Articles
Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair (Poc) Dari Limbah Rumah Tangga
Handayani, Luluk;
A'yun, Qurrota;
Sujiwo, Dimas Anditha Cahyo
ABDIMASTEK Vol. 2 No. 1 (2023): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Limbah organik merupakan penyumbang terbesar di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Sampah organik yang dihasilkan oleh kehidupan rumah tangga berasal dari sampah dapur sisa kegiatan memasak; jika dibuang, limbah dapur ini dapat menimbulkan bau tidak sedap serta tumbuhnya mikroorganisme penyebab penyakit. Salah satu upaya dalam pengelolaan sampah adalah mengolah kembali sampah agar dapat dimanfaatkan kembali. Limbah organik dapat dimanfaatkan menjadi pupuk organik cair (POC). Aplikasi pupuk organik cair pada tanaman berkontribusi terhadap peningkatan nitrogen dalam tanah. Karena unsur-unsur dalam pupuk cair sudah terurai, tanaman lebih mudah menyerapnya. Sasaran dari kegiatan pembuatan pupuk organik cair (POC) adalah Mother School Sumbersari (MOSS) yang merupakan kumpulan ibu-ibu dibawah naungan Kantor Urusan Agama (KUA) kecamatan Sumbersari Kabupaten Jember. MOSS beranggotakan 30 orang ibu-ibu produktif. Mother School Sumbersari (MOSS) ini dipilih menjadi mitra dalam kegiatan PKM ini dengan harapan memiliki tambahan keterampilan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga dan miminimalisir penumpukan limbah rumah tangga. Berdasarkaana hasil pelatihan menunjukkan peserta pelatihan secara aktif mengajukan pertanyaan terkait proses pembuatan Pupuk Organik Cair (POC). Peserta pelatihan semakin terlihat antusias ketika mereka mengetahui keuntungan tambahan yang akan mereka peroleh dari pengolahan limbah rumah tangga. Peserta Pelatihan merasa hal ini dapat menghemat pengeluaran rumah tangga dan mengurangi pencemaran udara.
Pelatihan Pembuatan Biogas Dari Kotoran Sapi
Handayani, Luluk;
A'yun, Qurrota
ABDIMASTEK Vol. 3 No. 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/abdimastek.v3i1.1804
Tumpukan kotoran segar dari sapi ternak yang bertambah setiap harinya menimbulkan pencemaran lingkungan karena aromanya yang menyengat, sehingga memicu keluhan warga di sekitar peternakan sapi. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka pada kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini akan dilakukan upaya mengurangi tumpukan kotoran sapi dengan memanfaatkannya sebagai bahan baku biogas. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pelatihan tentang pembuatan biogas dari kotoran sapi. Melalui kegiatan PKM ini diharapkan pencemaran lingkungan akibat kotoran sapi semakin berkurang dan meminimalisir pengeluaran dalam pembelian bahan gas LPG yang harganya terbilang mahal. Pada kegiatan PKM ini akan dilakukan pembuatan digester sebagai tempat produksi biogas dari kotoran sapi. Sasaran dari kegiatan pembuatan biogas adalah Majlis Taklim Taman Madani di bawah naungan KUA Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember yang beranggotan 30 orang. Peserta pelatihan belum mengetahui dan menyadari jika kotoran sapi dapat diolah menjadi biogas. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta mengikuti dengan aktif seluruh kegiatan pelatihan dan semakin antusias ketika mengetahui keuntungan penggunaan biogas, yaitu salah satunya dapat mengurangi ketergantungan pada penggunaan LPG sehingga dapat menghemat pengeluaran rumah tangga. Disamping itu, pembuatan biogas juga dapat mengurangi pencemaran udara.
Pelatihan Pembuatan Bucket Snack Untuk Meningkatkan Ekonomi Kreatif
A'yun, Qurrota;
Handayani, Luluk;
Anditha Cahyo Sujiwo, Dimas
ABDIMASTEK Vol. 3 No. 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/abdimastek.v3i1.1823
Ekonomi kreatif merupakan proses ekonomi yang termasuk kegiatan produksi dan distribusi barang serta jasa di dalamnya yang membutuhkan gagasan dan ide kreatif serta kemampuan intelektual dalam membangunnya. Produk kerajinan dengan keterampilan tangan khususnya bucket snack juga termasuk dalam industri kreatif yang menjadi unggulan pengembangan ekonomi kreatif oleh Departemen Perdagangan RI. Dengan begitu, pengembangan industri bucket snack juga merupakan sektor kewirausahaan yang sngat menarik diangkat karena dapat memberikan konstribusi pada sektor ekonomi dan sosial terkhusus pula bag kegiatan yang dilakukan di tengah-tengah masyarakat sehingga mampu untuk mencitakan komunitas dan peluang terbukanya lapangan pekerjaan baru sehingga dapat meningkatkan kesejateraan masyarakat. Sasaran dari kegiatan pembuatan bucket snack adalah ibu-ibu PKK Perumahan Griya Perata Kampus (GPK) Jember. Ibu-ibu PKK terdiri dari 15-20 orang ibu-ibu produktif. Oleh karena itu ibu-ibu PKK Perumahan GPK dipilih menjadi mitra dalam kegiatan PKM ini dengan tujuan untuk memperkenalkan ide usaha serta mengasah keterampilan ibu-ibu PKK perumhan GPK sehingga mampu menciptakan peluang terbukanya lapangan pekerjaan baru sehingga dapan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Berdasarkan Kegiatan pelatihan pembuatan bucket snack dapat disimpulkan yaitu menambah pengetahuan masyarakat sehingga diharapkan dapat menjadi peluang bisnis. Dengan begitu, dapat dapat membuka lapangan pekerjaan bagi Masyarakat sekitar
PENGARUH KOMPETENSI DAN KOMPENSASI TERHADAP KINERJA DENGAN DISIPLIN PEGAWAI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING PADA KANTOR DIREKTORAT JENDERAL KESEHATAN MASYARAKAT KEMENTERIAN KESEHATAN
Ahmadi;
Sitorus, Guston;
Siagian, Arifin
Jurnal Satya Mandiri Manajemen dan Bisnis Vol 9 No 1 (2023): Volume 9 Nomor 1 Tahun 2023
Publisher : Pasca Sarjana Universitas Satya Negara Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54964/satyamandiri.v9i1.368
Performance is an important key to the success of an organization, agency or company. Maximum and optimal performance will deliver the entity to the goals set. Organizational performance is highly dependent on individual performance which is influenced by many aspects. The Directorate General of Public Health is the main unit in the Ministry of Health which is responsible for efforts to promote health and community empowerment, nutrition and maternal and child health, health for productive age and the elderly and mental health as well as public health governance. With this main function, the Directorate General of Public Health is the spearhead of health services organized by the state. The Directorate General of Public Health is also inseparable from performance measurement. This study aims to determine the effect of employee competence, compensation and discipline on performance with employee discipline as an intermediary variable. The method used is a quantitative method through a cross sectional approach. The study used a total sampling of 85 respondents and data processing used path analysis and regression analysis. The results of the study show that competence has an effect on employee discipline, compensation has no effect on employee discipline, competence has no significant effect on employee performance, compensation has no effect on employee performance, employee discipline has an effect on employee performance, employee discipline has no significant mediating effect of competence on employee performance, but significantly mediates the effect of compensation on employee performance.
Penerapan Model Problem Based Learning (PBL) untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Siswa Kelas IV UPTD SD Negeri 39 Parepare
Musfirah, Musfirah;
Lukman, Lukman;
Mardiani
Issues in Mathematics Education (IMED) Vol. 9 No. 1 (2025): Volume 9 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Program of Mathematics Education Department of Mathematics Faculty of Mathematics and Natural Sciences (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35580/imed.v9i1.3534
Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang bertujuan meningkatkan proses belajar dan pemahaman konsep matematika siswa kelas IV UPTD SD Negeri 39 Parepare. Tindakan dilakukan dalam 3 siklus yang terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah guru dan siswa kelas IV UPTD SD Negeri 39 Parepare yang berjumlah 18 orang siswa terdiri dari 8 orang laki-laki dan 10 orang perempuan. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kualitatif. Berdasarkan data yang diperoleh pada pelaksanaan siklus I, aktivitas siswa dan guru mencapai kategori cukup. Pada siklus II aktivitas guru mencapai kategori baik dan aktivitas siswa mencapai kategori cukup. Pada siklus III aktivitas guru dan siswa telah mencapai kategori baik. Pemahaman konsep matematika siswa juga mengalami peningkatan setiap siklusnya. Pada siklus I pemahaman konsep matematika siswa mencapai kategori cukup, pada siklus II mencapai kategori baik, dan pada siklus III mencapai kategori sangat baik.
UPAYA PENINGKATAN KAPASITAS KESIAPSIAGAAN BENCANA GEMPA BUMI DAN TSUNAMI PADA KOMUNITAS SEKOLAH DI SMP NEGERI 13 PADANG
Shelvy Haria Roza;
Melisa Yenti;
Arinil Haq;
Anggela Pradiva Putri
BULETIN ILMIAH NAGARI MEMBANGUN Vol. 3 No. 1 (2020)
Publisher : LPPM (Institute for Research and Community Services) Universitas Andalas Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25077/bina.v3i1.209
Children are one of the most vulnerable groups at risk of being affected by disasters. The frequent occurrence of repeated earthquakes in the city of Padang has caused panic among students during lessons. This is because students are still weak in disaster preparedness. Efforts that can be made include improving earthquake and tsunami disaster preparedness in the school community through disaster preparedness education and training. SMP Negeri 13 Padang is one of the schools located in the earthquake and red tsunami zone, which already has a community of disaster smart students. However, they have never received disaster preparedness education and training. This activity aims to increase the capacity for earthquake and tsunami disaster preparedness in the school community. The method used is planning with program socialization; implementing activities to provide disaster preparedness education and emergency training through lectures, demonstrations, and simulations; providing disaster preparedness pocketbooks to the school environment; and evaluating by pretest and post-test of activity results. The activity results are the average increase in student knowledge, namely in the disaster-smart student community from 13.28 to 13.89, an increase in earthquake and tsunami disaster preparedness skills in the disaster-smart student community at SMP Negeri 13 Padang, and the availability of an alert pocketbook. Disaster. It is hoped that schools can provide and develop disaster preparedness education on an ongoing basis by including it in the school education curriculum.
PELATIHAN BUDIDAYA LEBAH TRIGONA DENGAN TEKNIK BELAH KOLONI DAN PENGENALAN BENTUK STUP DI DESA ROMPEGADING KABUPATEN MAROS
Sitti Nuraeni;
Budirman Bahtiar;
Andi Detti Yunianti;
Budiaman Budiaman;
Siti Halimah Larekeng;
Andi Prastiyo;
Nurfadilah Latif;
Marwan Rajab;
Gilang Ramadhan;
Rehan Rehan
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3: Agustus 2022
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jabdi.v2i3.3076
Stingless bees have different local names but are more commonly known as trigona bees. One of the efforts to increase the productivity of trigona bees from their cultivation is colony propagation. The purpose of this community service is to provide training to multiply trigona bee colonies with colony splitting techniques and the introduction of several forms hive of bee. The activity was carried out in the form of a workshop which was attended by two groups of trigona beekeepers. Based on the results of the evaluation through a questionnaire, the training succeeded in increasing the knowledge of participants about the propagation and introduction of the hive form of the trigona bee colony. As a follow-up to this activity, they conducted mentoring activities for trigona beekeeper groups in Rompegading Village, Cenrana District, Maros Regency. Continuous training and mentoring programs will be able to better understand and accelerate independent trigona cultivation groups in managing their meliponiary. Increased income for breeders as direct beneficiaries of meliponiculture.
Uji Daya Hambat Bakteri Staphylococcus capitis Bacillus cereus dan Pantoea dispersa Melalui Metode Bioteknologi Fermentasi Kombucha Bunga Telang (Clitoria ternatea L)
Ahmad Saddam;
Firman Rezaldi;
Aris Ma’ruf;
Fernanda Desmak Pertiwi;
Suyamto Suyamto;
Fajar Hidayanto;
Kusumiyati Kusumiyati
Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas Vol 3, No 2 (2022): November
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62870/jgkp.v3i2.17481
Imunitas yang cenderung mengalami penurunan merupakan salah satu tanda tanda adanya serangan penyakit maupun infeksi baik yang disebabkan oleh bakteri gram positif maupun negatif. Staphylococcus capitis merupakan golongan bakteri gram positif yang berpotensi dalam menyebabkan penyakit endokarditis pada bagian jantung manusia. Bacillus cereus merupakan salah satu golongan bakteri gram positif yang berpotensi penyebab diare dan keracunan pada makanan. Pantoea dispersa merupakan salah satu bakteri gram negatif yang berpotensi menyerang sistem pencernaan (usus). Bunga telang yang dihasilkan melalui metode bioteknologi fermentasi kombucha merupakan salah satu minuman probiotik yang dapat dimanfaatkan untuk mencegah adanaya pertumbuhan bakteri patogen. Penelitian ini bertujuan untuk menghambat pertumbuhan ketiga bakteri uji melalui bunga telang yang dihasilkan melalui metode bioteknologi fermentasi kombucha. Metode dalam menghambat ketiga pertumbuhan bakteri uji adalah difusi cakram. Analis data yang dilakukan adalah ANOVA satu jalur dan uji lanjut melalui analisis pos hoc. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kombucha bunga telang berpotensi dalam menghambat ketiga pertumbuhan bakteri uji berdasarkan analisis ANOVA satu jalur dimana masing-masing nilai P>0,05 dan analisis pos hoc membuktikan bahwa konsentrasi 40% tidak berbeda nyata terhadap kontrol positif dalam menghambat ketiga pertumbuhan bakteri uji
INTEGRATION OF STUDENT HABITUATION AND HEROIC EXEMPLARY STORIES IN CHARACTER BUILDING AT MIN 2 DAIRI
Syaripudin, Ahmad;
Noor Auliya Huda;
Zarkasih Putro, Khamim;
Sahanum Bintang, Rahma
Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 12 No 1 (2025): JUNE
Publisher : Department of Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Universitas Islam Negeri Alauddin Makass
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24252/auladuna.v12i1a7.2025
This study explores the role of civic education, heroic stories, and habituation activities in building a generation with character in Madrasah Ibtidaiyah. This study uses a descriptive qualitative approach, which focuses on an in-depth understanding of how the three components are applied in the context of education in madrasahs. Data were collected through interviews with educators, direct observation of learning activities, and documentation studies related to implementing civic education and heroic stories. The results of the study indicate that civic education in Madrasah Ibtidaiyah plays an important role in shaping moral and ethical values, while heroic stories provide inspiration about sacrifice and courage that strengthen students' nationalism. In addition, habituation activities such as disciplined behaviour, nationalism, and social responsibility also contribute significantly to character formation. This study suggests the importance of integrating the three aspects in the curriculum and educational practices to produce a generation that is not only academically intelligent but also has integrity and strong character.
Pengaruh Kolonialisme: Kebiasaan Mandi Menggunakan Sabun Masyarakat Hindia Belanda
Halizah, Adinda Nur;
Azizah, Sartika Yulandari;
Maemunah, Maemunah
Socio Historica: Journal of Islamic Social History Vol 2, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Faculty of Adab and Humanities, Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/sh.v2i2.39916
This article discusses the influence of colonialism on the habit of bathing using soap in the Dutch East Indies. In colonial times, ideas of European superiority brought by the British and Dutch influenced many aspects of daily life, including bathing. Bathing using water alone became the culture of the people of the Dutch East Indies. The bathing habits of European society, which were initially considered unnecessary and even dangerous to health, were introduced to the Dutch East Indies through interactions with colonials. Europeans and mulatto people living in the Dutch East Indies usually bathed in closed rooms using soap, while indigenous people bathed in open rivers without soap. Over time, the habit of using soap began to spread among the people of the Dutch East Indies, especially after the establishment of the Unilever soap factory in 1930. This article explores how colonialism influenced the daily practices of the people of the Dutch East Indies.