Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi pendidikan akhlak dalam mencegah perilaku perundungan di SMP Negeri 3 Woja. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian meliputi kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, guru Bimbingan dan Konseling, serta siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan akhlak di SMP Negeri 3 Woja diterapkan melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam, pembiasaan religius, dan keteladanan guru. Implementasi pendidikan akhlak tersebut berkontribusi pada penurunan intensitas perilaku perundungan, meningkatnya kesadaran moral siswa, serta terciptanya iklim sekolah yang lebih kondusif. Penelitian ini menegaskan bahwa pendidikan akhlak merupakan pendekatan preventif yang efektif dalam membangun lingkungan sekolah yang aman dan berkarakter Islami.