Articles
Menstimulasi Peserta Didik yang Mengalami Kesulitan Belajar Membaca Permulaan di Sekolah Dasar
Iskandar, Rossi;
MS, Zulela;
Fahrurrozi, Fahrurrozi
MIMBAR PGSD Undiksha Vol 9, No 2 (2021): Juli
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/jjpgsd.v9i2.34362
Siswa masih sulit membedakan bentuk huruf dan sulit membaca huruf  konsonan yang ada di belakang. Faktor penyebab kesulitan membaca adalah dari kesulitan persepsi visual, kesulitan persepsi auditori, masalah neurologis dan Dyslexia. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis permasalahan yang terjadi pada siswa sehingga mengalami kesulitan membaca permulaan. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif.  Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan angket dengan alat assessmen yang mengacu pada buku kesulitan belajar: perspektif, asessmen dan penanggulangannya. Subjek dalam penelitian ini adalah kelas rendah di sekolah dasar dengan jumlah 25 peserta didik yang teridentifikasi mengalami kesulitan membaca permulaan. Metode kualitatif dengan pendekatan analisis deskriftif digunakan untuk menganalisis data. Hasil menunjukan assessmen perseptual yang digunakan terhadap peserta didik adalah berupa visual discrimination, figure-ground, visual closure, dan spatial relationship. Persepsi auditori berupa auditory discrimination, auditory memory serta masalah neurologis. Melalui analisis proses kegiatan pembelajaran menstimulasi peserta didik yang mengalami kesulitan membaca permulaan diperlukan kegiatan penelitian lanjutan dalam mengembangkan sebuah media pembelajaran yang lebih inovatif, bergambar dan terintegrasi audio visual. Hasil penelitian ini hanya menganalisis kesulitan belajar membaca permulaan dilihat dari kegiatan dan aktifitas proses pembelajaran dan serta kebutuhan guru.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR BAHASA INGGRIS MELALUI PENERAPAN PENGAJARAN REMEDIAL
Rahmatiah, Rahmatiah
JURNAL NALAR PENDIDIKAN Vol 2, No 2 (2014): JURNAL NALAR PENDIDIKAN
Publisher : Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran UNM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/jnp.v2i2.1976
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar bahasa Inggris melalui penerapan pengajaran remedial pada siswa kelas VII.G SMP Negeri 33 Kota Makassar. Fokus penelitian adalah pengajaran remedial dan hasil belajar. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII G sebanyak 10 orang yang mengalami kesulitan belajar dari 30 siswa. Pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi, sedangkan analisis data penelitian menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pengajaran remedial dalam pembelajaran bahasa Inggris dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Hal ini ditandai dengan peningkatan hasil belajar bahasa Inggris siswa, yaitu: pada tes awal dalam kategori kurang, hasil tes siklus pertama dalam kategori cukup, kemudian meningkat pada hasil tes siklus kedua menjadi kategori baik. Peningkatan hasil belajar bahasa Inggris seiring dengan peningkatan aktivitas belajar siswa dalam mengikuti pelajaran, yaitu: menyimak penjelasan guru, keaktifan mencatat materi, keaktifan membaca teks, keaktifan dalam bertanya jawab, dan keaktifan menyimpulkan materi pelajaran bahasa Inggris.Kata Kunci : Penerapan Pengajaran Remedial, Aktivitas Siswa, Hasil Belajar.
META-ANALISIS: MODEL KOOPERATIF TWO STAY TWO STAY TERHADAP HASIL BELAJAR
Mansurah, Rakim;
Wahyuningsi, Sry;
Insani, Nur;
Syaharudin, Syaharuddin;
Satriawan, Rody;
Rosada, Rosada
Jurnal Elementary : Kajian Teori dan Hasil Penelitian Pendidikan Sekolah Dasar Vol 4, No 2: Juni 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31764/elementary.v4i2.4467
Abstrak: Two stay two stray yaitu salah satu model  pembelajaran kooperatif yang memberikan kesempatan kepada kelompok membagikan hasil dan informasi kepada kelompok lain. Hal ini dilakukan karena banyak kegiatan belajar mengajar yang diwarnai dengan kegiatan-kegiatan individu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besar pengaruh model pembelajaran two stay two stray terhadap hasil belajar siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah meta-analysis yaitu dengan cara mengumpulkan data dari hasil-hasil penelitian yang terindeks database pengindeks seperti Google Scholar, SINTA, dan Portal Garuda. Data yang diambil sesuai kriteria inklusi dan ekslusi penelitian ini untuk kemudian ditentukan nilai effect size (ES) dan standard error (SE). Hasil analisis data menggunakan software JASP menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan model pembelajaran two stay two stray terhadap hasil belajar peserta didik sebesar 57% dengan estimasi dampak sebesar 0,567 yang termasuk kategori sedang. Sedangkan dari variabel moderator yang paling dominan terhadap hasil belajar terdapat pada jenjang SD yakni estimasinya sampai 0,82 atau sebesar 82% pada mata pelajaran IPS yakni 0,60 atau 60% yang termaksud kategori sangat kuat.Abstract:  Two stay two stray is one of the cooperative learning models that gives the group the opportunity to share results and information with other groups. This is done because many teaching and learning activities are colored by individual activities. This study aims to find out the influence of the two stay two stray learning model on student learning outcomes. The research method used is meta-analysis by collecting data from the results of research indexed indexer databases such as Google Scholar, SINTA, and Garuda Portal. The data taken in accordance with the criteria of inclusion and exclusion of this study to then be determined the value of effect size (ES) and standard error (SE). The results of data analysis using JASP software showed that there was a significant influence of two stay two stray learning model on student learning outcomes by 57% with an estimated impact of 0.567 which belongs to the moderate category. While from the most dominant moderator variables on the results of learning is at the elementary level, namely the estimate up to 0.82 or 82% in ips subjects, namely 0.60 or 60% which is referred to as a very strong category.
The Implementation of South Sumatera Industrial Downstreaming for Rubber Products Strategic Policy with The Establishment of Tanjung Api-Api Special Economic Zone
Aisyah, Sari Mutiara;
Yusa, M. Yustian;
Supli, Nur Aslamiah;
Ikhsan, OK.Mohammad Fajar
Jurnal Hubungan Internasional Vol 10, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/jhi.v10i1.10791
The downstreaming option to provide added value to local industries, especially developing countries in the Global Value Chain (GVC) era as a way to increase competitiveness and seizing global markets, is inevitable. This paper focus on the analysis of the developments and limitations faced in the implementation of the Strategic Policy of South Sumatra Rubber Product Downstreaming with the establishment of Tanjung Api-Api Special Economic Zone. At the regional level, the idea of developing SEZ (Special Economic Zone) aims to prepare investment institutions in improving the investment climate in Southeast Asia region and manifesting ASEAN as a single market and production base as a component of the 2015 ASEAN Economic Community. This study used an exploratory and descriptive qualitative research method, where the depth and context of the data are important. Data from this study consisted of secondary data through literature study and analysis of documents and primary data obtained from interview as well as through field research. The author concludes that the industrial downstreaming of rubber products in South Sumatra has not been maximally carried out, it was still segmented, it was not conducted linearly, both production and coordination between the central government and the locals. Tanjung Api-Api SEZ as a hub for international trade and industrialization of rubber commodities also encountered various obstacles including infrastructure (deep sea port) at this point was inadequate, certainty of fiscal incentives for companies relocating to SEZ and licensing.
Identification of Toxic and Hazardous Waste in Motorbike Workshop (Case Study: Pranti Village, Menganti Sub-District, Gresik District)
Alala, Pratama Sandi
Jurnal IPTEK Vol 25, No 1 (2021): May
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31284/j.iptek.2021.v25i1.1839
Waste management is great importance conducted to avoid environmental pollutant. Some wastes. There are some wastes of Hazardous and Toxic Materials categories. Motorcycle workshop which is located in Menganti, Gresik Regency, East Java is able to repair three to six motorcycles every day. The workshop area is 6 x3 m2. This workshop produced solid waste. The solid wastes were metal and non-metal. Metal consists of nuts, couplers and welding scraps. Nonmetal wastes were rags, oil, and used tires. Non-metal solid waste was rags which have been contaminated by oil/ rubber solvent, sponges/foam, leather, and imitate leather and plastics used. The emergence of B3 toxic waste (organic) total was 18.200ml for 7 days and the emergence of flammable waste was 4000ml for 7 days. Whereas, the solid waste generated in 7 days was 34.200 grams. In the management of hazardous waste and toxic has general provisions which is used like it must be strong, durable, and it was not easily rusting. Waste has different characteristic if it was kept in a storage. It had potential for mixing from 2 different characteristics of B3 waste and it could give unwanted reaction. B3 waste transportation used a pick up. The vehicle used was not accordance to the standard to transport B3 waste safely and it gave high risk of shocks and it could make the drums overthrown from the pickup.
PENGARUH BEBAN KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP PENINGKATAN KINERJA KARYAWAN PADA PT. PELINDO IV (PERSERO) CABANG KENDARI
Nur, Silvy Kusmiranty;
Rahman, Rahman;
Nurjannah, Nurjannah
Business UHO: Jurnal Administrasi Bisnis Vol 6, No 1 (2021): Business UHO: Jurnal Administrasi Bisnis
Publisher : Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52423/bujab.v6i1.19378
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban kerja dan kepuasan kerja terhadap peningkatan kinerja karyawan PT.Pelindo IV (persero) cabang kendari. Data penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang disebarkan kepada responden. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan PT.Pelindo IV (persero) cabang kendari yang berjumlah 105 orang karyawan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada peneitian ini adalah simple random sampling dari total populasi yang ada, maka diperoleh sampel dalam penelitian ini sebanyak 83 responden. Metode pendekatan  dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif yang dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa beban kerja memilki pengaruh negatif dan signifikan terhadap peningkatan kinerja karyawan, dan kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kinerja karyawan, sedangkan secara simultan beban dan kepuasan kerja secara bersama-sama memiliki pengaruh positif terhadap peningkatan kinerja karyawan pada PT.Pelindo IV (persero) cabang kendari. Variabel kepuasan kerja memiliki pengaruh dominan terhadap kinerja karyawan. Koefisien determinasi (R2) adalah 0,161 artinya kemampuan variabel beban kerja dan kepuasan kerja dalam menjelaskan variabel kinerja sebesar 16,1% sedangkan sisanya 83,9% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini.
Penerapan Prinsip Transparansi Dalam Pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD) Di Desa Jaya Makmur Kecamatan Binongko Kabupaten Wakatobi
Lili, La;
Rahman, Rahman;
Jopang, Jopang
REZ PUBLICA Vol 7, No 2 (2021): Juni - Agustus
Publisher : Universitas Halu Oleo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33772/rzp.v7i2.19950
This study aims to determine the application of the principle of transparency in the management of Village Fund Alocation (ADD) in Jaya Makmur Village, Binongko District Wakatobi Regency. This type of research is qualitative research. The date collection techniques used consisted of interviews and documentation. The resource person used in this study were village officials and the hamlet head of Jaya Makmur village. The result ot this study indicate that the management of Village Fund Allocation in Jaya Makmur Village is transparent. Based on the transparency indicator, it shows that there is availability that can be accesed by the public through APBDes billboards, clarity and completeness of information by involving the community in the implementation of development, there is an open process by involving the community in the planning, deliberation and implementation processes, as well as the regulatory framework which guarantees transparency, namely Permendagri Number 113 of 2014 concerning Village Financial Management.
MINAT LULUSAN SLTA UNTUK MELANJUTKAN PENDIDIKAN DI PERGURUAN TINGGI (Studi di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan)
Efendi, Irpan;
Bahtiar, Bahtiar;
Sarpin, Sarpin
SOCIETAL Vol 8, No 1 (2021): Edisi April
Publisher : SOCIETAL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk menganalisis minat lulusan SLTA untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan. (2) Untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi rendahnya minat lulusan SLTA untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan. (3) Untuk menganalisis aktivitas lulusan SLTA yang tidak melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan. Adapun manfaat (1) Manfaat secara teoritis yaitu penelitian ini diharapkan dapat berguna sebagai bahan perbandingan bagi penelitian lainnya yang berhubungan dengan minat dalam melanjutkan pendidikan serta diharapkan dapat menjadi dasar pemikiran dan motivasi bagi peneliti lainnya. (2) Manfaat secara praktis yaitu dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran bagi masyarakat luas khususnya lulusan SLTA dalam meningkatkan minatnya untuk melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi. Penelitian dilaksanakan di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan.Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif yaitu melakukan penelitian melalui wawancara mendalam pada masyarakat.Hasil penelitian ini bertujuan untuk menemukan (1) minat lulusan SLTA untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan yaitu cukup rendah di karenakan banyak lulusan SLTA yang tidak melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi yang didasari oleh kurangnya minat mereka untuk melanjutkan pendidikannya (2) faktor yang mempengaruhi rendahnya minat lulusan SLTA untuk melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan yaitu (a) faktor internal berupa kurangnya motivasi serta keinginan untuk langsung bekerja, (b) faktor eksternal yaitu kurangnya dorongan dari keluarga dan keadaan lingkungan sekitar (3) aktivitas yang dilakukan lulusan yang tidak melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi di Desa Wonua Jaya Kecamatan Moramo Kabupaten Konawe Selatan yaitu bekerja baik membantu atau meneruskan usaha orang tua mereka maupun mencari pekerjaan lain di kota.
UANG PANAI DALAM PERKAWINAN SUKU BUGIS (Studi Di Desa Leboea Kecamatan Poleang Tengah Kabupaten Bombana)
Nirmawati, Nirmawati;
Bahtiar, Bahtiar;
Anggraini, Dewi
SOCIETAL Vol 8, No 1 (2021): Edisi April
Publisher : SOCIETAL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penentuan uang panai di Desa Leboea Kecamatan Poleang Tengah Kabupaten Bombana dan untuk mengetahui dampak tingginya uang panai dalam perkawinan Suku Bugis di Desa Leboea Kecamatan Poleang Tengah Kabupaten Bombana. Lokasi penelitian dilakukan di Desa Leboea Kecamatan Poleang Tengah Kabupaten Bombana. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara langsung, dokumentasi dan studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada beberapa faktor yang mempengaruhi penentuan uang panai dan dampak tingginya uang panai dalam perkawinan Suku Bugis di Desa Leboea Kecamatan Poleang Tengah Kabupaten Bombana. Faktor-faktor yang mempengaruhi penentuan uang panai yaitu: status ekonomi, jenjang pendidikan, kehormatan, dan kondisi fisik calon istri. Faktor-faktor tersebut sangat berpengaruh terhadap penentuan uang panai karena semakin tinggi perekonomian, pendidikan, dan semakin sempurna fisik seorang perempuan maka semakin tinggi pula uang panai yang akan dipatok oleh pihak perempuan dan merupakan kehormatan tersendiri oleh kedua belah pihak apabila perkawinan dapat terlaksana. Dampak tingginya uang panai dalam perkawinan Suku Bugis memiliki dua dampak yaitu dampak positif dan dampak negatif. Dampak positif yaitu timbulnya semangat kerja laki-laki yang ingin melaksanakan perkawinan. Sedangkan dampak negatif yaitu pernikahan dibatalkan, menjual harta benda dan bahkan terjadi kawin lari.
PERAN DINAS PERHUBUNGAN KOTA BANDA ACEH DALAM MENANGANI KONFLIK ANTARA TRANSPORTASI ONLINE DAN TRANSPORTASI KONVENSIONAL
Mahmuddin, Mahmuddin;
Nur Zalikha, Siti;
Nurmaini, Nurmaini
Al-Ijtima`i: International Journal of Government and Social Science Vol 6 No 2 (2021): Al-Ijtima`i: International Journal of Government and Social Science
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22373/jai.v6i2.838
Public service is a responsibility that governments must render to their people, as efforts of the state to meet the needs of its citizens and the rights of their citizens. One form of public service required by governments in services is the provision of public transportation. But with the rapid advance in information technology in the globalization, transport services have emerged from many types, one of which is online-based transportation. However, the high interest the city of Banda Aceh on online transportation has led to a conflict between online transportation and conventional transport, using this type of qualitative research using descriptive methods. The results of this study suggest that the role of the ministry of decommissioning today in addressing the conflict between transportation online and conventional transport has not yet been established by the city Dinas Perhubungan Banda Aceh in regulating the smooth operation of both transports and the lack of the same facilities provided for them. As for the mediation strategy, the negotiations between the two transport groups have also not been carried out by the city's Banda Aceh Dinas Perhubungan which is aimed at resolving the conflict between the two.