Articles
PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP TURNOVER INTENTION MELALUI KEPUASAN KERJA DENGAN BUDAYA ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL ANTESEDEN
Linda Chandra Biantoro;
Ranto P Sihombing
Jurnal Akuntansi Bisnis Vol 11, No 21 (2012)
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24167/jab.v11i21.431
Tingginya tingkat turnover intention yang terjadi di kalangan Kantor Akuntan Publik membuat banyak Kantor Akuntan Publik harus mengalami kerugian, karena seringkali Kantor Akuntan Publik hanya dijadikan sebagai batu loncatan untuk dapat mencari karir yang lebih baik. Maka dengan adanya fenomena tersebut peneliti ingin menguji apakah budaya organisasi, komitmen organisasi dan kepuasan kerja dapat menurunkan tingkat turnover intention pada Kantor Akuntan Publik. Penelitian ini menggunakan auditor dari 18 Kantor Akuntan publik di Semarang sebagai sampel, dengan membagiakan kuesioner. Hasilnya ditemukan bahwa budaya organisasi dalam penelitian ini mempermudah timbulnya komitmen organisasi yang dapat menurunkan tingkat turnover intention, namun kepuasan kerja ditemukan tidak dapat menjadi mediating antara pengaruh komitmen organisasi terhadap turnover intention karena kepuasan kerja dalam penelitian ini tidak dapat meminimalkan tingkat turnover intention
PENGARUH KEADILAN TERHADAP KINERJA ANGGARAN DENGAN KEPUASAN ANGGARAN SEBAGAI VARIABEL INTERVENING
Yoshi Levina;
Ranto P Sihombing
Jurnal Akuntansi Bisnis Vol 12, No 24 (2014)
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24167/jab.v12i24.439
Kinerja anggaran merupakan pencapaian target anggaran. Target anggaran dapat tercapai ketika ada keadilan atas anggaran yang diberikan, perlakuan atasan dan prosedur penganggaran. Keadilan mengenai anggaran dinamakan keadilan distributif, keadilan atas prosedur penganggaran dinamakan keadilan prosedural dan keadilan atas perlakuan atasan terhadap bawahannya dinamakan keadilan interaksional. Terpenuhinya keadilan distributif, prosedural dan interaksional dapat menimbulkan kepuasan anggaran, yaitu kepuasan atas kerjasama dan dukungan yang diperoleh dari atasan dan kepuasan atas proses penganggaran yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh keadilan terhadap kinerja anggaran melalui kepuasan anggaran sebagai variabel intervening. Penelitian ini merupakan replikasi dari penelitian Maiga, Adam S. (2006). Data diperoleh dengan membagi kuesioner diperusahaan manufaktur di Semarang. Metode sampling menggunakan metode Purposive Judgement Sampling, dengan kriteria manajer yang memiliki tanggungjawab terhadap penyusunan anggaran. Hasil penelitian menunjukkan hipotesis yang diajukan peneliti diterima.
KORUPSI DI PESANTREN; DISTORSI PERAN KIAI DALAM POLITIK
Rudy Haryanto
Karsa: Journal of Social and Islamic Culture Islam, Budaya dan Korupsi
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.19105/karsa.v17i1.94
AbstractNowadays, there are many Kiai facing distorsi of kekiaiannya. Kiai tends to be politician now. It is difficult to look for a careful kiai if he is given an unclear thing of its purpose. Being careful in his action was a part of kiai’s consistency in the past to keep it to all people especially political party. In occasion of showing one sidedness to the religion norms and the society. Now some kiai openly become politician and involve in activity to support political activity. It means kiai coming to public area that is susceptible to corruption. Therefore, it gets difficulty to find a careful kiai in their action, hold the religion forms, and put their religious community forward. This kind of kiai have ‘keintiman’ with God, strong spiritual relationship with their society. Because of their kindness makes them not easy to be tempted by the power that tend to do corruption.Kata-kata kunciPesantren, Kiai politik, dan korupsi
A Comparative Study on Group-Based Learning Using STAD and SGD Toward Students’ Writing Achievement of Descriptive Text
Sri Wahyuni
Vision: Journal for Language and Foreign Language Learning Vol 7, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.21580/vjv7i12740
This study discusses a comparative study of group-based learning method between STAD and SGD toward students’ writing achievement of descriptive text on the tenth grade of SMK SalafiyahKajen in the academic year of 2017/2018. The purpose of the study was to differentiate those two methods, which were then found the appropriate method between STAD and SGD for learning writing skill. This study used a mixed method by using comparative design. The subject of this study were the students at the tenth grade of SMK SalafiyahKajen, students’ class RPL 2 and TB. The students from both of the class had different treatment which RPL 2 was treated using SGD and TB was treated using STAD. The technique of data collection was a test, observation, and documentation. The test consisted of two tests; they were pre-test and post-test. After collecting the data, it was found that the average score of pre-test of SGD group was 50.06 and for STAD group was 47.75; meanwhile, the average score of post-test of SGD group was 68.70 and for STAD group was 63.10. So, the computation of t count was 5.031, and the t table was 1.69. The t count was higher than t table, which stated that Ha was accepted. It meant that there was a significant difference between students' writing achievement which was taught by using STAD and SGD. The conclusion defined that SGD was better than STAD to be applied in learning writing.
STUDI EKSPLORASI POTENSI PROPORSI GOLDEN SECTION PADA PERWUJUDAN ARSITEKTUR MASJID VERNAKULAR
Abdul Malik;
Bharoto Bharoto
Local Wisdom : Jurnal Ilmiah Kajian Kearifan Lokal Vol 2, No 4 (2010): December 2010
Publisher : University of Merdeka Malang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26905/lw.v2i4.1383
Tulisan ini mengangkat arsitektur Masjid vernakular, yang selama ini telah dimarjinalkan dalam ranah diskusi akademis. Sebagai wujud karya masyarakat biasa (low-culture), semestinya terakui sebagai bagian rumpun arsitektur Nusantara. Persoalan ke-estetika-an wujud Masjid menjadi fokus telaah melalui ke-proporsi-an komponen-komponen pembentuk gugusnya. Dasar telaahnya, selain pemahaman tentang esensi ke-vernakular-an, perlu pemahaman pula sisi ke-tektonika-annya, tradisi arsitektur (Masjid) Jawa dan kaidah proporsi Golden Section (Phi). Pilihan proporsi ini diyakini sebagai bagian kaidah estetika bentuk yang tak memihak karena sifat ke-universal-annya (fenomena harmoni alam). Pendekatan studinya bersandar pada : ke-ciri-an vernakular (Jawa), potret visual dan numerik (pengukuran dimensi) obyek. Potret visual dan numerik merupakan database rujukan untuk me-rekonstruksi-kan gugus obyek ke data grafis dan angka. Analisis pengukuran rasio ke-proporsi-annya dibantu perangkat lunak Phimatrix yang berbasis 1: Phi (1:1,618). Temuan studi berupa besaran (%) potensial terhadap nilai Phi, yang dimiliki gugus wujud Masjid Baitul Hakim sebagai kasus. Implikasi temuannya bisa menjadi referensi awal (hipotesis), bahwa perwujudan karya arsitektur Masjid vernakular (Jawa/ low culture), potensial terhadap proporsi Golden Section (Phi). Referensi ini tentunya masih perlu didalami dengan peneltian lanjutan, termasuk karya Masjid vernakular lain yang dikreasi oleh kalangan priyayi (high-culture)?
MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN MELALUI METODE SURVEY, QUESTION, READ, RECITE, REVIEW (SQ3R) PADA SISWA KELAS IV SD NEGERI 46 PAREPARE
Wawan Krismanto;
Abdul Halik;
Sayidiman Sayidiman
Publikasi Pendidikan Vol 5, No 3 (2015)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26858/publikan.v5i3.1616
Berbagai studi internasional menunjukkan bahwa kemampuan membaca pemahaman siswa di Indonesia bergategori rendah. Kemampuan membaca pemahaman di sekolah dasar terutama di kelas lanjut sering diabaikan sehingga hasilnya rendah. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk menelaah penerapan metode SQ3R untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa Kelas IV SD Negeri 46 Parepare. Pendekatan yang dilakukan adalah pendekatan kualitatif. Jenis Penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subyek penelitianyaitu siswa dan guru kelas IV SD Negeri 46 Parepare. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 3 siklus. Data diperoleh dengan tehnik observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualifikasi proses pembelajaran membaca pemahaman dengan metode SQ3R di siklus I, II dan III semakin baik. Seiring dengan itu, kemampuan membaca pemahaman siswa juga semakin meningkat di siklus I, II dan III. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan metode Survey, Question, Read, Recite, Review (SQ3R) mampu meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas IV SD Negeri 46 Parepare.Kata Kunci: metode SQ3R, membaca pemahaman
PENERAPAN MODEL DIRECTED INQUIRY ACTIVITY (DIA) DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS V SDN 228 LABILI-BILI PINRANG
Abdul Halik
Publikasi Pendidikan Vol 2, No 1 (2012)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (179.449 KB)
|
DOI: 10.26858/publikan.v2i1.1582
Pembelajaran membaca pemahaman merupakan salah satu kompetensi dasar yang perlu dimiliki oleh siswa kelas V Sekolah Dasar. Namun demikian, dalam kenyataannya kompetensi membaca pemahaman tersebut masih kurang memadai. Kompetensi membaca pemahaman tersebut perlu terus diupayakan peningkatannya optimal. Salah satu model yang dapat meningkatkan kompetensi membaca pemahaman siswa Sekolah Dasar kelas V adalah dengan menerapkan model Directed Inquiry Activity ( DIA). Kata Kunci : kompetensi, membaca pemahaman, model Directed Inquiry Activity
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA PASAR TENAGA KERJA DAN IMPLIKASI KEBIJAKANNYA TERHADAP SEKTOR PERTANIAN DI KABUPATEN BOGOR
HERMANTO SIREGAR;
TATAN SUKWIKA
SOCA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol. 7, No. 3 November 2007
Publisher : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Udayana Jalan PB.Sudirman Denpasar, Bali, Indonesia. Telp: (0361) 223544 Email: soca@unud.ac.id
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (329.546 KB)
There has been a general concern that after the implementation of the regionalautonomy policy, the labor market performance tenfing to decline. This paper aims atanalysing various factors influencing the labour market, by making use of aneconometric model of simultaneous equation system employing a set of pooled or paneldata (combination of yearly time series and 30 subdistricts cross section in BogorRegency). The results showed that estimated parameters accord well with the theory.The estimated model is fairly good to explain the variation of labor market of BogorRegency, prior to as well as during the ongoing regional autonomy period. Among theresults, it is found that, in agricultural and service sectors, employment absorption foreducated and uneducated labours is higher during the autonomy than before theautonomy. The opposite happens in the industrial sector. In all sectors, investmentplays an important role in determining employment absorption. Together with labourproductivity, employment absorption positively affects gross domestic regionalproduct, which in turns influences a number of labour market variables.
FRAKSINASI OLEIN DAN STEARIN MINYAK SAWIT KASAR MENGGUNAKAN LARUTAN DENGAN BERAT JENIS ANTARA
Abdul Malik
JESBIO : Jurnal Edukasi dan Sains Biologi Vol 4 No 2 (2015): Jurnal Edukasi dan Sains Biologi
Publisher : Program Studi Biologi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Almuslim
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Sebuah proses pemisahan olein dan stearin dari minyak yang mengandungi olein dan stearin dilakukan dengan cara pencampuran minyak dengan suatu larutan yang memiliki density intermediet, yang merupakan campuran dari dua macam senyawa yaitu, larutan senyawa polihidroksi atau air dengan suatu larutan organik polar. Secara substansi larutan ini tidak larut dalam minyak dan memiliki berat jenis yang berada antara berat jenis olein dan berat jenis stearin. Sehingga, memungkinkan terjadi pemisahan minyak menjadi fraksi olein dan stearin, misalnya dengan sentrifugasi atau mendiamkan campuran pada kondisi tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suatu campuran berfase tunggal antara propilen glikol dengan butanon dengan perbandingan 30:70 (v/v) memberikan hasil terbaik dalam pemisahan fraksi olein dan fraksi stearin dalam CPO dengan waktu relatif singkat dimana, perbandingan volume larutan ini terhadap CPO minimal adalah 1:3. Semakin besar volume larutan yang memiliki density intermediet yang digunakan semakin cepat proses pemisahan terjadi.Kata Kunci : Fraksinasi, Larutan ber-density intermediet
PEMAKZULAN INDRA MUCHLIS ADNAN DARI JABATAN KETUA DEWAN PIMPINAN DAERAH (DPD) I PARTAI GOLONGAN KARYA (GOLKAR) RIAU
Zulkarnain ";
M. Y. Tiyas Tinov
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol 2, No 1: WISUDA FEBRUARI 2015
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
This study back ground occurrence Impeachment Indra Muchlis Adnan from department heads the District Leadership Council I The party Golongan Karya Riau, where the department Indra Muchlis Adnan as the District Leadership Council I Golkar party Riau has not completed a five year term of office as may be set forth in Articles of Incorporation and Bylaws Golkar party, which traveled up mechanism should implement Extraordinary Provincial Consultation.Impeachment or more commonly known is the removal of an impeachment from office before the end of the department, usually due to an action that violates the values and norms which have been arranged in an institution or agency organization. This study was performed in DPD I Golkar party Riau Province to research the type of descriptive and qualitative approach and Technique of data collection using an interview guide, documentation and supported by theories that correspond to the theoretical research as a political Party, Leadership, Impeachment, and Management of conflict.Results from this study is that there are several factors that cause happens Impeachment against Indra Adnan Muchlis departmental ketua DPD I Golkar party Riau both internally as coordination problems and interests of the elite and the DPD I eksternnal as political moment at the close of the election district head Riau Province and interest elit