Desa Salo Palai merupakan wilayah pesisir di Kecamatan Muara Badak, Kabupaten Kutai Kartanegara, yang memiliki potensi sumber daya alam cukup besar namun belum didukung oleh literasi tata ruang yang memadai di kalangan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait perencanaan dan pengelolaan ruang melalui pendekatan pendampingan spasial secara partisipatif. Metode pelaksanaan mencakup observasi lapangan, diskusi kelompok, dan pemetaan partisipatif dengan melibatkan mahasiswa dan dosen dari Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda. Hasil dari kegiatan ini adalah tersusunnya peta wilayah desa yang dibuat secara kolaboratif menggunakan perangkat lunak ArcGIS 10.8, yang memvisualisasikan batas wilayah, zonasi ruang, dan potensi lokal. Dengan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai konsep dasar tata ruang, sekaligus keterlibatan aktif mereka dalam proses perencanaan wilayah. Selain memberikan manfaat edukatif, kegiatan ini juga membangun kemitraan antara institusi akademik dan masyarakat dalam menyusun tata ruang desa yang lebih berbasis data dan responsif terhadap kebutuhan lokal.