Articles
Bahasa Iklan di Antara Erotisme dan Simbiosis Mutualisme
Abd Rahman Rahim;
Arifuddin Arifuddin;
Wardiman Wardiman
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 10, No 1 (2021): Ranah: Jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26499/rnh.v10i1.3366
The main problem discussed in this study is the use of language in advertising media as a form of using Indonesian in public spaces. Through promotion through advertising, a product can be known by the public and this is the purpose of an advertised product. The approach used in this study is a qualitative approach, namely research that produces descriptive data in the form of spoken or written words from people or observed behavior. The described aspect is the result of an analysis of the use of vulgar language and the meaning contained in each advertisement. Based on an analysis of several advertised products, both on electronic media (television) and on social media, it is evident that erotic word choices are used in advertising media. AbstrakMasalah utama yang dibahas dalam penelitian ini adalah pemakaian bahasa di media iklan sebagai salah satu bentuk pemakaian bahasa Indonesia di ruang publik. Melalui promosi lewat iklan, sebuah produk dapat dikenal oleh masyarakat dan inilah yang menjadi tujuan sebuah produk diiklankan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yakni penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata lisan atau tertulis dari orang atau prilaku yang diamati. Aspek yang dideskripsikan adalah hasil analisis pemakaian bahasa vulgar dan makna yang terkandung dalam setiap iklan. Berdasarkan hasil analisis terhadap beberapa produk yang diiklankan, baik di media elektronek (televisi) maupun di media sosial terbukti bahwa pilihan kata yang bersifat erotis digunakan dalam media iklan.
Media Pembelajaran Mengenal Bentuk Dan Warna Berbasis Multimedia Pada Ra Al A’raaf
Akip Suhendar;
Zaenal Mustofa
ProTekInfo(Pengembangan Riset dan Observasi Teknik Informatika) Vol. 1 (2014)
Publisher : Universitas Serang Raya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (287.736 KB)
|
DOI: 10.30656/protekinfo.v1i0.35
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi saat ini semakin berkembang pesat dan membawa kemudahan dalam berbagai bidang, dalam bidang pendidikan, telah melahirkan media pembelajaran yang interaktif, sehingga media pembelajaran yang digunakan tidak hanya menggunakan papan tulis utuk menerangkan pembelajaran tertentu atau mendengarkan penjelasan dari guru secara lisan. Daya tangkap siswa dalam memahami materi pelajaran berbeda-beda. Metode pembelajaran yang konvensional terkadang memberikan kesulitan sebagian siswa dalam memahami materi pelajaran karena tersebut menghafalkan catatan berupa tulisan. ra al a’raaf salah satunya, sekolah tesebut dalam penyampaian materi khususnya pelajaran mengenal angka,huruf,bentuk dan warna masih menggunakan buku pelajaran, menulis di papan tulis, maupun menerangkan secara lisan. Pada Penelitian ini menghasilkan media pembelajaran interaktif mengenal angka,huruf,bentuk dan warna yang di implementasikan pada ra al a’raaf cilegon sebagai media alat bantu proses belajar mengajar.
The Role of Sharia Marketing in Increasing Customer Loyalty (An Empirical Study of BMT in Kudus Regency)
Anita Rahmawaty;
Wahibur Rokhman
Iqtishadia: Jurnal Kajian Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 11, No 2 (2018): IQTISHADIA
Publisher : Ekonomi Syariah IAIN Kudus
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21043/iqtishadia.v11i2.3728
This research strives to empirically examine and analyze the influence of syariah marketing and service quality on BMT customer loyalty and satisfaction in Kudus Regency. This study was a survey research that used a quantitative approach. The research data were obtained from 250 BMT customers within Kudus Regency by using an accidental sampling technique. Meanwhile, the data analysis used a path analysis technique. The research findings revealed that: first, sharia marketing has a positive and significant influence on customer satisfaction; second, service quality has a positive and significant influence on customer satisfaction; third, sharia marketing has a positive and significant influence on customer loyalty; fourth, service quality has a positive and significant influence on customer loyalty; and fifth, customer satisfaction has a positive and significant influence on customer loyalty.
HUBUNGAN POLA MAKAN DAN STATUS GIZI TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BADUTA USIA 6-23 BULAN DI KECAMATAN POLONGBANGKENG UTARA TAHUN 2019: HUBUNGAN POLA MAKAN DAN STATUS GIZI TERHADAP KEJADIAN STUNTING PADA BADUTA USIA 6-23 BULAN DI KECAMATAN POLONGBANGKENG UTARA TAHUN 2019
Umi Kalsum;
Veni Hadju;
Suryani As’ad
JURNAL RISET KESEHATAN POLTEKKES DEPKES BANDUNG, Online ISSN 2579-8103 Vol 12 No 1 (2020): Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes DepKes Bandung
Publisher : Poltekkes Kemenkes Bandung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (363.385 KB)
|
DOI: 10.34011/juriskesbdg.v12i1.838
Nutrition problems are the main cause of the burden of disease in children globally. The occurrence of a short toddler or stunting is one of the nutritional problems experienced by toddlers in the world today. Relationship of Eating Pattern and Nutrition Status with Stunting Occurrence in The Toddler Anging 6-23 Months in North Polongbangkeng Distric. This study aims to determine the risk factors for stunting in the toddler aging 6-25 months after controlling for other variables in North Polongbangkeng Dsitrict, in 2019. This type of research is obsevasional analytic with case control desing. The number of research samples as many as 68 cases, namely toddler suffering from stunting and 68 people as controls, namely normal / not stunting toddlers. Bivariate data nalysis used chi-square test with α=0.05 and multivariat analysis used logistic regression test.The result showd that a significant risk factor for the occurrence of stunting, namely maternal factors which included a history of eating patterns and nutritional status based on anemia and KEK. History for eating patterns p=0,000 (<0,05) with an OR value of 7,824 times having stunting. Nutritional status based on anemia was p=0,026 (<0,05) with an OR value of 2.473 times the risk of stunting. Nutritional status based on KEK is p=0,000 (<0,05) with OR = 5,093 times the risk of stunting. There is a relationship between diet and maternal nutritional status on the risk of stunting in baduta.
ANALISIS PELAYANAN PRIMA ATAS KEPUASAN KONSUMEN PADA APOTEK K24 BAMBU APUS JAKARTA TIMUR
Dahlia Sarkawi;
Anggi Oktaviani;
Agus Priadi;
Thany Khansa
PETIR Vol 11 No 2 (2018): PETIR (Jurnal Pengkajian Dan Penerapan Teknik Informatika)
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik - PLN
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (470.222 KB)
|
DOI: 10.33322/petir.v11i2.345
Excellent service isn’t a new term in the world of work. The company must be able to give the best service to consumers so as to give satisfaction to consumers. Consumer satisfaction serve as the main key in maintaining the existence of a company. The research aims to determine the influence of excellent service to consumer satisfaction. This research use quantitative method. This research use quantitative method with 90 samples research with nonprobability sampling technique, especially purposive method. Based on data analysis, the result of research on the correlation coefficient show that 0.183 indicating that there is a very weak relationship between excellent service to consumer satisfaction. From the determination coefficient test obtained the influence of service excellent variable on cosumer satisfaction variable is 3.4% and the remaining 96.6% influenced by other variables not examined by the author. The result of simple regression obtained Y = 27,072 + 0,168X which result if excellent service is considered constant then consumer satisfaction will be positive and significant. And T test results, excellent service influence on customer satisfaction with t count > t table = 1.750> 1.662, then Ha accepted.
Pemodelan Panel Spasial terhadap Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kesehatan di Provinsi Papua
Ira Rosianal Hikmah;
Yulial Hikmah
Journal of Data Analysis Volume 2, Number 2, December 2019
Publisher : Department of Statistics, Syiah Kuala University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (332.295 KB)
|
DOI: 10.24815/jda.v2i2.16625
Menurut data BPS, tingkat pertumbuhan populasi penduduk di Indonesia secara konsisten meningkat setiap tahun. Kondisi pertumbuhan populasi penduduk yang tidak dapat ditekan akan menyebabkan berbagai masalah. Salah satu masalah yang mungkin terjadi di Indonesia dan sulit diselesaikan adalah kesehatan masyarakat Indonesia. Provinsi Papua menjadi provinsi dengan persentase rumah tangga kumuh perkotaan tertinggi di Indonesia, persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap layanan sanitasi layak dan berkelanjutan terendah, menempati peringkat kelima persentase terendah yang memiliki akses terhadap layanan sumber air minum layak dan berkelanjutan, serta menjadi provinsi dengan angka kematian balita per 1000 kelahiran hidup tertinggi di Indonesia. Salah satu penyebabnya adalah rendahnya persentase balita yang pernah mendapatkan imunisasi. Penelitian ini melakukan pemodelan untuk mendapatkan faktor-faktor yang memengaruhi kesehatan di Provinsi Papua. Penelitian ini melibatkan pengaruh spasial (model panel spasial) dan membandingkannya dengan model panel biasa untuk mendapatkan model terbaik. Model panel spasial yang dipilih dalam penelitian ini adalah model SAR, SEM, dan GSM. Hasil menunjukkan bahwa model SAR dengan pengaruh tetap adalah model terbaik dalam penelitian ini.According to BPS data, the rate of population growth in Indonesia consistently increasing every year. Conditions of population growth that cannot be suppressed will cause several problems. One of them and difficult to solve is the public health problem. Papua Province is the province with the highest percentage of urban slum households, the lowest percentage of households that has access to decent and sustainable sanitation services, ranks fifth lowest who has access to decent and sustainable drinking water services, and the highest number infant mortality per 1000 live births in Indonesia. One of the reasons is the low percentage of children under five who have been immunized. This research is modeling to find the factors that influence health in Papua Province. This research involves spatial influence (spatial panel model) and compares it with the ordinary panel models to get the best model. The spatial panel models selected in this research are SAR, SEM, and GSM models. The results show that the SAR model with the fixed effect is the best in this research.
Pemodelan Panel Spasial terhadap Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kesehatan di Provinsi Papua
Ira Rosianal Hikmah;
Yulial Hikmah
Journal of Data Analysis Volume 2, Number 2, December 2019
Publisher : Department of Statistics, Syiah Kuala University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (332.295 KB)
|
DOI: 10.24815/jda.v2i2.16625
Menurut data BPS, tingkat pertumbuhan populasi penduduk di Indonesia secara konsisten meningkat setiap tahun. Kondisi pertumbuhan populasi penduduk yang tidak dapat ditekan akan menyebabkan berbagai masalah. Salah satu masalah yang mungkin terjadi di Indonesia dan sulit diselesaikan adalah kesehatan masyarakat Indonesia. Provinsi Papua menjadi provinsi dengan persentase rumah tangga kumuh perkotaan tertinggi di Indonesia, persentase rumah tangga yang memiliki akses terhadap layanan sanitasi layak dan berkelanjutan terendah, menempati peringkat kelima persentase terendah yang memiliki akses terhadap layanan sumber air minum layak dan berkelanjutan, serta menjadi provinsi dengan angka kematian balita per 1000 kelahiran hidup tertinggi di Indonesia. Salah satu penyebabnya adalah rendahnya persentase balita yang pernah mendapatkan imunisasi. Penelitian ini melakukan pemodelan untuk mendapatkan faktor-faktor yang memengaruhi kesehatan di Provinsi Papua. Penelitian ini melibatkan pengaruh spasial (model panel spasial) dan membandingkannya dengan model panel biasa untuk mendapatkan model terbaik. Model panel spasial yang dipilih dalam penelitian ini adalah model SAR, SEM, dan GSM. Hasil menunjukkan bahwa model SAR dengan pengaruh tetap adalah model terbaik dalam penelitian ini.According to BPS data, the rate of population growth in Indonesia consistently increasing every year. Conditions of population growth that cannot be suppressed will cause several problems. One of them and difficult to solve is the public health problem. Papua Province is the province with the highest percentage of urban slum households, the lowest percentage of households that has access to decent and sustainable sanitation services, ranks fifth lowest who has access to decent and sustainable drinking water services, and the highest number infant mortality per 1000 live births in Indonesia. One of the reasons is the low percentage of children under five who have been immunized. This research is modeling to find the factors that influence health in Papua Province. This research involves spatial influence (spatial panel model) and compares it with the ordinary panel models to get the best model. The spatial panel models selected in this research are SAR, SEM, and GSM models. The results show that the SAR model with the fixed effect is the best in this research.
HUBUNGAN KECEPATA N PENYEDIAAN DOKUMEN REKAM MEDIS RAWAT JALAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN
Ni Made Umi Kartika Dewi;
Putu Ika Farmani
Jurnal Manajemen Informasi Kesehatan Indonesia (JMIKI) Vol 3, No 1 (2015)
Publisher : Asosiasi Perguruan Tinggi Rekam Medis dan Informasi Kesehatan Indonesia- APTIRMIKI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33560/.v3i1.73
AbstractThe speed of service is one of the factors that can indicate a good service quality, and will have an influenceon the level of patient satisfaction with the services obtained. The purpose of this study is to determinethe relationship of the speed of provision medical record documents with the level of patient satisfaction.The method that used in this research is observational analytic. Collecting data uses observation sheets,questionnaires and interview guides. The amount of population and sample in this study were 109 respondentsand 88 medical record documents. The results showed that there were 58.72 % documents which is late inprovision, said to be late is due to the time of provision exceeds the minimum standard that is d” 10 minutes,and the number of respondents who were dissatisfied with the ambulatory services officer is 70.36 %. This isdue to the increasing of visits that are not balanced by the addition of the medical record documents providerofficer, nonconsecutive aligning system, the absence of tracer and the loan of medical record document. Theconclusion is, there is no relationship between the speeds of the provision of medical record documents withthe level of patient satisfaction in Ciamis General Hospitals in 2014.Keywords: Speed of service, patient satisfaction.AbstrakKecepatan pelayanan merupakan salah satu hal yang dapat menunjukan kualitas pelayanan yang baik, danakan berpengaruh terhadap tingkat kepuasan pasien terhadap pelayanan yang didapatkan. Tujuan penelitianini adalah untuk mengetahui hubungan kecepatan penyediaan dokumen rekam medis dengan tingkat kepuasanpasien. Jenis penelitian yang digunakan adalah Observasional analitik. Pengumpulan data menggunakan lembarobservasi, kuisioner dan pedoman wawancara. Jumlah populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah 109responden dan 88 dokumen rekam medis. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 58,72 % dokumen yangterlambat penyediaannya, dikatakan terlambat karena waktu penyediaan melebihi standar minimal yakni d” 10menit . dan jumlah responden yang merasa tidak puas dengan pelayanan petugas rawat jalan adalah 70,36%. Halini disebabkan karena jumlah kunjungan yang terus meningkat tidak diimbangi dengan penambahan petugaspenyedia dokumen rekam medis, sistem penjajaran yang tidak berurutan dan tidak adanya tracer serta bukupeminjaman dokumen rekam medis. Kesimpulannya tidak adanya hubungan antara kecepatan penyediaandokumen rekam medis dengan tingkat kepuasan pasien di RSUD Ciamis Tahun 2014.Kata Kunci : Kecepatan pelayanan, kepuasan pasien.
DEWI RENGGANIS (KAJIAN ANTROPOLOGI SASTRA LEVI- STRAUSS)
hilmiyatun hilmiyatun;
Dharma satrya
Educatio Vol 10, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Hamzanwadi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29408/edc.v10i2.163
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan civitas budaya yang muncul dari nalar masyarakat Sasak Lombok yang terkandung dalam cerita rakyat Dewi Rengganis. Pendekatan penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian analisis teks (content analysis). Teknik noniteraktif dilakukan untuk pengumpulan data dengan cara membaca secara intensif cerita rakyat Dewi Rengganis dengan melakukan pencatatan secara aktif melalui analisis dokumen. Sementara itu teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis model interaktif yang meliputi tiga komponen penting yang selalu bergerak, yaitu reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan simpulan (conclusion drawing). Selanjutnya Keabsahan data yang digunakan adalah teknik trianggulasi data. Trianggulasi data atau sumber dilakukan dengan cara mencarik informasi tentang produk nalar masyarakt Sasak Lombok yang terdapat pada naskah cerita rakyat Dewi Rengganis berdasarkan analisis dokumen. Hasil penelitian mengungkap bahwa cerita rakyat Dewi Rengganis merupakan hasil imajinasi manusia dan produk nalar manusia khususnya masyarakat Sasak. Sebagai hasil imajinasi, cerita rakyat Dewi Rengganis ini menjadi tempat ekspresi untuk mengungkapkan banyak hal, baik yang sifatnya nyata maupun tidak nyata, dan bahkan tidak akan pernah nyata namun terwijud dalam civitas budaya masyarakat Sasak pada umumnya. Hal ini dibuktikan dengan adanya kepercayaan masyarakat Sasak tentang sebuah keajaiban berasal dari kegaiban (bersifat tidak nyata). Selain itu adanya aktivitas bermusyawarah diyakini sebagai salah satu cara menyelesaikan persoalan yang dihadapi oleh masyarakat Sasak untuk menemukan solusi dari masalah yang menimpa mereka (bersifat nyata). Kata Kunci: Cerita Rakyat, Dewi Rengganis, Antropologi Sastra