Articles
Eksplorasi Literasi Pasar Modal di Kalangan Perempuan
Rosya Luckyta Aji Kusuma;
Sarah Apriani;
Sri Rachman Silvana Dewi;
Dedi Mulyadi
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 5 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (139.789 KB)
|
DOI: 10.5281/zenodo.7758128
On the benefits factor, women have not felt the benefits of investing in the capital market. Therefore, to increase capital market literacy among women, it is recommended that the Indonesia Stock Exchange and the Financial Services Authority access information to the public in the form of outreach by collaborating with schools and tertiary institutions as well as conducting outreach through social media by cooperating with capital market influencers. Schools and tertiary institutions can incorporate capital market literacy into the learning curriculum so that all students and students get a complete understanding of the capital market. Choose words that are easily understood by listeners in the delivery of socialization in order to increase listener understanding. Reconsider the number of women in the composition of the capital market outreach team. Starting from the socialization team leader, administrators, and spearheads or influencers who play a role. With the increasing number of women, the opportunities for approaching women to increase capital market literacy can be even better.
Upaya Meningkatkan Kompetensi Guru Dalam Melaksanakan Keterampilan Dasar Mengajar Melalui Supervisi Akademik di SMA Negeri 25 Garut
Santana, Kustan;
Mulyadi, Dedi
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2021): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (414.289 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v4i4.267
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, Penilaian dan tindak lanjut dalam meningkatkan kompetensi guru dalam melaksanakan keterampilan dasar mengajar melalui supervisi akademik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa supervisi akademik di SMA Negeri 25 Garut dilakukan kepala Sekolah kepada guru memiliki beberapa tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, penilaian dan tindak lanjut. Supervisi akademik yang dilakukan di SMA Negeri 25 Garut oleh kepala Sekolah berjalan sesuai jadwal yang telah dibuat diawal tahun akademik. Masing-masing guru mendapat minimal dua kali disupervisi, satu kali di semester gasal dan satu kali di semester genap. Sehingga setiap semester keterampilan mengajar guru bertambah baik.
Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Sekolah Dasar
Tanjung, Rahman;
Hanafiah, Hanafiah;
Arifudin, Opan;
Mulyadi, Dedi
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2021): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (419.778 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v4i4.272
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan solusi dalam meningkatkan kinerja guru Sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data yang diperoleh dari berbagai sumber, latar, dan beragam cara pada penelitian ini adalah melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi Kepala Sekolah dalam meningkatkan kinerja guru Sekolah dasar, yaitu dalam perencanaan Kepala sekolah membuat rencana kerja tahunan sekolah (RKTS) yang menyangkut 8 standar pendidikan, memberikan kriteria SKP (sasaran kinerja pegawai) pada awal tahun sebagai pedoman penilaian guru oleh kepala sekolah dan DP3 yang menyangkut penilaian perilaku guru, dalam pelaksanaannya mengadakan dan mengikutsertakan guru dalam forum ilmiah seperti pendidikan dan pelatihan (upgrading/inservice training, workshop, dan seminar), dalam evaluasi Kepala Sekolah melakukan supervisi pendidikan terhadap para guru (teknik kunjungan kelas, pembicaraan pribadi, dan diskusi kelompok), serta upaya yang dilakukan Kepala Sekolah sebagai manajer dalam meningkatkan kinerja adalah membangun komunikasi yang baik dengan semua guru dalam membangun budaya kerja yang produktif.
Penanggulangan Dampak Learning Loss dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran pada Sekolah Menengah Atas
Hanafiah, Hanafiah;
Sauri, R. Supyan;
Mulyadi, Dedi;
Arifudin, Opan
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 6 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (466.328 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v5i6.642
Penelitian ini dilatarbelakangi karena dampak yang nyata kehilangan pembelajaran bagi peserta didik secara khusus kurang mampu dan daerah terpencil, akibat penutupan sekolah dan pembelajaran jarak jauh. Di sisi lain menjaga peserta didik agar tetap aman dari bahaya virus COVID-19 adalah hal yang utama. Pembelajaran jarak jauh merupakan solusi dari dilema ini, namun sangat sulit diterapkan oleh peserta didik kurang mampu dan daerah terpencil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk learning loss, penyebab learning loss, upaya penanggulangan learning loss dan mutu pembelajaran pada Sekolah Menengah Atas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk learning loss utama yang terjadi adalah bahwa peserta didik merasakan belajar lebih sedikit dibandingkan saat pembelajaran tatap muka di kelas berlangsung. Kebiasaan belajar bergantung kepada guru ini menyebabkan anak kurang mampu untuk belajar sendiri dengan memanfaatkan sumber-sumber yang tersedia di sekitarnya. Program BDR (Belajar Dari Rumah) dicanangkan agar menghindari terjadinya learning loss. Upaya guru sebagai garda terdepan dalam meminimalisir learning loss, yakni merancang pembelajaran yang bervariasi, sesuai dengan kemampuan, bakat dan minat peserta didik (Pembelajaran Berdasarkan Kebutuhan Peserta didik). Untuk mengatasi learning loss, pembuat kebijakan harus mempertimbangkan program yang ditargetkan untuk pemulihan yang dipercepat dan menggunakan metode pelatihan dan komunikasi berbiaya rendah untuk mendukung guru dan melibatkan orangtua.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dengan Menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Game Tournament (TGT)
Mulyadi, Dedi
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 10 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (213.991 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v5i10.1048
Penelitian ini membahas terkait dengan meningkatkan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe team game tournament (TGT). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dan observasi. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 25 Garut. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas XI. Dari hasil pengolahan data maka diperoleh kesimpulan bahwa adanya peningkatan rata-rata nilai pada tiap siklusnya setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe Team Game Tournament (TGT) dan tercapainya ketuntasan belajar siswa secara klasikal sebesar 77, 78 % pada siklus terakhir. Siswa dapat termotivasi bekerjasama lebih baik dalam kelompoknya dengan pembelajaran kooperatif tipe Team Game Tournament (TGT). Penelitian ini merupakan suatu penelitian awal yang dapat dijadikan rujukan atau bahan perbandingan untuk penelitian serupa dan atau penelitian lebih lanjut.
Nilai-Nilai Agama dalam Kajian Renungan Senja RRI Mataram (Kajian Antropologi Agama Pada Masyarakat Islam Kota Mataram)
Rejeki, Sri;
Malik, Abdul;
Fakhurrozi, Fakhurrozi
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (187.436 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v6i1.1602
Epistemologi ilmu pengetahuan yang berkembang pada dekade ini adalah tingkat kemajuan. Lahirnya media tekhnologi yang kemudian berkembang pesat di abad 21 telah melahirkan dan memberi terobosan baru pada semua termasuk pada aspek dakwah Islam. Dengan kecanggihan yang ada akan dijamin sampai saat ini bawah Radio tidak hanya media informasi yang mencapaikan berita saja, namun jauh klebih daripada itu bahwa memberikan informasi berupa nilai-nilai spiritual keagamaan itu jauh lebih di fokuskan. Bahkan tidak tutup kemungkinan dengan adanya radio ini nantinya akan menjadi wadah penyebaran agama Islam yang akan terus mengalami perkembangan yang signifikanj. Jenis penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, Untuk mendapatakan data, peneliti melakukan observasi partisipan kepada beberapa orang yang mengelolah program renungan senja di RRI Mataram serta bebearapa orang dari masyrakat, melakukan wawancara, dokumentasi, proses analisis data mulai dari pengumpulan data hingga penarikan kesimpulan. Kesimpulan dalam penelitian ini bahwa pengaruh renungan senja bagi masyarakat ada tiga yakni sebagai menambah wawasan keagamaan, membina rohani, serta menambah semangat hidup.
Potret Moderasi Beragama Berbasi Kearifan Lokal di Dusun Nggeru Kopa Kec. Donggo, Kabupaten Bima NTB
Jamaludin, Jamaludin;
Malik, Abdul;
Wahid, Abdul
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2023): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (244.402 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v6i1.1603
Kearifan lokal bisa menjadi nilai modal sosial yang penting dalam merawat harmonisasi sosial terutama bagi masyarakat yangb hidup dalam pluralitas beragama, dalam pluralitas beragama perlu ada pegangan bersama yang harus mereka bangun dan aplikasikan dalam kehidupan, guna tercapai tujuan yang sama. Kasus konflik antarumat beragama kerap kali muncul dikarenakan kurangnya mengedepanka sikap inklusivisme. Serta tidak mampu menjinakan pemahaman eksluvisme dari masing-masing agama. Artikel ini mendeskripsikan sejumlah kearifan lokal yang dimiliki oleh masyarakat Donggo dusun Nggeru Kopa sebagai payung moderasi beragama. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif etnografis, dengan sumber data utama, pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data di analisis secara kualitatif, melalui tiga alur yaitu reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan atau verifikasi serta keabsahan data menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa di Dusun Nggeru Kopa telah lama terjadinya relasi sosial minoritas muslim di kalangan mayoritas Kristen, dan mereka memperkuatkan hubungan persaudaraan dengan adanya kearifan lokal seperti adanya Mbolo weki, tekara ne’e, ina riha, karawi ulu cempe.
Pelatihan Penulisan Surat Lamaran Kerja dan Pengenalan Bahasa Mandarin Dasar di SMK Kristen Elim Malang
Yohanna Nirmalasari;
Vincentius Valiandy Jiuangga
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung 2020: Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat (SENAM) 2020
Publisher : Ma Chung Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (585.512 KB)
Bahasa merupakan hal yang paling esensial dalam berkomunikasi sehingga dalam setiap jenjang pendidikan mewajibkan peserta didik untuk belajar bahasa. Bahasa ini tidak terikat hanya pada bahasa Indonesia saja, tetapi juga bahasa asing. Dalam upaya meningkatkan keterampilan berbahasa peserta didik, kegiatan yang berkaitan dengan bahasa patut dilakukan, terlebih di bulan Oktober guna memperingati bulan bahasa. Di dalam bulan bahasa ini biasanya ada banyak kegiatan yang dilakukan berkaitan dengan bahasa. Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan adalah dengan mengadakan hari bahasa selama satu hari. Di dalam kegiatan ini peserta didik akan belajar untuk menulis surat lamaran kerja dan pengenalan bahasa Mandarin dasar. Kegiatan ini dilakukan secara daring karena di masa pandemik ini pembelajaran di sekolah berjalan secara asinkronis. Kegiatan yang bertujuan untuk melatih penulisan surat lamaran kerja dan pengenalan bahasa Mandarin dasar ini dipilih karena peserta didik akan menjadi lulusan SMK yang disiapkan untuk langsung bekerja sehingga penting adanya bekal pengetahuan untuk menulis surat lamaran kerja. Sementara itu, pelatihan pengenalan bahasa Mandarin dasar juga perlu dilakukan sehingga apabila peserta didik ingin melamar pekerjaan di instansi-instansi yang menggunakan bahasa Mandarin peserta didik akan dapat menggunakannya. Berdasarkan kegiatan yang sudah dilakukan dapat diketahui bahwa terdapat kesalahan kebahasaan yang mencakup ketidakefektifan kalimat, kesalahan penulisan kata, dan tanda baca dalam surat lamaran kerja yang disusun. Sementara itu, berdasarkan pelatihan bahasa Mandarin dasar yang dilakukan diperoleh hasil bahwa peserta didik masih kesulitan untuk melafalkan kata dasar dengan bunyi dan nada yang sesuai dengan aturan bahasa Mandarin.
Implementasi Thematic Unit Lessons dalam Pengajaran Bahasa Inggris bagi Siswa TK Dharma Wanita 1 Desa Sumbersekar
Lilis Lestari Wilujeng;
Meme Susilowati;
Yohanna Nirmalasari
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung 2020: Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat (SENAM) 2020
Publisher : Ma Chung Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (858.125 KB)
TK Dharma Wanita Persatuan 1 Desa Sumbersekar sangat membutuhkan bantuan dalam peningkatan fasilitas pembelajaran Bahasa Inggris bagi para peserta didik, atau biasa disebut siswa usia dini. Guru-guru yang ada di TK tersebut belum ada yang memiliki kemampuan mengajar bahasa Inggris, begitupun materi yang bisa dipakai sebagai acuan dalam pembelajarannya. Menentukan materi ajar dalam Bahasa Inggris terutama bagi anak usia dini tidaklah mudah, terutama bagi para pengajar yang tidak memiliki basis pengetahuan pengajaran bahasa. Berdasarkan identifikasi masalah utama, yaitu belum adanya fasilitas utama maupun pendukung pengenalan dan pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah tersebut, disusunlah sebuah modul. Para pakar di bidang pengajaran Bahasa Inggris bagi siswa usia dini (Teaching English to Young Learners) sepakat bahwa pengajaran Bahasa Inggris yang tepat adalah berdasarkan metode yang tepat pula, didukung oleh pemilihan materi ajar yang sesuai dengan tujuan pembelajaran. Oleh karenanya, kegiatan yang dilakukan adalah penyusunan materi interaktif berupa modul pembelajaran siap implementasi sehingga memudahkan para guru dalam proses belajar mengajar. Modul tersebut dikembangkan dengan model “Thematic Unit Lessons” (pengajaran berbasis tema), yang terbagi menjadi 9 tema utama, dan masing-masing tema dibagi menjadi dua sesi pengajaran. Dengan menggunakan dua bahasa (Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris) pada bagian instruksi untuk guru, diharapkan guru TK yang belum memiliki basis Bahasa Inggris pun tidak menemui kesulitan dalam implementasinya di kelas, karena sebelumnya telah diberi pelatihan dasar cara menggunakan modul tersebut. Hal ini merupakan tahap terakhir yaitu penerapan, sebagai tahap implementasi yang disertai dengan pelatihan dan pendampingan kepada sekolah mitra untuk menggunakan modul tersebut di sekolah.
Perkembangan dan Tantangan Pasar Modal Indonesia
Niko Saputra;
Jonatan Boyke A;
Dedi Mulyadi
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 6 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.5281/zenodo.7783673
The capital market is a place for companies to seek funds to finance their business activities. In addition, the capital market is also an effort to collect public funds directly by investing funds in healthy and well-managed companies. The main function of the capital market is as a means of capital formation and accumulation of funds for financing a company/issuer. The presence of capital market institutions in Indonesia adds a row of alternatives for people who have excess funds and are interested in investing to invest their funds This paper attempts to explain how the development of investment in the capital market, besides that this paper tries to describe some of the risks that have the potential to occur in investing in the capital market.