Articles
Destination Management Organization (DMO): Paradigma Baru Pengelolaan Pariwisata Daerah Berbasis Teknologi Informasi
Prakoso Bhairawa Putera;
Sri Mulatsih;
Sri Rahayu
Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI) 2009
Publisher : Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Now days, e-tourism, a part of the face of the development in tourism sector, begins to turn into newparadigm in management system which strongly needs more interactive information technology (IT). Within thisparadigm, stakeholders of tourism sector in one region usually enhance the e-tourism with providing a solidtourism management through a system called Destination Management Organization (DMO). Based on thiscondition, this paper aims to analyze the framework of this new system which has been adopted in some regionsin Indonesia. Using explorative analysis method, this paper finds that DMO in those regions basically stilldepends on the coordination tourism stakeholders, destination crisis management and destination marketingKata Kunci: e-tourism, new paradigm, ict, dmo
ONOMATOPE DALAM WEBTOON KOMIK KISAH USIL SI JUKI KECIL KARYA FAZA MEONK UNIVERSITAS BALIKPAPAN
Nur Elisa Dewi;
sri rahayu;
Ari Musdolifah
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 1 No. 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (177.852 KB)
|
DOI: 10.36277/basataka.v1i2.35
Onomatope dalam komik digunakan penulis untuk membantu pembaca dalam mengimajinasi dan memaknai alur cerita. Namun, pada kenyataannya masih banyak pembaca yang tidak mengetahui bahwa kata tiruan bunyi yang terdapat dalam komik adalah onomatope. Adapun tujuan diadakannya penelitian ini adalah mendeskripsikan jenis-jenis onomatope yang terdapat dalam webtoon komik Kisah Usil Si Juki Kecil karya Faza Meonk. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan menggunakan pendekatan semantik kontekstual. Pengumpulan data penelitian ini dilakukan dengan teknik simak dan dilanjutkan dengan teknik catat. Instrumen dalam penelitian menggunakan kartu data dalam bentuk tabel jenis-jenis onomatope yang ditemukan dalam webtoon komik Kisah Usil Si Juki Kecil karya Faza Meonk. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa terdapat jenis onomatope dalam webtoon komik Kisah Usil Si Juki Kecil karya Faza Meonk sebanyak 47 data, yang meliputi: (1) Jenis onomatope khas manusia sebanyak 17 data, (2) Jenis onomatope khas hewan sebanyak 2 data, (3) Jenis onomatope khas benda 18 data, dan (4) Jenis onomatope khas kehidupan sehari-hari sebanyak 10 data.
PENGEMBANGAN PROTOTIPE STASIUN OBSERVASI MARITIM NEAR REAL TIME DI KAWASAN RENCANA NATIONAL SCIENCE TECHNOPARK MARITIME, PENAJAM PASER UTARA
Endro Soeyanto;
Agus Sudaryanto;
Rizki Adi Nugroho
Oseanika Vol. 1 No. 2 (2020): Oseanika: Jurnal Riset dan Rekayasa Kelautan - Desember 2020
Publisher : Laboratory for Marine Survey Technology
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.29122/oseanika.v1i2.4514
[Prototype Development of Near Real Time Maritime Observation Station at Regional of ProposedNational Science Technopark Maritime, Penajam Paser Utara] Environmental monitoring efforts including oceanographic conditions and their interactions with the atmosphere are important inefforts to provide data and information for the use, protection and management of the maritime environment. Fulfillment of a continuous and near real-time monitoring system becomes a necessity.Penajam Paser Utara Region has been designated as the location of National Science TechnologyPark - Maritime (NSTP-M) development which facilitated by a maritime observation stationinfrastructure. By combining various subsystems, including data acquisition, data distribution and power supply management, this study aims to provide an overview of the development of monitoring system and the data generated from the maritime observation stations. As the result, the maritime observation station has been able to monitor weather parameters, tides and surface currents continuously and near real time (nRT) by adopting the Meteorological-Oceanographic (Met-Ocean) survey which is integrated in the Read Down Station (RDS) as data processing and management center in BPPT. Keywords: Maritime Observation Station, Meteorology-Oceanography Survey, NSTP Maritime, District of Penajam Paser Utara
PENGARUH SUPLEMEN BAYAM (AMARANTHUS) TERHADAP PERUBAHAN KADAR HEMOGLOBIN (STUDI LABORATORIUM MENCIT)
Ika Esti Anggraeni;
Supriyana Supriyana;
Sri Rahayu;
Suhartono Suhartono
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 5 No 1 (2014)
Publisher : STIKES BHAMADA SLAWI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Anemia pada ibu postpartum merupakan kondisi medis dimana jumlah sel darah merah atau hemoglobin kurang dari 10gr%1. Secara fisiologis anemia terjadi apabila terdapat kekurangan jumlah hemoglobin untuk mengangkut oksigen ke jaringan tubuh. Penurunan konsentrasi hemoglobin dikarenakan terganggunya pembentukan sel-sel darah merah akibat kadar zat besi di dalam darah berkurang 3. Data World Health Organization (WHO) melaporkan bahwa prevalensi anemia ibu postpartum sekitar 56%. Menurut Survey Demografi Kesehatan Indonesia tahun 2012 bahwa prevalensi anemia pada ibu postpartum mencapai 30%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suplemen bayam terhadap perubahan kadar hemoglobin pada mencit anemia. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimental laboratorium dengan pretest posttest control group design. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah mencit betina anemia sebanyak 24 mencit dibagi menjadi 3 kelompok. Kelompok yang diberikan suplemen bayam hijau (8 mencit), kelompok yang diberikan suplemen bayam duri (8 mencit), kelompok kontrol (8 mencit). Hasil Penelitian didapatkan ada perbedaan kadar hemoglobin kelompok kontrol dengan kelompok perlakuan dengan p value 0,0001 (p< 0,01). Besar perbedaan pada ketiga kelompok tersebut menggunakan uji satistik ANOVA, didapatkan bahwa bayam duri paling berpengaruh terhadap peningkatan kadar hemoglobin mencit.
PEMBERDAYAAN SUMBER DAYA PEREMPUAN UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI KELUARGA MELALUI KETERAMPILAN PENGOLAHAN WAJIK ANEKA RASA DI DESA KLAMBIR LIMA
Sri Rahayu
JUMANT Vol 11 No 2 (2019): JURNAL Manajemen Tools
Publisher : UNIVERSITAS PEMBANGUNAN PANCA BUDI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (319.75 KB)
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mendeskripsikan bagaimana pemberdayaan sumber daya perempuan dalam meningkatkan ekonomi keluarga melalui Keterampilan olahan wajik aneka rasa. 2) Mendeskripsikan hasil pemberdayaan sumber daya perempuan untuk meningkatkan ekonomi keluarga. 3) Mengetahui faktor-faktor apa saja yang mendukung dan menghambat keterampilan olahan wajik aneka rasa dalam memberdayakan sumber daya perempuan untuk meningkatkan ekonomi keluarga. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah ibu-ibu rumah tangga. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti merupakan instrumen utama dalam penelitian dengan dibantu pedoman observasi, pedoman wawancara, dan pedoman dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pelaksanaan program pemberdayaan sumber daya perempuan dalam meningkatkan ekonomi keluarga meliputi beberapa tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. 2) Hasil yang dicapai meliputi beberapa aspek yaitu: aspek pengetahuan dan aspek ekonomi. Aspek pengetahuan ditandai dengan kepememilikan keterampilan serta wawasan di bidang kewirausahaan dalam mengolah wajik menjadi wajik aneka rasa. Sedangkan aspek ekonomi ditandai dengan meningkatnya penghasilan penerima program sehingga dapat meningkatkan ekonomi keluarga. 3) Faktor pendukung meliputi faktor internal dan eksternal. Faktor internal berasal dari ibu-ibu rumah tangga yang memiliki tujuan memberdayakan diri. Faktor eksternal berasal dari luar yaitu adanya berbagai dukungan baik dari pemerintah, masyarakat setempat dan juga adanya sumber daya alam yang mendukung. Sedangkan faktor penghambat dalam pelaksanaan program adalah semangat ibu-ibu rumah tangga yang pasang surut dan kesulitan pada pemasaran produk hasil olahan untuk menembus pasaran daerah.
Konflik Transportasi Ojek Pangkalan dan Ojek Online di Bandung (Studi Analisis Tentang Identitas Budaya, Manajemen Konflik, dan Teknologi)
Diana Anggraeni
Communicare : Journal of Communication Studies Vol. 4 No. 2 (2017): Communicare : Journal of Communication Studies
Publisher : Lembaga Penelitian, Publikasi dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) Institut Bisnis dan Komunikasi LSPR
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37535/101004220173
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisa bagaimana sebuah kemajuan dalam teknologi informasi menghasilkan sebuah budaya baru dalam moda transportasi yang kemudian membentuk potensi konflik lintas budaya dengan pola konsumsi penggunaan trasnportasi yang sudah ada sejak lama dalam hal ini ojek pangkalan dengan ojek online. Studi ini berusaha menjelaskan, mendeskripsikan dan menganalisa konflik yang terjadi didasarkan pada pemberitaan di Koran Kompas tanggal 5 Januari 2018 tentang konflik ojek pangkalan dan ojek online di Bandung. Hasil analisis menyatakan bahwa konflik sudah dimulai sejak tahun 2010, kelompok ojek online hingga saat ini masih ditolak kehadirannya oleh kelompok ojek pangkalan yang menganggap bahwa kehadirannya merubah struktur sosial yang sudah terbangun sebelumnya. Alasan lainnya adalah adanya persepsi dan prasangka bahwa ojek online telah mengambil lahan penghasilan ojek pangkalan, sehingga pendapatannya menurun drastis. Faktor komunikasi juga memegang peran yang sangat kuat untuk menyelesaikan konflik antar kelompok yang berbeda budaya ini. Berbagai usaha dilakukan untuk meredam konflik ini terjadi, seperti kompromi, menghindar, namun tetap dibutuhkan sikap empati, toleransi, menghargai perbedaan dan mengembangkan komunikasi yang baik untuk menghindari kesalahpahaman. Kata kunci: konflik, Budaya, ojek online, ojek pangkalan, teknologi
RHETORIC STRATEGY IN CLASSROOM DISCUSSION
Eva Eri Dia;
Suyono Suyono;
Widodo Hs.;
Sunaryo Sunaryo
RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 13, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Makassar
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (191.791 KB)
|
DOI: 10.26858/retorika.v13i1.9152
This article aims to describe the pattern of question strategies and strategies for answering in class discussion activities. The documentation technique is used in collecting data sourced from verbal data, namely the speech of students who present the role as presenters and discussion participants, and lecturers who respond to the results of the discussion. The results of the analysis show that there is a pattern of rhetorical strategies generated in the speech of students in class discussion presentations. The pattern includes question strategies and answer strategies. In the question strategy in class discussion there are four formulas, among others; (1) description + question + marriage - is there in the speech of the audience and questioner ,(2) description + question + explanation is in the lecturer speech, (3) question + description is in the questioner's speech, (4) question + explanation + question is in the speech questioner. Whereas in the strategy of answering in class discussions there are two strategies found, among others; (1) the directanswerstrategy is found in the answering speech and (2) the indirectanswerstrategy is found in the answering speech.
Implementasi Clinical Pathway Tahun 2018 dalam Upaya Meningkatkan Mutu Pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah Koja
Arroyan Wardhana;
Sri Rahayu;
Ahdun Triguno
Majalah Sainstekes Vol 6, No 1 (2019): JUNI 2019
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas YARSI
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (192.766 KB)
|
DOI: 10.33476/ms.v6i1.1217
Improving the quality of patient services in hospitals is an important program implemented in hospitals. One indicator of improving hospital quality is the application of Clinical Pathway (CP) as an evaluation of hospital accreditation. Benefits of CP as a means of quality control and costs in improving hospital services. The general objective of this research is the preparation of a Clinical Pathway implementation plan in improving the quality of hospital services.This research method is qualitative with data collection techniques conducting in-depth interviews, observation and document review. The selection of informants in qualitative research, based on suitability and adequacy as many as 17 people. Analysis of CP implementation consists of inputs; which constitute human resources, processes; implementation of monitoring and evaluation, output; service quality after CP. The results of the study are based on inputs, processes and outputs that indicate implementation has been implemented in accordance with hospital accreditation, but needs optimization. Input factors analyzed will support the implementation of CP but need to uniformize the Clinical Pathway format, the evaluation monitoring process has not run optimally while the quality of service output is in accordance with the Clinical Pathway. Suggestions for Hospital Director to carry out Clinical Pathway understanding by holding workshops for all related parties and increasing the guidance and supervision of the implementation of Clinical Pathway, all units involved to coordinate with each other and implement Standard Operating Procedures (SPO) of CP for patient safety.
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PELAYANAN KESEHATAN PADA PUSTU RANTE MALOLIN KELURAHAN PETA KECAMATAN SENDANA KOTA PALOPO
Abdul Halik;
Muh. Halim;
Samsul Bachri
Equilibrium : Jurnal Ilmiah Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol 3, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penerbitan dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (172.857 KB)
|
DOI: 10.35906/je001.v3i2.83
Pelayanan kesehatan merupakan satu hal yang sangat penting untuk diperhatikan. Siapa pun berhak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, baik di kota maupun di desaa. Di daerah perkotaan pemerintah ataupun pihak swasta telah membangun beberapa rumah sakit. Untuk wilayah yang jauh dari perkotaan, pemerintah tidak tinggal diam dalam hal ini, buktinya melalui dana APBD, pemerintah telah membangunbeberapa puskesmas pembantu (Pustu), dan salah satunya puskesmas pembantu (pustu) puskesmas pembantu (pustu) Rante Malolinnyang ada di Kelurahan Peta Kecamatan Sendana Kota Palopo. Tak heran bila sebagian masyarakat mengadakan pegobatan di puskesmas lain, atau pun kerumah sakit yang membutuhkan waktu dan biaya tambahan. Berdasarkan penelitian, masyarakat sekitar menyatakan bahwa kepuasan dalam pelayanan kesehatan belum mereka rasakan. Semoga dengan hasil penelitian !! petugas puskesmas pembantu (Pustu) Rante Malolin dapat meningkatkan kinerja nya sebagai pelayanan kesehatan masyarakat, agar tujuan visi pemerintah indonesia yakni sehat 2010 dapat tercapai, dan melalui pembagunan kesehatan. Dengan tujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang dilakukan secara berkelanjutan.
Oxygen saturation among newborns in the first 10 hours of life to detect Critical Congenital Heart Disease - Ductus Dependent
Fatchul Wahab;
Mahrus Abdul Rahman;
Teddy Ontoseno;
Risa Etika;
Alit Utamayasa;
Taufiq Hidayat;
Sarmanu Sarmanu
Qanun Medika - Jurnal Kedokteran FK UMSurabaya Vol 4, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30651/jqm.v4i2.4258
ABSTRACT Delay diagnosis of Critical Congenital Heart Disease (CHD) can be associated with sudden clinical deterioration and dangerous cardiovascular conditions. The oxygen saturation screening among newborns in the first 10 hours of life is essential for early detection of critical CHD. This study aims to prove that measuring oxygen saturation among newborns in the first 10 hours of life can detect critical CHD. This study is a diagnostic experimental with consecutive sampling subjects in the infant care unit of Dr. Soetomo Hospital, including all newborns with birth weight ≥ 1500 grams and oxygen saturation at ≥ 1 hour of age below 90%. The measurement of oxygen saturation uses fingertip pulse oximetry in the right hand and foot at the age of 10 hours. A "positive oxygen saturation" is defined as oxygen saturation ≤ 85% or different oxygen saturation ≥ 3%, while a "negative oxygen saturation" is when the oxygen saturation is 85% to 90% or different oxygen saturation is 3%. Echocardiography is performed for the gold standard. From November 2019 to January 2020, 11 newborns underwent an oxygen saturation examination. Five subjects (45.46%) in the category of positive oxygen saturation, echocardiographic showed all Critical CHD (100%). Six subjects (54.54%) with negative oxygen saturation category, echocardiographic results showed two critical CHD (33.34%) and four non-critical CHD (66.66%). Fisher's exact test p < 0.005 (α). The diagnostic oxygen saturation test among newborns at 10 hours of life shows ≤85%, all subject’s echocardiography (100%) shows detection of critical CHD, while saturation 85% to 90% has of 33.3% for detection of critical CHD. The sensitivity and specificity of oxygen saturation for early diagnosis of critical CHD are 100% and 67%, respectively. Keywords: critical congenital heart disease, oxygen saturation, fingertip pulse oximetry, diagnostic tests*Corresponding Author: wfatchul045@gmail.com