Articles
TINJAUAN KELENGKAPAN REKAM MEDIS RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT AISYIYAH BOJONEGORO TAHUN 2021
Windiana Mega Sukmawati;
Deasy Rosmala Dewi;
Puteri Fannya;
Daniel Happy Putra
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 2 No. 10: Maret 2023
Publisher : Bajang Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53625/jirk.v2i10.5251
Rekam medis adalah berkas yang berisikan catatan dan dokumen tentang identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Kelengkapan rekam medis adalah kajian atau telaah isi rekam medis berkaitan dengan pendokumentasian, pelayanan dan atau menilai kelengkapan rekam medis. Analisis kelengkapan adalah suatu review area tertentu catatan medis untuk mengidentifikasikan defisiensi spesifik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran mengenai kelengkapan pengisian berkas rekam medis rawat inap di Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian adalah rekam medis pasien rawat inap di Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro dengan sampel 110 rekam medis. Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan analisis kuantitatif diperoleh rata-rata kelengkapan 63%, kelengkapan tertinggi yaitu pada komponen identifikasi pasien sebesar 83,6% dan kelengkapan terendah yaitu pada komponen komponen terendah yaitu catatan yang baik sebesar 32,6%). Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pengisian rekam medis di Rumah Sakit Aisyiyah Bojonegoro belum lengkap. Hal ini dikarenakan belum adanya SPO yang mengatur tentang pengisian dan analisis kelengkapan rekam medis di rumah sakit tersebut.
Pengaruh Latihan Penguatan Otot Diagfragma dengan Sandbag Breathing terhadap Keseimbangan Tubuh
Widiyanti Rahmasari;
Zayadi Zainuddin;
Riry Ambarsarie;
Utari Hartati Suryani
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 4 (2023): Volume 5 Nomor 4 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33024/mnj.v5i4.8498
ABSTRACT The incidence of falls in 1 year can reach millions of people with an increase in deaths due to falls of up to 30% in 9 years. About 58.1% of falls are experienced by someone with a body balance disorder. The diaphragm muscle is a part of the muscle that has an influence on postural control by increasing intra-abdominal pressure by putting pressure on the thoracolumbar fascia which allows for an influence on body balance. This research was conducted to determine the effect of diaphragm muscle strengthening exercises with Sandbag Breathing on body balance. The research design was pre-experimental with the type of one group pre and post tests carried out in Bengkulu City, the independent variable in this study was diaphragm muscle strengthening exercises with sandbag breathing and the dependent variable was body balance, the sampling technique used a non-probability purposive sampling technique . Assessment of body balance was carried out before and after the intervention of diaphragm muscle strengthening exercises with Sandbag Breathing for 4 weeks. The influence of variables will be analyzed statistically using the Paired T test and Wilcoxon. The results showed that diaphragm muscle strengthening exercises with Sandbag Breathing had a significant effect on body balance with a significance value of 0.000. Diaphragm strengthening exercises with sandbag breathing affect static and dynamic body balance. Keywords: Body Balance, Diaphragm Muscles, Sandbag Breathing ABSTRAK Angka Kejadian Jatuh dalam 1 tahun dapat mencapai jutaan orang dengan peningkatan kematian akibat jatuh hingga 30% dalam 9 tahun. Sekitar 58,1% kejadian jatuh dialami oleh seseorang dengan gangguan keseimbangan tubuh. Otot diafragma merupakan salah satu bagian otot yang memiliki pengaruh terhadap kontrol postural melalui peningkatan tekanan intra-abdominal dengan memberikan tekanan pada fascia torakolumbal yang memungkinkan adanya pengaruh pada keseimbangan tubuh. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh latihan penguatan otot diafragma dengan Sandbag Breathing terhadap keseimbangan tubuh. Desain penelitian ini adalah pre-experimental dengan jenis one group pre dan post test yang dilaksanakan di Kota Bengkulu, variabel bebas pada penelitian ini adalah latihan penguatan otot diafragma dengan sandbag breathing dan variabel terikat adalah keseimbangan tubuh, teknik pengambilan sampel menggunakan teknik non probability purposive sampling. Penilaian keseimbangan tubuh dilakukan sebelum dan sesudah intervensi latihan penguatan otot diafragma dengan Sandbag Breathing selama 4 minggu. Pengaruh variabel akan di analisis secara statistik menggunakan uji Paired T test dan Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan penguatan otot diafragma dengan Sandbag Breathing berpengaruh secara signifikan terhadap keseimbangan tubuh dengan nilai signifikansi 0,000. Latihan penguatan otot diafragma dengan sandbag breathing berpengaruh terhadap keseimbangan tubuh statis dan dinamis. Kata Kunci: Keseimbangan Tubuh, Otot Diafragma, Sandbag Breathing
Hubungan Durasi Duduk Selama Pembelajaran Jarak Jauh dengan Low Back Pain dan Low Back Pain Disability Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Bengkulu
Dea Amalia Putri;
Zayadi Zainuddin;
Diah Ayu Aguspa Dita;
Utari Hartati Suryani
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 4 (2023): Volume 5 Nomor 4 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33024/mnj.v5i4.8496
ABSTRACT Low back pain ranks second in disease in Indonesia and globally the prevalence of low back pain reaches 15% - 45%. Medical students have a high risk of experiencing low back pain because they spend more than six hours a day sitting during lectures. Sitting for a long time without changing position causes the muscles and posterior longitudinal ligament to become more tense, and oxygenation to the discs and other tissues is disrupted, which can cause low back pain. This study used an observational analytic study with a cross-sectional approach. The research used a questionnaire which was distributed to all students of the Faculty of Medicine and Health Sciences, University of Bengkulu via Google form in May - June 2022. Sampling was carried out based on the total sampling technique. The number of research samples is 158 people. The relationship between the two variables was analyzed using chi square analysis. The results showed that the duration of sitting during distance learning had a significant relationship with low back pain with a significance value of 0.02 (p <0.05). The results of the study between the duration of sitting during distance learning and low back pain disability did not have a significant relationship with a significance value of 0.68 (p > 0.05). Sitting duration during distance learning is significantly associated with low back pain while sitting duration during distance learning does not have a significant relationship with low back pain disability. Keywords: Sitting Duration, Low Back Pain, Oswestry Disability Index (ODI). ABSTRAK Low back pain menduduki penyakit urutan kedua di Indonesia dan secara global prevalensi low back pain mencapai 15 % – 45 %. Mahasiswa fakultas kedokteran memiliki risiko tinggi mengalami low back pain dikarenakan menghabiskan waktu untuk duduk saat kuliah lebih dari enam jam dalam sehari. Duduk dalam waktu yang lama tanpa ada perubahan posisi menyebabkan otot dan ligamentum longitudinalis posterior menjadi lebih tegang, serta oksigenasi ke diskus dan jaringan lainnya terganggu sehingga dapat menyebabkan terjadinya nyeri punggung bawah. Penelitian ini menggunakan studi analitik observasional dengan pendekatan cross – sectional. Penelitian menggunakan kuesioner yang dibagikan pada seluruh Mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Bengkulu melalui google form pada bulan Mei – Juni 2022. Pengambilan sampel dilakukan berdasarkan teknik total sampling. Jumlah sampel penelitian adalah 158 orang. Hubungan kedua variabel tersebut dianalisis menggunakan analisis chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa durasi duduk selama pembelajaran jarak jauh memiliki hubungan yang signifikan dengan low back pain dengan nilai signifikansi 0,02 (p < 0,05). Hasil penelitian antara durasi duduk selama pembelajaran jarak jauh dengan low back pain disability tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan nilai signifikansi 0,68 (p > 0,05). Durasi duduk selama pembelajaran jarak jauh berhubungan secara signifikan dengan low back pain sedangkan durasi duduk selama pembelajaran jarak jauh tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan low back pain disability. Kata Kunci: Durasi Duduk, Low Back Pain, Oswestry Disability Index (ODI).
Hubungan Durasi Duduk saat Pembelajaran Jarak Jauh selama Pandemi Covid -19 Terhadap Nyeri Leher serta Neck Disability Index Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Bengkulu
Melia Putri Anugra;
Zayadi Zainudin;
Riry Ambarsarie;
Utari Hartati Suryani
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 4 (2023): Volume 5 Nomor 4 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33024/mnj.v5i4.8497
ABSTRACT Neck pain ranks fourth on the golden burden of musculoskeletal at the World Health Organization (WHO). Medical faculty students can spend about 6-8 hours studying, even during non-class hours students carry out study activities to deepen the material while sitting for a long duration. The duration of the sitting position is related to the static load received by the neck muscles. This static load on the neck can trigger an increase in muscle tone which in the long term can cause neck pain. This study used an observational-analytic design with a cross-sectional approach. The study used a questionnaire given via Google form in April-May 2022 to all students of the Faculty of Medicine and Health Sciences, University of Bengkulu. Sampling was carried out based on total sampling technique. The relationship between the two variables was analyzed using Chi Square and Fisher analysis. The results showed that sitting duration during distance learning had a significant relationship to neck pain with a significance value of 0.005. The results of the study between the duration of sitting during distance learning and the neck disability index did not have a significant relationship with a significance value of 0.604. The duration of sitting during distance learning is significantly related to neck pain while the duration of sitting during distance learning does not have a significant relationship to the neck disability index. Keywords: Duration of Sitting, Neck Pain, Neck Disability Index (NDI) ABSTRAK Nyeri leher menduduki urutan keempat pada golden burden of musculoskeletal pada World Health Organization (WHO). Mahasiswa fakultas kedokteran dapat menghabiskan waktu sekitar 6 – 8 jam untuk belajar, bahkan di jam luar kuliah mahasiswa melakukan kegiatan belajar untuk mendalami materi dengan posisi duduk dalam durasi yang lama. Durasi posisi duduk berhubungan dengan beban statis yang diterima oleh otot – otot leher. Beban statis pada leher ini dapat memicu peningkatan tonus otot yang mana dalam jangka waktu yang panjang dapat menyebabkan terjadinya nyeri leher. Penelitian ini menggunakan desain rancangan observasional – analitik dengan pendekatan cross – sectional. Penelitian menggunakan kuesioner yang diberikan melalui google form pada bulan April-Mei 2022 pada seluruh mahasiswa Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Bengkulu. Pengambilan sampel dilakukan berdasarkan teknik total sampling. Hubungan kedua variabel tersebut dianalisis menggunakan analisis Chi Square serta Fisher. Hasil penelitian menunjukkan bahwa durasi duduk saat pembelajaran jarak jauh memiliki hubungan yang signifikan terhadap nyeri leher dengan nilai signifikansi 0,005. Hasil penelitian antara durasi duduk saat pembelajaran jarak jauh terhadap neck disability index tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan nilai signifikansi 0,604. Durasi duduk saat pembelajaran jarak jauh berhubungan secara signifikan terhadap nyeri leher sedangkan durasi duduk saat pembelajaran jarak jauh tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap neck disability index. Kata Kunci: Durasi Duduk, Nyeri Leher, Neck Disability Index (NDI).
Tinjauan Duplikasi Nomor Rekam Medis Di Puskesmas Kelurahan Jatinegara Kaum Kecamatan Pulogadung
Elsa Nindia Safitri;
Wiwik Viatningsih;
Noor Yulia;
Daniel Happy Putra
Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia Vol. 3 No. 3 (2023): Cerdika : Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (290.501 KB)
|
DOI: 10.59141/cerdika.v3i3.545
Berdasarkan Permenkes No. 269 Tahun 2008 dijelaskan bahwa rekam medis merupakan berkas yang terdiri dari catatan dan dokumen mengenai identitas pasien, pemeriksaan, pengobatan, tindakan dan pelayanan lain yang telah diberikan kepada pasien. Nomor rekam medis berperan penting dalam membedakan rekam medis pasien yang satu dengan lainnya dan memudahkan pencarian rekam medis, apabila pasien kemudian dateng kembali berobat disarana pelayanan kesehatan serta untuk kesinambungan informasi dan mencegah terjadinya nomor rekam medis. Duplikasi penomoran rekam medis adalah perulangan, keadaan rangkap atau nomor rekam medis ganda yang dimana satu nomor rekam medis memiliki beberapa pasien. Penelitian ini dilaksanakan untuk melihat adanya duplikasi dalam penomoran rekam medis. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan analisa kuantitatif dan kualitatif, informan dalam penelitian ini adalah kepala rekam medis, Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa di bulan Desember Tahun 2021 terdapat duplikasi nomor rekam medis sebanyak 17 (1,4%) dikarenakan kurangnya petugas dan beberapa pasien lupa membawa Kartu Indeks Berobat (KIB) pada waktu kunjungan. Duplikasi terjadi karena oleh beberapa faktor 5M yaitu manusia (man) dikarenakan kurangnya petugas dan beberapa pasien lupa membawa Kartu Indeks Berobat (KIB) pada waktu kunjungan
Eksplorasi Literasi Pasar Modal di Kalangan Perempuan
Rosya Luckyta Aji Kusuma;
Sarah Apriani;
Sri Rachman Silvana Dewi;
Dedi Mulyadi
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 9 No 5 (2023): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (139.789 KB)
|
DOI: 10.5281/zenodo.7758128
On the benefits factor, women have not felt the benefits of investing in the capital market. Therefore, to increase capital market literacy among women, it is recommended that the Indonesia Stock Exchange and the Financial Services Authority access information to the public in the form of outreach by collaborating with schools and tertiary institutions as well as conducting outreach through social media by cooperating with capital market influencers. Schools and tertiary institutions can incorporate capital market literacy into the learning curriculum so that all students and students get a complete understanding of the capital market. Choose words that are easily understood by listeners in the delivery of socialization in order to increase listener understanding. Reconsider the number of women in the composition of the capital market outreach team. Starting from the socialization team leader, administrators, and spearheads or influencers who play a role. With the increasing number of women, the opportunities for approaching women to increase capital market literacy can be even better.
Upaya Meningkatkan Kompetensi Guru Dalam Melaksanakan Keterampilan Dasar Mengajar Melalui Supervisi Akademik di SMA Negeri 25 Garut
Santana, Kustan;
Mulyadi, Dedi
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2021): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (414.289 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v4i4.267
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, Penilaian dan tindak lanjut dalam meningkatkan kompetensi guru dalam melaksanakan keterampilan dasar mengajar melalui supervisi akademik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik pemeriksaan keabsahan data dengan triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa supervisi akademik di SMA Negeri 25 Garut dilakukan kepala Sekolah kepada guru memiliki beberapa tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, penilaian dan tindak lanjut. Supervisi akademik yang dilakukan di SMA Negeri 25 Garut oleh kepala Sekolah berjalan sesuai jadwal yang telah dibuat diawal tahun akademik. Masing-masing guru mendapat minimal dua kali disupervisi, satu kali di semester gasal dan satu kali di semester genap. Sehingga setiap semester keterampilan mengajar guru bertambah baik.
Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Sekolah Dasar
Tanjung, Rahman;
Hanafiah, Hanafiah;
Arifudin, Opan;
Mulyadi, Dedi
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2021): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (419.778 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v4i4.272
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan solusi dalam meningkatkan kinerja guru Sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data yang diperoleh dari berbagai sumber, latar, dan beragam cara pada penelitian ini adalah melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kompetensi Kepala Sekolah dalam meningkatkan kinerja guru Sekolah dasar, yaitu dalam perencanaan Kepala sekolah membuat rencana kerja tahunan sekolah (RKTS) yang menyangkut 8 standar pendidikan, memberikan kriteria SKP (sasaran kinerja pegawai) pada awal tahun sebagai pedoman penilaian guru oleh kepala sekolah dan DP3 yang menyangkut penilaian perilaku guru, dalam pelaksanaannya mengadakan dan mengikutsertakan guru dalam forum ilmiah seperti pendidikan dan pelatihan (upgrading/inservice training, workshop, dan seminar), dalam evaluasi Kepala Sekolah melakukan supervisi pendidikan terhadap para guru (teknik kunjungan kelas, pembicaraan pribadi, dan diskusi kelompok), serta upaya yang dilakukan Kepala Sekolah sebagai manajer dalam meningkatkan kinerja adalah membangun komunikasi yang baik dengan semua guru dalam membangun budaya kerja yang produktif.
Penanggulangan Dampak Learning Loss dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran pada Sekolah Menengah Atas
Hanafiah, Hanafiah;
Sauri, R. Supyan;
Mulyadi, Dedi;
Arifudin, Opan
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 6 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (466.328 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v5i6.642
Penelitian ini dilatarbelakangi karena dampak yang nyata kehilangan pembelajaran bagi peserta didik secara khusus kurang mampu dan daerah terpencil, akibat penutupan sekolah dan pembelajaran jarak jauh. Di sisi lain menjaga peserta didik agar tetap aman dari bahaya virus COVID-19 adalah hal yang utama. Pembelajaran jarak jauh merupakan solusi dari dilema ini, namun sangat sulit diterapkan oleh peserta didik kurang mampu dan daerah terpencil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk learning loss, penyebab learning loss, upaya penanggulangan learning loss dan mutu pembelajaran pada Sekolah Menengah Atas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bentuk learning loss utama yang terjadi adalah bahwa peserta didik merasakan belajar lebih sedikit dibandingkan saat pembelajaran tatap muka di kelas berlangsung. Kebiasaan belajar bergantung kepada guru ini menyebabkan anak kurang mampu untuk belajar sendiri dengan memanfaatkan sumber-sumber yang tersedia di sekitarnya. Program BDR (Belajar Dari Rumah) dicanangkan agar menghindari terjadinya learning loss. Upaya guru sebagai garda terdepan dalam meminimalisir learning loss, yakni merancang pembelajaran yang bervariasi, sesuai dengan kemampuan, bakat dan minat peserta didik (Pembelajaran Berdasarkan Kebutuhan Peserta didik). Untuk mengatasi learning loss, pembuat kebijakan harus mempertimbangkan program yang ditargetkan untuk pemulihan yang dipercepat dan menggunakan metode pelatihan dan komunikasi berbiaya rendah untuk mendukung guru dan melibatkan orangtua.
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa dengan Menerapkan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Game Tournament (TGT)
Mulyadi, Dedi
JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan Vol. 5 No. 10 (2022): JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan)
Publisher : STKIP Yapis Dompu
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (213.991 KB)
|
DOI: 10.54371/jiip.v5i10.1048
Penelitian ini membahas terkait dengan meningkatkan hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe team game tournament (TGT). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, dan observasi. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 25 Garut. Subjek dari penelitian ini adalah siswa kelas XI. Dari hasil pengolahan data maka diperoleh kesimpulan bahwa adanya peningkatan rata-rata nilai pada tiap siklusnya setelah diterapkan model pembelajaran kooperatif tipe Team Game Tournament (TGT) dan tercapainya ketuntasan belajar siswa secara klasikal sebesar 77, 78 % pada siklus terakhir. Siswa dapat termotivasi bekerjasama lebih baik dalam kelompoknya dengan pembelajaran kooperatif tipe Team Game Tournament (TGT). Penelitian ini merupakan suatu penelitian awal yang dapat dijadikan rujukan atau bahan perbandingan untuk penelitian serupa dan atau penelitian lebih lanjut.