Articles
Error Analysis of Indonesian Speaker and Presenter for Practice of Public Speaking Class
Aziz, Aziz;
Darwis, Muhammad;
Abbas, Asriani
ELS Journal on Interdisciplinary Studies in Humanities Vol. 5 No. 1 (2022): March
Publisher : Hasanuddin University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (260.509 KB)
|
DOI: 10.34050/elsjish.v5i1.19995
This study aimed to reveal the Indonesian language errors found in the DA Public Speaking class. The data collection method used in this research was the observation method. The observation method is collected by recording, listening, and note-taking techniques. Descriptive qualitative method used as the data analysis in this research. The type of data used in this study was divided relating to Indonesian language errors that occur in the DA Public Speaking class. The research results found that participants in the DA Public Speaking class experienced various errors in their appearance in public speaking, either as speakers or presenters. Errors in analysis that often occur are word formation errors, dictions errors, pronunciation errors and sentence formation errors.
Cultivating spiritual resources for improving undergraduate students’ mental health
Irwan Nuryana Kurniawan
Jurnal Aplikasi IPTEK Indonesia Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (450.795 KB)
|
DOI: 10.24036/4.12113
The increasing number of students coming to the university’s guidance and counseling unit demonstrates the need for more serious and systemic efforts to deal with students’ mental health. Previous studies have shown that religion has significant contribution to the human mental health and psychological well-being. This study specifically examined the role of one of the spiritual resources that get emphasis in Islamic teachings that is “Tawakal toward Allah Subhanahu wa Ta’ala” to the undergraduate students’ mental health. To test the research hypothesis that asserted there is a positive relationship between surrender to God and social-emotional health, current study uses correlational design. The study involved 57 undergraduate students of the statistic class at Psychology Department of Islamic University of Indonesia, Yogyakarta and Surrender to God Scale (Wong-McDonald & Gorsuch, 2000)and Social-Emotional Health Survey (Furlong, You, Shishim, & Dowdy, 2017) were administered to them. When social desirability on the relationship between surrender to God and social-emotional health was controlled, partial correlation r (56) = .510, p = .001was found.The result suggests that there was a significant and strongly positive association between surrender to God and students’ social-emotional health when controlling social desirability scores.
ENGLISH SPEAKING PROFICIENCY MAHASISWA PROGRAM D3 PERHOTELAN DAN USAHA PERJALANAN WISATA SEKOLAH TINGGI PARIWISATA MATARAM
Primus Gadu;
Mahsun Mahsun;
Fathurrahim Fathurrahim
Media Bina Ilmiah Vol. 17 No. 7: Februari, 2023
Publisher : LPSDI Bina Patria
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/mbi.v17i7.280
Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Mataram merupakan lembaga pendidikan pariwisata pertama dan terpercaya di Nusa Tenggara Barat. Beralamat di jalan Panjitilar Negara No. 99X Kekalik Jaya. Lembaga ini memiliki Tiga Program Studi unggulan yaitu Program Strata Satu (S1) Pariwisata, Diploma Tiga (D3) Perhotelan dan Diploma Tiga (D3) Perjalanan Wisata. Penelitian dilakukan pada Mahasiswa Program Diploma Tiga Perhotelan Dan Usaha Perjalanan Wisata Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram karena didasari pada permasalahan kemampuan berbicara bahasa Inggris dengan pendekatan interview test based. Berbicara (speaking) adalah suatu aspek berbahasa yang harus dikuasai dengan baik oleh pembelajar untuk mengkomunikasikan atau mengekspresikan ide-ide dan pesan-pesan tertentu karena kemampuan berkomunikasi merupakan tujuan pembelajaran bahasa Inggris. Pernyataan ini kemudian dipertegas Nunn (2005) bahwa kompetensi komunikatif lebih menekankan pada ketepatan penggunaan kode-kode sosial sebuah guyub tutur yakni apa yang disebut dengan pemahaman bersama tentang hak dan kewajiban, kaidah interaksi, bentuk kewenangan, dan kesukaan. Tentu saja, pendekatan pembelajaran dengan titik tekan pada kemampuan komunikatif senada dengan tujuan pembelajaran bahasa Inggris di Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram. Namun, fakta menunjukkan bahwa berbicara dirasa sangat sulit bagi setiap pembelajar Bahasa Inggris. Oleh karenanya, identifikasi awal terkait kemampuan berbicara Bahasa Inggris Mahasiswa baru Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram penting dilakukan. Penelitian ini melibatkan 61 orang mahasiswa Semester Tiga dari Program Studi Diploma Tiga Usaha Perjalanan Wisata dan Program Studi Perhotelan. Dan untuk mengumpulkan data maka tes wawancara dilakukan. Selanjutnya untuk analisis data peneliti menggunakan beberapa tahap yaitu reduksi dan penyajian data yang disusun secara sederhana dari informasi yang kompleks ke dalam bentuk analisis yang mudah dipahami. Sehingga penelitian ini dilakukan untuk (1) Peningkatan dan penguatan kemampuan berbicara bahasa Inggris Mahasiswa pada Program studi D3 Perhotelan dan D3 Perjalanan Wisata, (2) Tersusunnya rekomendasi hasil penelitian dan (3) Terpublikasinya hasil penelitian pada jurnal ilmiah terakreditasi.
PENGRAJIN ANYAMAN KETAK PASCA PANDEMI COVID-19 DI DESA SIGERONGAN KECAMATAN LINGSAR KABUPATEN LOMBOK BARAT
Mahsun Mahsun;
Primus Gadu;
Fathurrahim Fathurrahim
Media Bina Ilmiah Vol. 17 No. 7: Februari, 2023
Publisher : LPSDI Bina Patria
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/mbi.v17i7.281
Program Penerapan Iptek internal Dana Penelitian dan Pengabdian Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Mataram Tahun 2022 ini menyasar kelompok produktif secara ekonomi kategori usaha kecil pengrajin anyaman Ketak (Mitra) di Desa Sigerongan, kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat. Program ini bertujuan untuk mewujudkan masyarakat mandiri secara ekonomi. Sehingga, program ini dilaksanakan karena mendasar pada permasalahan yaitu rendahnya kemampuan mitra untuk beradaptasi dengan aplikasi pemasaran dan penjualan berbasis online/digital pasca Covid-19. Fakta bahwa sampai saat ini mitra di desa Segerongan, kecamatan Lingsar, Kabupaten Lombok Barat masih menggunakan system pemasaran dan penjualan off-line (dunia nyata) atau secara konvesional. Lagi pula, adanya keterbatasan pengetahuan, belum terbentuknya sikap, mental dan keterampilan wirausaha (entrepreneur soft skill and technical skill), Merujuk pada permasalahan-permasalahan itu maka menjadi sangat penting ditindaklanjuti program penyemaian dan penguatan pengetahuan, sikap, mental dan keterampilan wirausaha (entrepreneur soft skill and technical skill) serta kemampuan memanfaatkan aplikasi pemasaran berbasis online/digital sebagai solusi. Dengan demikian, target luaran terlaksananya program ini yaitu terwujudnya sikap, mental dan keterampilan wirausaha (entrepreneur soft skill and technical skill) mitra dan diseminasinya program ini pada artikel ilmiah pada jurnal terakreditasi.
PEDAGANG CENDERAMATA DI KAWASAN MANDALIKA KUTA LOMBOK TENGAH POST PANDEMI COVID-19
Primus Gadu;
Mahsun Mahsun;
Fathurrahim Fathurrahim
Media Bina Ilmiah Vol. 17 No. 7: Februari, 2023
Publisher : LPSDI Bina Patria
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33578/mbi.v17i7.282
Program pengabdian Internal didanai dari Dana Penelitian dan Pengabdian Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Mataram Tahun 2022. Program ini menyasar kelompok produktif secara ekonomi kategori usaha kecil pedagang cenderamata (Mitra) Pedagang Cenderamata di Kawasan Mandalika Kuta Lombok Tengah. Fakta bahwa selama pandemi Covid-19 menjadikan sistem pemasaran dan penjualan berbasis online/digital menjadi efektif dan merupakan suatu keharusan bagi setiap pedagang dan demikian halnya dengan pedagang cenderamata di Kawasan Mandalika Kuta Lombok Tengah. Mendasar pada fakta yang tersebut, pedagang cenderamata (mitra) di Kawasan Mandalika Kuta Lombok Tengah belum mampu beradaptasi atau mengalami kesulitan mengikuti cara/model pemasaran dan penjualan produk menggunakan aplikasi berbasis digital/online, mitra juga belum memiliki dan belum terbentuknya landasan yang kuat tentang berwirausaha mandiri (sikap, mental, dan jiwa wirausaha) (entrepreneur soft skill and technical skill. Dengan merujuk pada permasalahan-permasalahan mitra, maka program penguatan digital/online marketing menjadi sangat penting dilakukan dan ditindaklanjuti. Program ini terfokus pada penguatan pengetahuan, sikap, mental serta keterampilan wirausaha (entrepreneur soft skill and technical skill, dan kemampuan mitra memanfaatkan dan menggunakan aplikasi pemasaran berbasis online/digital. Tujuannya yaitu terwujudnya masyarakat mandiri secara ekonomi dan mewujudkan sikap, mental dan keterampilan wirausaha (entrepreneur soft skill and technical skill).
KOMIK SEBAGAI MEDIA PENGAJARAN BAHASA YANG KOMUNIKATIF BAGI SISWA SMP
Johana, Maria;
Widayanti, Ari
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 36, No 1 (2007)
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15294/lik.v36i1.523
English has been learned since elementary school up to some semesters atuniversities. As a foreign and second language, communicative language teaching(CLT) could be done. The problem is: How comic can be used to teach readingcommunicatively at Junior High School? There are four teaching skills at Junior HighSchool’s level: reading, listening, speaking, and writing. Reading is one of four skillsthat is very important to be mastered by students. As a kind of reading text, comics arebrief and easy to understand. Comics as the teaching media can be used to motivatestudents enjoy in reading. At the communicative language teaching, the role of teacheris as a facilitator and allowing students involves in this learning process. Although ateacher is a facilitator, teacher still gives some assignments and instructions at class. Ateacher motivates students in speaking to reveal their thoughts. Students canparticipate actively in the language teaching process.Kata kunci: pembalajaran bahasa komunikatif, komik, media, definisi membaca
Mapping Chemical Hazards in Animal Food Origin Product for Food Safety Teaching Materials
Nova Kurnia;
Kholik Kholik;
Khaeruman Khaeruman
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No 1 (2023): January
Publisher : Postgraduate, University of Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jppipa.v9i1.2534
Animal origin food product is quite vulnerable to the threat of chemical hazards. Mapping potential chemical hazards is needed to establish good and safe food handling methods. In addition, the mapping can be used as the basis for the preparation of food safety teaching materials that have not been available so far. The purpose of this study is to map various potential chemical hazards in food of animal origin food product to be used as teaching materials for food safety. This research is included as a literature study by collecting various types of scientific references that outline potential chemical hazards that can threaten animal origin food product. The results showed potential chemical hazards in the form of antibiotic residues in beef, chicken, and eggs; excess nitrates and nitrites in beef; scombrotoxin in cob fish; pesticides and heavy metals in honey; and formalin and borax in chicken meat and fish. The results of mapping the potential chemical hazards of animal origin food product can then be used to compile food safety teaching materials
Peran Humas LKBN ANTARA dalam Menjalin Hubungan Antar Budaya Melalui Program Pelatihan UMKM di Sembalun
Shakilah Faliha;
Muhammad Ferdiansyah;
Dini Safitri
Communications Vol. 5 No. 1 (2023): Communications
Publisher : Prodi S1 Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21009/communications.5.1.3
Fungsi public relation adalah menjadi jembatan informasi dari perusahaan kepada khalayak maupun sebaliknya, untuk mengetahui apa saja harapan khalayak kepada perusahaan baik eksternal maupun internal. Salah satu cara berkomunikasi denga masyarakat eksternal perusahaan yakni melalui program besar dalam membantu menyelesaikan permasalahan lingkungan di sekitarnya atau biasa disebut dengan TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan). Program TJSL merupakan program yang bisa menjadi dasar dalam menjalin hubungan yang baik dari perusahaan kepada masyarakat di sekitarnya. Kegiatan ini juga terkadang disebut sebagai Corporate Social Responsibility (CSR) yang hadir sebagai program pemberdayaan khalayak di sekitar yang harus dilakukan oleh seorang public relations. Salah satu contoh program TJSL yakni adalah Program pelatihan UMKM di Sembalun, Lombok Timur, yang diselenggarakan oleh LKBN (Lembaga Kantor Berita Nasional) dengan tujuan guna menyejahterakan masyarakat Sembalun sebagai kota wisata terutama mereka yang hidup dari usaha kecil. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang proses komunikasi antara LKBN Antara dengan masyarakat di Sembalun, peneliti menggunakan metode Metode kualitatif yakni wawancara mendalam, serta IPPAR Model yang juga digunakan untuk mengetahui komponen etnography public realtions yang dilakukan oleh public relation LKBN Antara saat melakukan program pelatihan tersebut. Hasil yang ditemukan peneliti mengungkapkan bahwa public relation LKBN Antara menyesuaikan materi pelatihan dengan latar belakang budaya khalayak sasaran, sehingga sasaran merasa terbantu dengan pelatihan ini.
Faktor-Faktor yang Menjadi Alasan Nasabah Menabung di PT. Bank Syariah Indonesia KCP Kotabaru
Muhdar Muhdar;
Rosida Rosida
Jurnal Disrupsi Bisnis Vol 6, No 1 (2023): Jurnal Disrupsi Bisnis
Publisher : Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Pamulang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32493/drb.v6i1.21329
Seiring dengan meningkatnya literasi dan inklusi keuangan perbankan syariah, animo masyarakat terhadap perbankan syariah semakin tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor - faktor yang menjadi alasan nasabah menabung di PT. Bank Syariah Indonesia KCP Kotabaru. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan teknik pengambilan data observasi dan wawancara mendalam. Sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis Miles & Huberman dan analisis Faktor (Istijanto OEI). Dari penelitian ini didapatkan hasil ada 7 faktor yang menjadi alasan nasabah menabung di Bank Syariah Indonesia KCP Kotabaru yaitu, Faktor Produk (Product) 70%, Faktor Proses (Proces) 24%, Faktor Harga (Price) 22%, Faktor Promosi (Promotion) 21%, Faktor SDM (People) 11%, Faktor Tempat (Place) 4% dan Faktor Bukti Fisik (Phisycal Avidance) 1%.
INCREASING STUDENTS VOCABULARY THROUGH INDEPENDENT READING TO THE SEVENTH GRADE STUDENTS OF SMP N 3 LANGSA
Baihaqi Baihaqi;
Imran Imran;
Muhammad Yakob
SEUNEUBOK LADA: Jurnal ilmu-ilmu Sejarah, Sosial, Budaya dan Kependidikan Vol 5 No 1 (2018): Seuneubok Lada
Publisher : Program Studi Pendidikan Sejarah - Universitas Samudra
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (324.615 KB)
This research has purpose to prove teaching vocabulary through independent reading increase students’ interest in studying vocabulary, to know the advantages of learning vocabulary through independent reading and to find out and solved the problems that faced by the students in teaching vocabulary through independent reading. The populations of this research are the whole students of SMP Negeri 3 Langsa and as the samples of this study is one class of the seventh grade students of SMP Negeri 3 Langsa, which consist of 39 students. To get the relevant data, the researcher used library research and field research. The data in this study has analyzed by using Mean formula suggested by Anas Sudijono. From the calculation of the data showed that, the result of mean from pretest is 61 and mean from post test is 69, from the result it happened improvement about 8 point. From the result the researcher conclude teaching vocabulary through independent reading increase students’ achievement in studying vocabulary.