Articles
Dampak konsumsi biskuit kelor dan plasebo pada siswi dengan kebiasaan konsumsi teh sesudah makan terhadap peningkatan kadar hemoglobin
Hasugian, Debora Katarina;
Handini, Myrnawati Crie;
Sembiring, Rinawati;
Ketaren, Otniel;
Sinaga, Janno;
Sitorus, Mido Ester J
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 5 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34012/jpms.v5i1.3835
Remaja putri yang mengalami penurunan hemoglobin (Hb) masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Kebiasan konsumsi biskuit kelor merupakan salah satu alternatif untuk meningkatkan kadar Hb pada remaja putri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak konsumsi biskuit kelor dan placebo pada siswi dengan kebiasaan konsusmi teh sesudah makan terhadap peningkatan kadar Hb. Studi ini menggunakan metode quasy experiment dengan rancangan non randomized pretest-postest control group design. Lokasi penelitian dilakukan di kelas 2 SMP Negeri 1 Siatas Barita, Kecamatan Siatas Barita Kabupaten Tapanulis Utara, Maret 2023. Subjek penelitian adalah seluruh siswi kelas 2 SMP Negeri 1 Siatas Barita sebanyak 100 orang yang dibagi dalam dua kelompok yaitu kelompok intervensi sebanyak 50 orang dan kelompok kontrol sebanyak 50 orang yang diperoleh dengan menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi penelitian berupa pemberian biskuit kelor dan placebo. Pengumpulan data dilakukan dengan tahap pre-test dan post-test dengan menggunakan Quik Check Hb untuk mengukur kadar Hb sebelum dan sesudah intervensi konsumsi biskuit kelor dan plasebo selama 1 bulan. Analisis data menggunakan uji T-Dependent dan T-Independent. Hasil penelitian melaporkan bahwa rerata kadar Hb yang mengkonsumsi biskuit kelor dengan kebiasaan tidak suka minum teh, mengalami perubahan kadar Hb yang signifikan. Terdapat perbedaan kadar Hb pada kelompok intervensi sebelum dan sesudah konsumsi biskuit kelor antara siswi yang suka dan tidak suka minum teh (p < 0,001). Tidak terdapat perbedaan kadar Hb pada kelompok kontrol sebelum dan sesudah konsumsi biskuit plasebo antara siswi yang suka dan tidak suka minum teh (p > 0,05). Konsumsi biskuit kelor dapat meningkatkan kadar Hb remaja putri yang tidak suka minum teh setelah makan.
Prevalensi dan faktor risiko stunting pada anak balita usia 0-59 bulan
Surbakti, Suhartati;
Handini, Myrnawati Crie;
Hutajulu, Johansen;
Ketaren, Otniel;
Sembiring, Rinawati;
Wandra, Toni;
Nababan, Donal
Jurnal Prima Medika Sains Vol. 5 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Universitas Prima Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.34012/jpms.v5i1.3900
Kejadian stunting pada balita dapat mempengaruhi gangguan perkembangan kogninitif bagi anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi dan faktor risiko stunting pada anak usia 0-59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Siatas Barita Kabupaten Tapanuli Utara. Kejadian stunting pada balita berhubungan signifikan dengan riwayat BBLR, pemberian ASI Eksklusif, jarak kelahiran, namun tinggi badan ibu tidak berkorelasi signifikan terhadap kejadian stunting. Studi ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi case control. Subyek penelitian ini adalah seluruh anak balita usia 0-59 bulan sebanyak 855 orang. Besar sampel sebesar 135 orang dengan perbandingan 1:2 yaitu kelompok kasus sebanyak 45 orang, dan kelompok kontrol sebanyak 90 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan simple random sampling. Waktu penelitian dilakukan sejak Juni 2022 – Maret 2023. Analisis data menggunakan uji Chi square test dan Regresi logistik biner. Hasil penelitian melaporkan bahwa kejadian stunting pada balita berkorelasi kuat dengan riwayat BBLR, pemberian ASI Eksklusif, jarak kelahiran, namun tinggi badan ibu tidak berkorelasi signifikan terhadap kejadian stunting. Jarak kelahiran merupakan variabel yang dominan berpengaruh secara signifikan terhadap kejadian stunting pada balita (p=0,004;OR=7,94;CI 95% 1,908-33,074). Untuk itu disarankan kepada ibu balita agar menjaga jarak kelahiran anak sehingga dapat memberikan pengasuhan yang baik bagi anak.
Knowledge Regarding Reproductive Health and its Relationship to Sexual Behavior in Adolescents
Kasyafiya Jayanti;
Pujiati;
Damayanti, Rini;
Ambariani
Jurnal MIDPRO Vol 16 No 1 (2024): JURNAL MIDPRO
Publisher : Universitas Islam Lamongan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30736/md.v16i1.671
Teenagers tend to face various challenges, both social and health problems. One problem is sexual activity when they lack adequate knowledge and skills for self-protection. This puts teens at higher risk for health problems. This study aims to examine the relationship between knowledge about reproductive health and sexual behavior in adolescents. This type of research is quantitative with a cross sectional design. The sample was taken using a total sampling technique, namely 35 teenagers from class IX. The independent variable in the research is teenagers' knowledge about reproductive health and the dependent variable is teenagers' sexual behavior. Data was taken directly using a questionnaire instrument. The instrument was created by the researcher himself based on a literature review and other instruments used in similar research. Before the instrument is used, validity and reliability tests are carried out first. The results of the bivariate analysis of the relationship between adolescent knowledge about reproductive health and sexual behavior were 80% had good knowledge and positive behavior. Teenagers who have less knowledge but still behave positively are 36.4%. Teenagers who have sufficient knowledge and behave positively are 100% and none have negative behavior at all. Teenagers who have poor knowledge and behave negatively are 63.6% and as many as 20.0% of teenagers have good knowledge but still behave negatively. The results of statistical analysis of the chi square test showed a p value of 0.005 (p<0.05) which shows that there is a relationship between adolescent knowledge about reproductive health in class IX students. Adolescent sexual behavior is influenced by several factors, one of which is knowledge. One of the factors of negative sexual behavior is a lack of correct information about sexuality. Good knowledge will influence reproductive health behavior and increasing knowledge is very important to prevent negative reproductive health behavior. Cooperation is needed from parents, schools and related health services in improving quality reproductive health services for adolescents.
PENGARUH RASIO HUTANG DAN HARGA SAHAM TERHADAP BIAYA MODAL RATA-RATA TERTIMBANG PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR PERTAMBANGAN DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2016-2020
Vania, Kalianda;
Pratiwi, Nurul Mardiyyah;
Carolina, Debi;
Furqon, Muhammad
JEMBATAN (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing, dan Akuntansi) Vol 7 No 1 (2022): JEMBATAN (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing, dan Akuntansi)
Publisher : P3M STIE Mulia Darma Pratama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54077/jembatan.v7i1.146
Pengaruh rasio hutang, dan harga saham terhadap biaya modal rata-rata tertimbang pada perusahaan sub sektor pertambangan yang terdaftar di BEI. Biaya modal rata-rata tertimbang merupakan biaya ekuitas dari biaya hutang masing-masing dikalikan dengan persentase ekuitas dan hutang dalam struktur modal. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana perkembangan masing- masing variabel rasio hutang, harga saham dan biaya modal rata-rata tertimbang. Bagaimana pengaruh rasio hutang, harga saham berpengaruh secara parsial dan simultan terhadap biaya modal rata-rata tertimbang pada perusahaan sub sektor pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2016-2020. Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif dan verifikatif. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa secara parsial menunjukkan bahwa harga saham berpengaruh terdahap biaya modal rata-rata tertimbang sedangkan rasio hutang tidak berpengaruh terhadap biaya modal rata-rata tertimbang. Koefisien Determinasi (R2) adalah 85,8% dengan kata lain, dapat diartikan Pengaruh Rasio Hutang (X1), dan Harga Saham (X2) terhadap biaya modal rata-rata tertimbang (Y) sebesar 85,8% dan sisanya 14,2% yang dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diikutkan dalam penelitian ini.
PENGARUH KEMAMPUAN KERJA, KEPEMIMPINAN DAN KOMPENSASI TERHADAP KEDISIPLINAN KERJA KARYAWAN PT.AMAAN INDONESIA SEJAHTERA PALEMBANG
karina, okta;
Helmi, Muhamad;
Aktarina, Destia;
Furqon, Muhammad
JEMBATAN (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing, dan Akuntansi) Vol 7 No 2 (2022): JEMBATAN (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing, dan Akuntansi)
Publisher : P3M STIE Mulia Darma Pratama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54077/jembatan.v7i2.149
Disiplin kerja pada diri karyawan mempunyai peran penting, karena dengan disiplin diharapkan setiap individu karyawan dapat patuh terhadap peraturan-peraturan dan norma yang berlaku dalam suatu perusahaan guna meningkatkan keteguhan karyawan dalam mencapai tujuan perusahaan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kemampuan kerja, kepemimpinan dan kompensasi secara parsial dan simultan terhadap kedisiplinan kerja karyawan PT. Amaan Indonesia Sejahtera Palembang. Tehnik penarikan sampel dalam penelitian ini menggunakan sampel jenuh. Sampel yang di ambil dalam penelitan ini adalah 80 orang karyawan PT. Amaan Indonesia Sejahtera Palembang. Metode analisis data dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Metode analisis data dalam penelitian ini metode deskriptif verifikatif. Hasil uji T dapat dijelaskan variabel kemampuan kerja, kepemimpinan dan kompensasi berpengaruh positif terhadap kedisiplinan kerja karyawan PT. Amaan Indonesia Sejahtera Palembang. Hasil uji F penelitian ini mampu membuktikan hipotesis yang menyatakan minimal ada satu variabel bebas yaitu kemampuan kerja, kepemimpinan, dan kompensasi berpengaruh positif terhadap kedisiplinan kerja karyawan PT. Amaan Indonesia Sejahtera Palembang. Koefisien determinasi Adjusted R Square yang diperoleh nilai sebesar 0,207. Hal ini menunjukkan bahwa kedisiplinan kerja dipengaruhi oleh variabel kemampuan kerja, kepemimpinan, dan kompensasi sebesar 55,5% sedangkan sisanya sebesar 44,5% (100% - 55,5%) dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.
ANALISIS STRATEGI CONTENT MARKETING DALAM MENCIPTAKAN CUSTOMER ENGAGEMENT (STUDI PADA UMKM MANDA CAKE)
Saputra, Ari;
Utari, Dian;
Furqon, Muhammad
JEMBATAN (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing, dan Akuntansi) Vol 8 No 2 (2023): JEMBATAN (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis, Auditing, dan Akuntansi)
Publisher : P3M STIE Mulia Darma Pratama
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.54077/jembatan.v8i2.167
Content marketing merupakan suatu yang dimulai dengan pembuatan, menampilkan dan menerapkan konten yang disukai, menarik serta relevan untuk audiens. UMKM Manda Cake menjadikan instagram sebagai salah satu platform media sosial paling efektif untuk melakukan kegiatan content marketing, yang saat ini telah memiliki lebih dari 22.000 pengikut dan 728 postingan. Konten yang disajikan melalui instagramnya berbentuk konten video yang memiliki keterangan dan caption tentang usaha. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganlisis content marketing melalui instagram dalam menciptakan customer engagement. Locus penelitian ini adalah UMKM Manda Cake Jl. Letnan Murod Lr Flamboyan. Sampel penelitian ini berjumlah 35 responden. Kriteria responden yang dipilih adalah pria dan wanita umur 20-40 tahun yang menjadi pengikut aktif akun resmi instagram Manda Cake. Metode pada penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi content marketing dalam indikator reader cognition, sharing motivation, persuasion, dan decision making sudah dilaksanakan sangat baik dengan tingkat persentase sebesar 88%. Konten-konten Manda Cake mampu membentuk dimensi customer engagement yaitu keterlibatan perilaku, konsumen mudah mengingat Manda Cake Ketika ingin membeli produk cake.
Interaction Between the Protection of the Rights of Indigenous Peoples and Foreign Investment: Regulation in Indonesia
Kinanti, Fatma Muthia;
Wiko, Garuda;
Nurbani, Erlies Septiana
Padjadjaran Journal of International Law Vol. 7 No. 2 (2023): Padjadjaran Journal of International Law, Volume 7, Number 2, June 2023
Publisher : International Law Department, Faculty of Law Universitas Padjadjaran
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23920/pjil.v7i2.1351
Abstract Indigenous peoples in Indonesia are still marginalized since most of them are still poor and oppressed due to inequality in their sources of life. On the other hand, it is not uncommon for foreign investment activities to harm the surrounding environment including indigenous peoples. This article discusses the interaction between indigenous people’s rights and foreign investment regulations in Indonesia and what the Government of Indonesia must do to balance the need to improve the national economy and protect indigenous peoples. To answer these, the articles explained and mapped the international and national regulations relating to indigenous people and foreign investment. The data then analyzed to show how the Indonesian Government may improve the protection of indigenous peoples' rights in relation to foreign investment activities in Indonesia. It is found that Indonesia has already ratify International Convention that provide the protection of Indigenous people including relating to foreign investment (economic) activities. To ensure its implementation several steps must be taken i.e.: adopting an international investment agreement (IIA), bilateral investment treaty (BIT) and investment contract that provide assurance for the protection of indigenous people, ensuring the promulgation of Indigenous Peoples’ Rights Bill and Amend the Investment Law and Establish Implementing Regulations related to the Job Creation Law which enforce the concept of indigenous community protection in relation foreign investment activities. Abstrak Masyarakat adat di Indonesia masih terpinggirkan karena sebagian besar masih miskin dan tertindas akibat ketimpangan sumber penghidupan. Di sisi lain, tidak jarang kegiatan penanaman modal asing merusak lingkungan sekitar termasuk masyarakat adat. Artikel ini membahas interaksi antara hak-hak masyarakat adat dan peraturan penanaman modal asing di Indonesia dan apa yang harus dilakukan Pemerintah Indonesia untuk menyeimbangkan kebutuhan untuk meningkatkan ekonomi nasional dan melindungi masyarakat adat. Untuk menjawabnya, pasal-pasal tersebut menjelaskan dan memetakan peraturan internasional dan nasional yang berkaitan dengan masyarakat adat dan penanaman modal asing. Data tersebut kemudian dianalisis untuk menunjukkan bagaimana Pemerintah Indonesia dapat meningkatkan perlindungan hak-hak masyarakat adat terkait dengan kegiatan investasi asing di Indonesia. Ditemukan bahwa Indonesia telah meratifikasi Konvensi Internasional yang memberikan perlindungan terhadap masyarakat adat termasuk yang berkaitan dengan kegiatan investasi (ekonomi) asing. Untuk memastikan implementasinya beberapa langkah harus diambil yaitu: mengadopsi perjanjian investasi internasional (IIA), perjanjian investasi bilateral (BIT) dan kontrak investasi yang memberikan jaminan perlindungan masyarakat adat, memastikan pengesahan RUU Hak Masyarakat Adat dan Perubahan UU Penanaman Modal dan Menetapkan Peraturan Pelaksana terkait UU Cipta Kerja yang memberlakukan konsep perlindungan masyarakat adat dalam kaitannya dengan kegiatan penanaman modal asing.
PRAGMATIC DIMENSION OF SEMIOTICS IN SONG LYRICS
Pristianingrum, Shinta;
Damayanti, Rini
Journal of Pragmatics and Discourse Research Vol 2, No 2 (2022)
Publisher : ppjbsip
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51817/jpdr.v2i2.215
This article attempts to reveal the pragmatic dimension of semiotics in the D'MASIV song "Jangan Menyerah". The pragmatic dimension in semiotics relates to the meaning of a sign and how the sign answers questions such as "what for" and "why", and how signs are exchanged and how much value they give to their users. The pragmatic dimension in semiotics is the study of the relationship between signs and their users (interpreters), especially those related to the concrete use of signs in various events (discourse) and their effects or impacts on their users. The semiotic theory used is the opinion of De Saussure. The method in this study uses a qualitative method. While the analysis technique used is the semiotic analysis technique of Ferdinand de Saussure. Saussure's theoretical model focuses more on the signified and the signified. As a result, this research can provide other meanings from the parables explained through Ferdinand De Saussure's theory of semiotic analysis. Every verse of the song "Jangan Menyerah" has meaning and motivation. This study found a motivational message in the song "Jangan Menyerah" to keep fighting under any circumstances, even in a slump, and to always be patient and grateful because God will help.
PENINGKATAN PELAYANAN MASYARAKAT MELALUI INOVASI APLIKASI DIGITAL: STUDI KASUS IMPLEMENTASI SURADI DI KANTOR KELURAHAN KESATRIAN, KECAMATAN BLIMBING, KOTA MALANG
Hadiwiyono, Hadiwiyono;
Soeltanto, Taufiq;
Rulliansyah, Iqbal
JOURNAL AKSES STIA MALANG Vol 6 No 2 (2024): JOURNAL AKSES STIA MALANG
Publisher : STIA MALANG
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58535/jasm.v6i2.53
This research explores the impact and effectiveness of implementing the "SURADI" digital application at the Kesatrian Subdistrict Office, Blimbing District, Malang City in improving community services. With a focus on innovation in government administration, this study uses a case study approach to examine how these digital applications have accelerated administrative processes, minimized data input errors, and increased the affordability of services for the public. Data was collected through interviews, observation and document analysis. The research results show that the implementation of SURADI has had a positive impact in increasing the efficiency of public services. However, challenges such as limited internet access and technological understanding among the public are obstacles to the effective use of this application. Thus, this research concludes the need for socialization, training and improvement of technological infrastructure to ensure the successful implementation of digital applications in improving community services at the local level
Collaborative Government Dalam Pelayanan Publik Di Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Kabupaten Natuna
Ekawati, Sari;
Suprajoga, Tjahjo;
Aisyah, Siti
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 9, No 2 (2023): Jurnal Ilmiah Mandala Education (April)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.58258/jime.v9i2.4934
Studi ini membahas tentang proses pelayanan publik merupakan hubungan interaksi antara dua unsur yaitu pihak pemerintah dengan publik. Permasalahan yang dirumuskan adalah kelangkaan sumber daya dan keterbatasan anggaran dalam pelaksanaan pelayanan public. Metode penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan collaborative governance dalam pelayanan publik. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder berupa wawancara kepada informan-informan. Lokasi penelitian adalah di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil di Kabupaten Natuna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa collaborative governance dalam pelayanan publik di Disdukcapil Kabupaten Natuna sudah berjalan cukup baik dengan menitikberatkan pada dimensi-dimensi berupa strarting condition, institutional design, facilitative leadership dan collaborative process. Adapun faktor-faktor yang menghambat proses collaborative governance antara lain finansial, situasi kritis dan kepentingan politik. Implikasi penelitian ini untuk penelitian selanjutnya adalah menunjukan bahwa pelaksanaan Collaborative Governance di dalam Disdukcapil Kabupaten Natuna melalui proses perubahan dan pengelolaan dalam pelayanan publik. Pelayanan yang baik akan timbul oleh sarana pendukung yang baik. Masyarakat yang dapat bekerja sama dan mengerti setiap proses pelayananan menjadikan tidak adanya keterlambatan atau masalah lain dari Sistem Pelayanan Disdukcapil Kabupaten Natuna. Inovasi-inovasi dilakukan Kabupaten Natuna untuk mendapatkan pelayanan yang lebih baik.