Articles
Tahap Preliminary Research Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Komputer pada Materi Transformasi SMA/MA
Arifa Rahmi;
Armiati Armiati;
Hendra Syarifuddin
Jurnal Riset Pendidikan Matematika Jakarta Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Riset Pendidikan Matematika Jakarta Volume 3, Nomor 1, Tahun 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika jenjang Magister, FMIPA, Universitas Negeri Jakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (227.11 KB)
|
DOI: 10.21009/jrpmj.v3i1.5695
The human life aspect’s is concerned with measure activities that geometry context, such as study of plane, space, size and position. Students’ faced the difficulty in understanding concept and interpreting of direction of a transformed geometry object. To solved this difficulty students’ need mathematics learning media which able to clarify transformation context. The aim of this research to know the characteristics and description of mathematics learning media of based computer on geometry transformation context which is should be preliminary research phase. This research was using Plomp model. This model consist to preliminary research phase. This research found that mathematics learning media of based computer on the geometry transformation context was preliminary research phase.
PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PEMILIK MEREK YANG TIDAK TERDAFTAR DI INDONESIA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NO. 20 TAHUN 2016 TENTANG MEREK DAN INDIKASI GEOGRAFIS
Syaiful Bahri
Dinamika Vol 28, No 19 (2022): Dinamika
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Islam Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (348.635 KB)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perlunya hak kekayaan intelektual Merek yang harus dilindungi dan harus didaftarkan. Isu hukum penelitian ini yaitu 1). Bagaimana bentuk perlindungan hukum kepada pemilik merek yang tidak terdaftar berdasarkan Undang-Undang No. 20 Tahun 2016 Tentang Merek dan Indikasi Geografis? 2. Bagaimana akibat hukum bagi Pemilik merek yang tidak terdaftar berdasarkan Undang-Undang No. 20 Tahun 2016 Tentang Merek dan Indikasi Geografis? Metode penelitian ini adalah penelitian yuridis normatif dengan pendekatan konseptual dan pendekatan perundang-undangan. Bahan hukum yang digunakan ialah bahan hukum primer, sekunder dan tersier, Analisis bahan hukum menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Bentuk Perlindungan Hukum Kepada Pemilik Merek Yang Tidak Terdaftar Undang-Undang No. 20 Tahun 2016 Tentang Merek dan Indikasi Geografis ada 2 (dua) yaitu perlindungan hukum preventif dan perlindungan hukum represif. Perlindungan Preventif yaitu pelindungan sebelum terjadi tindak pidana atau pelanggaran hukum terhadap merek dan merek terkenal. Perlindungan hukum preventif Merek diatur dalam UU Merek dan Indikasi Geografis yakni dengan melakukan pendaftaran Merek.Sementara perlindungan hukum represif adalah perlindungan hukum terhadap merek manakala ada tindak pidana merek atau pelanggaran hak atas merek. Akibat Hukum Bagi Pemilik Merek Yang Tidak Terdaftar Berdasarkan Undang-Undang No. 20 Tahun 2016 Tentang Merek dan Indikasi Geografis yakni jika suatu Merek tidak didaftarkan yaitu Pemegang Merek tidak mempunyai landasan hak untuk menikmati hasil Merek tersebut. Hak atas Merek kepada Merek yang tidak terdaftar secara yuridis dan ekonomis dianggap tidak pernah ada.Kata Kunci: Perlindungan Hukum, Pendaftaran, MerekABSTRACKThis research is motivated by the need for trademark intellectual property rights that must be protected and must be registered. The legal issues of this research are 1). What is the form of legal protection for unregistered trademark owners based on Law no. 20 of 2016 concerning Brands and Geographical Indications? 2. What are the legal consequences for the owner of a mark that is not registered under Law no. 20 of 2016 concerning Brands and Geographical Indications? This research method is a normative juridical research with a conceptual approach and a statutory approach. The legal materials used are primary, secondary and tertiary legal materials. The analysis of legal materials uses descriptive qualitative analysis. Forms of Legal Protection for Unregistered Mark Owners. Law no. 20 of 2016 concerning Marks and Geographical Indications there are 2 (two) namely preventive legal protection and repressive legal protection. Preventive Protection is protection before a crime or law violation occurs against well-known marks and marks. Preventive legal protection for Marks is regulated in the Trademark Law & Geographical Indications, namely by registering a Mark. While repressive legal protection is legal protection of a trademark when there is a trademark crime or violation of trademark rights. Legal Consequences for Unregistered Trademark Owners Based on Law no . 20 of 2016 concerning Marks and Geographical Indications, namely if a Mark is not registered, the Mark Holder does not have the right to enjoy the results of the Mark. Rights to Marks for Marks that are not legally and economically registered are deemed to have never existed. So that the name of the Mark Holder is also considered to never exist, because the Mark is not registered. In addition, a Mark that is not registered will cause a trademark dispute or trademark infringement that will occur later.More about this source textSource text required for additional translation informationSend feedbackSide panels.Keyword : Legal Protection, Registred, Merk
Efektifitas Penerapan Alat Peraga Edukatif Pegon Flip Chart Untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis Siswa
Shofia Ulfiana Firdaus;
Sania Fauzi;
Husni Mubarok
JUPEIS : Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 1 No. 3 (2022): JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : Jompa Research and Development
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (706.87 KB)
|
DOI: 10.55784/jupeis.Vol1.Iss3.71
Huruf pegon merupakan huruf arab yang dimodifikasi untuk menuliskan bahasa jawa juga bahasa sunda. Kata pegon berasal dari bahasa Jawa yang berarti menyimpang. Huruf pegon di Jawa banyak dipergunakan oleh kalangan umat Muslim, terutama di pesantren. Biasanya huruf Pegon dipergunakan untuk menulis tafsiran atau arti pada pada Al-Qur’an. Namun kenyataan yang ada pada saat ini banyak peserta didik yang belum bisa menerima penyampaian guru dengan baik dalam keterampilan menulis huruf pegon. Salah satunya di TPQ Roudlotul Hikmah. Tentunya diperlukan sebuah media pembelajaran yang mana dapat memudahkan siswa dalam meningkatkan keterampilan menulis huruf pegon. Dalam penelitian ini, peneliti memilih menggunakan media Pegon Flip Chart. Media Pegon Flip Chart merupakan media pembelajaran berisi kaidah-kaidah tulisan pegon yang berupa alat peraga yang berbentuk lembaran-lembaran kertas yang disatukan hingga menyerupai kalender dan dapat dilihat bersama-sama. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan menggunakan desain one grup pretest-posttest design. Berdasarkan hasil analisis data menunjukkan bahwa adanya peningkatan keterampilan menulis pegon siswa di TPQ Roudlotul Hikmah. Hal ini dibuktikan dengan nilai rata-rata hasil pretest sebesar 71,33 dan hasil rata-rata posttest 87,58. Dengan demikian dapat disimpulkan terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest terhadap keterampilan menulis siswa menggunakan alat peraga edukatif pegon flip chart.
Penyusunan Rencana Strategis Sistem Informasi dan Teknologi Informasi di Rumah Sakit Jiwa Grhasia Daerah Istimewa Yogyakarta
Ade - Kurniawan
Jurnal Sistem Informasi Kesehatan Masyarakat Vol 6, No 3 (2021)
Publisher : Minat Sistem Informasi Manajemen Kesehatan Fakultas Kedokteran UGM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22146/jisph.46182
Latar Belakang : Saat ini sistem informasi dan teknologi informasi memiliki faktor produktivitas yang paling penting di rumah sakit, untuk perawatan pasien yang berkualitas dan manajemen pembiayaan rumah sakit yang bagus sangat dibutuhkan sistem informasi rumah sakit yang dapat menyediakan informasi yang benar dan tersedia tepat waktu. Sistem Informasi dan Teknologi Informasi (SI/TI) yang dibuat tanpa membuat perencanaan yang baik dapat mengakibatkan informasi yang dihasilkan sulit terintergrasi, tidak efektif, tidak efisien dan tidak terarah, hal ini dapat mengakibakan kerugian bagi organisasi karena investasi yang dilakukan untuk pengembangan sistem informasi tidak sesuai dengan kebutuhan organiasasi, sehingga untuk menghindari terjadinya hal ini perlu membuat rencana strategis yang baik sebagai acuan organisasi. Rencana strategis sistem informasi dan teknologi informasi diperlukan untuk mendukung rencana strategis rumah sakit.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menyusun rencana strategis SI/TI yang mendukung pengembangan Sistem Informasi dan Teknologi Informasi di Rumah Sakit Jiwa Grhasia dengan menggunakan metode Zachman framework.Metode : Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan action reserch. Penelitian ini dilakukan dengan metode wawancara mendalam kepada manajemen, user dan pengelola sistim informasi, observasi dan telaah dokumen.Hasil : Penerapan SI/TI di RS Jiwa Grhasia DIY masih sangat terbatas, kendala yang dimiliki diantaranya laporan yang masih manual sehingga belum bisa digunakan sebagai pendukung keputusan, SDM IT yang kurang, baik kualitas maupun kuantitasnya, bandwith yang masih terbatas dan belum ada SOP yang mengatur tentang pengelolaan SI/TI. Namun dengan adanya manajemen yang mempunyai komitmen untuk meningkatkan tambahan anggaran untuk meningkatkan kualitas SI/TI di RS Jiwa Ghrasia DIY.Kesimpulan : Rencana strategis SI/TI menggunakan analisa SWOT mempunyai Strategi SO sejumlah 6 strategi, strategi WO sejumlah 10 strategi, strategi ST sebanyak 5 strategi dan strategi WT sebanyak 3 strategi. Sistem informasi yang akan dikembangkan sebanyak 17 sistem.
Efektivitas latihan kepemimpinan Pancasila online bagi mahasiswa baru jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Universitas Negeri Malang
Wulandari Wulandari;
Margono Margono;
Sudirman Sudirman
Jurnal Integrasi dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial (JIHI3S) Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (634.365 KB)
|
DOI: 10.17977/um063v1i2p238-248
This research aims to describe the purpose, implementation and effectiveness of the online Pancasila leadership training for new students majoring in HKn in the midst of the Covid-19 pandemic. This research uses a qualitative approach with a descriptive qualitative type. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation. The results showed that there were four main objectives, namely (a) introducing new students to the HKn department to be more interested and proud, (b) making new students enthusiastic about getting to know the world of lectures through habituating academic culture even in the midst of a pandemic, (c) forming character values. The value of Pancasila and applying it in college life, (d) fostering a sense of solidarity among new students majoring in Hkn, the implementation of online LKP was held for two days on 24 and 25 October 2020 in the Doctoral Workroom A9.109 FIS and in the department's laboratory through the application Zoom. The committee and lecturers provide material in the room that has been provided and the LKP participants take part in a series of activities from their respective homes using laptops. Online LKP has been quite effective in being implemented in the midst of a pandemic. Penelitian ini bertujuan untuk Mendiskripsikan tujuan, pelaksanaan dan efektivitas Latihan kepemimpinan Pancasila online bagi mahasiswa baru jurusan HKn di tengah pandemi covid-19. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat empat tujuan utama yaitu (a) mengenalkan mahasiswa baru terhadap jurusan HKn agar lebih tertarik dan bangga, (b) menjadikan mahasiswa baru semangat dalam mengenal dunia perkuliahan melalui pembiasaan kultur akademik meski di tengah pandemi, (c) membentuk karakter nilai-nilai Pancasila dan menerapkan dalam kehidupan perguruan tinggi, (d) menumbuhkan rasa solidaritas antar mahasiswa baru jurusan Hkn, pelaksanaan LKP online dilaksanakan selama dua hari pada tanggal 24 dan 25 Oktober 2020 di ruang Kerja Doktor A9.109 FIS dan di laboratorium jurusan melalui aplikasi Zoom. Panitia dan dosen memberikan materi di ruangan yang telah disediakan tersebut dan peserta LKP mengikuti rangkaian kegiatan dari rumah masing-masing menggunakan laptop. LKP online sudah cukup efektif dilaksanakan di tengah pandemi.
Identifikasi Efektifitas Pembelajaran Trigonometri Kelas X Masa Pandemi COVID 19 Melalui Whatsapp Group
Armiati Armiati;
Agung Setia Budi
Jurnal Gantang Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Gantang Maret Tahun 2021
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (329.536 KB)
|
DOI: 10.31629/jg.v6i1.2539
Pada masa pandemi COVID 19, sekolah diwajibkan untuk mematuhi aturan belajar dalam jaringan (daring). Tujuannya adalah untuk memutus mata rantai covid-19 dengan menjaga jarak (physical distancing). Situasi pandemi membuat guru dan pemerintah terus berupaya memberikan yang terbaik dalam menyampaikan materi pelajaraan kepada siswa secara daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi efektifitas pembelajaran trigonometri di kelas X melalui whatsapp group pada masa pandemi. Penelitian dilakukan pada siswa kelas X IPA 1 di SMAN 3 Rejang Lebong. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan anlisis dokumen. Teknik analisis data mengunakan statistic deskriptif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa kendala dalam proses pembelajaran matematika menggunakan whatsapp group yaitu keterbatasan jaringan internet bagi siswa yang bertempat tinggal jauh dari perkotaan dan beberapa siswa yang merasa terbebani dalam memenuhi kebutuhan kuota internet. Selain itu, diperlukan bimbingan dan respons langsung (realtime response) dari guru agar dapat membantu siswa memahami materi pada saat pembelajaran melalui Whatsapp group.
Hypothetical Learning Trajectory Design of Sinus Rules Based on PBL with Ethnomathematics of Minangkabau Culture
Okta Vutri Nupus;
Armiati Armiati;
I Made Arnawa
Jurnal Gantang Vol 7 No 1 (2022): Jurnal Gantang
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (838.338 KB)
|
DOI: 10.31629/jg.v7i1.4474
Based on the preliminary research, the tenth-grade students lacked ability in mathematical problem solving of sine rule. One of the factors that influenced this problem was the teacher's learning model, which was still mechanistic. The teacher did not relate between learning and environment or local culture. Based on this, this study aims to develop HLT on the topic of a valid ethnomathematical PBL-based sine rule. The development model used is the Plomp model and the Gravemeijer and Cobb model, which consists of the initial investigation stage, product development stage, and assessment stage. In this article, the discussion is focused on the HLT development stage. The data analysis technique used is descriptive statistics and descriptive techniques. Data collection instruments used: validation sheets, observation sheets, interview sheets, questionnaires, and field notes. This study resulted in the HLT of the sine rule based on PBL nuances of Minangkabau Culture, which met the validity criteria of 0.771 and the characteristics of validity in terms of content and constructs.
Sosialisasi E-book Berbasis Smartphone pada Materi Polinomial di Kelas XI SMA Negeri 4 Tanjungpinang
Linda Rosmery Tambunan;
Nur Asma Riani Siregar;
Susanti Susanti
Jurnal Anugerah Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Maritim Raja Ali Haji
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (531.292 KB)
|
DOI: 10.31629/anugerah.v2i2.2521
Sistem pendidikan pada Revolusi 4.0 menuntut pembelajaran secara modern dengan pemanfaatan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Salah satu pemanfaatan teknologi di era digital dalam bidang pendidikan adalah pengembangan bahan ajar e-book berbasis smartphone. Hasil studi literatur pengabdian terdahulu menunjukkan bahwa penggunaan e-book dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Karena itu, dilaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMA Negeri 4 Tanjungpinang dengan objek sasaran kegiatan 20 orang siswa kelas XI. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan e-book berbasis smartphone pada materi polinomial dalam kegiatan pembelajaran matematika untuk menambah minat belajar siswa. Kegiatan pengabdian masyarat dilaksanakan dengan metode pendekatan sosialisasi dengan menggunakan aplikasi Zoom Meeting melalui tiga tahap kegiatan yaitu pemaparan cara penggunaan e-book, penggunaan e-book berbasis smartphone dalam pembelajaran dan evaluasi pelaksanaan kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa penggunaan e-book berbasis smartphone pada kegiatan pembelajaran dapat menambah minat belajar siswa.
Kajian Pola Kegiatan Bertamu pada Era New Normal
Winata, Gabriela Geraldine Angel;
Samsu Hendra Siwi;
Titin Fatimah;
Naniek Widayati Priyomarsono
Jurnal Lingkungan Binaan Indonesia Vol. 11 No. 2 (2022): JLBI
Publisher : Ikatan Peneliti Lingkungan Binaan Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (288.496 KB)
|
DOI: 10.32315/jlbi.v11i2.125
Pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia menyebabkan pola kebiasaan tidak sama seperti sebelumnya. Salah satu perilaku yang berubah adalah pola interaksi pada saat melakukan kegiatan bertamu. Pola kegiatan bertamu tentunya membentuk pola yang baru demi memenuhi protokol kesehatan sebagai salah satu upaya mencegah persebaran virus COVID-19. Perubahan pola kegiatan bertamu menjadi fenomena menarik untuk diteliti guna mengetahui pola baru atau trend yang ada pada era new normal. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti pola kegiatan bertamu pada era new normal. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengambilan data berupa observasi dan wawancara terhadap adaptasi kegiatan bertamu pada era new normal. Hasil yang didapatkan dari peneltiian ini adalah adanya perubahan aktivitas, dialami oleh beberapa orang dalam menjalankan kegiatan bertamu, seperti menerapkan protokol kesehatan. Faktor dalam menerapkan protokol kesehatan tersebut dipengaruhi oleh rasa kedekatan yang menghasilkan perilaku lebih menerima dan kurang tegas terhadap protokol kesehatan. Selain dari adanya perubahan perilaku, terdapat perubahan ruang yang juga dilakukan untuk memenuhi protokol kesehatan.
Analisis dan Evaluasi Kinerja Proyek Pembangunan Gedung Shelter SDN 27 Lengayang Pesisir Selatan dengan Metode Earned Value
Nadia Hidayah;
Monika Natalia;
Merley Misriani;
Zulfira Mirani;
Yan Partawijaya
Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang Vol 6 No 2 (2019): Jurnal Teknik Sipil Institut Teknologi Padang
Publisher : ITP Press
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (341.781 KB)
|
DOI: 10.21063/jts.2019.V602.071-77
Proyek Pembangunan Gedung Shelter SDN 27 Lengayang Pesisir Selatan mengalami keterlambatan. Untuk mencapai penyelesaian proyek agar sesuai dengan rencana, dibutuhkan suatu pengendalian di mana harus diketahui terlebih dahulu melalui kinerja proyek. Salah satu cara untuk mengetahui kinerja proyek tersebut yaitu dengan metode Earned Value yang mengintegrasikan aspek biaya, waktu dan prestasi kerja. Kinerja proyek dianalisa berdasarkan pada nilai rencana (Planned Value), nilai hasil (Earned Value) dan biaya aktual (Actual Cost). Pengendalian kinerja ditinjau dari awal pelaksanaan proyek sampai akhir proyek untuk mengetahui kinerja proyek dari aspek biaya dan waktu. Proyek Pembangunan Gedung Shelter SDN 27 Lengayang Pesisir Selatan menurut kontrak mempunyai waktu penyelesaian 180 hari dengan biaya proyek Rp 2.065.000.000,-. Namun sejak minggu pertama proyek ini sudah mengalami keterlambatan. Berdasarkan analisi kinerja proyek dari minggu pertama sampai minggu ke-7 didapat prediksi akhir proyek jauh dari rencana yaitu 227 hari dan prediksi biaya akhir proyek Rp 2.203.482.352,94, Pada minggu pertama hingga minggu ke-7 terjadi keterlambatan dengan bobot rencana sebesar 0,17% sementara realisasi 0,12%. Reschedule pada minggu ke-8 terjadi penambahan waktu pelaksanaan proyek 189 hari dan biaya proyek Rp 2.184.110.000,-. Hingga minggu ke-18 di reschedule lagi hingga waktu prediksi pelaksanaan proyek menjadi 188 hari dan biaya pelaksanaan Rp 2.208.609.909,-. Pada minggu ke-19 sampai minggu ke 28 pelaksanaan proyek kembali di bawah dari perencanaan dengan waktu prediksi akhir proyek dari yang direncanakan 194 hari dan biaya akhir proyek Rp 2.238.672.584,93 jauh lehih besar dari anggaran proyek yang telah ditetapkan. Penerapan earned value dilakukan dalam upaya pengendalian proyek agar proyek kembali berjalan sesuai dengan perencanaan awal. Tindakan perbaikan yang dilakukan pada proyek ini adalah dari konsultan perencana untuk membuat volume pekerjaan dengan benar agar antara perencana dengan kontraktor tidak terjadi kesalahpahaman, Komunikasi semua pihak yang terlibat, pengambilan keputusan segera untuk menentukan material yang akan dipakai.