Articles
EFEKTIVITAS PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ICT (Information, Communication and Technology) terhadap Peningkatan Profesionalisme Guru Al-Qur’an Hadits di MTs Nasyiatus Syubban Tobungan Galis Pamekasan
Syaiful Anam;
Mohammad Fahrur Rozi;
Idon Joni
AHSANA MEDIA: Jurnal Pemikiran, Pendidikan dan Penelitian Ke-Islaman Vol 9 No 2 (2023): Ahsana Media: Jurnal Pemikiran, Pendidikan dan Penelitian Ke-Islaman
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Islam Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31102/ahsanamedia.9.2.2023.25-33
This study aims to determine the impact of the application of the ICT Learning Model as well as to determine the supporting and inhibiting factors as well as the benefits of the Application of the ICT Learning Model on the professionalism of the Teachers of the Al-Qur'an Hadith subject at MTs Nasyaiatus Syubban Tobungan Galis Pamekasan. The approach used in this study is a descriptive qualitative approach. Data sources were obtained through interviews, observations, documentation and questionnaires. while the informants to obtain research data were Al-Qur'an Hadith teachers and MTs Nasyiatus Syubban students. The results of the study show that the application of the ICT learning model has a significant and quite effective impact on the professionalism of Al-Qur'an Hadith Teachers at MTs Nasyaiatus Syubban, as evidenced by the supporting factors the learning atmosphere is more lively, students' learning motivation increases, students feel comfortable and happy, because the teacher applies the media in the learning process. While the inhibiting factor is the lack of variations in learning methods and strategies applied by Al-Qur'an Hadith teachers. The benefits of the professionalism of Al-Qur'an Hadith Teachers in learning activities can increase student motivation and enthusiasm for learning, and are able to provide patterns and colors for religious life in schools.
Implementasi Fatwa DSN – MUI terhadap Akad Mudharabah dalam Perbankan Syariah
Neneng Nurhasanah;
Rachmat Januardi Tanjung
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58344/jii.v2i2.1923
Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui mengenai implementasi akad dalam sistem perbankan syariah, selain itu tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui mengenai kedudukan fatwa DSN-MUI terhadap implementasi pembiayaan akad mudharabah. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian hukum normative dengan menggunakan pendekatan konseptual (conceptual approach) dan pendekatan perundang-undangan (statute approach). Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa bahan hukum primer (peraturan perundang-undangan) yaitu Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah. Hasil: Dalam hal ini adalah DSN-MUI yang memiliki kewenangan dalam mengeluarkan fatwa terkait hukum islam. Secara praktik hal itu telah terjadi transpormasi kedudukan fatwa dan produk yang dihasilkannya. DSN-MUI memiliki kedudukan yang kuat dalam menjalankan kewenangannya. Produk fatwa yang dihasilkan DSN-MUI merupakan dasar hukum tidak tertulis bagi perbankan syariah. Kesimpulan: Prinsip Syariah sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 angka 12 UU Perbankan Syariah adalah prinsip hukum Islam dalam kegiatan perbankan berdasarkan fatwa yang dikeluarkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan dalam penetapan fatwa di bidang syariah.
HUBUNGAN LINGKUNGAN BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR IPA FISIKA KELAS VIII SMPK INEMETE NANGAPANDA
Agustina Yunita Seku;
Aloisius Harso;
Maimunah H. Daud
ScienceEdu Vol 5 No 2 (2022)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA FKIP Universitas Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19184/se.v5i2.31101
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan yang signifikan antara lingkungan belajar dengan hasil belajar IPA pada siswa kelas VIII SMPK Inemete Nangapanda Kabupaten Ende tahun pelajaran 2020/2021. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasional. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPK Inemete Nangapanda tahun pelajaran 2020/2021 dan sampel penelitian berjumlah 45 siswa yang diperoleh dengan teknik sampling jenuh. Data yang diperoleh dari sampel berupa angket lingkungan belajar dan dokumentasi hasil belajar. Data dianalisis menggunakan kerelasi product moment. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara lingkugan belajar dengan hasil belajar IPA Fisika. Hal ini dibuktikan melalui perhitungan uji korelasi product moment yaitu 0,002 < 0,05 atau nilai probability < nilai signifikan sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi antar variabel lingkungan belajar dengan hasil belajar IPA Fisika.
Community Structure and Health Conditions of Mangrove in Sabu Raijua
Fakhrurrozi Fakhrurrozi;
Zihan Yuniar;
Muhammad Harun;
Wiwid Andriyani Lestariningsih;
Ibadur Rahman
Jurnal Biologi Tropis Vol. 23 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jbt.v23i2.4626
Mangrove ecosystem has an important role for the coastal ecosystem in Sabu Raijua which is included in the TNP Laut Sawu conservation area. Its designation as a water conservation area indicates that the area is an important for the protection of fishery diversity and other marine resources. Mangroves play an important role for the diversity of marine biota because of their role as a breeding ground, foraging, and nursery ground for various types of marine biota. For this reason, the role of mangrove ecosystems as supporting conservation areas is very important. The functioning of the mangrove ecosystem can be seen based on the community structure and ecosystem quality conditions. This study aims to determine the condition of the community structure and health conditions of mangroves on Sabu Raijua Island. The survey location was obtained at 5 observation stations spread across Sabu Island. The results showed that 8 species of mangrove were identified with the dominance of Mangrove Lumnitzera racemosa with an IVI value of 191%. The percentage of canopy cover found ranged from 33 – 58% with an average value of 46%. Density ranges from 23 – 45 ind/plot, with an average of 31 ind/plot. The Mangrove Health Index (MHI) value in was 36.51 ± 14.05% which is included in the Moderate category. The high value of the standard deviation (14.05) indicates that there are still mangrove locations in Sabu Raijua that have poor conditions (Poor).
Inovasi Program Bank Sampah Hasil Makmur Jaya Karangtempel Melalui Pengolahan Sampah Plastik sebagai Proses Community Based Participation
Maria Ulfah;
Suwarno Widodo;
Nur Cholifah;
Siti Patonah
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 14, No 1 (2023): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/e-dimas.v14i1.14669
Pengelolaan sampah plastik di masyarakat Karangtempel Semarang Timur saat ini masih didominasi dengan sistem dropping point di Bank Sampah, sampah plastik dikumpulkan terlebih dahulu dan dijual tanpa ada pengolahan. Namun, sampah plastik yang terkumpul hanya dibiarkan saja menumpuk dan langsung dijual, belum ada usaha untuk pengolahan sampah plastik disebabkan karena pemahaman, pengetahuan, kesadaran dan keterampilan masyarakat Karangtempel dalam pengolahan sampah plastik masih kurang. Pendekatan yang dilakukan dalam kegiatan PKM di Bank Sampah melalui pemberdayaan masyarakat melalui proses Community Based Participation. Dalam kegiatan PKM pada Bank Sampah dalam program pemberdayaan masyarakat yaitu peningkatan pengetahuan, pemahaman dan keterampilan dengan pemberian materi dan pelatihan keterampilan pengolahan sampah plastik. Hasil kegiatan PKM secara kualitas, pengelola Bank Sampah telah mempunyai strategi pengelolaan dan pengolahan sampah plastik menjadi ecobricks dan kerajinan yang dapat dimanfaatkan kembali dan mempunyai daya tawar tinggi. Kegiatan PKM pemberdayaan masyarakat yang terdiri atas kegiatan Pembinaan SDM, Pembinaan Usaha, Pembinaan Lingkungan dan Pembinaan Kelembagaan menghasilkan peningkatan pengetahuan, pemahaman, kesadaran peduli lingkungan dan keterampilan pengelola Bank Sampah dan masyarakat Karangtempel.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN POP-UP BOOK TERHADAP MINAT BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI SUMBER DAYA ALAM KELAS IV
Anik Wahyuni;
Siti Patonah;
Mudzanatun Mudzanatun
DIMENSI PENDIDIKAN Vol 19, No 1 (2023): Dimensi Pendidikan
Publisher : Universitas PGRI Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26877/dm.v19i1.14945
Minat belajar IPA pada siswa masih rendah karena pembelajaran IPA termasuk mata pelajaran yang dirasa cukup sukar bagi siswa, hal tersebut yang mendorong para guru untuk mengembangkan kreativitas dalam pembelajaran. Media pembelajaran pop-up book dapat digunakan untuk membuat siswa tertarik pada pembelajaran IPA. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran pop-up book terhadap minat belajar peserta didik kelas IV SD Negeri Gaji 1. Penelitian ini berupa penelitian kuantitatif, penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan bentuk One-Group Pretest – Posttest Design. Dalam penelitian ini populasinya menggunakan kelas IV SD Negeri Gaji 1 dengan jumlah 20 siswa. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, angket dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini penggunaan media pop-up book dapat membuat minat belajar siswa meningkat dibuktikan dengan nilai pretest dan posttest dari yang tidak memperhatikan guru dan asik sendiri di dalam kelas kemudian memperhatikan guru ketika guru sedang menjelaskan materi, sehingga berdampak baik untuk meningkatkan minat belajar, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran Pop-Up Book efektif terhadap minat belajar peserta didik pada materi sumber daya alam kelas IV.
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN MENOPOUSE PREMATURE PADA IBU DI DESA TUNGGUL PAWENANG KECAMATAN ADILUWIH KABUPAPATEN PRINGSEWU TAHUN 2018
Desi Kumalasari;
Rahmi Khalida;
Wiwi Febriani
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (241.856 KB)
World Health Organitation (WHO) menjelaskan setiap tahunnya diperkirakan 25 juta perempuan di seluruh dunia akan memasuki masa menopause. Status gizi juga dapat mempengaruhi cepat atau lambatnya kejadian menopause Wanita dengan status gizi yang buruk kemungkinan dapat mengalami menopause dini yaitu menopause yang terjadi di bawah usia 50 tahun biasanya pada usia 35-40 tahun. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan status gizi dengan kejadian menopause premature pada ibu di desa Tunggul Pawenang Kecamatan Adiluwih Kabupaten Pringsewu tahun 2018. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang berusia 35-40 tahun di desa Tunggul Pawenang sebanyak 125 orang dan diambil sampel sebanyak 95 orang. Analisis bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian diperolehkejadian menopause premature di desa Tunggul Pawenang sebesar 32 orang (37,7%), dan ibu yang memiliki status gizi kurang sebesar 39 orang (41,1%). Ada hubungan kepatuhan mengkonsumsi tablet besi (Fe) dengan kadar Hb pada ibu hamil di Puskesmas Karya Penggawa Kecamatan Karya Penggawa Kabupaten Pesisir Barat Tahun 2016. Hasil uji statistic chi square didapat nilai p value = 0,001 dan OR OR didapat sebesar 4,773. Kesimpulan dan saran : Hasil penelitian dapat disimpulkan Ada hubungan status gizi dengan kejadian menopause premature pada ibu tahun di desa Tunggul Pawenang Kecamatan Adiluwih Kabupaten Pringsewu tahun 2018. Bagi seluruh ibu di desa Tunggul Pawenang diharapkan lebih banyak mencari informasi mengenai penanganan menopouse dan memenuhi kebutuhan gizi dengan cara bertanya kepada petugas kesehatan atau mengikuti penyuluhan yang diadakan oleh petugas kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi balita di Kelurahan Bandarjaya Timur Kecamatan Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah tahun 2017. Jenis penelitian analitik dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai balita usia 1-5 di Kelurahan Bandarjaya Timur Kecamatan Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah yang berjumlah 1272 orang, sedangkan sampel yang diambil sebanyak 93 orang. Analisis dalam penelitian menggunakan uji Univariat, Bivariat menggunakan Chi square. Hasil penelitian menunjukkan distribusi frekuensi responden berdasarkan jumlah anggota keluarga sebagian besar <3 anggota (52,7%), berdasarkan pendapatan keluarga ≥1.900.000/bulan (58,1%), pengetahuan kategori baik (51,6%) dan berdasarkan status gizi balita sebagian besar dalam kategori gizi baik (74,2%). Pada analisis variabel yang berhubungan dengan status gizi balita meliputi jumlah anggota keluarga (p-value= 0,049
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN TUMBUH KEMBANG ANAK DI PAUD MUTIARA BANGSA KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN 2017
Rahmi Khalida;
Luthfiana Nurkusuma Ningtyas
Jurnal Gizi Aisyah Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Gizi Aisyah
Publisher : Journal Aisyah University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (309.402 KB)
Pada tahun 2014 di Indonesia tergolong sebagai negara dengan status kekurangan gizi yang tinggi karena 5.119.935 balita dari 17.983.244 balita Indonesia (28,47 %) termasuk kelompok gizi kurang dan gizi buruk. Prevalensi nasional gizi buruk di Indonesia tahun 2010 pada balita adalah 4.9% dan gizi kurang pada balita adalah 17,9%. Tahun 2015 prevalensi gizi buruk di Indonesia turun menjadi 3.6%. Makanan bergizi memegang peranan penting dalam tumbuh kembang anak, karena anak sedang tumbuh sehingga kebutuhan gizinya berbeda dengan orang dewasa (Kemenkes 2015). Tujuan penelitian ini diketahui faktor yang berhubungan dengan tumbuh kembang anak di PAUD Mutiara Bangsa Pringsewu Tahun 2017. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatancross sectional. Subjek penelitian adalah ibu yang memilki balita 36- 60 bulan di PAUD Mutiara Bangsa Pringsewu dengan populasi sebanyak 32 anak balita dan sampel penelitian menggunakan teknik sampling total sampling.Penelitian dilaksanakandi PAUD Mutiara Bangsa Pringsewu Tahun 2017..Teknik pengumpulan data primer yaitu dengan menggunakan kuesioner. analisa data univariat menggunakan persentasi dan analisis bivariat menggunakan uji chy square dengan alpa= 0,05. Berdasarkan hasil penelitian Tumbuh kembang didapatkan balita yang status gizi tidak normal sebanyak 14 (43,8%) responden, pendapatan orang tua yang memiliki anak balita 36 – 60 bulan didapatkan pendapatan orang tua per bulan pendapatan tinggi (< UMK Pringsewu) sebanyak 32 (60,6%) responden, pendidikan orang tua dalam kategori pendidikan tinggi (SMA – PT) sebanyak 19 (59,4%) responden, jumlah saudara anak balita dalam kategori ideal (0 - 2 saudara) sebanyak 16 (50%) responden sama dalam kategori tinggi (> 2 saudara). Hasil uji statistik didapatkan tidak ada hubungan pendapatan orang tua dan jumlah saudara dengan tumbuh kembang balita 36 – 60 bulan (nilai P - value sebesar a) dan (nilai P - value sebesar 0,285). Dan ada hubungan pendidikan orang tua dengan tumbuh kembang balita 36 – 60 bulan (nilai P - value sebesar 0,41 dan OR = 6,091).
KAJIAN DIVERSITI GENETIKA Tarsius sp. ASAL INDONESIA MENURUT URUTAN GEN NADH DEHIDROGENASE SUBUNIT 4 (ND4)
Herrialfian H;
Rini Widayanti;
Hery Wijayanto;
Jalaluddin J
Jurnal Kedokteran Hewan Vol 8, No 1 (2014): March
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (342.454 KB)
|
DOI: 10.21157/j.ked.hewan.v8i1.1268
Penelitian ini bertujuan mengkaji keragaman genetik gen penyandi ND4 pada Tarsius bancanus, T. b. borneanus, T. dianae dan T. spectrum dan untuk penegakan taksonominya. Deoxyribonucleic acid (DNA) diisolasi dari biopsi jaringan masing-masing spesies Tarsius dengan cara diekstraksi untuk digunakan sebagai DNA cetakan dalam proses amplifikasi dengan metode polymerase chain reaction (PCR). Primer yang digunakan dalam penelitian ini didesain untuk mengamplifikasi gen ND4 dan dilanjutkan dengan elektroforesis. Produk PCR hasil amplifikasi yang telah dimurnikan, selanjutnya dipergunakan sebagai DNA cetakan untuk reaksi penentuan runutan nukleotida. Runutan nukleotida gen ND4 hasil pengurutan dilakukan penjajaran berganda dengan primata lain yang diambil dari Genbank menggunakan Clustal W. Selain berdasarkan runutan nukleotida, gen ND4 dianalisis berdasarkan runutan asam amino dari basa-basa yang diterjemahkan mengikuti vertebrate mitochondrial translation code yang ada pada program MEGA versi 4.1. Konstruksi pohon filogenetika menggunakan metode neighbor joining. Hasil penelitian menunjukkan dari 1378 nukleotida ditemukan 119 situs yang bersifat beragam. Jarak genetika berdasarkan nukleotida gen ND4 yang dihitung menggunakan model dua parameter Kimura, terdapat nilai paling kecil 0,6%, nilai terbesar 13%, dan nilai rata-rata sebesar 6,1%. Filogram berdasarkan hasil runutan nukleotida gen ND4 yang menggunakan metode neighbor joining, dapat mengidentifikasi dan membedakan percabangan antar spesies Tarsius.
Survival Rate and Growth Rate of Transplant Acropora sp and Porites sp Corals in Kecinan, North Lombok
Sigit Hariyanto;
Ibadur Rahman;
Mahardika Rizqi Himawan
Jurnal Biologi Tropis Vol. 23 No. 2 (2023): April-June
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29303/jbt.v23i2.4876
Coral reef ecosystem is an ecosystem that plays a vital role as spawning floor, feeding floor and nursery ground for marine biota. This study aims to determine the survival and in growth rate of Acropora sp and Porites sp sp corals transplanted using frame media. This research was done in Kecinan Coastal Waters, Malaka Village, Pamenang District, North Lombok Regency. West Nusa Tenggara. The method used in this study an experimental method with 2 month observation, which repeated in every 2 weeks. Coral growth rate is observed twice, at the beginning of coral planting and at the end of the observation. The frame media used were 4 units a size of 1 x 1 m2, which placed 30 coral fragments each. So the total number of coral fragments observed was 120 in the media frame at the same depth. Acropora sp corals that were able to survive until the end of the study reached 96.67% while Porites sp sp corals reached 86.67%. The growth rate of Acropora sp was obtained at a value of 0.51 cm/month, while for Porites sp sp was 0.37 cm/month. The two transplanted corals had different growth forms so that they had different growth rate values. Acropora sp coral had a branching growth form with a hollow and porous limestone structure while Porites sp sp had a massive growth form with a denser and harder limestone skeletal structure.