Articles
Hubungan Motivasi Belajar Dengan Hasil Belajar Siswa SDN Lee Kecamatan Mori Atas
Ardety Sanda;
Huber Yaspin Tandi;
Arif Firmansyah
Jurnal Dikdas Vol 7, No 1 (2019): JURNAL DIKDAS
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (681.926 KB)
Tujuan penelitian ini adala huntuk mengetahui sejauh mana hubungan motivasi belajar dengan perolehan hasil belajar siswa SDN Lee Kecamatan Mori Atas. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V yang berjumlah 15 orang siswa, pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari 15 siswa kelas V SDN Lee Kecamatan Mori Atas ada 10 orang siswa atau 66,7% yang memiliki motivasi belajar tinggi dan 5 orang siswa atau 33,3% yang memiliki motivasi belajar sedang. Berdasarkan analisis inferensial diperoleh rhitung yaitu 0,882 jika nilai rhitung ini dikonsultasikan ke rtabel dengan jumlah sampel penelitian 15 dan taraf kepercayaan 5% maka diperoleh nilai rtabel yaitu 0,514. Sehingga rhitung>rtabel atau 0,882 > 0,514 berdasarkan kelaziman data penelitian kuantitatif, jika rhitung>rtabel maka Ho ditolak dan Ha di terima. Dengan demikian dapatdisimpulkan bahwa Ho dalam penelitian di tolak dan Ha diterima atau dapat dikatakan bahwa ada hubungan motivasi belajar dengan hasil belajar siswa SDN Lee Kecamatan Mori Atas
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BEAJAR SISWA DENGAN MENGGUNKAN METODE MAKE A MATCH PADA MATA PELAJARAN PKN DI KELAS IV MIN MODEL PALU
Aini Rafiqah;
Arif Firmansyah;
Has Din
Jurnal Dikdas Vol 2, No 3 (2014): JURNAL DIKDAS
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Permasalahan utama dalam penelitian tindakan kelas (PTK) ini adalah apakah dengan menggunakan metode pembelajaran Make A Match dapat meningkatkan hasil belajar PKn pada siswa kelas IV MIN Model Palu. Subjek penelitian adalah 30 orang siswa terdiri atas 11 orang laki-laki dan 19 orang perempuan yang terdaftar pada tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas dua siklus. Pada setiap siklus dilaksanakan dua kali pertemuan di kelas dan setiap siklus terdiri empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen pengumpulan data terdiri atas lembar observasi aktivitas guru, lembar observasi aktivitas siswa dan tes evaluasi hasil belajar siswa. Indikator kinerja untuk hasil belajar daya serap individual (DSI) 70% dan ketuntasan belajar klasikal (KBK) 85%. Hasil penelitian Pra tindakan KBK mencapai 60% , kemudian DSK mencapai 58,83%. Pada tindakan siklus I KBK 76,7 % DSK 71,2%. Pada tindakan siklus II KBK 86,7% dan DSK 88,7%. Berdasarkan hasil di atas terlihat peningkatan hasil belajar pada setiap pelaksanaan tindakan. Hal ini berarti pembelajaran pada siklus II telah memenuhi indikator keberhasilan dengan nilai daya serap klasikal minimal 85%. Berdasarkan nilai rata-rata daya serap klasikal dan ketuntasan belajar klasikal pada kegiatan pembelajaran siklus II, maka dapat disimpulkan bahwa perbaikan pembelajaran dengan menggunakan metode Make A Match dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran PKn di MIN Model Palu
STUDI KASUS TENTANG RENDAHNYA HASIL BELAJAR SISWA IPS KELAS IV SDN NO. 1 WANI KECAMATAN TANANTOVEA KABUPATEN DONGGALA
Sutrayani Yani;
Arif Firmansyah;
Rizal Rizal
Jurnal Dikdas Vol 3, No 3 (2015): JURNAL DIKDAS
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Masalah Pokok yang dianalisis dalam penelitian ini adalah: apakah faktor-faktor yang mempengaruhi terhadap rendahnya hasil belajar Siswa pada pembelajaran IPS Kelas IV di SDN No. 1 Wani Kec. Tanantovea?. Penelitian ini dilakukan di Kelas IV yang berjumlah 31 siswa dan diantaranya 7 siswa yang tidak tuntas. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, dokumentasi dan angket. Metode analisis deskriptif kualitatif yaitu dengan mendeskripsikan secara menyeluruh data yang didapat selama proses penelitian. Hasil penelitian terhadap hasil belajar siswa dilihat dari 2 segi yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Faktor Internal ada 2 yaitu faktor minat dan faktor bakat sedangkan faktor eksternal dilihat dari aspek lingkungan sekolah. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa dari faktor internal dikatakan masih rendah minat dan bakat siswa, yang artinya aspek minat dan bakat merupakan faktor yang mempengaruhi rendahnya hasil belajar siswa sedangkan faktor eksternal lingkungan sekolah bukan merupakan faktor yang mempengaruhi rendahnya hasil belajar siswa.
CASE STUDY ABOUT LOW STUDENT LEARNING MOTIVATION IN CLASS IV SDN 9 BALAESANG IN THE PANDEMY COVID 19
Fitriani Fitriani;
Arif Firmansyah;
Herlina Herlina
Jurnal Dikdas Vol 9, No 1 (2021): JURNAL DIKDAS
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (274.859 KB)
The formulation of the problem in this study is what caused the low student motivation in Civics class IV SDN 9 Balaesang during the Covid 19 pandemic. The purpose of this study is to identify or trace and describe what causes the low student learning motivation in Civics in the classroom. IV SDN 9 Balaesang. The research design used is descriptive qualitative. using a questionnaire from 20 fourth grade students at SDN 9 Balaesang. Data collection techniques used were observation, questionnaires, and documentation. The results of this study were 20 grade IV students at SDN 9 Balaesang, from the results of research observations on the results tables of the fourth grade student respondents concluded that students' learning motivation was still lacking. There are obstacles during learning, including teachers who still do not understand students and the Covid 19 pandemic conditions that prevent students from learning in class. The conclusion of this study is the low student motivation caused by the lack of student motivation both from extrinsic and intrinsic motivation in class IV SDN 9 Balaesang during the Covid 19 pandemic, this can be seen in the results of student respondents in the existing data table.
THE EFFECT OF NUMBERED HEAD TOGETHER (NHT) COOPERATIVE LEARNING MODEL ON LEARNING OUTCOMES
Nur Afifa;
A. Lilis Kurniah;
Arif Firmansyah
Jurnal Dikdas Vol 9, No 2 (2021): JURNAL DIKDAS
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (82.641 KB)
This study examined the Effect of Numbered Head Together (NHT) Cooperative Learning Model on the Learning Results of Students at Sirenja. The sample of this research was all students amounting to 15 people. Data collection in this study used tests, observation and documentation. The data collected was then analyzed by testing the hypothesis using the t-test. The results showed that the average value of student learning outcomes before being given treatment was 55.67 and after being given treatment was 77.67 this indicates an increase in student learning outcomes. If this value is entered into the t-score statistical test, the t-count value is 3.115. If t count is consulted in table t with a sample size of 15 using a significant level of 5% (ɑ = 0.05) at degrees of freedom (db) = N - 1 = 15 - 1 = 14, the t table value is 1.761, it can be seen that the t value greater than t table or 7,062> 1,761. Thus, Ho is rejected and Ha is accepted, which means that there is a significant difference between learning outcomes before being given treatment and after being given treatment using the NHT type learning model or it can be said that there is an effect of Numbered Head Together (NHT) Cooperative Learning Model on Learning Outcomes.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PKn MELALUI METODE DISKUSI KELAS IV SDN NO. 2 WOMBO
Mestwatin Watin;
Arif Firmansyah;
Rizal Rizal
Jurnal Dikdas Vol 3, No 3 (2015): JURNAL DIKDAS
Publisher : Universitas Tadulako
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran PKn melalui Metode Diskusi Kelas IV SDN No. 2 Wombo. Penelitian tindakan ini mengacu pada model Kemmis dan Mc.Taggart meliputi perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas guru siklus I dari pertemuan I diperoleh presentase 69,23%, pada siklus II 92,30% presentase peningkatan aktivitas guru yaitu 23,07%. Untuk aktivitas siswa siklus I dari pertemuan I diperoleh presentase 65,83% dan meningkat menjadi 88,46% pada siklus II sehingga presentase peningkatan aktivitas siswa 22,63%. Ini menunjukan bahwa pada aktivitas guru dan siswa pada siklus 1 masuk kategori cukup sedangkan pada siklus II aktivitas guru dan siswa berada dalam kategori sangat baik. Selanjutnya penggunaan metode diskusi juga dapat meningkat hasil belajar PKn siswa, pada tindakan siklus II diperoleh presentase tes akhir KBK sebesar 95%. Hal-hal diatas sudah memenuhi indikator keberhasilan yang ditetapkan.
Simulasi Debit untuk Pola Pengoperasian PLTA Sibundong dengan Menggunakan Model Tangki Sugawara
Rahmah Dara Lufira;
Suwanto Marsudi;
Riyanto Haribowo;
M Amar Sajali
Jurnal Teknik Sumber Daya Air Vol. 1 No. 2 (Desember 2021)
Publisher : Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia (HATHI)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (603.289 KB)
|
DOI: 10.56860/jtsda.v1i2.4
Kabupaten Tapanuli Utara adalah salah satu wilayah dataran tinggi Sumatra Utara yang mengalami penurunan kondisi sumber daya alam, terutama sumber daya tanah dan air di sekitar DAS. Pada DAS Sibundong dengan semakin meningkatnya penduduk di pulau Sumatra menyebabkan pasokan tenaga listrik mengalami penurunan daya. Studi ini bertujuan unuk menentukan debit andalan pada sungai yang nantinya digunakan sebagai pasokan listrik menggunakan model tangki dan untuk menganalisa potensi daya pola pengoperasian PLTA Sibundong. Metode yang digunakan dalam mencari data hujan yang hilang adalah Normal Ratio Method dengan ketentuan minimal 2 stasiun yang selanjutnya menggunakan lengkung massa ganda untuk melakukan uji konsistensi data hujan. Perhitungan curah hujan rerata daerah menggunakan metode rerata aljabar. Data curah hujan rerata daerah yang dihitung adalah pada tahun 2004-2013. Data hujan rerata daerah digunakan sebagai input data pada simulasi debit model tangki. Untuk mencari debit di DAS Sibundong digunakan model tangki. Data yang digunakan adalah data curah hujan 6 tahun dimulai dari tahun 2006 hingga tahun 2011, data klimatologi dan luas DAS Sibundong yaitu 282 km2. Hasil debit andalan adalah Q = 9,29 m3/dt dan hasil daya untuk pola pengoperasian PLTA adalah 2 x 6,26 MW.
Best Practice Penelitian Tindakan Sekolah
Syamsurijal Basri;
Muh. Ardiansyah;
Irmawati Irmawati
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat PROSIDING EDISI 4: SEMNAS 2020
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (490.246 KB)
PKM ini tentang Pelatihan Penelitian Tindakan Sekolah Bagi Kepala Sekolah Dasar Di Kecamatan Tinggi Moncong Kabupaten Gowa. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah pengetahuan tentang penelitian tindakan sekolah (PTS) masih rendah dan mitra belum memampu melakukan penelitian tindakan sekolah utamanya dalam menemukan permasalahan dan rencanan tindak yang tertuang dalam proposal. Solusi yang ditawarakan pemberian materi tentang Konsep Penelitian Tindakan Sekolah, Melatih mitra dalam membuat pra usulan Penelitian Tindakan Kepala sekolah. Metode yang dilakukan adalah metode ceramah, diskusi dan praktek. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan cara pemberian materi tentang konsep penelitian tindakan sekolah dan praktek menyusun usulan penelitian melalui latihan penyusunan pra usulan penelitian tindakan sekolah melalui tahapan penulisan pendahuluan, tahapan penulisan kajian teori, dan tahapan penulisan metode penelitian. Hasil yang di peroleh dalam pelatihan penelitian tindakan sekolah (PTS) adalah Pengetahuan mitra tentang penelitian tindakan sekolah (PTS) terkait konsep dan langkah-langkah dalam melakukan penelitian tindakan sekolah untuk peningkatan mutu pembelajaran telah bertambah. Mitra telah dapat menemukan permasalahan yang dapat diteliti melalui pendekatan tindakan sekolah, menyusun proposal penelitian tindakan sekolah melalui tahapan penulisan pendahuluan, tahapan penulisan kajian teori, dan tahapan penulisan metode penelitian
Manajemen referensi penulisan karya tulis ilmiah Mahasiswa STKIP-PI Makassar
St. Habibah;
Syamsurijal Basri;
Sumarlin Mus
Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2018, No 8: PROSIDING 8
Publisher : Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (340.245 KB)
This program was driven by the need for studentsand lecturers in utilizing an application tool in order to helpthem at managing the references in the scientific paper. Thepurpose of this training was to provide students of STKIP-PIMakassar in writing scientific papers, especially managingreferences used by using Zotero 5.0 software. The results ofthis training showed that the students and lecturers were veryinteresting to participate in the training as well as using theZotero 5.0 in managing their references. The director ofSTKIP-PI and teaching staff encourage their students to usethe Zotero 5.0 software in writing scientific papers.
Pola Spasial Temporal Kasus Demam Berdarah Dengue di Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2011-2016
Mujiyanto Mujiyanto;
Made Agus Nurjana;
Yuyun Srikandi;
Hayani Anastasia;
Ni Nyoman Veridiana;
Ade Kurniawan;
Nurul Hidayah;
Sitti Chadijah;
Rosmini Rosmini
Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Vol 32 No 2 (2022)
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22435/mpk.v32i2.2617
Dengue Fever is a disease neglected tropical diseases are still a major problem in the field of public health, especially the tropics and subtropics. The spatial distribution of dengue fever cases and a location-based early warning system have not yet been developed properly. Modeling the spatial epidemiology of dengue is one of the applications of Geographic Information Systems (GIS). GIS can be used to determine the spatial patterns of temporal occurrence of dengue cases. The purpose of this study is to determine the spatial-temporal patterns of dengue cases based on the spatial statistical analysis in Palu 2011-2016. This study was an observational study with the cross-sectional design. . Samples of dengue cases were all reported from 2011 to June 2016 and were analyzed statistically using the averagenearest neighbor and space-time permutation. Estimation The results showed the spatial pattern of dengue cases from 2011- June 2016 tend to cluster. Clustering of dengue cases from 2011-2016 obtained two regions with significant clusters. The first cluster region has a p-value of 0.021.Time occurrence of dengue cases that have significant value from 1 March to 30 November 2011 with a total of 25 cases. Furthermore, for the second cluster showed a p-value of 0.037 with a span of the case from 1 May - June 30, 2013, with 17 cases. The main cluster locations or those that are spatially and temporally significant are located in six villages and become a priority in dengue controlling. The implementation of the eradication of dengue mosquito nests with the 3M plus movement and the one house one inspector movement was carried out intensively by prioritizing areas with significant clusters. Surveillance of cases and disease vectors should be improved and developed using GIS. Abstrak Demam Berdarah Dengue merupakan salah satu penyakit yang masih menjadi masalah utama di bidang kesehatan masyarakat khususnya negara-negara tropis dan subtropis. Distribusi spasial kasus demam berdarah dan sistem kewaspadaan dini berbasis lokasi sampai saat ini belum dikembangkan dengan baik. Pemodelan spasial epidemiologi DBD merupakan salah satu aplikasi dari Sistem Informasi Geografis (SIG). SIG dapat digunakan untuk menentukan pola spasial temporal kejadian kasus DBD. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan pola spasial-temporal kasus DBD berdasarkan analisis spasial statistik di Kota Palu Tahun 2011-2016. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan menggunakan studi potong lintang. Sampel kasus DBD adalah semua yang dilaporkan dari tahun 2011 sampai dengan Juni 2016 dan dianalisis secara spasial statistik menggunakan average nearest neighbour dan space-time permutation. Estimation. Hasil penelitian menunjukkan pola spasial kasus DBD Tahun 2011- Juni 2016 cenderung mengelompok. Untuk pengelompokan kasus DBD Tahun 2011-2016 secara spasial-temporal didapatkan dua daerah dengan klaster yang signifikan. Wilayah klaster tersebut memiliki p-value 0,021 untuk wilayah pertama. Waktu kejadian kasus DBD yang memiliki nilai signifikan tersebut antara rentang waktu 1 Maret – 30 November 2011 dengan jumlah 25 kasus. Selanjutnya untuk klaster kedua didapatkan hasil p-value 0,037 dengan rentang waktu kasus 1 Mei – 30 Juni 2013 dengan jumlah 17 kasus. Lokasi klaster utama atau yang signifikan secara spasial temporal terdapat di enam kelurahan dan menjadi prioritas dalam pengendalian DBD. Pelaksanaan pemberantasan sarang nyamuk DBD dengan gerakan 3M plus dan gerakan satu rumah satu jumantik secara intensif dilakukan dengan memprioritaskan daerah dengan klaster yang signifikan. Surveilans kasus dan vektor penyakit harus ditingkatkan dan dikembangkan dengan memanfaatkan SIG.