehatan lansia untuk memenuhi kebutuhan lansia dalam bentuk kasih sayang, pertolongan,dukungan, arahan serta motivasi. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat hubungan Peran keluarga dengan konsep diri dan life style lansia yang mengalami penyakit kronis di wilayah kerja Puskesmas Mangkoso Kabupaten Barru. Penelitian ini menggunakan metode penelitian observasional dengan desain penelitian cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini lansia yang mengalami penyakit kronis di wilayah kerja Puskesmas Mangkoso Kabupaten Barru sebanyak 39 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling sebanyak 39 orang. Dengan menggunakan analisis uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara Peran Keluarga dengan Konsep diri ( =0,000) dan Peran Keluarga dengan Life Style lansia ( =0,020). Kesimpulan dari penelitian ini bahwa ada hubungan antara Peran keluarga dengan Konsep diri dan Life style lansia yang mengalami penyakit kronis di Wilayah Kerja Puskesmas Mangkoso Kabupaten Barru. Peneliti mengharapkan adanya peningkatkan peran dan dukungan keluarga untuk lebih memperhatikan, memberikan kasih sayang dan dukungan kepada lansia yang mengalami penyakit kronis.
ANALISIS KINERJA BIDAN DALAM PENGUKURAN ANTROPOMETRI IBU HAMIL DI KOTA PAREPARE
Sri Wahyuni;
Usman, Usman;
Ayu Dwi Putri Rusman
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 4 No. 3 (2021): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31850/makes.v4i3.709
Kinerja adalah hasil atau tingkat keberhasilan seseorang secara keseluruhan selama periode tertentu dalam melaksanakan tugas dibandingkan dengan berbagai kemungkinan, seperti standar hasil kerja, target atau sasaran atau kriteria yang telah ditentukan terlebih dahulu telah ditentukan terlebih dahulu telah disepakati bersama. Tujuan penelitian ini untuk melihat apakah Kinerja bidan dalam pengukuran antropometri ibu hamil di Kota Parepare telah sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan desain survey deskriptifyaitu untuk membuat penilaian terhadap suatu kondisi dan penyelenggara suatu program. Sampel dalam penelitian ini adalah bidan yaitu sebanyak 53 bidan. Data dianalisis secara univariat melalui SPSS Versi 20. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja bidan dalam pengukuran antropometri ibu hamil yaitu sebagian besar bidan yang ada di Kota Parepare memiliki kinerja yang baik dalam melakukan pengukuran antropometri Ibu hamil di Puskesmas. Kepada Puskesmas untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bidan tentang pengukuran antropometri melalui pendidikan berkelanjutan dengan mengikuti seminar atau lokakarya, dan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sehingga komunikasi dan pelayanan yang diberikan lebih maksimal.
ANALISIS KINERJA KADER POSYANDU DALAM PENGUKURAN ANTROPOMETRI DI WILAYAH KOTA PAREPARE
Novitasari;
Usman, Usman;
Ayu Dwi Putri Rusman
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31850/makes.v5i1.725
Kinerja adalah keseluruhan hasil atau keberhasilan seseorang dalam kurung waktu tertentu dalam melaksanakan tugasnya dibandingan dengan berbagai kemungkinan seperti hasil kerja standar, target atau sasaran, atau kriteria yang ditentukan dalam kesepakatan bersama.Tujuan penelitian ini untuk melihat apakah Kinerja Kader Posyandu dalam Pengukuran Antropometri diwilayah Kota Parepare telah sesuai dengan prosedur pengukuran yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian Kuantitatif dengan desain Survei Deskriptif yaitu untuk membuat penilaian terhadap suatu kondisi dan penyelenggara suatu program. Sampel adalah kader posyandu pengukuran antropometri sebanyak 83 orang. Data dianalisis dengan secara univariat melalui SPSS Versi 20.Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat kinerja kader dalam pengukuran antropometri yaitu rata-rata kader posyandu memiliki kinerja yang baik dalam melakukan pengukuran antropometri di Posyandu.
ANALISIS SOSIAL EKONOMI DENGAN KEJADIAN STUNTING DI DAERAH DATARAN TINGGI KOTA PAREPARE
Anjani Saputri;
Usman, Usman;
Ayu Dwi Putri Rusman
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31850/makes.v5i1.749
Stunting disebabkan karena ada pengaruh dari pola asuh, cakupan dan kualitas pelayanan kesehatan, lingkungan, dan ketahanan pangan, maka pola asuh (caring), termasuk di dalamnya adalah Inisiasi Menyusu Dini (IMD), menyusui eksklusif sampai dengan 6 bulan, dan pemberian ASI dilanjutkan dengan makanan pendamping ASI (MPASI) sampai dengan 2 tahun merupakan proses untuk membantu tumbuh kembang bayi dan anak.Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hubungan antara tingkat pendidikan, mengetahui pengaruh tingkat pendapatan, serta mengetahui pengaruh tempat tinggal terhadap kejadian stunting di dataran tinggi Kota Parepare. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analitik dengan pendekatan Cross Sectional Survey. Peneliti mengidentifikasi melalui observasional dengan menggunakan kuesioner pada sampel, dimana sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 orang. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Chi Square melalui SPSS Versi 23. Hasil penelitian ini menunjukkan ada hubungan tingkat pendidikan dengan kejadian stunting pada balita di daerah dataran tinggi Kota Parepare (p value 0.018), adanya hubungan tingkat pendapatan dengan kejadian stunting pada balita di daerah dataran tinggi Kota Parepare (p value 0.015), serta adanya hubungan tempat tinggal dengan kejadian stunting pada balita di daerah dataran tinggi kota Parepare (p value 0.015). Berdasarkan penelitian ini diharapkan kepada ibu balita agar memperhatikan pola konsumsi yang diberikan kepada anaknya agar selalu mengkonsumsi makanan yang bergizi serta berusaha untuk selalu menjaga pola makan anaknya agar terhindar dari Stunting.
HUBUNGAN BAURAN PEMASARAN DENGAN KEPUTUSAN MEMILIH LAYANAN KESEHATAN PADA PASIEN RAWAT INAP RUMAH SAKIT UMUM ‘AISYIYAH ST. KHADIJAH KABUPATEN PINRANG
Devy Nurbayty;
Ramlan;
Usman, Usman
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31850/makes.v5i1.750
Bauran pemasaranadalah unsur dalam mencapai suatu tujuan pemasaran yang efektif dalam memuaskan kebutuhan dan keinginan konsumen. Dasar Tujuan penelitian ini untuk menunjukkan bahwa apakah produk, harga, promosi, dan tempat mempengaruhi keputusan memilih layanan kesehatan pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum ‘Aisyiyah St. Khadijah Kabupaten Pinrang.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analitik dengan menggunakan pendekatan Cross Sectional.Peneliti mengidentifikasi melalui penelitian obserasional dengan menggunakan metode pengumpulan data kuesioner pada sampel, dimana sampel dalam penelitian ini sebanyak 98 responden. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik Chi Square melalui SPSS Versi 24.Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk (0,001), harga (0,000), promosi (0,000) dan tempat (0,000) berpengaruh terhadap keputusan memilih layanan kesehatan pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum ‘Aiyiyah St Khadijah Kabupaten Pinrang.Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, diharapkan bagi RSU ‘Aisyiyah St. Khadijah agar melakukan pembangunan untuk menambah kamar perawatan, dimana kunjungan pasien yang terus meningkat setiap tahunnya sehingga perlunya perkembangan dari segi pembangunan.