Articles
HUBUNGAN SELF CARE DENGAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUD SINJAI
Hardianti Arifin;
Afrida, Afrida;
Ernawati, Ernawati
Diagnosis Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 15 No. 4 (2020): Diagnosis: Jurnal Ilmiah Kesehatan
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Diabetes melitus atau kencing manis merupakan penyakit yang disebabkan oleh adanya gangguan metabolisme karbohidrat. Angka kunjungan penderita diabetes melitus di RSUD Sinjai pada tahun 2017 mengalami peningkatan yaitu sebesar 196 kunjungan. Pasien diabetes melitus kerap merasa sudah sembuh setelah menjalani perawatan sehingga mengabaikan pemeriksaan kadar gula darah, mengkomsumsi obat, melanggar diet dan tidak berolahraga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan self care dengan kualitas hidup pada pasien diabetes melitus tipe 2. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional yang dilakukan terhadap 34 responden dengan menggunakan tehnik accidential sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner The Summary Of Diabetes Self-Care Activity (SDSCA) dan kuesioner World Health Organization Quality Of Life (WHOQOL). Hasil penelitian ini menggunakan uji Chi-square, diperoleh nilai ρ=0,005. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara self care dengan kualitas hidup pada pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUD Sinjai. Diharapkan pasien diabetes melitus dapat meningkatkan aktivitas self care sehingga dapat menjalankan kehidupan secara normal
ANALISIS FAKTOR TEKNIS DAN SOSIAL EKONOMI DALAM KEBERHASILAN BUDIDAYA UDANG VANAME DI BERBAGAI WILAYAH INDONESIA
poltak, hendra;
Ernawati, Ernawati;
Puspitasari, Asthervina Widyastami;
Abadi, Agung Setia;
Yani, Ahmad
MARLIN Vol 6, No 2 (2025): Agustus 2025
Publisher : Politeknik Kelautan dan Perikanan Pangandaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15578/marlin.V6.I2.2025.73-86
Udang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan salah satu komoditas unggulan di sektor perikanan budidaya Indonesia dengan potensi ekonomi yang besar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor teknis dan sosial ekonomi yang memengaruhi keberhasilan budidaya udang vaname di berbagai wilayah Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan multisitus, dimana data dikumpulkan dari 12 lokasi budidaya di Indonesia melalui laporan resmi produksi, Feed Conversion Ratio (FCR), dan tingkat kelangsungan hidup (Survival Rate/SR). Selain itu, aspek sosial ekonomi seperti pelatihan teknis, akses modal, dan dukungan kelembagaan juga dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi signifikan antar lokasi dalam produksi, efisiensi pakan, dan tingkat kelangsungan hidup, yang dipengaruhi oleh praktik manajemen usaha serta faktor sosial ekonomi. Efisiensi pakan dan pengelolaan kualitas air terbukti sebagai faktor teknis utama yang mendukung keberhasilan budidaya, sementara pelatihan dan dukungan kelembagaan menjadi faktor sosial ekonomi yang memperkuat produktivitas dan keberlanjutan usaha. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi faktor teknis dan sosial ekonomi serta pendekatan manajemen yang adaptif untuk mendukung keberhasilan budidaya udang vaname di Indonesia.
User Perception for Open Living Room at The House in Post-Pandemic Covid-19
Fitriani, Dara;
Hatta, Asta Juliarman;
Ernawati, Ernawati;
Syafriyani, Syafriyani
Sinektika: Jurnal Arsitektur Vol 21, No 1: January 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23917/sinektika.v21i1.2897
Ruang tamu terbuka merupakan konsep ruang tamu baru yang muncul akibat pandemi Covid-19. Teras yang awalnya hanya berfungsi sebagai area peralihan antara bagian luar dan dalam rumah, kini berubah fungsinya menjadi area yang digunakan untuk menerima tamu. Yaitu upaya masyarakat meminimalisir penyebaran Covid-19 dengan membatasi akses tamu yang masuk ke dalam rumah. Meski pada tahun 2023 pandemi telah dinyatakan berakhir oleh WHO, namun tren ruang tamu terbuka terus berlanjut karena berbagai alasan. Setiap orang mempunyai pertimbangan dan kecenderungan yang berbeda-beda yang dipengaruhi oleh pengalaman pribadi dalam menentukan posisi ruang tamu dalam sebuah hunian. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap faktor-faktor persepsi pengguna terhadap posisi ruang tamu pada rumah tinggal. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan grounded theory yang diperoleh melalui hasil kuesioner offline dan online yang disebarkan dengan menggunakan non-random sampling. Penelitian ini mengungkap persepsi seseorang dalam membentuk dan menciptakan ruang tamu terbuka. Temuan penelitian menunjukkan enam dimensi (variabel laten) yang mempengaruhi persepsi seseorang terhadap posisi ruang tamu: dimensi privasi, visual, kenyamanan, iklim, tradisi/budaya, dan ruang. Rumah hunian dengan posisi ruang tamu di dalam dan di luar (terbuka) cenderung dipilih karena dapat menghemat penggunaan listrik dan AC serta memiliki udara yang lebih segar.
Soal Matematika Berkonteks Budaya Daerah yang Diajukan Mahasiswa Calon Guru Sekolah Dasar
Saleh, Sitti Fithriani;
Ernawati, Ernawati;
Mardawati, Mardawati;
Anugrah, Wanda Rezki
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Vol 1 No 3 (2022): JUNI
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Bakat Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/judikdas.v1i3.420
The purpose of this study was to conduct initial identification of mathematical problems in the context of local culture proposed by students. A total of 17 prospective elementary school teacher from a private university in Makassar were the subjects of this study. Students were asked to pose mathematical problems about the Greatest Common Factor (GCF) of two natural numbers and include the local cultural context. The results showed that of the 17 mathematical problems, 15 problems classified as solvable and two problems classified as unsolvable. Mathematical problems could not be solved because there was less information in the problems or there was conflicting information. The local cultural context used in the mathematical problems was dominated by the Bugis-Makassar ethnic group. Of the 17 mathematical problems posed, 16 problems were classified as real problems and one problem was classified as a pseudo problem. The problem was classified as pseudo problem because it contained contexts that were not relevant to the actual situation.
Mother's Knowledge Before and After Menopause Counseling
Ernawati, Ernawati;
Sumarmi, Sumarmi;
Nuryana, Riska;
Kartini, Anita;
Halim, Nuraeni Safitri
Omni Health Journal Vol. 2 No. 3 (2025): July
Publisher : Bantayang Omni Cendekia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.65277/ohj.v2i3.116
Background: The menopausal transition, which includes the premenopausal phase and the cessation of menstruation, often leads to anxiety and unpreparedness among women due to hormonal changes. These changes result in various physical and psychological symptoms. Enhancing knowledge about menopause is essential for better coping and adaptation. Objective: To assess the level of maternal knowledge regarding menopause before and after a counseling intervention in Salajo Village, South Bontonompo District, Gowa Regency. Methods: This study employed a descriptive quantitative design using a one-group pretest-posttest approach. A total of 46 menopausal mothers participated through total sampling. Data were collected using a validated questionnaire and analyzed using descriptive statistics with SPSS version 25. Results: Before counseling, 39 out of 46 participants (84.8%) had good knowledge about menopause, while 7 participants (15.2%) had limited knowledge. After counseling, the number of respondents with good knowledge increased to 45 (97.8%), with only one participant (2.2%) remaining in the limited category. Conclusion: Counseling significantly improved maternal knowledge about menopause. The intervention proved effective in enhancing awareness of menopausal symptoms and phases. This underscores the importance of structured health education programs to empower women in managing the menopausal transition.
Literatur Review : Pengaruh Kekerasan Komunikasi Verbal (Verbal Abuse) Terhadap Pembentukan Karakter Anak Usia 3-6 Tahun
awahab, gustiayu;
Ernawati, Ernawati;
Mahmuddin, Husni
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 3 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v3i3.682
Abstrak Kekerasan verbal / verbal abuse diartikan sebagai kekerasan yang berupa membentak, menolak anak, menghina, mempermalukan anak, memaki dan menakuti dengan menggunakan kata-kata yang tidak pantas. Usia dini (0-6 tahun) sering dinamakan masa golden age atau usia keemasan dimana struktur otak mirip dengan spon dengan daya serap tinggi terhadap informasi. Tujuan penelitain ini untuk mengetahui pengaruh kekerasan komunikasi verbal terhadap pembentukan karakter anak usia 3-6 tahun. Artikel dikumpul melalui Google scholar dan Pubmed dengan menggunakan kata kunci : Anak prasekolah, Kekerasan, Komunikasi Verbal, Pembentukan Karakter. Kriteria artikel yang digunakan yakni artikel yang dipublikasikan dari tahun 2016-2020. Penelitian ini menggunakan Study Literature Review. Hasil penelitian dari literature yang di review sebanyak 6 artikel, semua artikel tersebut menyatakan bahwa adanya pengaruh secara signifikan antara kekerasan komunikasi verbal terhadap pembentukan karakter anak usia 3-6 tahun. Kekerasan verbal dapat mempengaruhi tipe kepribadian dimana anak akan merasa tidak ada harga diri dan dapat menjadi lebih agresif di kemudian hari. Komunikasi atau kata – kata yang diucapkan oleh orang tua ataupun orang terdekatnya dapat mempengaruhi psikis anak. KATA KUNCI : Anak prasekolah; Kekerasan; Komunikasi Verbal; Pembentukan Karakter
Hubungan Antara Body Image Dengan Self Esteemibu Pasca Melahirkan Di Wilayah Kerja Puskesmas Bontomarannu
Wahyuni, Sri;
Ernawati, Ernawati;
Irnawati, Irnawati
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 5 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v3i5.975
Kehamilan dan proses melahirkan adalah salah satu periode yang menyebabkan terjadinya perubahan kondisi dalam segi fisik bagi seorang wanita dan sangat membutuhkan penyesuaian. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah ada hubungan antara body image dengan self esteem ibu pasca melahirkan di wilayah kerja puskesmas bontomarannu. Penelitian ini menggunakan rancangan kuantitatif. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang berupa pertanyaan tentang body image dan self esteem yang dianalisis dengan chi square (p<0,05). Sampel pada penelitian ini berjumlah 54 responden dengan data ibu pasca melahirkan di wilayah kerja puskesmas bontomarannu dengan metode non probability sampling menggunakan teknik purposive sampling. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan antara body image dengan self esteem ibu pasca melahirkan (p = 0,00). Diharapkan Ibu pasca melahirkan harus tetap memperhatikan aktifitas, olahraga dan pola makan serta dukungan dari keluarga sangat penting agar dapat mengimbangi diri serta body image dan self esteem dapat terjaga. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa adanya Hubungan antara Body Image dengan Self Esteem Ibu Pasca Melahirkan di wilayah kerja Puskesmas Bontomarannu
Transformasi Pelayanan Antenatal Care Selama Pandemi Covid-19
Puspa Ningrum, Fauziah;
Ernawati, Ernawati;
Mutmainnah, Mutmainnah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 6 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v3i6.989
ANC merupakan suatu kegiatan memeriksakan keadaan ibu dan janin teratur selama kehamilan berlangsung dan sekaligus mendeteksi jika adanya penyimpangan. Selama pandemi COVID-19 ini, layanan maternal sangat penting untuk diperhatikan dengan baik agar morbiditas dan mortalitas ibu tidak lagi meningkat. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pelayanan antenatal care selama pandemi COVID-19 di Puskesmas Pampang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan jumlah partisipan sebanyak 3 partisipan. Pengumpulan data menggunakan intrumen pedoman wawancara. Tema yang teridentifikasi dari hasil wawancara adalah sebanyak 3 (tiga) tema utama tentang transformasi pelayanan antenatal care selama pandemi COVID-19 di Puskesmas Pampang. Tema tersebut adalah pelayanan ANC selama pandemi COVID-19, pembatasan antara petugas dan ibu hamil dan ketercapaian sasaran pelayanan KIA. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah pelayanan ANC selama pandemi COVID-19 tetap sesuai dengan prosedur yang ditetapkan, adanya pembatasan antara petugas dan ibu hamil, ketercapaian sasaran pelayanan KIA yang sudah cukup baik.
Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Tingkat Kecemasan Selama Kehamilan Pada Masa Pandemi Covid-19
octaviani, shafira dwi;
Ernawati, Ernawati;
Hasnita, Hasnita
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 6 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v3i6.990
Kehamilan secara alami menyebabkan sistem kekebalan tubuh menurun, hal ini membuat ibu hamil lebih rentan terkena infeksi, termasuk infeksi COVID-19. Pandemi COVID-19 saat ini membuat rasa takut dan stress ibu hamil pun semakin meningkat. Kecemasan yang dirasakan ibu hamil dikarenakan takut tertular apabila pergi ke fasilitas kesehatan dan takut apabila tidak melakukan kunjungan ANC juga akan membahayakan dirinya dan janin yang dikandungnya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang COVID-19 dengan tingkat kecemasan selama kehamilan pada masa pandemi COVID-19 di Rumah Sakit Ibu dan Anak Masyita. Penelitian ini menggunakan metode penelitian survei analitik dengan rancangan penelitian cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 40 ibu hamil. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisa menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden yang memiliki pengetahuan cukup berjumlah 36 responden, dimana terdapat 83,3% yang mengalami cemas ringan dan 16,7% yang mengalami cemas sedang. Sedangkan responden yang memiliki pengetahuan kurang berjumlah 4 responden, dimana terdapat 0,0% yang mengalami anemia ringan dan 100,0% yang mengalami anemia sedang. Hasil uji statistik dengan Chi-square diperoleh nilai ρ=0,002. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan tingkat pengetahuan ibu hamil tentang COVID-19 dengan tingkat kecemasan selama kehamilan pada masa pandemi COVID-19 di Rumah Sakit Ibu dan Anak Masyita.
Hubungan Antara Body Image Dengan Self Esteem Pada Ibu Postpartum
Anwar, Nur Syavilla;
Ernawati, Ernawati;
Ratna, Ratna
Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan Vol 3 No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan (JIMPK)
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35892/jimpk.v3i2.1261
Kehamilan, persalinan dan nifas merupakan proses fisiologis yang dialami oleh seorang wanita, dalam proses ini akan terjadi perubahan fisiologis dan psikologis pada ibu, perubahan fisik yang terjadi adalah perubahan bentuk tubuh pada saat hamil dan setelah melahirkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat apakah ada Hubungan antara Body image dengan Self esteem ibu Post partum di RSUD Labunag Baji Makassar. Penelitian ini menggunakan rancangan kuantitatif. Instrument yang digunakan adalah kuesioner yang berupa pertanyaan tentang Body Image dan Self esteem yang dianalisis dengan uji korelasi pearson (p<0,05). Sampel pada penelitian ini berjumlah 63 responden dengan data ibu post partum di RSUD Labuang Baji Makassar dengan metode non probability sampling menggunakan teknik purposive sampling. Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya Hubungan antara Body Image dengan Self esteem ibu post partum (p=0,002). Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa adanya Hubungan antara Body Image dengan Self estem Ibu Post Partum di RSUD Labuang Baji Makassar. Sehingga disarankan untuk ibu post partum harus tetap memperhatikan aktifitas, rutin berolahraga dan menjaga pola makan dengan baik serta adanya dukungan keluarga yang sangat penting agar dapat mengimbangi diri serta Body Image dan Self esteem pun dapat terjaga.