Articles
The Elite Deliberative Democratic Model in The Public Policy Formulation for Madrasah Diniyyah (Islamic Non Formal School) Development in East Java, Indonesia
Ismail, Ismail;
Wardi, Moh
Nadwa Vol 13, No 1 (2019): Islamic Education and Liberation
Publisher : FITK UIN Walisongo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21580/nw.2019.1.1.2331
This research intend to discuss about public policy from East Java province government to improve the quality of Islamic religious education. The results of this study were: (1) East Java Provincial Government used policy formulation model in the name "elite deliberative democratic ". A policy formulation model that combines several theories of policy formulation, there are elite, deliberative theory, and democratic theory. (2) The policy formulation was done through several stages: They are reading of the reality; preparation of the general policy of long-term development; arrangement of short-term development policy; the preparation and stipulation of Regional Regulations, and the Governor Regulation on Translation of APBD; (3). The government of East Java province has under graduate Scholarship program (S.1) for Madrasah diniyyah teachers. AbstrakPenelitian ini bermaksud membahas tentang kebijakan publik dari pemerintah provinsi Jawa Timur untuk meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam. Hasil penelitian ini adalah: (1) Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggunakan model perumusan kebijakan dengan nama "elite deliberative demokratis". Sebuah model perumusan kebijakan yang menggabungkan beberapa teori perumusan kebijakan, ada elit, teori deliberatif, dan teori demokrasi. (2) Perumusan kebijakan dilakukan melalui beberapa tahap: Mereka membaca realitas; persiapan kebijakan umum pembangunan jangka panjang; pengaturan kebijakan pembangunan jangka pendek; persiapan dan penetapan Peraturan Daerah, dan Peraturan Gubernur tentang Penerjemahan APBD; (3) Pemerintah provinsi Jawa Timur memiliki program sarjana (S.1) untuk guru Madrasah diniyyahÂ
SUPERVISI PENDIDIKAN PENGAWAS MADRASAH UNTUK MENINGKATKAN KINERJA KEPALA MADRASAH DAN PROFESIONALITAS GURU DI MTS KALITIDU
Choiri, Moh. Miftahul;
Sahri;
Basith, Abdul
Discovery Vol 4 No 01 (2019): Discovery Vol. 04 No. 01 Tahun 2019
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Hasyim Asy'ari (Unhasy)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Abstrak Kepala sekolah merupakan pemimpin yang berada di lingkungan sekolah yang memilikitugas, wewenang dan tanggungjawab dalam mengelola dan membimbing. Selain itujuga kepala sekolah memiliki kedudukan dalam proses pengembangan kinerja guruyang paling efektif karena kepala sekolah lebih faham kebutuhan yang ada dilapangan.Oleh karena itu, kepala sekolah harus memiliki dan menghasilkan guru yang profesionaldalam proses belajar mengajar. Guru tidak akan profesional ketika tidak adanya upayadalam pengembangan kompetensi. salah satunya yang mampu mewujudkan hal tersebutharus adanya supervisi dari pengawas madrasah. Supervisi pendidikan bisa meliputibimbingan, pengarahan, observasi, motivasi dan evaluasi untuk kepala madrasah danguru agar tercipta lingkungan yang relatif menyenangkan. Tujuan dari penelitian iniuntuk memperoleh data tentang pelaksanaan supervisi pendidikan yang dilakukan olehpengeawas madrsah dalam meningkatkan kinerja kepala madrasah dan profesionalitasguru di MTs Kalitidu. Pelaksanaan supervisi pendidikan dalam rangka meningkatkatkankinerja kepala sekolah dan profesionalitas guru dilakukan melalui observasi kelas,pertemuan individu, diskusi kelompok.Kata kunci : Supervisi Pendidikan, kinerja kepala sekolah, profesionalitas guru
Rekonstruksi Hukum Pembangunan Dalam Kebijakan Pengaturan Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam
Nugroho, Wahyu;
Surono, Agus
Jurnal Hukum Lingkungan Indonesia Vol 4, No 2 (2018): Februari
Publisher : Indonesian Center for Environmental Law
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (264.524 KB)
|
DOI: 10.38011/jhli.v4i2.62
Fungsi hukum dalam pembangunan nasional sebagai sarana pembaruan masyarakat secara singkat dikemukakan pokok-pokok pikiran sebagai berikut: pertama, bahwa hukum merupakan sarana pembaruan masyarakat didasarkan atas anggapan bahwa adanya keteraturan atau ketertiban dalam usaha pembangunan atau pembaruan itu merupakan sesuatu yang diinginkan atau bahkan dipandang (mutlak) perlu; kedua, bahwa hukum dalam arti kaidah atau peraturan hukum memang bisa berfungsi sebagai sarana pembangunan dalam arti penyalur arah kegiatan manusia ke arah yang dikehendaki oleh pembangunan atau pembaruan. Proses pembentukan perundang-undangan di bidang lingkungan hidup dan sumber daya alam, diperlukan grand design hukum sebagai sarana pembaharuan masyarakat, yang bertitik tolak kepada perubahan-perubahan sosial. Rekonstruksi hukum pembangunan dalam pembentukan hukum pasca reformasi, diarahkan pada daya dukung masyarakat, kesejahteraan sosial, dan lingkungan hidup. Selain itu, proses pembentukan hukum harus menggunakan pendekatan yang holistik dan interdisipliner
GAOK'S ORAL TRADITION DOCUMENT MANAGEMENT AS A MANIFESTATION OF CULTURAL PRESERVATION IN THE LIBRARY
Septa, Septa;
Heriyanto, Heriyanto
Record and Library Journal Vol 6, No 1 (2020)
Publisher : D3 Perpustakaan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20473/rlj.V6-I1.2020.89-98
Background of the study: This research identifies ways of the document management of local oral traditions in Majalengka.Purpose: It aims to uncover how the library has managed the local oral document which intended to preserve the Gaok local content.Method: A qualitative method was implemented by using semi-structured interviews as a data collection technique. The collected data were then analyzed by using Thematic Analysis, which generates three themes related to the research questions. The themes are Motivation, Document Management, and Dissemination Planning. Findings: Motivation describes the background of the initiative by managing the Gaok Oral Documents. While the second theme, Document Management, portrays the effort taken by the library in managing the documents, that include retrieving information about Gaok, writing its resume, and disseminate the information. Finally, the third theme, Dissemination Plan, describing the library strategic plans on disseminating and implementing their strategy of the Gaok Documents locally and nationally. The library believes that by managing the Gaok Oral Documents effectively, this local tradition will keep alive and known and hopefully preserved by the future generations.Conclusion: This study reflects how a library plays an important role in managing and preserving local culture.
Developing Information Technology in OpenCourseWare: From Movements to Opportunities in Asia
Saripudin, Saripudin;
Djohar, As'Ari;
Rohendi, Dedi;
Abdullah, Ade Gafar
Indonesian Journal of Science and Technology Vol 5, No 3 (2020): IJOST: VOLUME 5, ISSUE 3, 2020
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17509/ijost.v5i3.24886
This paper aims to summarize and analyze the Developing Information Technology in Open CourseWare (OCW) movements and new opportunities in Asia in the context of supporting the education process in higher education that is in accordance with the recent demands for graduate competency supported by IT innovation. The review method is carried out in 3 stages: searching and downloading articles, filtering and sorting, and final screening. The results of this review show that the OCW movement in Asia is growing rapidly, among others, due to IT innovation, stakeholder commitment, public awareness, and the need for quality teaching materials. In the era of web 5.0 technology, lecturers must have the competencies to develop electronic activities through the Web that make students truly active so that online learning actually takes place rather than the electronic reading process. The impact of IT innovation has brought drastic changes in the field of education in the learning process has become an effective driving tool for improving learning outcomes and achieving educational goals, one of the most recent innovations is OCW. OCW movement in Asia has progressed rapidly and significantly, although they experience transformations in accordance with technological developments and needs in the field.
ANALISIS GAYA KEPEMIMPINAN, KOMITMEN ORGANISASIONAL, BUDAYA ORGANISASI, DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN
Prasetiyo, Endiet Jaloe;
Ratnasari, Sri Langgeng;
Hakim, Lukmanul
JURNAL DIMENSI Vol 9, No 2 (2020): JURNAL DIMENSI (JULI 2020)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33373/dms.v9i2.2531
Menurunnya kepuasan kerja karyawan PT. Bintan Bersatu Apparel Batam yang diindikasikan dengan meningkatnya persentase ketidakkehadiran karyawan, turnover karyawan dan beberapa indikasi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, komitmen organisasional, budaya organisasi, dan lingkungan kerja terhadap kepuasan kerja karyawan PT. Bintan Bersatu Apparel Batam secara parsial dan simultan. Penelitian ini menggunakan data kuantitatif yang berasal dari sumber-sumber primer yang telah dikumpulkan melalui kuisioner. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Simple Random Sampling. Metode analisis data yang digunakan adalah instrumen pengujian yang dilakukan melalui pengujian validitas dan reliabilitas, sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah metode analisis deskriptif dan analisis kuantitatif menggunakan teknik analisis regresi Linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabel komitmen organisasional berpengaruh tidak signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Variabel budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Variabel lingkugan kerja berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Variabel gaya kepemimpinan berpengaruh tidak signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan. Hasil pengujian secara simultan variabel komitmen organisasional, budaya organisasi, lingkungan kerja dan gaya kepemimpinan berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PT. Bintan Bersatu Apparel.
PERANCANGAN DAN IMPELEMENTASI SISTEM PENGUKURAN KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP SARANA PRASARANA KAMPUS UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO BERBASIS WEB
Rokhman, Nur;
Yanuarsari, Dzuha Hening
Jurnal Informatika Upgris Vol 6, No 1: JUNI (2020)
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/jiu.v6i1.5039
Universitas Dian Nuswantoro Semarang merupakan universitas yang mempunyai akreditasi A sejak tahun 2017. Hal ini menjadi tantangan sendiri sebagai upaya untuk mempertahan serta manjaga kualitas yang sudah diraih. Salah satu yang menjadi faktor penting adalah pengawasan terhadap sarana dan prasarana yang sudah tersedia agar tetap memberikan pelayanan terbaik bagi mahasiswanya. Salah satu usaha yang akan dapat dilaksanakan adalah pengukuran tingkat kepuasan mahasiswa terhadap sarana prasarana di Universitas Dian Nuswantoro Semarang. Tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana merancang dan mengimplementasikan sebuah sistem berbasis web yang dapat mempermudah proses pengukuran tingkat kepuasan tersebut dimana dapat mengolah hasil survey secara otomatis dan realtime yang dalam bentuk grafik sehingga akan langsung dapat diketahui sarana prasarana mana yang mempunyai tingkat kepuasan terendah yang perlu diperbaiki di masa yang akan datang. Hasil dari penelitian ini adalah menghasilkan aplikasi versi awal yang dapat menjadi input survey mahasiswa dan hasilnya surveynya akan disajikan dalam bentuk grafik yang akan menjadi masukan bagi Universitas Dian Nuswantoro Semarang untuk menjaga kualitas di masa yang akan datang
PENGARUH KOMBINASI METODE LATIHAN DRILL DAN VISUAL-IMAGERY TERHADAP KETERAMPILAN SHOOTING BOLABASKET
Aulia, Sisca;
Supriatna, Supriatna;
Sulistyorini, Sulistyorini
Journal of Sport Coaching and Physical Education Vol 4 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (794.339 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi metode latihan drill dan visual-imagery terhadap keterampilan shooting bolabasket. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian pra-eksperimental dengan metode the one group pretest-posttest design. Subjek penelitian ini adalah peserta ekstrakurikuler bolabasket putra SMP Negeri 1 Karangploso yang berjumlah 21 siswa. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji t metode paired sample t test. hasil analisis data yang diperoleh kombinasi metode latihan drill dan visual-imagery merupakan metode yang efektif untuk meningkatkan keterampilan shooting bola basket. visual-imagery merupakan latihan mental yang sesuai untuk meningkatkan keterampilan gerak, mental atau tingkat konsentrasi siswa Berdasarkan hasil analisis diperoleh sig. (2-tailed) = 0,000. Artinya Sig. (2-tailed) < 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan kombinasi metode latihan drill dan visual-imagery terhadap keterampilan shooting peserta ekstrakurikuler bolabasket SMP Negeri 1 Karangploso
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOORDINASI GERAK MELALUI MODEL KOOPERATIF
Mardiani, Mardiani
JURNAL SINEKTIK Vol 3, No 1 (2020): JURNAL SINEKTIK:JUNI-2020
Publisher : Elementary School Teacher and Education (PGSD), Faculty of Teacher Training and Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33061/js.v3i1.3771
This study aims to improve learning outcomes motion coordination through the cooperative model of students of class III Elementary School No. 18 / IX Muaro 2018/2019 academic year the research method is classroom action research, consists of two cycles each cycle carried out 3 times a meeting, each cycle consisting of planning, action, observation and reflection, The research subjects were 26 students in class III, 13 male and 13 female students, data collection techniques are observation, and formative tests, data analysis is comparing the average score, the successful evaluation is KKM of 68 individuals and 80% classical, The results showed that the pre-cycle completeness of three students or by 12% increased to 14 students or by 54% in the first cycle and increased again to 22 or by 85% in the second cycle, Observation of teacher activity by 68% in the category of "Good" increased to 83% in the category of "Very Good" Observation of student activity by 60% in the category of "Good" increased to 83% in the category of "Very good" therefore, it can be concluded that the cooperative model improves learning outcomes for the coordination of class III motion elementary school number 18 / IX Muaro Jambi in 2018/2019 academic year.
SOFTWARE QUALITY ASSURANCE PADA PERUSAHAAN PENGEMBANG PERANGKAT LUNAK SKALA KECIL DAN MENENGAH
Hariyanto;
Teduh Dirgahayu;
Hanson Prihantoro P
Jurnal Riset Teknologi dan Inovasi Pendidikan (JARTIKA) Vol 3 No 2 (2020): Juli
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengembangan Rekarta Mataram
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (690.835 KB)
|
DOI: 10.36765/jartika.v3i2.265
Abstrak: Semakin banyaknya perusahaan perangkat lunak yang tumbuh di Indonesia maka harus selaras oleh kualitas hasil produk yang dihasilkan (software quality). Perusahaan pengembang yang hanya berorientasi pada hasil akhir dan kecepatan pekerjaan terkadang tidak memperhatikan pengujian sebuah perangkat lunak. Penelitian ini dilakukan untuk melihat proses penerapan SQA (Software Quality Assurance) pada perusahaan pengembang perangkat lunak skala kecil dan menengah. Penelitian dilakukan pada beberapa perusahaan berbeda baik dari skala dan lokasi perusahaan secara geografis. Tujuannya adalah melihat penerapan SQA dari perspektif skala perusahaan yang berbeda. Penelitian ini menggunakan metodologi CMMI (Capability Maturity Model Integration) untuk menggambarkan kondisi pada perusahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif yang meliputi wawancara dengan pihak yang berkepentingan dan studi dokumen terkait SQA. Model pertanyaan wawancara mengambil 5 proses area pada CMMI yang dipilih berdasarkan product roadmap CMMI. Kelima proses area tersebut terdiri dari requirement management, measurement and analysis, project monitoring and control, project planning dan process and product quality assurance. Hasil dari penelitian ini terbukti menunjukkan bahwa perusahaan skala kecil dan menengah yang ada telah melakukan SQA dan mempunyai standar tertentu untuk metode pengembangan perangkat lunak. Namun kapasitas sumber daya yang ada masih berpengaruh dengan kualitas hasil akhir dari sebuah perangkat lunak yang dihasilkan. Abstract: Increasing number growing software companies in Indonesia it must be aligned by the quality of the resulting product (software quality). Development companies that are only oriented to the final result and speed of work sometimes do not pay attention to testing a software. This research was conducted to see the process of implementing SQA (Software Quality Assurance) in small and medium scale software development companies. The research was conducted on several different companies both from the scale and geographical location of the company. The aim is to look at the application of SQA from the perspective of different company scales. This study uses the CMMI (Capability Maturity Model Integration) methodology to describe the conditions of the company. The method used in this research is qualitative which includes interviews with interested parties and study of documents related to SQA. The interview question model takes 5 process areas in the chosen CMMI based on the CMMI product roadmap. The five process areas consist of requirements management, measurement and analysis, project monitoring and control, project planning and process and product quality assurance. The results of this study show that the existing small and medium scale companies have carried out SQA and have certain standards for software development methods. But the capacity of existing resources still influences the quality of the final results of the software produced.