Articles
KEPEDULIAN KONI TERHADAP ATLET PERAIH MEDALI PROVINSI ACEH
Fitri Ramayana Siregar;
Amiruddin Amiruddin;
Abdurrahman Abdurrahman
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 4, No 3 (2018): AGUSTUS 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Peran KONI sebagai organisasi yang bertanggung jawab terhadap peningkatan prestasi ternyata masih terdapat banyak masalah yang terjadi. Masalah yang sering muncul hingga saat ini adalah kurangnya peran organisasi KONI terhadap atlet-atlet peraih medali, dilihat dari fakta lapangan yang terjadi pada Provinsi Aceh masih banyak atlet-atlet yang terpaksa harus menjalani hidup dengan kesulitan, sehingga mereka harus hengkang dari dunia olaharaga. Penelitian ini berupaya mengungkapkan tingkat kepedulian KONI terhadap atlet peraih medali Provinsi Aceh. Secara khusus penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kepedulian KONI terhadap atlet peraih medali Provinsi Aceh. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif Sumber data penelitian ini bersumber dari pada pengurus KONI Aceh dan Atlet peraih medali di KONI aceh dengan konteks Kepedulian KONI Terhadap Atlet Pereih Medali Provinsi Aceh. Pengumpulan data di lakukan dengan teknik observasi wawancara dan angket. Dalam melakukan penelitian peneliti sebagai pengamat penuh tanpa terlibat dalam penelitian agar hasil pengamatan dapat dipercaya, peneliti menggunakan alat bantu camera serta lembar wawancara dan angket.Berdasarkan hasil penelitian, dapat dijelaskan sebagai berikut: KONI Aceh memiliki kepedulian yang sangat tinggi kepada atlet berprestasi hal tersebut ditunjukan dengan diberikannya bonus-bonus kepada para peraih medali serta uang pembinaan bahkan tambahan bonus kepada pemecah rekor. Hasil penelitian tersebut sejalan dengan hasil penelitian yang penulis lakukan kepada atlet PON yang mengatakan atlet yang mendapatkan medali di PON mendapatkan perhatian atau kepedulian dari KONI dengan baik artinya setiap atlet yang sudah berprestasi khusunya pada PON akan diberikan Bonus dan Pekerjaan untuk jaminan hidup. Simpulan penelitian ini adalah KONI Aceh memiliki perhatian dan kepedulian yang tinggi kepada atlet yang mendapatkan medali. Kata Kunci: Kepedulian
HUBUNGAN TINGKAT KONSENTRASI DENGAN KETEPATAN MEMANAH PADA ATLET PANAHAN ACEH ARCHERY SCHOOL BINAAN DISPORA KABUPATEN BIREUEN TAHUN 2015
Mukhtar Mukhtar;
Abdurrahman Abdurrahman;
Ifwandi Ifwandi
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 3, No 1 (2017): FEBRUARI 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (513.617 KB)
Penelitian yang berjudul “Hubungan Tingkat Konsentrasi dengan Ketepatan Memanah Pada Atlet Panahan Aceh Archery School Binaan Dispora Kabupaten Bireuen Tahun 2015’’. Olahraga panahan merupakan perpaduan antara seni gerakan dan ketahanan mental untuk memperoleh skor tertinggi. Pada dasarnya olahraga panahan merupakan cabang olahraga yang membutuhkan sentuhan jiwa yang halus, kesabaran, keuletan, dan ketahanan mental. Untuk pencapaian prestasi dibutuhkan beberapa factor, salah satunya adalah tingkat konsentrasi yang sangat baik pada seorang atlet panahan. Konsentrasi merupakan kemampuan untuk memusatkan perhatian kepada tugas dengan tidak terganggu dan terpengaruhi oleh stimulus yang bersifat internal maupun eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsentrasi dengan ketepatan memanah pada atlet panahan aceh archery school binaan dispora kabupaten Bireuen tahun 2015. Populasi dalam penelitian ini adalah atlet panahan aceh archery school binaan dispora kabupaten Bireuen tahun 2015 yang berjumlah 20 orang. Mengingat jumlah populasi yang relatif kecil, maka semua anggota populasi dijadikan sampel penelitian (total sampling). Pengolahan data dilakukan dengan menggunakan rumus analisis korelasi sederhana. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut: terdapat hubungan yang signifikan antara konsentrasi dengan ketepatan memanah pada atlet panahan aceh archery school binaan dispora kabupaten Bireuen tahun 2015 sebesar (r = 0,63) yang mana r adalah koefisien korelasi. Dari perhitungan tersebut diperoleh nilai Fh (F-hitung) = 3,43, sedangkan nilai Ft (F-tabel) pada taraf signifikan 95% dengan db (n-k-1) adalah sebesar 2,81. Artinya nilai Fh = 3,43 nilai Ft = 2,81. Uraian tersebut menunjukkan bahwa hipotesis yang penulis rumuskan yaitu: “terdapat hubungan yang signifikan antara konsentrasi dengan ketepatan memanah pada atlet panahan aceh archery school binaan dispora kabupaten Bireuen tahun 2015’’. Kata Kunci: Konsentrasi, Ketepatan Memanah
HUBUNGAN POWER OTOT TUNGKAI DENGAN KECEPATAN RENANG GAYA BEBAS PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENJASKESREK FKIP UNSYIAH
Subhan Subhan;
Sukardi Putra;
Abdurrahman Abdurrahman
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 2, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (597.633 KB)
Renang merupakan kegiatan yang dimainkan di atas permukaan air dan di lakukan berbagai gaya, Power otot dalam olahraga renang mempunyai peranan penting, power otot tungkai merupakan salah satu faktor yang menunjang kecepatan dalam melakukan olahraga renang, power otot sebagai penunjang prestasi renang gaya bebas. Penelitian ini bertujuan; 1) untuk mengetahui power otot tungkai mahasiswa Program Studi Penjaskesrek FKIP Unsyiah angkatan 2011; 2) untuk mengetahui renang gaya bebas mahasiswa Program Studi Penjaskesrek FKIP Unsyiah angkatan 2011; 3) untuk mengetahui apakah terdapat Hubungan power otot tungkai dengan kecepatan renang gaya bebas pada mahasiswa Program Studi Penjaskesrek FKIP Unsyiah angkatan 2011. Populasi adalah seluruh mahasiswa Penjaskesrek FKIP Unsyiah angkatan 2011 sebanyak 135 orang. Sedangkan pengambilan sampel di lakukan dengan cara Purposive Sampling atau sampel yang berrtujuan, sebanyak 20 orang mahasiswa Penjaskesrek FKIP Unsyiah angkatan 2011. Pengumpulan data menggunakan pengukuran power otot tungkai dan tes kecepatan renang gaya bebas. Data yang diperoleh selanjutnya di analisis dengan perhitungan korelasi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh rata-rata dari power otot tungkai adalah 2.50 berada pada kategori baik. Rata-rata dari kecepatan renang gaya bebas 20 meter adalah 13.46 berada pada kategori baik. Hasil perhitungan korelasi X dan kecepatan Y adalah sebanyak 0,57. Hasil pengujian hipotesis tersebut dapat diuraikan bahwa hasil diperoleh t-hitung sebesar 3.55 dan t-tabel pada taraf signifikansi 95% adalah 1.73 (t-hitung = 3.55 t-tabel = 1.73). Hipotesis yang diajukan diterima kebenarannya. Artinya terdapat hubungan antara power otot tungkai dan kecepatan renang gaya bebas pada mahasiswa Penjaskesrek FKIP Unsyiah angkatan 2011.Kata kunci: power otot tungkai, kecepatan renang gaya bebas
Hubungan Power Otot Lengan dengan Kemampuan Servis Tenis Lapangan Mahasiswa Penjaskesrek FKIP Unsyiah Angkatan 2014
Misbahuddin Misbahuddin;
Abdurrahman Abdurrahman;
Razali Razali
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 3, No 4 (2017): NOVEMBER 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (165.207 KB)
Tenis lapangan merupakan olahraga yang dimainkan oleh dua pemain atau dua pasangan.Setiap pemain menggunakan raket untuk memukul bola. Tujuan permainan ini memainkan bola dengan cara memukul dan memantulkan bola melewati net ke lapangan lawan sehingga pemain lawan tidak dapat mengembalikan bola tersebut. Servis merupakan salah satu teknik dasar yang harus dikuasai oleh pemain sebagai langkah awal melakukan permainan tenis lapangan.Servis yang tepat dan keras merupakan senjata yang ampuh dalam memperoleh poin. Untuk melakukan pukulan servis yang keras diperlukan power otot lengan yang kuat, dengan adanya power otot lengan yang kuat maka pukulan servis akan berhasil sesuai dengan yang diharapkan.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan power otot lengan dengan kemampuan servis tenis lapangan.Jenis penelitian termasuk dalam penelitian korelasi.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa Penjaskesrek FKIP Unsyiah Angkatan 2014 yang berjumlah 84 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling, sehingga sampel dalam penelitian berjumlah 24 orang mahasiswa yang telah lulus mata kuliah T.P Tenis Lapangan dengan nilai minimal B.Pengumpulan data dilakukan dengan tes power otot lengan menggunakan alat medicine ball dan tes servis tenis lapangan. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan teknik statistik. Hasil penelitian adalah sebagai berikut: Terdapat hubungan yang signifikan antara power otot lengan dengan kemampuan servis tenis lapangan (rxy = 0,48), power otot lengan memberikan sumbangan sebesar 23,04% terhadap kemampuan servis tenis lapangan mahasiswa Penjaskesrek FKIP Unsyiah Angkatan 2014 dan sisanya 76,96% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain.Kata kunci: power otot lengan, servis tenis lapangan
PERAN GURU PENDIDIKAN JASMANI DALAM MEMBENTUK KARAKTER SISWA PADA MTs SE-BANDA ACEH TAHUN PELAJARAN 2016/2017
Alfi Syahrin;
Amiruddin Amiruddin;
Bustamam Bustamam
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 3, No 2 (2017): MEI 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (394.762 KB)
Penelitian ini berjudul “Peran Guru Pendidikan jasmani dalam Membentuk Karakter Siswa pada MTs Se- Banda Aceh Tahun Pelajaran 2016/2017”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru pendidikan jasmani dalam membentuk karakter siswa MTs Se- Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah penelitan deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru pendidikan jasmani yang berada di MTs Se- Banda Aceh yang berjumlah 10 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Maka yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah seluruh guru pendidikan jasamni yang berada di MTs Se- Banda Aceh yang berjumlah 10 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan angket. Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan teknik statistik. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan adanya peran guru Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan dalam membentuk karakter siswa dengan mencontohkan sikap disiplin, jujur, adil, saling menghormati dan menghargai dan mencontohkan akhlak yang mulia pada MTs Se- Banda Aceh Tahun Pelajaran 2016/2017 sehingga dapat membentuk karakter siswa menjadi lebih baik. Disarankan bagi calon guru pendidikan jasmani yang mana menjadi seorang guru tersebut memang harus betul-betul menjalankan tugas sebagai guru profesional yang aktif dan kreatif dalam membina siswa-siswi supaya menjadi generasi bangsa yang mempunyai karakter yang baik yang bermanfaat bagi bangsa dan Negara. Kata Kunci: peran guru, karakter siswa
TINGKAT KAPASITAS VITAL PARU PENJAGA TERUMBU KARANG DI PULAU RUBIAH KECAMATAN SUKAKARYA KOTA SABANG TAHUN 2015
Yusqa Yahdi;
Abdurrahman Abdurrahman;
Masri Masri
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 2, No 2 (2016): MEI 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (23.261 KB)
Penelitian yang berjudul “Tingkat Kapasitas Vital Paru Penjaga Terumbu Karang di Pulau Rubiah Kecamatan Sukakarya Kota Sabang Tahun 2015”. Penjaga terumbu karang merupakan faktor yang paling dominan dengan keberhasilan suatu ekosistem terumbu karang dan bertugas melindungi dari ancaman luar maupun dalam Negeri. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kapasitas vital paru penjaga terumbu karang di Pulau Rubiah Kota Sabang. Penelitian ini dilakukan di Iboh Kecamatan Sukakarya Kota Sabang. Populasi penelitian ini adalah seluruh penjaga terumbu karang yang berjumlah 15 orang. Jumlah populasi tersebut ditetapkan sebagai sampel (total sampling) sebesar 15 orang. Jenis penelitian ini termasuk penelitian kualitatif dengan analisa deskriptif yang salah satu ciri penelitian ini adalah tidak adanya hipotesis dan data yang terkumpul di persentasekan. Metode yang digunakan adalah metode survey dengan teknik tes dengan menggunakan alat spirometer. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat diketahui tingkat kapasitas vital paru penjaga terumbu karang katagori baik sekali (0%) tidak ada, katagori baik (0%) tidak ada, katagori sedang 3 orang (20%), katagori kurang 8 orang (53%), katagori kurang sekali 4 orang (27%). Jadi, dapat disimpulkan bahwa penjaga yang beraktivitas menjaga terumbu karang di Pulau Rubiah Tahun 2015 mayoritas memiliki tingkat kapasitas vital paru dalam keadaan kurang. Disarankan penelitian yang berhubungan dengan aspek kapasitas vital paru penjaga terumbu karang dapat dilanjutkan oleh peneliti lainnya sehingga dapat terungkap hal-hal yang belum terungkap melalui penelitian ini, seperti hal-hal yang membuat penjaga terumbu karang menjadi cepat lelah saat beraktivitas menjaga terumbu karang. Kata kunci : kapasitas vital paru, penjaga terumbu karang
KEMAMPUAN GURU PENDIDIKAN JASMANI DALAM MEMBERI TINDAKAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN (P3K) DI SMAN SE-KECAMATAN KOTA JUANG KABUPATEN BIREUEN
Syahrizal Syahrizal;
Saifuddin Saifuddin;
Abdurrahman Abdurrahman
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 1, No 3 (2015): AGUSTUS 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (23.261 KB)
ABSTRAK Kemampuan Guru Pendidikan Jasmani dalan memberi tindakan pertolongan pertama pada kecelakaan merupakan perwujudan profesionalitas Guru Pendidikan Jasmani didalam menjalankan profesinya. Karena P3K ini merupakan salah satu bagian penting yang berada didalam ruang lingkup pendidikan jasmani kesehatan dan rekreasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan Guru Pendidikan Jasmani dalam memberi tindakan pertolongan pertama pada kecelakaan di SMAN Se-Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen. Populasi dan sampel yang digunakan adalah Guru Pendidikan Jasmani, Kepala sekolah dan siswa(i) di SMAN Se-Kecamatan Kota Juang Kabupaten Bireuen. Untuk Guru Pendidikan Jasmani dan Kepala sekolah di ambil semuanya sebagai sampel, sedangkan untuk siswa (i) hanya di ambil 5% dari jumlah populasi yang ada. Secara keseluruhan sampel yang digunakan adalah 9 Guru Pendidikan Jasmani, 3 Kepala sekolah dan 45 siswa(i). Pengumpulan data dilakukan dengan pembagian angket pada semua sampel terpilih. Setelah semua data didapatkan dan dilakukan pengolahan data dapat diambil kesimpulan bahwa secara umum Guru Pendidikan Jasmani di SMAN Se- Kecamatan Kota Juang Kab. Bireuen mampu mengetahui dengan baik tentang teori P3K pada kasus bantuan pernafasan, pendarahan dan juga patah tulang, hal ini dibuktikan dengan 80% dari pertanyaan yang diberikan dijawab dengan pilihan jawaban yang paling benar oleh Guru Pendidikan Jasmani, akan tetapi untuk mengaplikasikan ataupun memberikan tindakan langsung terhadap penanganan kasus bantuan pernafasan, pendarahan dan patah tulang yang telah diketahui tersebut guru pendidikan jasmani masih kurang mampu, hal ini dibuktikan berdasarkan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa 60% dari pertanyaan angket yang diberikan tidak mendapat persetujuan dari Kepala sekolah dan siswa(i), dimana 70% dari mereka menyatakan bahwa tidak pernah melihat tindakan pertolongan tersebut dilakukan Guru Pendidikan Jasmani di sekolah. Kata Kunci: Cedera, Kemampuan, P3K.
KONTRIBUSI KELINCAHAN DAN KECEPATAN REAKSI KAKI TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA PADA KLUB HIMADIRGA PENJASKESREK FKIP UNSYIAH
Sadiqul Hadi;
Zulfikar Zulfikar;
Abdurrahman Abdurrahman
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 2, No 1 (2016): FEBRUARI 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (378.672 KB)
Penelitian ini berjudul: “kontribusi kelincahan dan kecepatan reaksi kaki terhadap kemampuan menggiring bola pada klub Himadirga Penjaskesrek FKIP Unsyiah”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat kontribusi kelincahan dan kecepatan reaksi kaki terhadap kemampuan menggiring bola pada klub Himadirga Penjaskesrek FKIP Unsyiah. Sampel dalam penelitian ini adalah pemain Klub Himadirga Penjaskesrek FKIP Unsyiah yang berjumlah 20 orang, diperoleh melalui total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah: (1) tes lari hilir mudik 6 x 10 meter/shuttle-run, untuk mengukur kelincahan (2) tes wool body reaction, dan (3) kemampuan menggiring bola diukur dengan tes menggiring bola. Data diolah dengan menggunakan statistik dalam bentuk perhitungan nilai rata-rata (mean), standard deviasi (SD) dan uji korelasional. Hasil penelitian yang diperoleh adalah sebagai berikut: (1) terdapat korelasi yang signifikan antara kelincahan terhadap kemampuan menggiring bola, hal tersebut ditunjukkan melalui koefisien korelasi sebesar 0.98 pada pemain Klub Himadirga Penjaskesrek FKIP Unsyiah, (2) terdapat korelasi yang signifikan antara kecepatan reaksi kaki terhadap kemampuan menggiring bola, yang ditunjukkan melalui koefisien korelasi sebesar 0.98 pada pemain Klub Himadirga Penjaskesrek FKIP Unsyiah, dan (3) terdapat kontribusi yang signifikan antara kelincahan dan kecepatan reaksi kaki terhadap kemampuan menggiring bola, hal tersebut ditunjukkan oleh koefisien korelasi sebesar 0.99. Hal ini menggambarkan bahwa kelincahan dan kecepatan reaksi kaki memberikan kontribusi secara bersama-sama untuk kecepatan menggiring bola. Sehingga secara bersama-sama dan memberikan kontribusi sebesar 96.04% pada pemain Klub Himadirga Penjaskesrek FKIP Unsyiah. Dari perhitungan hipotesis diperoleh nilai Fh (F-hitung) = 48.02 sedangkan nilai Ft(F-tabel) pada taraf signifikan 5% dengan derajat kebebasan k/n-k-1 adalah 3.16. Artinya nilai Fh = 48.02 lebih besar dari nilai Ft =3.16. Maka kelincahan dan kecepatan reaksi kaki memberikan kontribusi yang signifikan terhadap kemampuan menggiring bola pada pemain Klub Himadirga Penjaskesrek FKIP Unsyiah. Kata Kunci: Kelincahan, Kecepatan Reaksi Kaki dan Menggiring Bola.
PERBANDINGAN KETERAMPILAN DASAR BERMAIN BOLA BASKET ANTARA PANGLIMA POLEM BASKETBALL CLUB DENGAN ARAI BASKETBALL CLUB TAHUN 2016
Randy Try Handoko;
Abdurrahman Abdurrahman;
Ifwandi Ifwandi
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 3, No 2 (2017): MEI 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (112.353 KB)
Penelitian yang berjudul “Evaluasi Daya Tahan Jantung Paru pada Prajurit TNI AU Kota Sabang Tahun 2016”. Evaluasi merupakan suatu langkah maupun penafsiran yang dilakukan dalam mengambil kesimpulan dari suatu kegiatan. Daya tahan jantung paru merupakan kemampuan seseorang dalam mempergunakan sistem jantung, pernapasan dan peredaran darahnya secara efektif dan efisien untuk menjalankan kerja secara terus menerus yang melibatkan sejumlah kontraksi otot-otot dengan intensitas tinggi dan dalam waktu yang cukup lama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat daya tahan jantung paru pada Prajurit TNI AU Kota Sabang Tahun 2016. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan jenis korelasional dalam bentuk penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah keseluruhan prajurit TNI AU Kota Sabang Tahun 2016 yang berjumlah 90 orang, sedangkan pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan cara purposive sampling yaitu sampel yang sesuai dengan pertimbangan tertentu, sebanyak 25 orang. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik tes daya tahan jantung paru. Tes pengukuran daya tahan jantung paru yang digunakan yaitu tes lari 12 menit. Data yang diperoleh dari tes lari 12 menit tersebut kemudian dianalisis dengan menghitung nilai rata-rata dan nilai persentase. Berdasarkan hasil analisis data, penelitian ini menunjukkan bahwa nilai yang diperoleh sebagai berikut: (1) Rata-rata yang diperoleh dari tes daya tahan jantung paru pada Prajurit TNI AU Kota Sabang Tahun 2016 adalah sebesar 2,45 dan berada pada kategori “Baik”. (2) Pada umumnya tingkat kemampuan daya tahan jantung paru pada Prajurit TNI AU Kota Sabang Tahun 2016 sebanyak 16 orang atau 64,00% berada pada kategori “Baik” dan 9 orang atau 36,00% berada pada kategori “Sedang”. Simpulan dalam penelitian ini adalah dengan adanya penelitian ini, diharapkan kepada semua pihak yang terkait terutama dalam merekrut Prajurit TNI AU Kota Sabang harus mengutamakan prajuritnya yang memiliki daya tahan jantung paru serta komponen fisik lainnya yang memadai sesuai dengan kriteria, sehingga dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai pertahanan negara dapat dilaksanakan secara efektif. Kata kunci: evaluasi, daya tahan jantung paru
HUBUNGAN FLEKSIBILITAS BAHU DAN PERGELANGAN TANGAN DENGAN LOB DALAM PERMAINAN BULUTANGKIS PADA SISWA SMP NEGERI 1 PEUKAN BADA ACEH BESAR TAHUN 2015
Mustafa Robi;
Abdurrahman Abdurrahman;
Amiruddin Amiruddin
Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi Vol 3, No 1 (2017): FEBRUARI 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (675.006 KB)
Penelitian yang berjudul “Hubungan Fleksibilitas Bahu dan Pergelangan Tangan dengan Lob dalam Permainan Bulutangkis pada Siswa SMP Negeri 1 Peukan Bada Aceh Besar Tahun 2015”. Untuk dapat melakukan pukulan lob dengan baik yang dapat menerbangkan shuttlecock setinggi mungkin yang mengarah jauh ke belakang garis lapangan membutuhkan fleksibilitas bahu dan pergelangan tangan dengan yang baik. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di SMP Negeri 1 Peukan Bada Aceh Besar sebanyak 357 orang dan sampel di tetapkan 15 orang dimana pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yaitu siswa yang pernah mengikuti kejuaraan bulutangkis. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan teknik statistik dalam bentuk perhitungan nilai rata-rata untuk standar deviasi (SD), dan uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan rata-rata atau nilai rata-rata fleksibilitas bahu dan pergelangan tangan untuk siswa putri adalah 10.75 dengan standar deviasi 1.67, sedangkan nilai rata-rata fleksibilitas bahu dan pergelangan tangan untuk siswa putra adalah 12,25 dengan standar deviasi 0,96 dan nilai rata-rata tes lob adalah 28.73, dengan nilai standar deviasi 4.38 dan nilai korelasi 0.80. Berdasarkan hasil yang diperoleh pada penelitian ini maka dapat di simpulkann bahwa terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara fleksibilitas bahu dan pergelangan tangan dengan lob dalam bulutangkis pada siswa SMP Negeri 1 Peukan Bada Aceh Besar tahun 2015. Saran di dalam penelitian ini yaitu bagi pelatih atau guru pendidikan jasmani di dalam upaya peningkatan keterampilan Bulutangkis hendaknya memperhatikan kondisi fisik yang dominan yang sangat berperan dalam permainan Bulutangkis. Sedangkan bagi teman-teman dan peneliti lain, kiranya penelitian ini dapat menjadi masukan dan dilanjutkan dalam permasalahan yang lebih luas. Kata kunci : fleksibilitas bahu dan pergelangan tangan, pukulan lob bulutangkis