Articles
Peninggalan Sejarah Kota Ternate Sebagai Sumber Belajar di SMA Mafakati Kecamatan Pulau Hiri
Zulkifli Zulkifli;
Firman Amir
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 9 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (120.578 KB)
|
DOI: 10.5281/zenodo.6645491
History is evidence of events that occurred in the past and to reconstruct through history learning, the students of SMA Mafakati, Hiri Island District. So, through historical heritage in Ternate City, it is used as a learning resource which is one of the new innovations in history subjects at the high school level, with the aim that students are motivated to participate in the teaching and learning process directly through visits to historical sites in Ternate City. From the results of the study that the reality of history lessons is a boring subject for students because the problem is that so far the history teacher in delivering history material is only centered on books, to change the concept of history learning, the role of the history teacher is needed so that all historical relics in Terenate City are used as learning resources for history subjects with the aim that the teaching and learning process can be achieved properly. History subjects have various sources, and from these sources students not only get knowledge from books owned by history teachers but utilize historical relics in Ternate City as a very effective learning resource for students to know about events that occurred in Ternate City, in detail.
PENGOLAHAN BONGGOL JAGUNG SEBAGAI MEDIA TANAM JAMUR JANGGEL DI DESA KURIPAN UTARA KECAMATAN KURIPAN KABUPATEN LOMBOK BARAT
Muh. Dhuhal Islam Ziadi;
Wida Farhiyati;
Rizka Dwi Indah Savitri;
Riski Amelia;
Arniwati Arniwati;
Sri Mulya Jatiswari;
Marsinah Marsinah;
Ahmad Baehaqi;
Lalu Taufik Hidyatullah;
Muhammad Kurniawan;
Siti Atikah
Jurnal Abdimas Sangkabira Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Abdimas Sangkabira, Juni 2022
Publisher : Program Studi Diploma III Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/abdimassangkabira.v2i2.127
Kuripan Utara is one of the villages in Kuripan sub-district, West Lombok regency, West Nusa Tenggara province, Indonesia. Leading potential in the Kuripan Utara Village is agriculture. The obstacle faced by the community is the lack of awareness about the management of agricultural waste products, one of which is corncobs waste. Alternative solutions can be done to hold socialization of making mushrooms from corncobs media. The method used is the preparation of socialization programs and training in making mushroom growing media from corncobs. The results of this community empowerment program are providing information, knowledge, and training to the Kuripan Utara community on how to treat agricultural waste such as corncobs. Like a mushroom growing media, Corncobs can be used as raw material to make innovative food products that can increase agricultural waste's use and economic value.
PERANCANGAN APLIKASI PENJUALANBUKU ONLINE DENGAN METODE MODEL VIEW CONTROLLER (MVC)
Hendra Cipta;
Abdul Halim Hasugian;
Ali Ikhwan
KOMIK (Konferensi Nasional Teknologi Informasi dan Komputer) Vol 1, No 1 (2017): Intelligence of Cognitive Think and Ability in Virtual Reality
Publisher : STMIK Budi Darma
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30865/komik.v1i1.487
Penjualan buku yang dilakukan secara konvensional tidak terlalu banyak membantu penjualan itu sendiri, ini dikarenakan sulitnya dalam berpromosi. Tidak jarang juga pengusaha akan berpromosi secara langsung mendatangi calon pembelinya, seperti datang kesekolah-sekolah atau pun kerumah-rumah. Yang sudah pasti akan memakan biaya yang cukup besar sedangkan penjualannya belum tentu berhasil. Itulah mengapa cara konvensional dalam penjualan buku ini mulai ditinggalkan para pengusaha. Sekarang ini pengusaha mulai banyak beralih berbisnis melalui internet. Seperti halnya penjualan buku, ini di karenakan penjualan buku secara konvensional banyak mengalami kendala. Perancangan aplikasi dengan menggunakan CMS joomla ini akan menggunakan metode Model View Controller sebagai pengatur tampilan dari pada perancangan tersebut
Peranan Badan Usaha Milik Desa Menurut Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Desa
Junaidi Junaidi;
Amril Amril;
Amri Amir;
Adi Bhakti;
Eko Prasetyo
Studium: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1 No 1 (2021): Studium: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : WIDA Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (422.727 KB)
|
DOI: 10.53867/jpm.v1i1.7
Tujuan dari kegatan pengabdian ini adalah untuk mensosialisasikan peranan Badan Usaha Milik Desa dalam rangka meningkatkan pendapatan asli desa. Kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Pemayung Kabupaten Batanghari, diikuti oleh 24 perangkat desa dan pengelola BUMDes. Materi yang diberikan mencakup Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Badan Usaha Milik Desa.
SCHOOL STRATEGY TO BUILD STUDENTS' SOCIAL SOLIDARITY DURING ONLINE LEARNING
Suwidiyanti Suwidiyanti;
Isa Anshori
JURNAL AL-TANZIM Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : Nurul Jadid University, Probolinggo, East Java, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (389.759 KB)
|
DOI: 10.33650/al-tanzim.v5i1.1513
Teaching and learning in the school aim to enable students to gain knowledge and change behavior. Therefore, schools need to instil the values of social solidarity to respond to differences in society. Emile Durkheim's theories form the basis of the analysis of social facts about social solidarity. This study aims to describe the school's strategic steps in building social solidarity among students during online learning due to the impact of COVID-19 at SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo. This research uses a qualitative approach to the type of case study. Data collection was taken through interviews and documentation. The data were analyzed using the Miles and Huberman model with data collection, data reduction, data display, and conclusion/verification. The technique of data validity by triangulation. The results showed that strategic steps in building the social solidarity of students during online learning include: (1) The school uses Moodle application to support online learning, which can control the teacher's learning activities; (2) The principal determines by instructing all teachers to a) Each learning hour uses virtual face-to-face using zoom or google meet followed by Moodle application, b) Creating integrated learning tools in forming social solidarity values, c) Using learning methods and models that emphasize group learning; and (3) Schools facilitate infaq online.
ANALISIS KESALAHAN SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL CERITA SISTEM PERSAMAAN LINEAR TIGA VARIABEL
Giska Pramudya Adi Patra;
Heni Pujiastuti
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2020): MAJU : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak:Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis tingkat kesalahan siswa dalam mengerjakan soal cerita dengan materi sistem persamaan linear tiga variabel. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif. Subjek pada penelitian ini yaitu menggunakan sampel terbatas pada siswa kelas X dilingkungan pada salah satu daerah pada Kabupaten Tangerang. Teknik pengumpulan data dari penelitian ini adalah berupa jawaban dari soal uraian berjumlah lima soal dan lembar wawancara . Hasil dari penelitian ini terlihat ada bermacam-macam kesalahan yang dilakukan oleh para siswa dalam menjawab soal cerita sistem persamaan linear tiga variabel . Dengan rata-rata tingkat kesalahan siswa dalam menjawab soal cerita sistem persamaan linear tiga variabel sebanyak 24% dan sisanya 76% siswa dapat menjawab soal soal cerita sistem persamaan linear tiga variabel dengan baik dan benar. Kata-kata kunci:Analisis kesalahan, deskriptif kualitatif, sistem persamaan linear tiga variabel.
ANALISIS KESALAHAN MAHASISWAMENGERJAKAN SOAL TEORI BILANGAN MENURUT TAHAP KASTOLAN DITINJAU DARI GENDER
Putri Meilanawati;
Heni Pujiastuti
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2020): MAJU : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak:Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan apa saja yang dilakukan mahasiswa dalam menyelesaikan soal-soal teori bilangan menurut tahap Kastolan, apa saja faktor penyebab kesalahan mahasiswa dalam menyelesaikan soal-soal teori bilangan, dan apakah ada pengaruh gender dalam menyelesaika soal matematika. Metode penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian sebanyak 6 orang mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika Universitas Sultan Ageng Tirtayasa yang terdiri dari 3 orang mahasiswa laki-laki dan 3 orang mahasiswa perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan wawancara. Hasil yang diperoleh adalah 33.3% kesalahan konseptual, 33.3% kesalahan prosuderal dan 38.8% kesalahan teknis. Faktor penyebab kesalahan mahasiswa dalam menyelsaikan soal-soal teori bilangan anatara lain: 1) Kurangnya mahasiswa dalam memahami soal yang diberikan sehingga kebingungan dalam menyelesaikan soal tersebut; 2) Mahasiswa kurang teliti dalam perhitungan yang menyebabkan hasil akhir salah; 3) Mahasiswa tidak hafal teorema-teorema dalam mata kuliah teori bilangan. Pada mahasiswa laki-laki persentase rata-rata kesalahan yang dilakukan sebesar 35.76%, sedangkan pada mahasiswa perempuan sebesar 16.03%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa perbedaan gender sangat berpengaruh dalam menyelesaikan masalah matematika, dimana kemampuan perempuan menyelesaikan permasalahan matematika lebih baik daripada kemampuan laki-laki.  Kata-kata kunci:Faktor, Gender, Kesalahan, Teori Bilangan, Tahap Kastolan.
ANALISIS KESIAPAN SISWA PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA MENGGUNAKAN E-LEARNINGDALAM MENGHADAPI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0
Ahmad Taufik Awami;
Heni Pujiastuti
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 8, No 1 (2021): MAJU : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui tingkat kesiapan siswa pada penerapan e-learning dalam proses pembelajaran matematika. Dan untuk mengetahui faktor apa saja yang perlu di perbaiki sehingga penerapan e-learning menjadi lebih efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Metode ini bertujuan untuk memperoleh pengetahuan atau teori terhadap penelitian pada satu waktu tertentu. Subjek penelitian adalah 22 orang Siswa yang berasal dari 4 SMA Negeri dan 1 SMA Swasta di Provinsi Banten. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket semi terbuka. Teknik analisis yang dilakuakan menggunakan analisis diskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa tidak siap dengan beberapa perbaikan dalam pembelajaran matematika menggunakan e-learning. Perbaikan yang diperlukan tersebut antara lain 1) membuat koneksi internet yang merata disetiap wilayah; 2) memberikan alokasi keuangan untuk penerapan e-learning; dan 3) membuat rencapa pelaksanaan pembelajaran online dengan jelas baik materi maupun penanaman konsep materi.Kata Kunci: Kesiapan, Matematika, E-Learning,
ANALISIS KESALAHAN SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DALAM MENGERJAKAN SOAL CERITA SISTEM PERSAMAAN LINEAR DUA VARIABEL
Fajar Kosasih;
Heni Pujiastuti
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2020): MAJU : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak: Tujuan dari penelitian kualitatif deskriptif ini ialah untuk mendeskripsikan kesalahan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam menyelesaikan soal materi SPLDV. Data yang didapat bersumber dari siswa Sekolah Menengah Kejuruan yang berjumlah 5 yang telah belajar materi SPLDV. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu berupa jawaban dari soal preetest SPLDV yang berupa soal yang berjumlah 5 butir soal uraian. Jenis wawancara yang disini yang digunakan dalam penelitian ini ialah jenis wawancara terstruktur dan juga mengembangkan pertanyaan sesuai dengan jawaban responden. Dengan ini dapat diketahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kesalahan responden dalam menyelesaikan soal cerita lalu akan dianalisis data tersebut kemudian dideskripsikan dengan menggunakan kata-kata lalu pada akhir akan ditarik kesimpulannya. Hasil penelitian dengan presentase kesalahan per nomor 1 ialah sebesar 5%, presentase kesalahan per nomor 2 ialah 20%, presentase kesalahan per nomor 3 ialah sebesar 20%, presentase kesalahan per nomor 4 ialah sebesar 30%, dan presentase kesalahan per nomor 5 ialah sebesar 55%. Hal-hal yang menyebabkan siswa melakukan kesalahan ialah keterampilan dalam membaca atau keterampilan pemahaman siswa yang sangat terbatas, siswa belum terbiasa mengerjakan soal uraian, pengaturan waktu yang kurang baik dan siswa belum benar-benar paham mengenai materi SPLDV ini, dan siswa juga sangat lemah pemahaman konsepnya sehingga materi ini terasa sangat sulit untuk dikerjakan. Kata kunci: Analisis kesalahan siswa, Soal cerita matematika, Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV).
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA PADA MATERI SPLDV
Vilzha Syafina;
Heni Pujiastuti
MAJU : Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Vol 7, No 2 (2020): MAJU : JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : STKIP Bina Bangsa Meulaboh
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak:Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif, yang bertujuan untuk mengungkapkan kemampuan komunikasi matematis iswa dalam menyelesaikan soal dengan materi SPLDV. Subjek penelitian adalah siswa SMP kelas 8 yang terdiri dari 21 siswa. Jumlah subjek pada penelitian ini terdiri dari empat siswa yang di kategorikan ke dalam empat tingkatan berdasarkan pembagian tingkat kemampuan komunikasi siswa. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa tingkat kemampuan komunikasi matematis mahasiswa matematika dalam menyelesaikan soal matematika dengan materi SPLDV dapat disimpulkan sebagai berikut : subjek berkemampuan sangat tinggi mencapai empat indikator komunikasi matematis, subjek berkemampuan tinggi mencapai tiga indikator komunikasi matematis, subjek berkemampuan mencapai dua indikator komunikasi matematis, dan subjek berkemampuan sangat rendah sama sekali tidak mencapai indikator komunikasi matematis. Dan presentase rerata kemampuan komunikasi siswa pada materi SPLDV yaitu 45%. Kata-kata kunci:Kemampuan Komunikasi, Komunikasi Matematis, Materi SPLDV.