Articles
EKSISTENSI LEMBAGA KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA KORUPSI (SUATU ANALISIS NORMATIF)
Samosir, Muhammad Syahlan;
Rahman, Rahman
JURNAL YURIDIS UNAJA Vol 2 No 2 (2020): JURNAL YURIDIS UNAJA
Publisher : LPPM Universitasdiwangsa Jambi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis tugas dan fungsi Komisi Pemberantasan Korupsi dan strategi yang dilakukan dalam melakukan penanganan perkara korupsi serta kendala yang di hadapi dengan pendekatan secara yuridis Normatif. Upaya memberantas tindak pidana korupsi tidak selalu berjalan dengan mulus, berbagai macam kesulitan juga dihadapi oleh KPK untuk menjerat para pelaku korupsi. Hambatan tersebut bisa disebabkan karena adanya tekanan politis yang berasal dari campur tangan MPR maupun DPR. Karena seperti yang kita ketahui, korupsi pada dasarnya merupakan penyalahgunaan kekuasaan untuk kepentingan pribadi. Selain itu juga terdapat korupsi didalam tubuh kepolisian dan kejaksaan. Bahkan polisi dan jaksa yang semula menangani masalah kasus korupsi pada akhirnya menjadi tersangka atas kasus korupsi atas kasus yang ditanganinya. Oleh karena itu, pemerintah kemudian membentuk suatu lembaga khusus yang sekarang ini dikenal sebagai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dibentuk dengan misi utama yakni melakukan penegakkan hokum dalam hal pemberantasan tindak pidana korupsi dengan pemikiran bahwa lembaga penegak hukum lama, seperti Kepolisian dan Kejaksaan dianggap belum mampu untuk memberantas Korupsi.
Games-Based Needs Analysis of Futsal Skill Exercise for Junior High School Student
Asshagab, Muhtar;
Dlis, Firmansyah;
Widiastuti, Widiastuti
ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Vol 9 No 2 (2020)
Publisher : Department of Physical Education, Sport, Health and Recreation
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (273.351 KB)
|
DOI: 10.15294/active.v9i2.37933
Futsal is a game that is almost the same as football in general, but some basic techniques are different from football, especially for the young player. They need a fun game and it is easy to understand without written theory. This study aimed to know the needs analysis of the games-based model of futsal skill exercise for Junior High School student. The method used a descriptive qualitative method. The process of collecting data used observation, interview, and questionnaires. The result of the analysis shows that there is no standard guide and less variation of games in futsal playing. The exercise is still conventional. Students need basic techniques to play futsal through the principles of exercise using a variety of games and the correctness of good motion.
THE EFFECT OF FAMILY THERAPY TOWARD PREVENTION OF VIOLENT BEHAVIOR IN CHILD: A LITERATURE REVIEW
Herman, Herman;
Kusbaryanto, Kusbaryanto
Jurnal Keperawatan Respati Yogyakarta Vol 7, No 2 (2020): MEI 2020
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35842/jkry.v7i2.530
Family is lasting a social group based on marriage and blood relations. The family plays an important role in the inheritance of the noble values of life for future generations. A healthy family will contribute to the development of a healthy society. This aims to find out the effect of the education system of family therapy on the prevention of violence in children. This research uses relevant Literature review which is reviewed following the search from 3 databases. They are ProQuest, ScienceDirect, and Google Scholar. The search year is limited to the last 5 years from 2014-2019 to ensure the latest included research, using the keyword "therapy family AND Communication AND violent behavior AND child?. This review identifies 6 articles based on inclusion criteria. The article uses a Quasi-experimental design which is 1 article, 3 systematic reviews, and integrative review, 1 quantitative, 1 qualitative, randomized controlled trial. Of the 6 articles selected, 3 articles focus on violent behavior in children and adolescents and 3 articles focus on family communication towards children. Family therapy is the family to learn how to keep a healthy family relationship, communicate effectively with family members, and work cooperatively to solve family problems. This type of therapy is unique because the problem is seen through a wider lens and as part of a complex family system. Communication in the family becomes better when each family member can express what they don?t like and their desires to other family members and then find a solution together
PENGARUH PENGGUNAAN SARANA PENDIDIKAN DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR PADA SD INPRES PACCERAKKANG KOTA MAKASSAR
Wahid, Abdul
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 3, No 1 (2020): April
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (513.754 KB)
|
DOI: 10.31100/dikdas.v3i1.575
Masalah dalam penelitian ini adalah: 1) Bagaimanakah kondisi sarana pendidikan yang ada pada SD Inpres Paccerakkang Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar; 2) Bagaimanakah penyelenggaraan proses belajar mengajar di SD Inpres Paccerakkang Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar; 3) Bagaimanakah Efektifitas pemanfaatan sarana pendidikan dalam pelaksanaan proses belajar mengajar pada SD Inpres Paccerakkang Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar; 4) Bagaimana perkembangan hasil didik pada SD Inpres Paccerakkang Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar. Adapun tujuan penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui kondisi sarana pendidikan yang ada pada SD Inpres Paccerakkang Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar; 2) Untuk penyelenggaraan proses belajar mengajar di SD Inpres Paccerakkang Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar; 3) Untuk mengetahui efektifitas pemanfaatan sarana pendidikan yang dimiliki SD Inpres Paccerakkang Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar, dalam kegiatan proses belajar mengajar di sekolah tersebut; 4) Untuk mengetahui perkembangan hasil didik pada SD Inpres Paccerakkang Kecamatan Biringkanaya Kota Makassar. Mengajukan konsep pemecahan masalah jika diperlukan di lokasi penelitian. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan tipe penelitian korelatif deskriptif, yaitu berupaya menggambarkan hasil korelasi antara variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan: 1) Sarana pendidikan bagi murid sekolah dasar yang ada sangat besar manfaatnya bagi murid jika digunakan dalam proses belajar-mengajar. 2) Alat peraga dan alat bantu belajar lainnya masih perlu ditambah jumlahnya. 3) Walaupun jumlah dan kualitas sarana penididikan yang ada tersebut belum memadai, tetapi mampu digunakan secara efektif oleh guru-guru dalam proses belajar-mengajar di sekolah tersebut. 4) Sarana pendidikan berupa perpustakaan sekolah, belum dimanfaatkan secara maksimal.
PEMANFAATAN E-COMMERCE SEBAGAI SARANA UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN KELOMPOK UMKM DI KOTA TEGAL
Farida, Ida;
Sunandar, Sunandar;
Aryanto, Aryanto;
Hetika, Hetika;
Krisdiyawati, Krisdiyawati
DIKEMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Politeknik Negeri Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32486/jd.v4i1.399
Website melalui Social Networking Marketing adalah salah satu cara memasarkan produk UMKM. Dengan memanfaatkan e-Commerce dalam operasional bisnisnya, UMKM akan mendapatkan akses pasar yang lebih luas dan berpeluang menggaet pelanggan baru. Tolok ukur keberhasilan program dilakukan adalah dengan melihat kemampuan peserta dalam pengusaaan teknologi memasarkan produk dengan menggunakan website melalui Social Networking Marketing. UMKM atau industri yang bergerak dalam usaha Batik dan makanan di Kota Tegal termasuk banyak. Namun sentra usaha Batik Tegalan misalnya, kompetitor utamanya adalah para pengrajin batik yang ada di Kabupaten Brebes dan Kabupaten Pekalongan yang merupakan sentra batik dan sudah terkenal. Berdasarkan hasil survey dan wawancara tim dengan para pelaku UMKM ?dijumpai permasalahan yang dihadapi antara lain yaitu, dalam memasarkan masih menggunakan secara konvensional yaitu menunggu pesanan dari para pembeli sehingga penjualannya hanya bisa memenuhi kebutuhan di tingkat lokal yaitu Kota. Untuk mengatasi permasalahan mitra maka diperlukan suatu teknologi informasi dan komunikasi atau yang dikenal dengan istilah Information and Communication Technology (ICT) dan internet telah merambah berbagai bidang kehidupan tidak terkecuali bidang bisnis dan perdagangan. Salah satu penerapan ICT dan internet dalam bidang bisnis dan perdagangan adalah electronic commerce (e-commerce).
INFLUENCE OF CAMPUS FACILITIES, IMPLEMENTATION OF USR PROGRAM (UNIVERCIT SOCIAL RESPONSIBILITY), HUMAN RESOURCES DEVELOPMENT ON CAMPUS IMAGE WITH MEDIA RELATIONS AS VARIABLE INVERVENING
Kurniawan, Andri;
Suhardiyah, Martha;
Subakir, Subakir
International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR) Vol 4, No 02 (2020): IJEBAR, VOL. 04 ISSUE 02, JUNE 2020
Publisher : LPPM ITB AAS INDONESIA (d.h STIE AAS Surakarta)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29040/ijebar.v4i02.1044
Complete facilities in the educational institutions also encourage the realization of a conducive learning process, no exception for universities as a place to develop scientific knowledge. The college has a social, economic and environmental responsibility to be the mindset and culture of the organization at any business venture. The university's social responsibility as a responsibility for the activities and behaviors of the institutions is influenced and impacted by society. These responsibilities require management practices that eliminate negative impacts and support sustainable development. This research uses a sample of this study as much as 103 people consist of structural officials, and the manager of Hima Progdi the Environment University PGRI Adi Buana Surabaya. The results of this study showed that there is a partial positive influence among Varianel campus facilities, the Univercity Social Responsibility (USR), on media relation, while the HUMAN development variables are not on the media relation and image of the campus and there is a correlation between campus facilities variables, Univercity Social Responsibility (USR), human resources development, with media relation and campus image
HUBUNGAN BONE DENGAN MANDAR: DARI SETERU MENJADI SEKUTU
Bahtiar, Bahtiar
Walasuji : Jurnal Sejarah dan Budaya Vol 7, No 2 (2016)
Publisher : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36869/wjsb.v7i2.141
Kajian ini bertujuan menjelaskan hubungan antara Kerajaan Bone dengan Kerajaan Mandar (kerajaan yang tergabung dalam Pitu Babana Binanga). Metode penelitian yang digunakan adalah metode sejarah berdasarkan perspektif sejarah melalui beberapa tahapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan Kerajaan Bone dengan Kerajaan Mandar berawal dengan baik, kemudian bersitegang dalam waktu tertentu. Saat Perang Makassar berakhir yang disertai dengan Perjanjian Bungaya tahun 1667, Belanda dan Arung Palakka berjaya. Arung Palakka menjadi ketua kerajaan-kerajaan yang ada di Sulawesi Selatan dan memaksakan Mandar takluk kepada Belanda. Namun, Mandar tetap kokoh dan tidak mau tunduk kepada Belanda karena Mandar adalah sekutu Kerajaan Gowa yang tetap setia terhadap Gowa. Sikap Mandar dan Arung Palakka mengakibatkan perlawanan tidak terelakkan. Setelah Mandar mengalami kekalahan, keduanya berubah menjadi sekutu dan sepakat mengadakan perjanjian Lanrisang. Hubungan antar keduanya lebih erat lagi saat Mandar menyerahkan Arung Bakke Todani kepada Arung Palakka yang lari bersembunyi ke Mandar. Arung Bakke Todani merupakan saingan politik Arung Palakka, kemudian diadakan Perjanjian Salemo.
BUDAYA POLITIK KERAJAAN LAIWOI
Bahtiar, Bahtiar
Walasuji : Jurnal Sejarah dan Budaya Vol 8, No 2 (2017)
Publisher : Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36869/wjsb.v8i2.124
Kajian ini bertujuan untuk mengungkapkan budaya politik di Kerajaan Laiwoi di Sulawesi Tenggara.Metode yang digunakan adalah metode sejarah dengan melalui beberapa tahapan, yaitu heuristik, kritik sejarah, interpretasi, dan historiografi.Hasil kajian menunjukkan bahwa Kerajaan Laiwoi pada awal pembentukannya sarat politik karena sistem politik Belanda yang ingin mengadu domba para bangsawan yang ada di Kerajaan Konawe dan beberapa kerajaan lainnya di Sulawesi Tenggara.Dengan siasat politiknya, Belanda memanfaatkan salah seorang bangsawan bernama La Mangu untuk ditawarkan menjadi raja, maka dibentuklah Laiwoi sebagai sebuah kerajaan.Kerajaan Laiwoi ini pada awal pembentukannya hanya di atas kertas dan sebagai kerajaan pinjaman.Kerajaan ini dibentuk secara sembunyi-sembunyi antara pemerintah Belanda dan La Mangu.Beberapa kerajaan yang ada di Sulawesi Tenggara tidak mengetahui Kerajaan Laiwoi.Setelah beberapa kali berganti raja, akhirnya Kerajaan Laiwoi mulai secara terbuka menunjukkan eksistensinya dan mulai dikenal oleh beberapa kerajaan lainnya.Menariknya, Kerajaan Laiwoi menjadi cikal bakal terbentuknya daerah Tingkat II Kendari.
Hubungan Antara Sumber Daya Manusia Orangtua Dengan Kualitas Pola Asuh yang Diberikan
Munna, Zulfa Nailli;
Sulistiyowati, Indah;
Purwanti, Lilik
Jurnal Pendidikan Modern Vol 5 No 3 (2020): Edisi Mei
Publisher : STKIP Modern Ngawi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37471/jpm.v5i3.96
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan SDM orangtua terhadap tingkat pola asuh yang diberikan orangtua di TK Darmawanita Macanan 2, Kabupaten Ngawi. Populasi dalam penelitian ini adalah walimurid TK Darmawanita Macanan 2. Sampel atau sensus dalam penelitian ini berjumlah 30 walimurid. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan pendekatan kuantitatif untuk mengukur SDM orangtua dan tingkat pola asuh. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi person. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan SDM orangtua terhadap tingkat pola asuh yang diberikan, dengan kontribusi sebesar 0,448 dengan kategori cukup kuat. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa hubungan SDM orangtua terhadap kualitas pola asuh yang diberikan adalah cukup kuat.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN KINERJA KADER KESEHATAN
Rinayati, Rinayati;
Erawati, Ambar Dwi;
Wahyuning, Sri
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 10 No 3 (2020): Juli 2020
Publisher : LPPM STIKES KENDAL
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (285.793 KB)
Pada tahun 2018 AKI 75.77/ 100.000 KH, AKB 6.38/1000KH, Kejadian DBD 103 kasus, gizi buruk 23 Kasus, sedangkan sampai dengan bulan Juli 2019 di Kota Semarang terdapat 418 kejadian DBD, 8 kasus kematian ibu, 60 kasus kematian bayi, 44 kasus gizi buruk. Berdasarkan fakta tersebut kemitraan antara tenaga kesehatan dengan kader kesehatan dan peran masyarakat menjadi penting. Kinerja kader kesehatan di masyarakat memiliki essensi yang tidak bisa dilepaskan dengan pelayanan kesehatan. Pemerintah Kota Semarang telah memberikan pelatihan, sosialisasi masalah dan program program kesehatan kepada seluruh kader di wilayahnya. Akan tetapi kinerja kader selama ini yang bekerja hanya orang itu itu saja, terbatasnya pengetahuan kader dan keaktifan yang dirasakan masih kurang. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan kader kesehatan dengan kinerja kader kesehatan Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan desain crosssectional. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh kader kesehatan di wilayah Keluruhan Gondoriyo. Jumlah sampel penelitian adalah 68 responden diambil dengan Quota Sampling, Sumber data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer yang didapatkan melalui wawancara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur yang ditanyakan kepada responden. Analisis data menggunakan analisa uni variat menggunakan distribusi frekuensi dan analisa bivariate menggunakan uji Rank Spearman. Hasil tingkat pengetahuan baik (52.5%), pengetahuan kader kesehatan tidak berhubungan dengan kinerja kader (p value = 0.883 dan r = 0.089). Saran bagi pemerintah meningkatkan kinerja kader kesehatan dengan cara melakukan upaya upaya promosi kepada masyarakat tentang kesehatan beserta peran serta kader. Memberikan penghargaan kepada kader kesehatan baik berupa materi maupun non materi. Bagi kader kesehatan, meningkatkan kinerja kader kesehatan dengan bekerjasama dengan masyarakat, permangku kepentingan serta tokoh agama maupun tokoh masyarakat.