Articles
Hubungan Ketahanan Pangan dengan Status Gizi Balita di Kota Parepare
Usman, Usman;
Hasnah, Hasnah
Jurnal Kesehatan Nusantara (JKN) Vol. 1 No. 4 (2025): Jurnal Kesehatan Nusantara (JKN)
Publisher : Media Literasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study aims to determine the relationship between food security and the nutritional status of toddlers in Parepare City. This study used a quantitative research design with a cross-sectional approach. The study sample consisted of 100 households with toddlers randomly selected in 5 sub-districts in Parepare City. Food security data was measured using the Food Insecurity Experience Scale (FIES), while toddler nutritional status was measured using anthropometric indicators (weight/height and weight/age). Data analysis was conducted using the chi-square test to examine the relationship between food security variables and toddler nutritional status. The results showed a significant relationship between food security and toddler nutritional status in Parepare City (p-value <0.05). The worse the food security, the higher the likelihood of toddlers experiencing malnutrition. This study provides recommendations for local governments to improve household food security through economic empowerment programs and nutrition education
Konsumsi Energi, Sarapan Pagi dan Kelelahan Kerja pada Petani Rumput Laut di Desa Ponrang Kecamatan Ponrang
Kaso, Khumaira;
Usman, Usman;
Umar, Fitriani
Jurnal Kesehatan Nusantara (JKN) Vol. 1 No. 4 (2025): Jurnal Kesehatan Nusantara (JKN)
Publisher : Media Literasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Work fatigue can be characterized by decreased work performance or all conditions that affect all processes of the organism, including several factors such as feelings of fatigue at work. The purpose of this study was to determine the relationship between energy consumption and work fatigue on seaweed farmers in Ponrang District and the relationship between breakfast and work fatigue on seaweed farmers in Ponrang District. This research method uses quantitative research with a Cross Sectional Study approach with a sample of 75 people, using questionnaires and food recall research instruments. The results of this study were 9 people did not experience fatigue 12%, as many as 23 (30.6%) experienced mild fatigue. A total of 43 (57.3%) experienced severe fatigue and there was a relationship between Energy Consumption and Work Fatigue on Seaweed Farmers in Ponrang District with a p value = 0.028 and there was a relationship between breakfast and work fatigue on seaweed farmers in Ponrang District with a value of p = 0.035.
POTENSI MINERAL KUARSA DAN ENDAPANTIMAH LETAKAN DALAM KAITANNYA DENGAN BATUAN GRANIT LP-1017 BATAM, RIAU KEPULAUAN
Setyanto, Agus;
Usman, Usman;
Setiady, Setiady
Buletin Sumber Daya Geologi Vol 3 No 1 (2008): Buletin Sumber Daya Geologi
Publisher : Pusat Sumber Daya Mineral Batubara dan Panas Bumi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47599/bsdg.v3i1.155
Daerah penelitian terletak di perairan Batam Utara. Daerah ini dikenal sebagai jalur granit pembawa timah. Untuk itu, telah dilakukan penelitian secara geologi dan geofisika dalam hubungannya mengetahui kandungan mineralnya, terutama di dalam sedimen permukaan dasar laut atau sebagai suatu endapan letakan.Berdasarkan teksturnya, sedimen permukaan dasar laut dapat dibagi menjadi 12 unit permukaan dasar laut dimana satuan pasir sebagai tekstur yang paling dominan dibandingkan satuan lainnya.Kandungan mineral kuarsa (SiO2) di dalam sedimen permukaan permukaan dasar laut sangat kaya dan kandungan mencapai rata-rata 79,72% berdasarkan analisis mineral di dalam satuan pasir mengandung lempung dan lanau. Mineral ini, kandungannya akan lebih tinggi lagi bila terdapat di fragmen kasar (pasir – kerikil) dan kandungannya bisa mencapai lebih dari 90%. Mineral kuarsa ini sangat umum terdapat di dalam batuan granit atau batuan felsik. Batuan granit di daerah penelitian juga mengandung mineral kasiterit dan mineral berat lainnya. Mineral kasiterit adalah pembentuk logam timah yang mengandung 10 hingga 150 ppm. Kandungan tertinggi terdapat di contoh nomor 1017-75 dan terendah terdapat di contoh nomor 1017-15 dan 1017-35.Mineral kuarsa dan kasiterit diendapkan sebagai endapan letakan dan mineral-mineral ini berhubungan erat dengan proses pelapukan batuan granit yang akhirnya diendapkan di dalam sedimen permukaan dasar laut.
Pengaruh Pemanfaatan Laboratorium IPA Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPA di SMP Negeri 1 Wangi-Wangi
Usman, Usman;
Arham, Zul;
Samrin, Samrin;
Fua, Jumarddin La;
Zulkifli, Zulkifli
KULIDAWA Vol. 1 No. 1 (2020): Mei
Publisher : IAIN Kendari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31332/kd.v1i1.1808
Artikel ini adalah penelitian kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui: (1) Hasil belajar siswa sebelum pemanfaatan laboratorium IPA di SMP Negeri 1 Wangi-Wangi, (2) Hasil belajar siswa setelah pemanfaatan laboratorium IPA di SMP Negeri 1 Wangi-Wangi, (3) Pengaruh pemanfaatan laboratorium IPA terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA di SMP Negeri 1 Wangi-Wangi. Desain penelitin menggunakan desain one group pretest postest, artinya penilaian yang dilakukan untuk mengukur kemampuan siswa dengan cara memberikan pretest untuk mengukur penguasaan konsep peserta didik sebelum perlakuan, dan postest untuk mengukur penguasaan konsep setelah perlakuan. Populasi penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII E SMP Negeri 1 Wangi-Wangi. Tehnik analisis data yang dilakukan dengan menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (i) Hasil belajar siswa sebelum pemanfaatan laboratorium IPA memperoleh nilai rata-rata pada kelas postest yaitu 52 berdasarkan kategori hasil belajar berada pada kategori rendah. (ii) Hasil belajar siswa setelah pemanfaatan laboratorium IPA memperoleh nilai rata-rata pada kelas pretest 78,25 berdasarkan kategori hasil belajar berada pada kategori tinggi. (iii) Terdapat pengaruh positif antara pemanfaatan laboratorium IPA terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA, setelah dilakukan uji t diperoleh thitung > ttabel atau 8,33 > 2,042.Kata Kunci: Hasil Belajar, Laboratorium IPA, SMP Negeri 1 Wangi-Wangi
REGULASI PENGELOLAAN DAN PEMANFAATAN HUTAN DESA RIMBO PUSAKO BATANG TERAB DESA JELUTIH
Arfa’i, Arfa’i;
Usman, Usman;
Pahlefi, Pahlefi
Bina Hukum Lingkungan Vol. 7 No. 3 (2023): Bina Hukum Lingkungan, Volume 7, Nomor 3, Juni 2023
Publisher : Asosiasi Pembina Hukum Lingkungan Indonesia (PHLI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (234.347 KB)
Peraturan Menteri LHK No 9 Tahun 2021 tentang Perhutanan Sosial, menyebutkan pada Pasal 1 angka 2 bahwa hutan desa dikelola oleh desa dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat. Bertolak pada pasal 1 angka 2 tersebut, ternyata secara empiris salah satu Hutan Desa Rimbo Pusako Batang Terab Desa Jelutih Kecamatan Bathin XXIV sejak ditetapkan tahun 2011 sampai tahun 2021 belum dikelola dan dimanfaatkan sehingga, belum dapat mewujudkan tujuan dari adanya hutan desa tersebut. Penelitian ini membahas tentang permasalahan hukum sebagai faktor yang menjadi kendala dalam pengelolaan dan pemanfaatan Hutan Desa Rimbo Pusako Batang Terab di Desa Jelutih, dan penguatan pengaturan yang perlu dilakukan dalam pengelolaan dan pemanfaatan Hutan Desa Rimbo Pusako Batang Terap di Desa Jelutih. Metode penelitian menggunakan yuridis empiris terhadap praktek yuridis terkait pengelolaan dan pemanfaatan Hutan Desa Rimbo Pusako Batang Terab. Hasil penelitian menegaskan bahwa terdapat permasalahan hukum sebagai faktor kendala dalam pengelolaan dan pemanfaatan hutan desa yakni peraturan desa, peraturan daerah, dan peraturan bupati serta peraturan menteri desa transmigrasi dan daerah tertinggal. Penguatan pengaturan hutan desa ke dalam peraturan menteri desa mengenai dana desa, peraturan daerah kabupaten, dan peraturan bupati mengenai RPJMD, RKPD, dan APBD serta peraturan desa sebagai solusi dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat sebagai tujuan adanya hutan desa.
Persamaan dalam Islam(Telaah Atas Pemikiran Politik Islam)
Usman, Usman
Al-Daulah : Journal of Criminal Law and State Administration Law Vol 5 No 1 (2016): (June)
Publisher : Jurusan Hukum Tatanegara Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Alauddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/ad.v5i1.1438
Islam meletakkan prinsip persamaan (egalitarianism) yang merupakan salah satu unsur penting dalam doktrin sosial politik Islam. kendatipun persamaan yang dimiliki oleh manusia tidaklah secara absolut dalam arti mereka mempunyai persamaan dari segala aspek, sebab secara natural manusia memang memiliki perbedaan berupa perbedaan gender, kemampuan, karakter, agama dan keyakinan dan lain sebagainya. Namun sebagai manusia mereka tetap sama dan sederajat. Satu-satunya yang menjadi pembeda adalah kualitas takwanya. Oleh karena itu setiap manusia siapa pun dia dan apapun agama dan keyakinannya harus tetap dihargai dan dihormati hak-hak asasinya, sekaligus menerima suatu prinsip bahwa setiap warga negara tak terkecuali warga negara non-muslim memiliki hak politik yang sama dengan umat Islam untuk memilih dan dipilih menjadi presiden dalam sebuah komunitas muslim.
Negara dan Fungsinya (Telaah atas Pemikiran Politik)
Usman, Usman
Al-Daulah : Journal of Criminal Law and State Administration Law Vol 4 No 1 (2015): (June)
Publisher : Jurusan Hukum Tatanegara Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Alauddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/ad.v4i1.1506
Istilah negara di kalangan para ahli memberikan pengertian yang beragam, hal ini tidak bisa dihindari, karena mereka memiliki sudut pandang yang perbeda dalam melihat konsepdan pahan tentang negara, demikian pula adanya perbedaan lingkungan dimana mereka hidup, perbedaan kondisi sosial politik yang dialaminya serta keyakinan keagamaan yang dianutnya, juga menjadi faktor yang mempengaruhi keragaman pemikiran tersebut. Keragaman pemikiran seperti itu tentu akan menambah wawasan dan khazana pengetahuan bahkan akan saling melengkapi dan menyempurnakan pemikiran, sehingga persepsi kita mengenai negara akan menjadi semakin dinamis dan berkembang. Meskipun tidak terdapat kesepakatan mereka mengenai konsep negara, namun mereka tetap sepakat akan perlunya negara, karena secara fungsional negara dalam pengelolaan pemerintahan yang paling menonjol adalah fungsi melaksanakan pemerintahan atau pelaksanaan undang-undang. Karena masyarakat tidak mungkin melaksanakan pemerintahan, melainkan hanya sebagai pemegang kedaulatan. Rakyat dalam hal ini menyerahkan hak tersebut kepada penguasa untuk melaksanakan fungsi pemerintahan atau melaksanakan undang-undang. Jalan pikiran demikian dapat dipahami karena pemerintah merupakan suatu badan di dalam negara yang tidak berdiri sendiri, melainkan bertumpu kepada kedaulatan rakyat. Pemerintahan yang ideal adalah pemerintahan yang dalam melaksanakan fungsinya dapat memahami kehendak dan aspirasi masyarakatnya. Dalam pengertian, bahwa ada suatu kewajiban bagi penguasa untuk selalu mengupayakan agar kepentingan rakyat dapat terpenuhi yaitu terwujudnya kemaslahan dan kesejahteraan bersama.
ISLAM DAN POLITIK (Telaah atas Pemikiran Politik Kontemporer di Indonesia)
Usman, Usman
Al-Daulah : Journal of Criminal Law and State Administration Law Vol 6 No 1 (2017): (June)
Publisher : Jurusan Hukum Tatanegara Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Alauddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/ad.v6i1.4867
Tulisan ini berkaitan dengan studi salah satu aspek dari pemikiran politik di Indonesia. Pokok permaslahan adalah bagaimana sintesis antara agama dan negara dalam pemikiran politk Islam, khususnya jika masalah ini dilihat dari konteks keindonesiaan. Masalah ini dilihat melalui pendekatan substantive dan dibahas dengan menggunakan content analysis. Dari kajian literatur yang berkaitan dengan pemikiran politik tokohtokoh tersebut disimpulkan bahwa agama dan negara berhubungan secara komplementer dan integralistik, di mana agama menjadi roh negara, atau untuk membedakan pemikiran politik sekuler di Barat, maka pemikiran politik Indonesia berada pada spectrum yang lebih dekat dengan poros tengah atau “jalan tengah”. Sedangkan pemikiran sekuler cukup jauh dari poros atau jalan tengah. Dinamika pemikiran politik di Indonesia tidaklah mengadopsi secara dokmatis asumsi-asumsi dasar pada perpolitikan modern yang menjadi trand di Barat tetapi mengadopsi dari nilai-nilai agama dan budaya yang terangkum dalam demokrasi pancasila. Dan oleh karena itu negara Indonesia bukanlah negara agama dan bukan pula negara sekuler, tetapi negara yang di dalamnya nilai-nilai agama bisa hidup dan berkembang.
KEKUASAAN DALAM TRADISI PEMIKIRAN POLITIK ISLAM (Refleksi Atas Pemikiran Politik Islam)
Usman, Usman
Al-Daulah : Journal of Criminal Law and State Administration Law Vol 6 No 2 (2017): (December)
Publisher : Jurusan Hukum Tatanegara Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Alauddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/ad.v6i2.4887
Studi ini mendiskusikani masalah kekuasaan dalam tradisi pemikiran politik Islam. Persoalan utama yang menjadi perhatian dalam diskusi ini adalah bagaiman kekuasaan, ulama dan umara dalam struktur kekuasaan Islam. Melalui analisis konten dan pendekatan konseptual diperoleh pemahaman bahwa kekuasaan itu bersumber dari Tuhan dan tidak ada seorang pun yang mempunyai kekuasaan mutlak, tetapi kekuasaan itu didelegasikan kepada manusia sebagai wakil (khalifah) di bumi yang mendapat perintah untuk menegakkan pemerintahan yang adil dan mewujudkan kesejahteraan bersama. Dengan konsep kekuasaan seperti ini tidak ada lagi pertentangan antara kekuasaan Allah dan kebutuhan manusia akan adanya pemerinthan. Ulama dan umara dalam struktur pemerintahan adalah mereka yang diisyaratkan oleh Al-Qur’an sebagai ulu al-Amr atau mereka yang memerintah dan harus ditaati karena mereka terdiri dari orang-orang yang terpilih dan memenuhi syarat-syarat komplementer, seperti, amanah, keberanian, kekuatan, berakal sehat, dan berilmu pengetahuan. Diharapkan agar mereka mampu menjadi suri tauladan yang baik bagi segenap lapisan masyarakat. Mereka berperan sebagai penafsir terhadap aturan-aturan yang belum jelas dalam Al-Qur’an dan sekaligus sebagai pengawas “konstitusionalitas” aturan-aturan pemerintah dan para administrator demi meyakinkan rakyat bahwa aturan-aturan tersebut tidak melanggar syari’at. Sedangkan umara atau pemerintah menerapkan hukum-hukum syari’at.
KONFLIK HUKUM ISLAM DAN SOLUSINYA
Usman, Usman
Al-Daulah : Journal of Criminal Law and State Administration Law Vol 7 No 1 (2018): (June)
Publisher : Jurusan Hukum Tatanegara Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Negeri Alauddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/ad.v7i1.5321
Tulisan ini mencoba menganalisa persoalan konflik hukum Islam dan solusinya. Analisa ini akan didahului dengan mengemukakan terlebih dahulu terminologi konflik dan implementasinya, kemudian dianalisis secara teoritis persoalan-persoalan yang terjadi sebagai bagian dari upaya menyelesaikan konflik hukum Islam. Konflik sebagai hasil ijtihad merupakan sebuah keharusan yang tidak bisa dihindari. Oleh karena itu sikap yang harus diambil adalah bersikap terbuka (inklusif) dalam menyikapi setiap persoalan dan perbedaan pendapat di kalangan umat Islam dan bukan sebaliknya, yaitu bersikap fanatik. Konflik yang lahir dari perbedaan pendapat di antara para ahli hukum Islam bersifat furu’iyah (cabang), bukan pada hukum Islam yang bersifat ushuliyah (pokok). Oleh karena itu, pendekatan yang digunakan dalam menyelsaikan setiap konflik hukum Islam hasil ijtihad adalah pendekatan reformatif dan toleran terhadap setiap perbedaan.