Manajemen laba merupakan upaya yang dilakukan oleh pihak manajemen untuk memaksimalkan keuntungan perusahaanmelalui manipulasi terhadap laporan keuangan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh FinancialDistress, Profitabilitas, Komite Audit, dan CEO Tenure terhadap manajemen laba pada perusahaan sektor infrastrukturyang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2020–2023. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif denganregresi data panel sebagai teknik analisis data, serta menggunakan EViews 13 untuk pengujian hipotesis penelitian.Populasi dalam penelitian ini sebanyak 67 perusahaan, dengan sampel sebanyak 42 perusahaan dengan 159 data observasiselama empat tahun yang diperoleh melalui teknik purposive sampling yaitu pemilihan bendasarkan kriteria tertentu danmemiliki data outlier sebayak 9 data. Penelitian ini memberikan temuan bahwa Profitabilitas memiliki pengaruh positifterhadap manajemen laba, sedangkan Financial distress, Komite Audit dan CEO Tenure tidak memiliki pengaruh terhadap manajemen laba. Temuan penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mengenai faktor-faktor yang dapatmempengaruhi manajemen laba bagi perusahanaan. Kata kunci: CEO Tenure, Financial Distress, Komite Audit, Manajemen Laba, Profitabilitas