Articles
Pengembangan e-LKPD Interaktif Berbasis Masalah Pada Materi Penyajian Data dalam Bentuk Diagram Batang
Karina Karin;
Sujarwo Sujarwo
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MIPA Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Penelitian Pendidikan MIPA
Publisher : LPPM UMN Al Washliyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32696/jp2mipa.v7i2.1849
Pelaksanaan penelitian dilatarbelakangi oleh masalah minimnya bahan ajar yang didistribusikan kepada siswa ketika aktivitas pembelajaran jarak jauh berlangsung melalui aplikasi WA grup. Tujuan utama penelitian ini ialah untuk menghasilkan E-LKPD interaktif berbasis permasalahan materi penyajian data berbentuk diagram batang yang diklasifikasikan menjadi dua, diantaranya: diagram batang tunggal dan diagram batang ganda lalu kemudian diimplementasikan pada aktivitas pembelajaran matematika tepatnya pada siswa SD serta memahami tingkat kelayakan E-LKPD yang saat ini dikembangkan. Peneliti menerapkan metode Research and Development model ADDIE yang kemudian dimodifikasi menjadi ADD yaitu Analisis, design dan Development. Instrumen penelitian yaitu lembaran validasi berupa kuesioner. Sementara subjek penelitian yaitu E-LKPD dengan objek penelitian adalah materi penyajian data berbentuk diagram batang dengan dua validator sebagai ahli media dengan ahli materi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis secara kualitatif. Hasil penelitian ini berbentuk E-LKPD interaktif berbasis permasalahan tepatnya pada materi penyajian data berbentuk diagram batang yang berada pada kategori “sangat layak” yang sesuai dengan hasil kedua validator penelitian. Validator ahli materi dengan persentase 88 %, sementara validator ahli media dengan persentase 89 % yang berada dalam rentang 80%- 100% dengan kategori sangat layak. merujuk pada hasil kegiatan validasi oleh dua orang validator dapat diperjelas bahwa E-LKPD interaktif berbasis permasalahan tepatnya pada materi penyajian data berbentuk diagram batang dengan kategori sangat layak untuk diaplikasikan dalam aktivitas belajar mengajar matematika siswa SD.
Penerapan Media Pop Up Book untuk Meningkatkan Pengetahuan Siswa Pada Tema Cuaca di Kelas III SD Negeri 067952 Medan Johor
Khairunnisa P Nasution;
Sujarwo Sujarwo
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN MIPA Vol. 7 No. 2 (2023): Jurnal Penelitian Pendidikan MIPA
Publisher : LPPM UMN Al Washliyah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32696/jp2mipa.v7i2.1851
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan pengetahuan siswa setelah menerapkan media pop up book pada tema cuaca kelas III SD Negeri 067952 Medan Johor. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas III yang berjumlah 82 Siswa. Sedangkan sampel penelitian berjumlah 56 siswa yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain Quasi Eksperimen yang menggunakan bentuk pretest-postest control group design. Instrumen yang digunakan yaitu tes. Dari hasil penelitian diperoleh nilai rata-rata pretetst untuk kelas eksperimen adalah 60,2 dan pretetst kelas kontrol adalah 53,6. Kemudian kedua kelas diberikan perlakuan yang berbeda, sehingga diperoleh nilai rata-rata posttest hasil pengetahuan kelas eksperimen adalah 89,3 dan kelas kontrol adalah 76,8. Pengujian hipotesis dilakukan dengan analisis statistik-t. Dari hasil perhitungan diperoleh thitung= 3,96> ttabel = 1,68 dengan dk = 54 dan taraf nyata α = 0,05. Dapat dilihat bahwa thitung > ttabel, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Maka hasil kesimpulan penerapan media pop up book mengalami peningkatan terhadap pengetahuan tema cuaca siswa.
Praktikalitas Dan Efektifitas “Subhan Si Pematdas” Bahan Ajar Berbasis Etnomatematika Pada Kelas Tinggi Di Sdn 07 Sadayan Kecamatan Tangaran Kabupaten Sambas
Rahma Anggita;
Hamdani Hamdani;
Dyoty Auliya Vilda Ghasya
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i4.2208
Penelitian bertujuan mengetahui praktikalitas dan efektifitas Subhan Si Pematdas bahan ajar berbasis etnomatematika pada kelas tinggi di Sekolah Dasar Negeri 07 Sadayan Kecamatan Tangaran Kabupaten Sambas. Jenis penelitian pengembangan atau Research and Development tipe 2 dengan pendekatan kualitatif peneliti hanya menguji bahan ajar Subhan Si Pematdas. Penelitian menggunakan metode penelitian Plomp pada penelitian ini hanya berfokus pada tahap tes, evaluasi dan revisi yaitu untuk mengetahui bagaimana praktikalitas dan efektifitas bahan ajar Subhan Si Pematdas. Praktikalitas Subhan Si Pematdas dilihat dari aspek kemudahan penggunaan bahan ajar, efesiensi waktu, dan manfaat bahan ajar bagi guru kelas tinggi. Sedangkan efektifitas Subhan Si Pematdas dilihat dari aspek afektif siswa yaitu minat belajar siswa dalam pembelajaran matematika seperti perasaan senang, ketertarikan untuk belajar, perhatian saat belajar dan keterlibatan dalam belajar. Penelitian dilakukan pada kelas VI SDN 07 Sadayan Kecamatan Tangaran Kabupaten Sambas terdiri 1 orang guru dan 18 orang siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Subhan Si Pematdas praktis dan efektif untuk digunakan pada kelas tinggi di SDN 07 Sadayan Kecamatan Tangaran Kabupten Sambas. Kata Kunci: Efektifitas, Praktikalitas, Subhan Si Pematdas
Praktikalitas Dan Efektifitas “Subhan Si Pematdas” Bahan Ajar Berbasis Etnomatematika Pada Kelas Rendah di SDN 07 Sadayan Kecamatan Tangaran Kabupaten Sambas
Shazlin Shazlin;
Hamdani Hamdani;
Asmayani Salimi
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/innovative.v3i4.3632
Berdasarkan Rapor Pendidikan Publik Kabupaten Sambas tahun 2022, kemampuan numerasi khususnya dikabupaten Sambas masih dibawah kompetensi minimun. Hal ini membuktikan bahwa pendidikan di kabupaten Sambas masih jauh dari kata baik. Dalam upaya meningkatkan kemampuan numerasi siswa maka dibuatlah bahan ajar berbasis etnomatematika yang diberi nama “Subhan Si Pematdas”. Penelitian bertujuan mengetahui praktikalitas dan efektifitas Subhan Si Pematdas pada kelas rendah. Jenis penelitian ini yaitu penelitian Research and Development tipe 2 dengan menggunakan pendekatan kualitatif dimana peneliti hanya berfokus pada tahan tes untuk menguji bahan ajar Subhan Si Pematdas. Metode dalampenelitian ini menggunakan metode Plomp tahap keempat yaitu tahap tes, evaluasi dan revisi. Praktikalitas Subhan Si Pematdas dilihat dari aspek kemudahan penggunaan bahan ajar, efesiensi waktu, dan manfaat bahan ajar bagi guru kelas rendah. Efektifitas Subhan Si Pematdas dari aspek afektif siswa yaitu minat belajar siswa dalam pembelajaran matematika seperti perasaan senang, ketertarikan untuk belajar, perhatian saat belajar dan keterlibatan dalam belajar. Penelitian dilakukan kelas III SDN 07 Sadayan Kecamatan Tangaran Kabupaten Sambas terdiri 1 orang guru dan 20 orang siswa. Hasil penelitian menunjukkan Subhan Si Pematdas praktis dan efektif untuk digunakan pada kelas rendah di SDN 07 Sadayan Kecamatan Tangaran Kabupten Sambas.
PENGEMBANGAN VIDEO ANIMASI MOTION GRAPHIC PADA MATERI PROSES FOTOSINTESIS PADA TUMBUHAN SISWA KELAS IV SDN 35 PONTIANAK SELATAN
Agung Amiansyah;
Hamdani Hamdani;
Dyoty Aulia Vilda Ghasya
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 3 (2023): Volume 6 No. 3 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jrpp.v6i3.18934
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan video animasi motion graphic yang layak digunakan untuk membantu kegiatan pembelajaran kurikulum merdeka pada mata pelajaran IPAS materi proses fotosintesis pada tumbuhan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Research and development (R&D) dengan mengadaptasi model ADDIE. Sampel data penelitian ini adalah 97 peserta didik kelas IV SD Negeri 35 Pontianak Selatan dan 2 orang validator ahli yang terdiri ahli materi dan ahli media. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah wawancara dan angket. Hasil penelitian dan pengembangan mendapatkan penilaian validitas menurut validator ahli materi pada aspek isi, penyajian, dan bahasa memperoleh nilai persentase 88,00% dengan kriteria “Sangat Valid”, dan menurut validator ahli media pada aspek spartial, temporal, live action, dan typographic memperoleh nilai persentase 91,16% dengan kriteria “Sangat Valid”. Hasil ini didukung dari hasil kegiatan uji coba produk dan mendapat respon dari peserta didik kelompok kecil memperoleh nilai persentase 80,66% yang merupakan kriteria “Sangat Praktis”, dan respon kelompok besar memperoleh nilai persentase 83,65% yang merupakan kriteria “Sangat Praktis”. Dengan demikian disimpulkan bahwa video animasi motion graphic layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
PENGEMBANGAN VIDEO ANIMASI MOTION GRAPHIC PADA MATERI PROSES FOTOSINTESIS PADA TUMBUHAN SISWA KELAS IV SDN 35 PONTIANAK SELATAN
Agung Amiansyah;
Hamdani Hamdani;
Dyoty Aulia Vilda Ghasya
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 3 (2023): Volume 6 No. 3 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jrpp.v6i3.18939
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan video animasi motion graphic yang layak digunakan untuk membantu kegiatan pembelajaran kurikulum merdeka pada mata pelajaran IPAS materi proses fotosintesis pada tumbuhan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Research and development (R&D) dengan mengadaptasi model ADDIE. Sampel data penelitian ini adalah 97 peserta didik kelas IV SD Negeri 35 Pontianak Selatan dan 2 orang validator ahli yang terdiri ahli materi dan ahli media. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah wawancara dan angket. Hasil penelitian dan pengembangan mendapatkan penilaian validitas menurut validator ahli materi pada aspek isi, penyajian, dan bahasa memperoleh nilai persentase 88,00% dengan kriteria “Sangat Valid”, dan menurut validator ahli media pada aspek spartial, temporal, live action, dan typographic memperoleh nilai persentase 91,16% dengan kriteria “Sangat Valid”. Hasil ini didukung dari hasil kegiatan uji coba produk dan mendapat respon dari peserta didik kelompok kecil memperoleh nilai persentase 80,66% yang merupakan kriteria “Sangat Praktis”, dan respon kelompok besar memperoleh nilai persentase 83,65% yang merupakan kriteria “Sangat Praktis”. Dengan demikian disimpulkan bahwa video animasi motion graphic layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
PENGEMBANGAN VIDEO ANIMASI MOTION GRAPHIC PADA MATERI PROSES FOTOSINTESIS PADA TUMBUHAN SISWA KELAS IV SDN 35 PONTIANAK SELATAN
Agung Amiansyah;
Hamdani Hamdani;
Dyoty Aulia Vilda Ghasya
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran (JRPP) Vol. 6 No. 3 (2023): Volume 6 No. 3 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/jrpp.v6i3.19168
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan video animasi motion graphic yang layak digunakan untuk membantu kegiatan pembelajaran kurikulum merdeka pada mata pelajaran IPAS materi proses fotosintesis pada tumbuhan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Research and development (R&D) dengan mengadaptasi model ADDIE. Sampel data penelitian ini adalah 97 peserta didik kelas IV SD Negeri 35 Pontianak Selatan dan 2 orang validator ahli yang terdiri ahli materi dan ahli media. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah wawancara dan angket. Hasil penelitian dan pengembangan mendapatkan penilaian validitas menurut validator ahli materi pada aspek isi, penyajian, dan bahasa memperoleh nilai persentase 88,00% dengan kriteria “Sangat Valid”, dan menurut validator ahli media pada aspek spartial, temporal, live action, dan typographic memperoleh nilai persentase 91,16% dengan kriteria “Sangat Valid”. Hasil ini didukung dari hasil kegiatan uji coba produk dan mendapat respon dari peserta didik kelompok kecil memperoleh nilai persentase 80,66% yang merupakan kriteria “Sangat Praktis”, dan respon kelompok besar memperoleh nilai persentase 83,65% yang merupakan kriteria “Sangat Praktis”. Dengan demikian disimpulkan bahwa video animasi motion graphic layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
PENDAFTARAN TANAH WAKAF KAITANNYA TERHADAP PEMBERDAYAAN EKONOMI UMAT
SYAUKANI SYAUKANI
JURNAL SYIAR-SYIAR Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Syiar-Syiar
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Tjut Nyak Dhien
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36490/syiar.v1i1.40
Penerbitan sertifikat tanah wakaf pada kegiatan pendaftaran tanah di kantor pertanahan dapat memberi kenyamanan dan rasa aman bagi badan wakaf untuk memanfaatkan tanah wakaf dalam rangka pemberdayaan ekonomi umat, karena itu disarankan kepada semua pihak yang terkait dengan pengelolaan tanah wakaf untuk membantu dalam hal perizinan, pemilikan, penggunaan, pemanfaatan dan pengelolaan tanah wakaf seoptimal mungkin dengan penuh kejujuran
MUDHARABAH DALAM SISTEM EKONOMI
Syaukani Syaukani
JURNAL SYIAR-SYIAR Vol 1 No 1 (2018): Jurnal Syiar-Syiar
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Tjut Nyak Dhien
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36490/syiar.v1i1.43
Salah satu bentuk pengelolaan uang/harta yang dibenarkan oleh Allah adalah menyalurkan dengan cara memberikan modal kepada seseorang atau lembaga. Modal tersebut kemudian dikelola dalam suatu usaha yang layak. Bentuk mu’amalahnya dalam pengelolaan tersebut adalah mudharabah. Sistem suplai dana melalui mudharabah adalah adalah salah satu sistem penyuplaian dana terpenting dalam syariat islam. Mudharabah yang terdiri dari dua unsur penting yaitu produksi dan usaha yaitu dana dan kerja. Banyak orang yang memiliki dana tetapi tidak mampu mengeksploitasi dan menginventasikannya karena kurang pengalaman, usaha atau waktu. Sementara yang lain memiliki dana dan mampu melakukan usaha, tetapi kurang memiliki dana yang diperlukan oleh usaha itu.Mudharabah pada bank islam adalah suatu sistem pendanaan operasional realitas bisnis, bersaham mengembangkan kegiatan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, mudharabah termasuk dalam kategori bekerja yang merupakan salah satu sebab kepemilikan yang sah menurut syara’. Maka, seseorang pengelola berhak memiliki harta yang merupakan hasil keuntungan dari transaksi mudharabah karena kerjanya, sesuai dengan prosentasi yang telah disepakati oleh kedua belah pihak
An Investigation of Volleyball Extracurriculars Coaches’ Interpersonal Communication Knowledge
Sujarwo;
Muchamad Arif Al Ardha;
Chung Bing Yang
Studies in Philosophy of Science and Education Vol. 4 No. 1 (2023): March
Publisher : Indonesia Approach Education
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.46627/sipose.v4i1.176
Communication is very important in the training process. The trainers are not only requiring good knowledge but also good communication skills. This study aimed to determine the interpersonal communication knowledge level based on gender, age, coaching experience, and background. The research method was a quantitative approach with descriptive and comparative statistics with percentage techniques. The research samples were 27 volleyball coaches in junior high school extracurriculars (20 males and 7 females aged 36.37 ± 8.56 years old). The instrument in this study was developed to measure the coaches’ interpersonal communication knowledge. The results showed that there are significantly different in coaches’ interpersonal communication knowledge based on the age groups and coaching experience groups (p value <0.05). Coaches in the oldest group (> 40 years old) has the highest score compared with other groups (83.00 ± 6.75). Furthermore, coaches who have experience in coaching more than 20 years also achieve the highest score compared to other groups (82.20 ± 7.07). The conclusion, most coaches have good interpersonal communication knowledge. However, coaching experience could contribute the interpersonal communication knowledge better.