Articles
EKSEKUSI PERJANJIAN KREDIT DENGAN JAMINAN FIDUSIA DI ERA PANDEMI (TELAAH KAJIAN MASLAHAH MURSALAH)
Imam Rofiqi;
Rusfandi Rusfandi;
Anita Anita
Jurnal Jendela Hukum Vol 10 No 1 (2023): JENDELA HUKUM
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Wiraraja
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24929/jjh.v10i1.2861
The government has a program for small entrepreneurs in terms of activating the provision of credit to weak economic groups for the welfare of people's lives. Credit granting programs with a Fiduciary system can help credit recipients and credit providers. If the guarantee right can be executed quickly with a simple, efficient process and contains legal certainty, this is one of the parameters of a material debt guarantee. This research method uses the Juridical Empirical method, which is an approach taken to analyze the effectiveness of a regulation/legislation or existing law. In this case the approach is used to analyze qualitatively the implementation of fiduciary guarantees in Indonesia. This study uses primary data, namely data obtained directly from the field through an interview process and secondary data, namely examining various legal materials through library research. The analysis used in this research is qualitative analysis which draws conclusions using deductive analysis. Fiduciary Guarantee Law Number 42 of 1999 regulates the execution of Fiduciary Guarantees in Indonesia where there are various variations of the execution, therefore the parties can choose which execution model they want. However, in practice how to carry out the execution of fiduciary guarantees when there are problem loans, many still do not know, especially the implementation in pawnshops, which in fact have just handled the fiduciary system installment credit program. Which model is used by creditors throughout Indonesia. It is hoped that by knowing the system, model or method of executing fiduciary guarantees in this study, people will know more about the ins and outs, their rights and the consequences when taking credit with fiduciary system installments to creditors.
Peran Lajnah Baḥthul Masā’il Mudi Mesra Samalanga dalam Merumuskan Istinbāṭ
Asriadi Asriadi
Tadabbur: Jurnal Peradaban Islam Vol 2 No 1 (2020): Tadabbur: Jurnal Peradaban Islam
Publisher : Master's degree Department of Islamic Education Postgraduate Program of Universitas Islam Negeri (State Islamic University) Ar-Raniry, Banda Aceh in cooperation with Center for Research and Community Service (LP2M)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.22373/tadabbur.v2i1.81
Lajnah Baḥthul Masā’il MUDI Mesra Samalanga adalah salah satu penetapan fatwa dengan merunjuk kepada turath fiqih madhab Shāfi’ī, dalam penetapkan hukum menggunakan teks-teks kitab sebagai patokan dalam penetapan fatwa. Adapun tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui metode istinbāṭ. Penelitian ini merupakan penelitian hukum Islam doktrinal dan sosiologi melalui pendekatan kualitatif kemudian di komparasi untuk menjawab permasalah di atas. Berdasarkan penelitian diperoleh bahwa: Metode istinbāṭ Lajnah Baḥthul Masā’il mengikuti pendapat ulama Shāfi’īyyah yang ada di dalam turath, dengan pendekatan qawl yaitu sebuah metode mencari teks-teks kitab yang ada, berdasarkan kedudukan sebuah kitab. Jika tidak didapatkan qawl ulama, maka mengunakan pendekatan ilḥaqi, yaitu sebuah metode untuk menghubungkan permasalahan hukum baru dengan permasalahan hukum yang telah sebut sebelumnya, dengan melihat pada masalah tersebut kecocokanya, kesamaanya yang terdapat di dalam turash kemudian akan di-ilḥaqi (mulḥaq bih) atas dasar persamaan di antara keduanya (Wajhul ilḥaq). Dan apabila pendekatan ilḥaqi tidak dapat dijadikan sandaran untuk fatwa hukum, maka akan mengunakan pendekatan qawa’īd fiqihiyyah, yaitu mengunakan qā’idah yang terdapat di dalam kitab uṣūl al-fiqh.
Determinants Of The Incident Of Pulmonary Tb Disease Transmission In Families Living In The Same House At Putri Hijau Tk Ii Hospital, Medan, 2023
Syafrita Sundari;
Kesaktian Maurung;
Rinawati Sembiring
Jurnal Info Sains : Informatika dan Sains Vol. 13 No. 02 (2023): Jurnal Info Sains : Informatika dan Sains , Edition September 2023
Publisher : SEAN Institute
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tuberculosis is a direct infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis, most of the tuberculosis germs attack the lungs, but also affect other organs of the body. Tuberculosis is a health problem with a very high incidence and is a global health problem today. The healthy and sick status of family members and families influence one another. A disease that runs in a family affects the whole family and in turn affects the course of the disease and the status of family members. Therefore, the influence of the health/sickness status on the family influences or is highly dependent on one another. Family behavior in prevention plays an important role in reducing the risk of pulmonary TB transmission. The increasing number of pulmonary TB patients in Indonesia is caused by unhealthy behavior. The formulation of the problem in this study is the determinants of the incidence of pulmonary TB transmission in families who live in the same house at Putri Hijau Tkt Hospital. II Medan in 2023. The type of research is observational analytic research using the cross-sectional method, namely the independent variables and the dependent variable are observed simultaneously. The sample used in this study was a total sample or total sampling of 52 people. The results in this study indicate that there is no relationship between age and a P-value of 0.084, there is a relationship between gender and a P-value of 0.000, there is a relationship between work and a P-value of 0.001, there is a relationship between knowledge and a P-value of 0.001, There is a relationship between smoking habits with a P-value of 0.001, There is a relationship between nutritional status and a P-value of 0.001, There is a relationship between contact history and a P-value of 0.001. The most dominant factor related is the history of contact with Exp (B ) 108,168 in the prevention of pulmonary TB transmission in families at Putri Hijau Tkt Hospital. II Medan in 2023.
Inovasi Pembelajaran PAI bagi Anak Usia Dini berdasarkan Nilai Pendidikan Finlandia menurut Timothy D. Walker
Krisna Wijaya;
Mhd Miftachuddin Rasyid Nasution;
Muhammad Affan Wahyudi al-Fattah;
Umrodi Umrodi;
Jaziela Huwaida
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 7, No 5 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/obsesi.v7i5.5240
Pelajaran PAI sering menjadi pelajaran yang dianggap membosankan karena model metode konvensioal yang telah menjadi budaya di dalamnya. Penelitian ini berfokus untuk menguraikan konsep pendidikan di Finalndia berdasarkan kacamata Timothy D. Walker dan menerapkannya pada pelajaran PAI bagi anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kepustakaan dengan data-data primer dapat ditemukan melalui buku, majalah, dan jurnal yang tersedia secara online ataupun offline. Data yang didapatkan kemudian diolah dengan teori Milles dan Huberman dalam tahap mengumpulkan, menyajikan, dan menarik kesimpulan dari penelitian. hasil dari penelitian ini didapati bahwa dalam asas kesejahteraan peserta didik, inovasi dilakukan dalam aspek tempat duduk di kelas, menyederhanakan tempelan di dinding-dinding kelas, mengkreasikan bentuk PR, melakukan kegiatan brain breaks, dan memperluas makna ruang kelas. pada asas hubungan seorang guru dengan murid, inovasi dalam hal formasi guru PAI dan hubungan guru dan murid. Adapun asas terakhir adalah inovasi pembelajaran berdasar prinsip kecerdasan majemuk.
PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN PENDUKUNG PEMURNIAN MINYAK SAWIT DI PT XYZ
Trisna Mesra;
Fitra Fitra;
Rini Anggraini
Buletin Utama Teknik Vol 15, No 1 (2019): Edisi September
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perusahaan yang bergerak dalam bidang industri harus memiliki strategi untuk dapat berjalan dengan baik. Pengendalian persediaan bahan pendukung juga sangat menentukan untuk menghindari terganggunya kelancaran dalam proses produksi. Jumlah pemakaian bahan pendukung berupa dan phosporic acid mengalami fluktuasi setiap bulannya. Untuk itu PT XYZ melakukan pengendalian guna untuk menghindari kelebihan dan kekurangan persediaan bahan pendukung tersebut yang akan mempengaruhi total biaya dan meminimalkan biaya yang harus dikeluarkan perusahaan. Peramalan bertujuan untuk meramalkan persediaan phosporic acid berdasarkan pola histori sebelumnya dan menghitung nilai tracking signal sebagai penentuan metode yang sesuai serta menggunakan metode economic order quantity untuk menentukan jumlah pesanan ekonomis serta maksimum stok dengan menggunakan data biaya yang dikeluarkan untuk phosporic acid.Metode peramalan yang sesuai dengan data pola histori tersebut untuk phosporic acid adalah pemulusan eksponensial dengan nilai konstanta pemulusan α= 0,9. Setelah peramalan ditentukan maka dapat dihitung jumlah kuantitas pemesanan yang paling ekonomis untuk phosporic acid yaitu sebanyak 7 ton dengan persediaan pengaman sebanyak 4 ton serta maksimum stok 25 ton. Kata-Kata Kunci: EOQ, Peramalan, Persediaan, Phosporic Acid
PENGUKURAN TINGKAT PEMAHAMAN SHIFT KERJA PERUSAHAAN X
Fitra Fitra
Buletin Utama Teknik Vol 14, No 3 (2019): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perusahaan X merupakan salah satu pabrik pengolahan minyak kelapa sawit yang beroperasi secara kontiniu. Perusahaan X memiliki beberapa departemen untuk mengoperasikan perusahaannya salah satunya departemen A dan departemen B. Pada departemen A dan B Perusahaan X menerapkan shift kerja untuk kelancaran operasionalnya. Shift kerja merupakan pola waktu kerja yang diberikan pada karyawan untuk mengerjakan sesuatu dan biasanya dibagi atas kerja pagi, sore dan malam. Tidak semua orang dapat menyesuaikan diri dengan sistem shift kerja. Shift kerja membutuhkan banyak sekali penyesuaian waktu. Karyawan yang menggunakan shift kerja mengalami kelelahan dan stres yang berbeda dengan pekerja yang tidak menggunakan shift kerja. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tingkat pemahaman karyawan tentang shift kerja antara departemen A dan departemen B. Penelitian menggunakan penyebaran kuesioner dengan pengolahan data menggunakan tabulasi pivot. Penyebaran yang dilakukan pada pemahaman shift kerja didapat hasil signifikansi 0,0390,05. Rata-rata tingkat pemahaman shift kerja departemen A lebih tinggi yaitu 4,21 di bandingkan dengan departemen B yaitu 4,13.
MAINTENANCE POMPA RECIPROCATING 211/212 PM-4 A/B MENGGUNAKAN METODE RCM DI PT PERTAMINA (PERSERO) REFINERY UNIT II DUMAI
Trisna Mesra;
Melliana Melliana;
Fitra Fitra;
Rizki Amanda
Buletin Utama Teknik Vol 13, No 3 (2018): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Pompa Reciprocating 211/212 PM-34 A/B berfungsi mengalirkan fluida berupa diesel oil yang dialirkan ke 211/212 PRT-3 di mana diesel tersebut berfungsi sebagai pelumas mechanical seal 211/212 PRT-3. Pompa ini sering mengalami kerusakan pada komponen packing silinder yang sering bocor yang mengakibatkan terganggunya sistem lubrikasi pada mechanical seal 211/212 PRT-3. Pada penelitian ini penulis menggunakan metode RCM (Reliablity Centered Maintenance) yang mana metode ini merupakan metode kualitatif yang memanfaatkan informasi dari setiap komponen-komponen peralatan yang berkenaan dengan kehandalan dan kelemahannya lalu menentukan tindakan perawatan yang harus dipilih. Hasil dari penelitian ini peneliti menemukan solusi bahwa tindakan perawatan Pompa Reciprocating 211/212 PM-34 A/B yang harus dilakukan diantaranya adalah Condition directed (63,64 % dari keseluruhan komponen), failure finding (13,64 % dari keseluruhan komponen), dan run to failure (22,72 % dari keseluruhan komponen). Berdasarkan penelitian ini diperoleh kesimpulan bahwa cara mengimplementasikan metode RCM yang telah distandarkan oleh Smith (1992) pada pompa reciprocating 211/212 PM-34 A/B yaitu melakukan pemilihan sistem dan pengumpulan informasi, mendefinisikan batasan sistem, mendeskripsikan sistem dan functional diagram blok, penentuan fungsi sistem dan kegagalan fungsi, Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), Logic Tree Analysis (LTA), dan task selection.
PENGHITUNGAN WAKTU BAKU DENGAN METODE WORK SAMPLING PADA SPBU XYZ DI KOTA DUMAI
Fitra Fitra;
Trisna Mesra;
Melliana Melliana
Buletin Utama Teknik Vol 15, No 3 (2020): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
SPBU XYZ merupakan salah satu SPBU yang ada di Kota Dumai. Dalam pengoperasiannya SPBU XYZ menggunakan tenaga kerja yang bekerja secara shift. Setiap stasiun pengisian BBM memiliki beban kerja yang berbeda beda. Hasil pra penelitian yang telah dilakukan bahwa belum diketahui waktu baku yang dibutuhkan oleh tenaga kerja dalam melakukan pekerjaannya. Untuk mengetahui waktu baku tersebut peneliti menggunakan metode work sampling yang sealigus dapat mengetahui tingkat produktifitas tenaga kerjanya. Pengumpulan data dengan cara mengamati satu Operator yang bertugas mengisi bahan bakar kendaraan BBM di SPBU XYZ yang melakukan pekerjaannya selama 8 jam kerja (termasuk jam istirahat). Di mana pengamatan dilakukan setiap 5 menit. Pengamatan dilakukan selama 7 hari berturut-turut dengan menggunakan lembar pengamatan. kegiatan yang dilakukan oleh operator selama bekerja antara lain: briefing, pengisian BBM, menerima uang, mengembalikan uang, kebutuhan pribadi. Hasil pengujian BKA dan BKB setelah data di perolah adalah tidak ada yang keluar dari batas kontrol yaitu 0,90 untuk batas atas dan 0,63 untuk batas bawah sedangkan hasil uci kecukupan data di dapati data cukup karena nilai N hitung lebih kecil dari N pengamatan yaitu 125,83280. Selama pengamtan jumlah kendaraan yang dilayani adalah 1349 unit. presentasi produktifitas yang diperoleh adalah 76,06%. Oleh karena itu waktu baku yang diperoleh adalah 2,19 menit dengan nilai faktor penyesuaian 1,08 dan nilai kelonggaran yang diberikan adalah 35%.
Studi Perbandingan Perilaku Dalam Reaktor Kolom Gelembung Secara Non-Katalitik Dengan Simulasi CFD Terhadap Kadar ME Biodiesel
Angga Defrian;
Zulfakri Zulfakri
Rona Teknik Pertanian Vol 13, No 1 (2020): Volume 13, No. 1, April 2020
Publisher : Department of Agricultural Engineering, Syiah Kuala University
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.17969/rtp.v13i1.15911
Abstrak. Biodiesel dihasilkan melalui reaksi transesterifikasi atau reaksi esterifikasi asam lemak bebas dan tergantung dari kualitas minyak nabati yang digunakan sebagai bahan baku. Teknologi produksi biodiesel memiliki 2 metode yaitu metode katalis dan non katalis. Salah satu metoda produksi biodiesel tanpa katalis adalah metoda superheated methanol vapor (SMV). Namun metode inimenghasilkan kadar biodiesel yang rendah dari SNI. Salah satu cara untuk meningkatkan kadar biodiesel dengan meningkatkan luas kontak permukaan antara gelembung metanol dengan minyak. Hal ini dilakukan dengan memberikan perforated plate (obstacle) di dalam kolom reaktor. Perancangan desain obstacle sangat mempengaruhi luas kontak permukaan antara metanol uap dan minyak. Beberapa jenis obstacle yang dirancang di simulasikan dengan metode Computational Fluid Dynamics (CFD), karena CFD dapat menggambarkan distribusi gelembung di dalam kolom reaktor, sehingga pembuatan obstacle dapat lebih tepat dan memudahkan menganalisa perilaku gelembung di dalam kolom reaktor. Hasil simulasi di-dapatkan luas kontak permukaan yang tertinggi menunjukkan desain obstacle A-4 dengan nilai sebesar 0.013635 m2/det. Namun kadar metil ester pada obstacle tersebut masih rendah dibandingkan dengan SNI yaitu sebesar 67.73% (w/w). Untuk kadar metil ester yang mendekati SNI adalah obstacle D-4 yaitu 94.55 % (w/w).Comparative Study Of Behavior In Non-Catalytic Bullet Column Reactors With CFD Simulation on Content me biodieselAbstract. Biodiesel is produced through transesterification reaction triglycerides or esterification of free fatty acids depending on the FFA content of the feedstock. The reaction normally requires a catalyst, even though the non-catalytic reaction has attracted significant attention recently. One of the non-catalytic method by using superheated methanol vapor (SMV). However, this method still has a low reaction rate and thereby needs to be improved by increasing the surface contact area between methanol vapor and oil. In this study, the utilization of a perforated plate (obstacle) in the reactor column was studied using computational fluid dynamics (CFD). Several types of obstacles were designed and their influence on the reaction rate was evaluated through CFD simulation. The result shows that obstacle design A4 gave the highest contact surface (0.013635 m2/s), even though methyl ester concentration in the reaction product is still low (67.73 %w/w). For methyl esters which are close to SNI is design obstacle D-4, which is 94.55 %(w/w).
Pengaruh Pengetahuan Masyarakat Terhadap Tingkat Penggunaan Antibiotik Tanpa Resep Dokter Pada Cipocok Jaya, Serang
Ekadipta Ekadipta;
Mutawalli Syahid Latief;
Nurul Farida
Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi Vol 11, No 2 (2022): Parapemikir : Jurnal Ilmiah Farmasi
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30591/pjif.v11i2.2914
Saat ini antibiotik dapat dibeli dengan mudah di apotek meskipun tanpa resep dokter, salah satu alasannya adalah persaingan bisnis antar apotek yang ujungnya bertujuan untuk meningkatkan omset apotek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengetahuan masyarakat terhadap tingkat penggunaan antibiotik tanpa resep dokter di Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan data yang diambil dari wawancara tentang penggunaan antibiotik. Populasi adalah seluruh masyarakat yang pernah menggunakan antibiotik, dengan jumlah sampel sebanyak 400 responden. Analsis data dihitung menggunakan analisis frekuensi dari sepuluh pertanyaan tingkat pengetahuan mengenai antibiotik, dimana jawaban benar bernilai 1 dan jawaban salah bernilai 0. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa tingkat pengetahuan masyarakat dalam menggunakan antibiotik menunjukan hasil yang kurang baik. Dimana tingkat penggunaan antibiotik pada masyarakat didapatkan bahwa 53,75% responden menggunakan antibiotik dengan resep dokter, sedangkan 46,25% responden menggunakan antibiotik tanpa resep dokter. Berdasarkan demografis responden jenis kelamin tertinggi pengguna antibiotik tanpa resep adalah wanita (33,50%) dan pada rentang usia pengguna antibiotik tertinggi adalah 20-35 tahun (31%). Pekerjaan tertinggi responden yang menggunakan antibiotik tanpa resep adalah karyawan swasta (21,75%) dengan tingkat pendidikan tertinggi adalah responden lulusan SD (17,5%).