Articles
Implementasi Manajemen Pembiayaan Pendidikan di SMK Negeri 1 Cijulang dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan
Milah, Ai Robihatil;
Hasanah, Uswatun;
Nurhidayat, Ridwan
Jurnal Pelita Nusantara Vol. 2 No. 2 (2024): Jurnal Pelita Nusantara : Kajian Ilmu Sosial Multidisiplin
Publisher : CV Global Research Publication
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.59996/jurnalpelitanusantara.v2i2.574
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi manajemen pembiayaan di SMK Negeri 1 Cijulang dan dampaknya terhadap peningkatan mutu pendidikan. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat manajemen pembiayaan di sekolah SMK Negeri 1 Cijulang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode pendekatan deskriptif kualitatif. Teknik dalam penelitian ini adalah dengan metode observasi, wawancara dan dokumentasi yang berhubungan dengan implementasi manajemen pembiayaan pendidkan dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMK Negeri cijulang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen pembiayaan di SMK Negeri 1 Cijulang melibatkan beberapa langkah penting, yaitu perencanaan anggaran, pengelolaan dana, dan evaluasi penggunaan dana. Perencanaan anggaran dilakukan dengan partisipasi seluruh stakeholder sekolah untuk memastikan kebutuhan sekolah terpenuhi.namun terdapat beberapa faktor penghambat yang perlu diperhatikan ketidakseimbangan dalam alokasi anggaran ini seringkali mengakibatkan kurangnya sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung proses pembelajaran yang efektif.
Pemikiran HAMKA tentang Kepribadian serta Kontribusinya dalam Konseling
Hasanah, Uswatun;
Ummi, Ayunil;
Latifah, Latifah
Al Irsyad : Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 15, No 02 (2024): Jurnal Al Irsyad
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15548/jbki.v15i02.10817
Kepribadian ini menjadi unggulan atau kualitas dari konselor yang berhasil. Konselor harus memiliki kecerdasan, pengetahuan, daya tarik yang membuat klien yakin masalahnya akan terentaskan, konselor memilki rasa empati yang mendalam bisa merasakan apayang diarasakan oleh klien, memiliki jiwa yang pemberani tidak ada keraguan sedikitpun tentang dirinya untuk melayani klien, konselor yang selalu menempatkan apapun ditempatnya sesuai apa yang diperlukan, memiliki pandangan yang selalu postif dalam kondisi apapun, konselor juga mampu mengenal dirinya sendiri seperti wawasan yang ada pada dirinya dan mampu memperbaiki jika masih ada yang mesti dibutuhkan, tentu konselor yang sehat secara fisik untuk berjalannya pelayanan konseling lebih lancar.
PENGARUH EDUKASI MENGGUNAKAN MEDIA LEMBAR BALIK TENTANG TUBERKULOSIS TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP PADA KELUARGA PASIEN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS NANGKAAN BONDOWOSO
Hasanah, Uswatun;
Rachman, Moh. Zainol;
Wahyuni, Tavip Dwi;
Wandi, Wandi
Jurnal Pendidikan Kesehatan (e-Journal) Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Kesehatan (E-Journal)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31290/jpk.v13i2.3969
Tuberculosis (TB) is an infectious disease that attacks the lung parenchyma caused by Mycobacterium Tuberculosis. The purpose of the study was to determine the effect of the flip sheet media about tuberculosis on the knowledge and attitudes of the patient's family in the working area of the Nangkaan Bondowoso Health Center. This type of research used quantitative research with Pre-experimental research design one group pre test and post test design. The population in this study were patient families from the Nangkaan Health Center work area as many as 30 respondents using total sampling. Data collection techniques during the study were obtained when conducting education, namely by filling out pre-test and post-test questionnaires. Based on the results of hypothesis testing, it is known that there is an influence of the flip sheet education media on efforts to increase knowledge and attitudes in the families of tuberculosis patients, this is seen through the level of significance obtained p-value = 0.000, thus this study rejects Ho, meaning that there is an influence of media in increasing knowledge and attitudes, it is known that there is an increase of 29% in the level of knowledge and it is known that there is an increase of 6% in the attitude of the families of tuberculosis patients who have been given education through the flip sheet media..
Reaktivasi Paradigma Islam Wasathiyyah di Perguruan Tinggi Berdasar Konsultasi Tingkat Tinggi Ulama Dunia 2018
Hasanah, Uswatun;
Shunhaji, Akhmad;
Zuhri, Saifuddin
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 19, No 2 (2020): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/kordinat.v19i2.18897
The paradigm of wasathiyyah Islamic is a form of Islamic understanding and practice, as well as an approach in contextualizing Islam in the midst of global civilization. The reactivation of the wasathiyyah Islamic paradigm was a response to various situations that attempted to divide the unity. This paradigm becomes important as a means of presenting the application of Islamic teachings that hold the principles of balance, justice and tolerance. This study aims to provide direction for Higher Education in developing the Islamic wasathiyyah paradigm. Through this research, the authors examined the wasathiyyah Islamic paradigm based on the Bogor Message which was produced at the 2018 World Ulama High Level Consultation (Summit) in Bogor. Bogor's message includes efforts to restore the Islamic wasathiyyah perspective as the center of Islamic teachings, both individually and collectively. One of the interesting messages to study is the commitment to reactivate the wasathiyyah Islamic perspective as a central Islamic teaching which includes seven main values, namely: tawassuth, i`tidâl, tasâmuh, syûrâ, islah, qudwah, and muwâthanah. This study uses a qualitative approach with a literature study method. The result shows the reactivation of the wasathiyyah Islamic paradigm in higher education, can be developed through the cultivation of the seven main values of wasathiyyah Islam as contained in the Bogor Message.
Dinamika Pembelajaran Berbasis Nilai dalam Pendidikan Agama Islam: Perspektif Guru PAI SMK Negeri 1 Tanjung Morawa
Hasanah, Uswatun
Edukatif Vol 2 No 2 (2024)
Publisher : CV Edu Tech Jaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dinamika penerapan pembelajaran berbasis nilai dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) dari perspektif guru PAI di SMK Negeri 1 Tanjung Morawa. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Analisis data dilakukan secara tematik untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi keberhasilan dan tantangan dalam pembelajaran berbasis nilai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis nilai memberikan kontribusi signifikan dalam membentuk karakter siswa, meskipun menghadapi tantangan seperti keterbatasan pelatihan guru, kurangnya dukungan infrastruktur, dan resistensi siswa terhadap metode baru. Kesimpulan dari penelitian ini menyoroti pentingnya pengembangan kapasitas guru, penyediaan infrastruktur yang mendukung, dan integrasi nilai dalam kurikulum untuk mengoptimalkan efektivitas pembelajaran berbasis nilai. Studi ini memberikan rekomendasi praktis bagi sekolah dan pemangku kepentingan dalam mengembangkan pendekatan pembelajaran yang berorientasi pada nilai.
The Students’ Learning Strategies in Listening Section of Paper-Based TOEFL Tests
Akmaliyah, Nur;
Hasanah, Uswatun
JETLEE : Journal of English Language Teaching, Linguistics, and Literature Vol. 4 No. 2 (2024): Journal of English Language Teaching, Linguistics and Literature (JETLEE)
Publisher : JETLEE: Journal of English Language Teaching, Linguistics, and Literature
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47766/jetlee.v4i2.1994
This study aimed to identify the learning strategies utilized by students in the English Department of UIN Ar-Raniry during the listening section of paper-based TOEFL tests, determine the predominant learning strategy among these students, and explore the differences in the strategies employed by those who achieved the highest and lowest scores in the listening section of the tests. The study's population comprised 224 students from the English Department of the Faculty of Education and Teacher Training of UIN Ar-Raniry who had completed paper-based TOEFL tests. The purposive sampling technique was employed to select the sample of forty students with the highest and lowest scores in the listening section of paper-based TOEFL tests for this study. The research methods employed included document analysis, questionnaires, and interviews. The questionnaire items in this study were adapted from SILL (The Strategy Inventory for Language Learning) developed by Oxford. The study's findings indicate that students utilize diverse learning strategies throughout the listening section of the TOEFL test. The strategies encompass memory-based direct strategies, cognitive direct strategies, compensation-based direct strategies, metacognitive indirect strategies, affective indirect strategies, and social indirect strategies. They implement these strategies proficiently. The predominant learning strategies employed by the majority are "organizing and evaluating your learning," categorized under metacognitive indirect strategies. They utilize these strategies to a moderate extent. Simultaneously, the majority of students with the lowest scores employed a variety of learning strategies, particularly social strategies, and demonstrated high levels of proficiency in these strategies.
Development of Non-Litigation Civil Dispute Settlement Model Based on Madurese Local Wisdom to Reduce Cases Accumulation in Court
Hasanah, Uswatun;
Hamzah, Mohammad Amir;
Winarwati, Indien
Brawijaya Law Journal Vol. 6 No. 1 (2019): Alternative Dispute Resolution
Publisher : Faculty of Law, Universitas Brawijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21776/ub.blj.2019.006.01.09
Madurese community prefer to settle civil disputes outside the court by generating peace between the parties in the form of undertable bond, while the mediation results outside the court, the legality is weak. In this regard, this study would like to produce model of non-litigation civil dispute settlement that guarantees binding force of settlement so have binding strength as well as dispute settlement through mediators in court. This research is normative-qualitative research, so the method is combination of legal research methods and sociological research methods. The study results indicate that the mechanism to settle civil disputes in Madura is carried out peacefully through consensus meetings with the mediators help. The mediation has the binding power of customary law because it is based on the voluntary willingness of the parties, carried out through deliberation. This is in line with the local wisdom values such as the value of maintaining "shame" and the value of respect for parents, ulama (Keyae), and leader. Institutionalization of civil disputes settlement in Madurese community through conducted certification to mediator’s village, legitimized by regional regulation, and accommodates the law in society because the law applies in accordance with the sense of justice of the community
Membangun Kepemimpinan Islami: Strategi Pengambilan Keputusan di Lingkungan Pendidikan
Hasanah, Uswatun;
Sukarman , Sukarman;
Mulyandari , Herni;
Susanti , Erna
Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia Vol. 3 No. 5 (2024): Relinesia: Jurnal Kajian Agama dan Multikulturalisme Indonesia
Publisher : Anfa Mediatama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi dinamika kepemimpinan Islami dalam pengambilan keputusan di lingkungan pendidikan, dengan fokus pada implementasi, faktor efektivitas, dan strategi pengembangan model kepemimpinan. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif library research melalui analisis komprehensif literatur akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan Islami menghadapi kompleksitas dalam mengintegrasikan nilai-nilai spiritual dengan tuntutan manajemen modern. Implementasi konsep musyawarah, keadilan, dan kemaslahatan membutuhkan pendekatan multidimensional yang melampaui pendekatan konvensional. Faktor kunci yang memengaruhi efektivitas kepemimpinan meliputi kapasitas intelektual dan spiritual pemimpin, sistem kelembagaan yang mendukung, serta kemampuan adaptasi terhadap transformasi digital. Penelitian merekomendasikan model kepemimpinan integratif yang memadukan spiritualitas Islam dengan profesionalisme kontemporer. Kontribusi penelitian terletak pada pengembangan kerangka konseptual kepemimpinan Islami yang responsif terhadap tantangan global sambil mempertahankan prinsip-prinsip fundamental Islam. Implikasi praktis penelitian memberikan panduan konkret bagi pemimpin pendidikan dalam mengimplementasikan kepemimpinan berbasis nilai-nilai Islam.
Studi Kasus Pada Keluarga X Dalam Mendidik Kemampuan Berbicara Berbahasa Inggris Anak Usia Dini Di Kota Padang
Hasanah, Uswatun;
Natsir, MHD.
Jurnal Family Education Vol. 4 No. 4 (2024): Jurnal Family Education
Publisher : Universitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/jfe.v4i4.214
Penelitian ini di latar belakangi oleh sebuah keluarga yang mempunyai seorang anak usia dini mampu berbicara berbahasa Inggris sejak usia 2 tahun 2 bulan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana cara atau proses orang tua dalam mengajarkan kemampuan berbicara berbahasa Inggris anak usia dini (1) Apa peran orang tua dalam mengembangkan kemampuan berbicara berbahasa Inggris anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Setting penelitian ini dilakukan di Taman Asri Residence 1 Blok B.8, Kelurahan Kuranji, Kota Padang. Sumber penelitian ini diperoleh dari subjek penelitian dan informan penelitian yaitu subjek penelitian merupakan Ayah dari anak usia dini dan informan penelitian yakni Ibu anak usia dini, Paman berserta Karyawan orang tua anak usia dini. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Keabsahan data yang diperoleh dari penelitian ini adalah dengan triangulasi metode dan sumber.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (A) cara atau proses orang tua dalam mendidik kemampuan berbicara berbahasa Inggris anak usia dini dilakukan dengan beberapa cara atau proses yakni 1) Menggunakan media seperti buku bergambar, video educatif, dan aplikasi pembelajaran lainnya.2) Menggunakan frasa dan kosakata Bahasa Inggris dalam aktivitas sehari-hari seperti makan, mandi atau berpakaian. 3) Memulai percakapan pendek dalam Bahasa Inggris setiap hari. 4) Membiasakan dan menyediakan waktu untuk belajar dan praktik berbahasa Inggris. 5) Menggunakan topik yang di sukai anak untuk memperkenalkan kosa kata baru (B) Peranan orang tua dalam mengembangkan kemampuan berbicara berbahasa Inggris anak usia dini dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu1). Mendorong dan Memberikan motivasi. 2) Memberikan kesempatan . 3) Mendampingi. 4) Menjalin komunikasi dan 5) Mengarahkan.
Hubungan Dukungan Keluarga dan Lama DM dengan Self Care Behavior Penderita Diabetes Mellitus Tipe 2
Ludiana, Ludiana;
Sari HS, Senja Atika;
Hasanah, Uswatun;
Fitri, Nury Luthfiatil;
Utami, Indhit Tri
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 11 (2024): Volume 6 Nomor 11 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33024/mnj.v6i11.16805
ABSTRACTDiabetes mellitus as part of a chronic disease requires long-term treatment, even for life, so patients must have good self-care behavior. If patients cannot perform self-care, it can result in uncontrolled blood sugar levels. The purpose of this study was to determine the relationship between family support and the duration of diabetes mellitus with self-care behavior of type 2 diabetes mellitus patients. This study was conducted using an analytical study, cross-sectional design, involving 88 type 2 DM patients in the Yosomulyo Health Center Work Area. Data analysis was carried out using univariate and bivariate analysis. The results of the analysis showed that there was a relationship between family support and the duration of diabetes mellitus with self-care behavior of type II DM patients (p <0.001). Diabetes mellitus patients who have poor self-care behavior are mostly found in patients who lack family support and have had diabetes <11 years. For families and diabetes mellitus patients, they should provide support to each other so that diabetes patients have good self-care behavior.Keywords: Family, DM, self-care behavior ABSTRAKDiabetes mellitus sebagai bagian dari penyakit kronis membutuhkan perawatan yang berlangsung lama bahkan seumur hidup sehingga pasien harus memiliki perilaku perawatan diri yang baik. Apabila pasien tidak dapat melakukan perawatan diri maka dapat mengakibatkan kadar gula darah tidak terkontrol. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui hubungan dukungan keluarga dan lama menderita diabetes mellitus dengan self care behavior penderita diabetes mellitus tipe 2. Penelitian ini dilakukan menggunakan studi analitik, rancangan crossectional, melibatkan 88 penderita DM tipe 2 yang berada di Wilayah Kerja Puskesmas Yosomulyo. Analisa data dilakukan menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil analisis menunjukkan ada hubungan dukungan keluarga dan lama menderita diabetes mellitus dengan perilaku self-care behavior penderita DM tipe II (p<0,001). Pasien diabetes mellitus yang memiliki self-care behavior kurang baik sebagian besar ditemukan pada pasien yang kurang mendapat dukungan keluarga dan menderita diabetes <11 tahun. Bagi keluarga dan pasien diabetes mellitus hendaknya saling memberikan dukungan agar pasien diabetes memiliki perilaku perawatan diri yang baik. Kata Kunci : Keluarga, DM, self care behavior