Articles
Gerakan Penyuluhan Penggunaan Pestisida Pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Garuda Di Cipayung Ciputat
Cinta Rahmi;
Aep Saefullah;
Syarif Hidayatullah;
Rasmawati AR;
Adhy Firdaus;
Joned Ceilandra Saksana;
Muhammad Arief Noor;
Hilda Fariha;
Nur Aisyah;
Nabila Akmas;
Ibah Misbah
SAFARI :Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): April : Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia
Publisher : BADAN PENERBIT STIEPARI PRESS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.56910/safari.v1i2.1599
Pests and plant diseases cause suboptimal growth and development of plants. Usually, the cause of plants not growing and developing optimally is due to pests and diseases that attack and disrupt the plant system. Many farmers still depend on chemical pesticides to control pests and diseases. Besides being expensive, chemical pesticides also have many adverse effects on the environment and human health. Often, plants do not bear fruit, and only the leaves grow thicker. To address this issue, Cinta Rahmi from STIE Ganesha Jakarta conducted counseling on the use of natural pesticides made from citronella for the Women's Farmer Group Garuda in Cipayung Ciputat. The counseling method includes water control, leaf reduction, use of manure, sunlight care, and cleanliness of the plant area. This counseling is expected to reduce farmers' dependence on chemical pesticides and increase environmentally friendly crop yields.
Strategi Inovatif Pengolahan Dimsum Ikan Patin Guna Pemberdayaan UMKM Desa Katipo Pura
Zulkifli, Zulkifli;
Kurniawan, Noval;
Sihombing, Elden Chaesa;
Deza, Tiara Kencana Putri;
Fitrianti, Jessy;
Rahmaini, Rahmaini;
Nabilah, Onni Fanya;
Rohayu, Sry;
Fitri, Desi Yuliana;
Andiwinata, Azra;
Banjarnahor, Christian Ebenezer
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 3, No 6 (2024): September
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.13729492
Kuliah Kerja Nyata merupakan salah satu bentuk kegiatan ekstrakurikuler berupa pengabdian yang dilaksanakan dengan periode dan daerah tertentu atas dasar memadukan tridharma perguruan tinggi. Pengabdian mahasiswa dilakukan melalui kolaborasi antara perguruan tinggi Universitas Riau dan masyarakat Desa Katipo Pura, Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu. Mahasiswa sebagai agen pembawa perubahan, membantu mengembangkan potensi SDA dan SDM yang ada pada Desa Katipo Pura, salah satunya dalam sektor pemberdayaan UMKM. Desa Katipo Pura merupakan desa dipinggir sungai, sehingga banyak masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan dan pedagang ikan, namun sulit mendapatkan koneksi internet yang baik sehingga terlambat dalam mendapatkan informasi terbaru. Oleh karena itu, tujuan dilakukannya kegiatan pengabdian ini salah satunya yaitu sosialisasi Dimsum berbahan dasar Ikan Patin. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan ilmu dan inovasi baru kepada masyarakat Desa Katipo Pura dalam mengolah potensi SDA guna meningkatkan UMKM Desa mengenai usaha makanan yang tidak hanya lezat dan trending namun juga sehat. Hasil dari pengabdian ini membuktikan bahwa ternyata masyarakat bersemangat dalam meningkatkan UMKM, namun mereka membutuhkan ilmu baru dalam bentruk insfrastuktur yang baik seperti koneksi internet yang lancar agar menjadi desa yang maju.
Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan UMKM Menggunakan SIAPIK di Toko Asih Hijab Cantik
N, Ngatimin;
Khotimah, Husnul;
Asmonah, Siti;
Imelda, Raisa;
Ilham, Raden Muhamad Arifin
Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia Vol 2, No 10 (2024): Januari
Publisher : Yayasan Daarul Huda Kruengmane
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.10613639
Dalam melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi, dimana salah satunya adalah Pengabdian Masyarakat dan berdasarkan hasil dari survei tentang UMKM di Tangerang Selatan diketahui bahwa banyak masalah yang dihadapi oleh para pelaku UMKM. Salah satu permasalahan yang dihadapi adalah kurangnya kemampuan manajemen keuangan dalam pengelolaan UMKM. Mitra dalam program ini adalah mitra sasaran yang produktif secara ekonomi yaitu UMKM Toko Asih Hijab Cantik usaha yang bergerak di bidang perdagangan pakaian muslim berlokasi di Benda Baru Pamulang. Berdasarkan pengamatan awal yang dilakukan tim Pengabdi Kepada Masyarakat D3 Akuntansi Universitas Pamulang, manajemen UMKM Asih HIjab Cantik belum memiliki pemahaman terkait laporan keuangan. Hal ini dibuktikan dengan tidak adanya laporan keuangan setiap bulan. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri dari tiga langkah. Tahap pertama persiapan meliputi pra survei, survei, penyusunan dan pengajuan proposal, koordinasi tim dan mitra serta penyiapan alat dan materi pelatihan. Langkah kedua adalah tahap implementasi program dalam bentuk pelatihan. Pelatihan dilakukan melalui sosialisasi (penyajian materi) dan diskusi. Langkah ketiga adalah evaluasi dan pelaporan. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan kondisi mitra sebelum dan sesudah pelaksanaan program dengan observasi dan observasi. Setelah itu, laporan disiapkan untuk publikasi lebih lanjut. Berdasarkan data di lapangan nampak bahwa para peserta kegiatan pelatihan sangat memahami penjelasan materi yang disampaikan. Hal ini dibuktikan dengan berbagai macam pertanyaan yang diajukan serta diskusi.Laporan keuangan, UMKM, SIAPIK
KONDISI LINGKUNGAN PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DALAM KELUARGA SISWA KELAS XI IPS 3 SMA N 1 PURWANEGARA BANJARNEGARA (Suatu Kajian Fenomenologi)
Prasetyo, Eko
Ruang Kata Vol 2 No 02 (2022): RUANG KATA: Journal of Language and Literature Studies
Publisher : Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53863/jrk.v2i02.492
The purpose of this study was to find out about the form of the Indonesian language learning environment in the family for student of class XI IPS 3 SMA N 1 Purwanegara Banjarnegara. To gain an understanding of the student learning environtment in the family based on student experience, the researcher used a qualitative approach with the phenomenological method. From the result of the study, it can be explained that to create a conducive and comfortable learning environment in the family needed the availability of several learning facilities. Those are: (1) student have a room to study; (2) the room has good lighting; (3) the room has a room temperature controller; (4) have a comfortable and conducive learning atmosphere; (5) not all have study chairs and desks, but still comfortable studying on the carpet, guest chairs, on the floor or on the bed; (6) has cupboards and bookshelves; (7) have all the necessary study equipment; and (8) most of the students stated that they felt comfortable studying in a family environment. Based on these data, the researcher concluded that the support of a complete and conducive learning environment makes students able to study comfortably so that they can make learning more effective and efficient. Keywords: Learning Environment, Phenomenology
Edukasi Penanganan Pertama Cedera Olahraga Pada Anggota PMR SMPN 5 Malang
Qonita Nabila;
Dinda Permata Putri;
Umbu Simon Payonga;
Syarif Hidayatullah;
Ika Niswatul Chamidah
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2023): November: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55606/jpikes.v3i3.2927
Engaging in physical activities among adolescent students offers numerous benefits, one of which is the enhancement of brain function leading to improved cognitive abilities and focus during school learning. However, sports-related injuries are prevalent in school environments. Factors contributing to these injuries include inadequate warm-up, a lack of proper facilities, and high levels of physical activity. The higher the intensity of physical activity, the greater the risk of injuries. In school settings, the Youth Red Cross (PMR) plays a crucial role in providing basic medical assistance to individuals experiencing health issues. However, some PMR members lack proficiency in offering first aid for sports-related injuries. Therefore, it is essential to raise awareness about the correct and timely application of first aid in the event of sports injuries. This essay aims to discuss the importance of increasing understanding of first aid for sports injuries, with a specific focus on the PRICE method.
Penggunaan Panel Surya Sebagai Alternatif Sumber Energi pada Penyediaan Air Bersih di Dusun Winong Jatisawit
Suyatno;
Indarto, Bachtera;
Yudoyono, Gatut;
Prajitno, Gontjang;
Nasori;
Muntini, Melania Suweni;
Indrawati, Susilo;
Mashuri;
Asrori, Muhamad Zainul;
Purwaningsih, Sriyani
Sewagati Vol 8 No 2 (2024)
Publisher : Pusat Publikasi ITS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.12962/j26139960.v8i2.905
Keberadaan air bersih seringkali ditentukan oleh topografi dan letak geografis. Sebagai daerah yang berada diarea perbukitan, dusun Winong yang berada di Kabupaten Karanganyar Jawa Tengah memiliki kendala dalam penyediaan air bersih. Lokasi yang berada di perbukitan, membuat aliran air permukaan dari sumber mata air membutuhkan usaha yang cukup besar. Saat ini, masyarakat mengalirkan air dari sumber mata air dengan menggunakan pipa yang berjarak 5 km dari desa. Penggunaan pipa tersebut berpotensi rusak oleh binatang serta banjir ketika musim hujan. Selain itu, ada beberapa warga yang membuat sumur pompa dengan kedalaman 100 m sehingga diperlukan pompa air bertenaga listrik dengan daya besar. Hal ini menambah beban warga dengan iuran listrik setiap bulan untuk pompa air. Jarak sumber air dan ketergantungan akan listrik PLN, menyebabkan pasokan air sering tidak tersedia, khususnya ketika musim penghujan. Pada musim penghujan, air yang dari pipa biasanya keruh bahkan mati karena pipa sering terbawa banjir. Di musim penghujan, listrik PLN sering mengalami pemadaman. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan membuat sistem pembangkit listrik berbasis energi matahari melalui panel surya. Listrik yang dihasilkan digunakan untuk menggerakkan pompa air. Sistem ini beroperasi secara hibrid menggunakan inverter hibrid antara tenaga matahari, baterai dan listrik PLN. Jumlah daya yang dihasilkan oleh sistem ini adalah 4.050 Wp yang berasal dari 30 lembar panel surya berdaya 135 Wp. Sementara baterai yang digunakan adalah 2 buah baterai dengan tegangan 12 V/100 Ah. Melalui program ini, diharapkan kebutuhan air bersih dapat tercukupi tanpa adanya ketergantungan lagi dengan listrik PLN, sehingga kebutuhan dasar melalui air bersih dapat terpenuhi sehingga kualitas hidup di daerah tersebut menjadi lebih baik.
Pelatihan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Melalui Kegiatan Tata Kelola Destinasi Pariwisata Di Kabupaten Jember
Juhanda;
Hidayatullah, Syarif;
Sandy, Syah Riza Octavy
Journal Of Humanities Community Empowerment Vol. 1 No. 2 (2023): Journal of Humanities Community Empowerment
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/jhce.v1i2.430
Jember Regency has many tourist destinations, so it has around 20 million tourist visits. The potential tourist attractions in the Jember Regency area are quite large, including; natural, cultural, culinary and innovative economic tourism that spreads in 248 villages, but this opportunity has not been used by the local community as a tourism interest. The purpose of this training is to provide POKDARWIS with an understanding of the role, obligations and benefits for tourism boosters in rural environments, Pokdarwis is given direction and insight to explore and develop tourism capacity by conducting training on tourism destination management. This study utilizes qualitative descriptive methods that describe directly and clearly. It is hoped that this training will have insight into good management of tourist destinations and can share their knowledge with the community in the tourist environment. Therefore, the formation of community understanding to increase tourism capacity in rural environments
Improving Skills and Development of Banana-Based Businesses in Sarikemuning Village Through Innovative Packaging Processing and Design Training
ok, Daryanto;
Murwanti, Retno
Journal Of Humanities Community Empowerment Vol. 2 No. 3 (2024): Journal of Humanities Community Empowerment
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/jhce.v2i3.2055
The banana chip processing training in Sarikemuning Village aims to improve community skills in producing and packaging processed banana products with better quality and higher attractiveness. This activity involved 20 participants who were given technical materials and direct practice related to product processing and packaging. The evaluation was conducted through questionnaires and direct observations, which showed the active participation and enthusiasm of the participants. The initial impact of this training can be seen in improving the ability of participants to produce banana chips as well as awareness of the importance of attractive packaging in marketing. The training report is prepared systematically, including the results of the evaluation, the obstacles faced, and recommendations for further training. Advanced monitoring shows the application of the skills that participants have acquired in their efforts. Overall, this training makes a significant contribution to the development of small businesses in the village and opens up wider economic opportunities for the Sarikemuning community
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN KADER KESEHATAN DALAM PENCEGAHAN DIAPER DERMATITIS DENGAN PEMANFAATAN VIRGIN COCONUT OIL
Sentana, Aan Dwi;
Zulkifli, Zulkifli
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo Vol 5, No 2 (2024): Mei
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32807/jpms.v5i2.1442
Penggunaan barrier (penghalang) digunakan diseluruh area kulit yang kontak dengan popok, namun hasil penelitian menunjukkan bahwa VCO memiliki efektifitas yang bagus. VCO berasal dari kelapa dan dapat dibuat sendiri di tingkat rumah tangga dengan cara sederhana. Namun kader kesehatan belum mengetahui bagaimana memanfaatkan VCO yang berasal dari kelapa sebagai salah satu alternative mencegah terjadinya diaper dermatitis pada bayi. Solusi yang ditawarkan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mengajarkan Kader Kesehatan dan mensosialisasikan tentang pencegahan diaper dermatitis dengan pendekatan ABCDE dengan menggunakan barrier minyak kelapa murni atau VCO. Selain itu kader kesehatan akan diajarkan proses pembuatan VCO dengan cara yang sederhana dan bagaimana memanfaatkannya dalam kehidupan sehari-hari.Hasil pengabmas pengetahuan sebelum diberikan pelatihan masyarakat yang menjadi peserta pengabdian masyarakat sebagian besar adalah kurang dengan sebaran sebanyak 15 orang (75%) dan kurang sebanyak 5 orang (25 %). Sedangkan pengetahuan setelah mendapatkan penyuluhan dan pembinaan yang terbanyak adalah baik adalah 18 orang (90 %) diikuti dengan pengethuan cukup sebanyak 2 orang (10%). Keterampilan dalam membuat VCO sebelum diberikan pendampingan seluruhnya adalah kurang 20 orang (100%). Sedangkan setelah diberikan pendampingan adalah seluruhnya memperoleh keterampilan baik adalah 20 orang (100 %). Hasil penerapan VCO terdapat perubahan ruam popok yang dialami dari semula 2 orang (10%) mengalami ruam popok ringan menjadi normal tidak mengalami ruam . Untuk itu perlu dilakukan pendampingan secara terus untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para kader dalam pembuatan VCO sehingga dapat menerapkan pemberian VCO mengurangi diaper dermatitits.
UPAYA PENINGKATAN ASUPAN GIZI SEIMBANG DALAM RANGKA PERCEPATAN PENANGGULANGAN STUNTING PADA ANAK BALITA
Chandradewi, AASP;
Ardesa, Yopi Harwinanda;
Widiada, I Gede Narda;
Zulkifli, Zulkifli
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo Vol 5, No 1 (2023): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32807/jpms.v5i1.1320
Data Survei Diet total (SDT) tahun 2020 menunjukkan 47.7% anak di Indonesia belum memenuhi asupan energi minimal dari yang dianjurkan. Pemenuhi gizi dapat dilakukan melalui keluarga dengan memberikan pendampingan sehingga makanan yang diberikan kepada anak berkualitas. Stunting merupakan salah satu masalah gizi yang sharus ditanggulangi dengan tepat, agar kualitas anak baik .Tujuan dari pelaksanaan pengabmas ini adalah Meningkatkan Asupan Gizi Seimbang Dalam Rangka Percepatan Penanggulangan Stunting pada Balita. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Batu Kuta Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat. Sasaran dari pengabmas ini ibu balita stunting yang jumlahnya 20 orang. Kegiatan pendampingan dilaksanakan setiap minggu selama 3 kali berupa praktek. Evaluasi dilakukan dengan melihat langsung penerapan praktek pengolahan makanan dan pemberiannya pada anak balita selama 3 bulan. Ada peningkatan asupan setelah pendampingan secara signifikan (p=0.001 ) Data from the 2020 Dietary Survey (SDT) shows that 47.7% of children in Indonesia have not met the minimum recommended energy intake. Fulfilling nutrition can be done through the family by providing assistance so that the food given to children is of high quality. Stunting is one of the nutritional problems that must be addressed appropriately, so that the quality of children is good. The purpose of the implementation of this community service is to increase balanced nutrition intake in order to accelerate the prevention of stunting in toddlers. This activity was carried out in Batu Kuta Village, Narmada District, West Lombok Regency. The target of this community service is the mothers of stunting toddlers who are 20 people. Assistance activities are carried out every week for 3 times in the form of practice. Evaluation was carried out by looking directly at the application of food processing practices and their provision to children under five for 3 months. There was a significant increase in intake after mentoring (p=0.001).